WorksheetsKuis Neurologi
Total questions: 107
Worksheet time: 54mins
Lesi infark di PICA menyebabkan defisit: disatria, vertigo, difagia, horner ipsilateral,
kehilangan sensasi nyeri panas wajah ipsilateral + tubuh kontralateral. Sindrom ini disebut..
Wallenberg : lateral medblong
Millard-Gubler
Weber
Claude
Benedikt
Seorang laki-laki 36 th mengalami kelemahan pada kakinya sejak 2 bulan yang
lalu karena mengalami patah tulang di kaki akibat kecelakaan. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan drop foot kanan, lain-lain dalam batas normal. Pasien di rujuk ke
bagian neurofisiologi klinik.
Dimanakah penempatan elektroda aktif pada pemeriksaan ncv, untuk saraf yang
paling besar kemungkinannya terganggu : (droop foot : nervus peroneus
profundus)
m. rektus femoris : paha
m. gastrocnemius : plantar flexi
m. abductor halusis : cab. N. Tibialis : dorso flexi ibu jari, plantar flexi medialis
m. ekstensor indicis propius : cab. N. Radialis
m. ekstensor digitorum brevis
Pasien 69 Tahun datang dengan ke poliklinik dengan riwayat stroke berulang dan
setiap kali serangan muncul gejala pusing berputar dan pandangan ganda disertai
kram-kram disekitar mulut.
Bila dilakukan pemeriksaan neurosonologi doppler intrakranial, jendela akustik
manakah yang paling cocok untuk evaluasi kelainan pada pasien ini..
Jendela suboccipital : sirkulasi posterior
Jendela submandibular
Jendela transtemporal’
Jendela transforminal
Jendela transorbital
Pernyataan yang tepat untuk Benign Rolandic Epilepsi adalah...
Lebih sering ditemukan Wanita: sering pada laki laki 5:1
Ditemukan pada anak usia 5-7 tahun : usia 1-14 tahun
Dapat remisi pada usia 15-16 tahun
Bangkitan terutama ditemukan sesudah makan : saat tidur
Karbamazepin dapat memperparah bangkitan pada sebagian anak : masih dapat di pakai pada kasus ttt.
Pemeriksaan TCD dapat menilai secara tidak langsung hemodinamik pembuluh
darah otak utama. Dapat digunakan untuk menilai brain death
Apa gambaran yang dapat ditemukan..
Reverse flow pada end diastolic velocity : tidak ada aliran, diastolik 0,
sehingga terjadi aliran bolak-balik
Big spike : harusnya sistolik spike real
Sharp diastolic flow : diastotik tidak tajam
Pulsatility index rendah : PI naik
Muncul end diastolic velocity : menghilang atau negative atau reversal
Seorang pria 56 tahun datang untuk evaluasi tremor. Dia mencatat bahwa beberapa anggota keluarga memiliki gejala yang sama pada usia 50-an dan 60-an. Pada pemeriksaan, tidak ada bukti hipomimia, bradifrenia atau bradikinesia. Dagunya memilki getaran frekuensi cepat. Saat istirahat, tremor tidak nampak. Namun, dengan tangan terangkat lurus ke depan, ada getaran ekstensi fleksi pergelangan tangan yang cukup simetris, cepat. Saat menulis spiral, getaran ini bahkan lebih menonjol. Tonus normal. Gaya berjalannya normal. Dia tidak yakin apakah alkohol memperbaiki gejalanya, karena dia tidak minum. Manakah dari berikut ini yang akan dianggap sebagai obat lini pertama untuk ditawarkan pada pasien ini?
Propanolol atau primidon
Levodopa
Rapinorol : / pramipexol
Clonazepam
Diphenhidramin
Pada anak-anak dengan bangkitan epilepsi general refrakter dengan pengobatan anti epilepsi multiple, manakah terapi selanjutnya yang terbaik?
Corpus callostomy
Fenitoin
Stimulasi N. Vagus
Carbamazepine
Diet Ketogenik
Seorang pasien 30 tahun datang ke RS untuk evaluasi kantuk pada siang hari. Dia melaporkan sering terbangun dari tidur dan merada tidak bisa bergerak selama beberapa menit. Dia terjaga penuh dan tidak kehilangan kesadaran. Pasien mencoba untuk tidur 7 jam per malam dan bangun dengan rasa segar. Namun
seringkali masih mudah tertidur di siang hari. Dia memiliki episode tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya setelah diambil darahnya. Kelumpuhan total
berlangsung sekitar 2 menit.
Apa pengobatan pilihan anda?
Anjurkan untuk tidur 8 jam per malam secara lebih konsisten
Modafinil
Penggunaan CPAP saat tidur
Menurunkan BB
Venlafaxine : SSRI untuk narkolepsi dengan katapleksi
Pria 56 tahun degan riwayat parkinson sejak 3 tahun yang lalu, dibawa oleh istri dengan keluhan berjudi online secara besar-besaran sejak 6 bulan yang lalu. Pernyataan dibawah ini yang tidak benar adalah?
Kemungkinan mengalami impulse control disorder
Kondisi ini dapat dikaitkan dengan terapi dopamine agonis
Gejala penyerta yang lain dapat berupa hyper religiosity
Bila ada wanita dapat ditemukan keadaan berbelanja berlebihan
Kondisi ini dapat disebabkan oleh add on terapi trihexiphenidil
Wanita usia 21 tahun datang ke RS dengan kejang, diorientasi, halusinasi, dan diskinesia orofasial. MRI otak: Normal, EEG: aktivitas delta difus. CSF:
Pleositosis limfositik ringan, antibodi anti-NMDA reseptor positif. Manakah yang paling sering terkait dengan kasus ini?
Adenokarsinoma paru
Glioblastoma multiforme
Limfoma non Hodgkin
Hepatoceluller carcinoma
Ovarian teratoma
Pria 23 tahun, riwayat kejang tonik klonik generalisata sejak usia 16 tahun, sering
dipicu kurang tidur. Tidak ada riwayat febril seizure atau trauma kepala.
Pemeriksaan neurologis normal. EEG interiktal. Spike-wave generalisata
Obat lini pertama yang paling tepat?
Karbamazepin
Valproat
Fenitoin
Gabapentin
Topiramat
Seorang pria 18 tahun dirawat di unit perawatan intensif neurologi dengan ensefalitis herpes simpleks. MRI otak menunjukkan hipertensitas pada sekunes
T2 yang melibatkan area luas di daerah amigdala. Dia dirawat dengan asiklovir, dan dipulangkan ke pusat rehabilitasi selama beberapa minggu. Saat ensefalopatinya mulai membaik, ia tercatat terus-menerus meminta makanan, memasukkan benda
apapun yang terlihat kedalam mulutnya, dan membuat ayunan seksual, komentar cabul, dan gerakan cabul kepada semua staf wanita di pusar rehabilitasi. Kadang- kadang dia tampak tenang dan mudah ditenangkan dan terlihat fokus untuk waktu
yang lama pada rangsangan visual kecil, seperti sepotong kain di piyamanya. Sindrom ini disebabkan oleh?
Lesi dorsal medial frontal bilateral
Nekrosis badan mamilar bilateral
Lesi temporal medial bilateral
Lesi frontal media bilateral
Lesi parieto occipital bilateral
Seorang wanita 70 tahun dengan demensia progresif. Pada otopsi, dijumpai penumpukan neufibrillary tangles terutama pada : Alzeimer
Lobus oksipital
Lobus frontalis dorsolateral
Hipokampus dan korteks entorhinal
Korpus striatum
Cerebellum
Laki-laki 30 tahun, datang ke poliklinik saraf dengan keluhan sulit tidur. Kedua tungkai dirasa tidak nyaman dikedua tungkai dan membaik dengan menggerakkan
tungkainya. Gejala timbul diwaktu sore dan malam hari, pemeriksaan laboratoriumnya kadar feritin rendah kurang dari 40 Mg/L Manakah pilihan terapi lini pertama yang sangat efektif pada kasus diatas?
Trihexyphenidil
Pramipexol
Gabapentin
Klonazepam
Fluoxetin
Wanita usia 47 th datang dengan kebingungan, demam dan kejang. Studi csf menunjukkan adannya infeksi HSV. Gambar EEG apa yang paling mungkin ditemukan pada pasien?
Fase spike wave complex
Wicket spikes
Polyspike
Triphasic waves
PLED
Wanita 35 tahun, kelemahan otot proksimal kedua lengan dan tungkai sejak 6 bulan.
Tidak ada gangguan sensorik. EMG menunjukkan durasi MUAP pendek,
amplitudo rendah, rekrutmen dini (miogenik)
Interpretasi EMG paling sesuai..
Polineuropati aksonal
Myastenia gravis
Miopati
Radikulopati
Pleksopati
Seorang pria 75 tahun yang baru-baru ini didiagnosa dengan demensia alzheimer datang ke ruang gawat darurat untuk halusinasi visual. Istrinya melaporkan bahwa gejala kehilangan ingatannya mulai 6 bulan – 1 tahun yang lalu. Dia memiliki hari-hari baik dan hari-hari buruk yang mencolok. Sekitar waktu yang sama, dia memperhatikan bahwa cara berjalannya berubah. Dia tampaknya tidak memiliki keseimbangan yang baik seperti dulu. Dia juga mengeluhkan tremor. Selama 1-2
bulan terakhir, dia tidak bisa tidur karena dia melaporkan kepada istrinya bahwa dia melihat sigung atau binatang lain dikamar tidur mereka. Dia membawanya ke UGD untuk evaluasi lebih lanjut. Pada pemeriksaan anda. Anda melihat adanya hipomimia,
bradikinesia, dan bradifrenia. Dia aktif berhalusinasi, mengeluh tentang binatang di kamar UGD. Gaya berjalannya terseok-seok dan membungkuk.Manakah dari langkah selanjutnya mengenai perawatan obat yang anda rekomendasikan?
Rujuk untuk deep brain simulation
Mulai levodopa untuk penyakit parkinson dan terutama berikan dosis sebelum tidur
mengingat ada halusinasi
Pertimbangkan untuk memberikan antipsikotik atipikal seperti quetiapine, tetapi
dengan hati-hati
Mulai kombinasi donepezil dan memantine untuk penyakit alzheimer klasik
Memberikan haloperidol dosis rendah untuk kontrol halusinasi visual
Laki-laki usia 39 tahun jatuh dari ketinggian 2,5 meter dengan posisi terduduk. Pasien mengalami paraparesis asimetris yaitu tungkai dekstra grade 4 dan tungkai sinistra grade 2 serta gangguan sensibilitas saddle anestesi asimetris Apakah kemungkinan diagnosa pada kasus tersebut?
Sindrom brown sequard
Sindrom cauda equina
Sindrom konus medularis
Sindrom spinalis anterior
Sindrom spinalis posterior
Seorang pasien dengan kelemahan otot diperiksa EMG. Pada kondisi normal,
peningkatan kekuatan kontraksi otot terutama dihasilkan oleh...
Peningkatan frekuensi firing dari tiap motor neuron
Rekrutmen motor unit tambahan
Sinkronisasi firing neuron sensorik
Peningkatan kecepatan hantaran saraf
Penurunan periode refrakter
Pasien Tn. Malik 30 tahun datang ke klinik neurologi dengan riwayat epilepsi dengan karakteristik bangkitan berupa sering mendengar suara aneh dan jeritan perempuan walaupun sedang sendirian, frekuensi 2-3 kali/hari, tidak dijumpai adanya riwayat nyeri kepala atau penurunan kesadaran sebelum dan sesudah muncul keluhan. Lokasi anatomi yang mungkin terlibat pada kasus diatas adalah...
Gyrus piriformis
Girus heschi
Rolandic fissure
Occipital lobe
Frontal lobe
Seorang wanita 68 tahun, mengalami penurunan memori progresif dalam 1 tahun
terakhir, disertai halusinasi visual yang jelas. Pada pemeriksaan didapatkan hasil:
fluktuasi atensi, parkinsonisme ringan.
Diagnosis paling sesuai pada pasien tersebut adalah?
Alzhaimer disease
Lewy body dementia
Frontotemporal dementia
Vascular dementia
Korsakoff syndrome
Wanita 35 tahun, kelemahan otot proksimal kedua lengan dan tungkai sejak 6 bulan.
Tidak ada gangguan sensorik. EMG menunjukkan durasi MUAP pendek, amplitudo
rendah, rekrutmen dini.
Interpretasi emg paling sesuai..
Polineuropati aksonal
Miopati
Radikulopati
Pleksopati
Laki-laki 34 tahun datang dengan vertigo dan nyeri leher setelah bermain “ Roller Coster”. Pemeriksaan menunjukkan adanya anisokor dengan ptosis kiri, nystagmus, penurunan sensasi pada sisi kiri wajah dan ataksia sisi kiri. Manakah berikut ini yang merupakan pemeriksaan diagnostik terbaik untuk evaluasi
penyebab kondisi tersebut?
Time of flight MRA pada sirkulus willisi
Transthoracic echocardiography dengan studi “bubble”
Angigrafi kateter pada arteri cervicocereberal
Transcranial doppler ultrasonography
Ultrasound karotis
Seorang wanita 27 tahun mengalami serangan migrain dengan aura berupa kilatan cahaya sebelum nyeri kepala.
Patofisiologi migrain aura terutama disebabkan oleh....
Aktivasi trigeminal nucleus caudalis
Kortikal spreading depression
Vasospasme arteri meningeal
Peningkatan serotonin di batang otak
Gangguan sistem limbik
Wanita usia 21 tahun datang ke RS dengan kejang, diorientasi, halusinasi, dan
diskinesia orofasial. MRI otak: normal, EEG: aktivitas delta difus. CSF: pleositosis
limfositik ringan, antibodi anti-NMDA reseptor positif. Manakah yang paling sering terkait dengan kasus ini?
Adenokarsinoma paru
Glioblastoma multiforme
Limfoma non hodgkin
Hepatocelular carcinoma
Ovarian teratoma
Seorang pria 28 tahun datang dengan riwayat kehilangan penglihatan mendadak
pada mata kanan 2 bulan lalu yang membaik sebagian. Pemeriksaan visual evoked
potential (VEP) menunjukkan latensi P100 memanjang pada mata kanan, amplitudo
menurun Temuan ini konsisten dengan..
Neuropati optik retrobulbar
Retinopati diabetic
Kebutaan kortikal
Degenerasi macula
Ablatio retina
Manakah obat berikut ini yang merupakan inhibitor enzim hepar..
Primidone
Carbamazepine
Fenobarbital
Fenitoin
Asam valproate
Seorang atlet 38 tahun mengalami cedera saat bermain sepak bola. Delapan minggu kemudian, dia datang ke poli saraf karena kelemahan lengan kanan. Kekuatan 4/5 saat rotasi eksternal lengan, fleksi lengan bawah, dan abduksi lengan, serta kebas pada aspek lateral lengan dan lengan bawah. Reflek bisep menghilang. Pada EMG, terdapat fibrilasi pada m. biceps, m. brakhialis, m. deltoid, m. supraspinatus, dan m. rhomboid. Pemeriksaan EMG dan m. triceps, m. pronator teres dan otot intrinsic tangan normal
Mana yang paling menjelaskan kelemahan pasien ini?
Lesi trunkus superior
Lesi n. aksilaris
Lesi radiks C5 dan C6
Lesi n. muskulokutaneus
Lesi pada korda lateral
Seorang wanita 48 tahun dirawat setelah pendarahaan subarachnoid akibat aneurisma komunikans anterior yang sudah di-klip. Hari ke-5 perawatan ia mengeluh
nyeri kepala hebat dan kelemahan hemiparesis kanan. CT Scan tidak menunjukkan pendarahan baru. Pemeriksaan TCD menunjukkan kecepatan aliran di MCA kiri 210 cm/detik, dengan Lindegaard ratio > 4.
Interpretasi paling sesuai?
Vasospasme serebral
Stenosis aterosklerosis MCA kronik
Hiperemia cerebral reaktif
Oklusi MCA total
Hipoperfusi akibat hipotensi sistemik
Pasien laki-laki 52 tahun, mengeluh tidak stabil saat berjalan dan sering terjatuh. Pasien juga mengeluh sulit tidur. Dari pemeriksaan, didapatkan adanya disartria, gait ataxia, tremor dengan amplitudo yang tinggi saat dilakukan tes telunjuk hidung, tanpa adanya gejala orthostatic Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah...
Parkinson disease
Progresive supranuclear palsy
Multiple system atrophy
Cortical basal degeneration
Demensia lewy body
Seorang wanita 45 tahun datang dengan postur kepala abnormal. Dia melaporkan bahwa ia memiringkan kepalanya kedepan dan ke kanan. Dia merasa seperti ada tekanan untuk menahan kepalanya dalam posisi ini. Dia punya trik dimana dia bisa memperbaiki posisi ini dengan menyentuhkan dagunya ke kiri dengan lembut. Dia sebelumnya telah didiagnosis dengan distonia servikal. Anda menyarankan suntikan botulinum sebagai pengobatan . Manakah dari berikut ini yang merupakan mekanisme kerja toksin botulinum...
Memblokir asetilkolinesterase yang memungkinkan lebih banyak asetilkolin menumpuk di sambungan neuromuskular
Menghambat voltage-gated calcium channels di terminal saraf presinaptik yang mengurangi pelepasan vesikel asetilkolin
Menghambat peningkatan asetilkolin ke protein docking sehingga mengurangi pelepasan vesikel asetilkolin
Memblokir reseptor asetilkolin pasca sinaptik
Meningkatkan sensitivitas reseptor GABA pada interneuron spinal
Wanita 40 tahun, keluhan mengantuk berat di siang hari. Ia pernah tiba-tiba jatuh
lututnya saat tertawa. Sering mengalami hypnagogic hallucination sebelum tidur.
Polisomnografi: sleep latency < 8 menit, onset REM < 15 menit .
Diagnosis paling tepat adalah...
Insomnia kronis
Restless legs syndrome
Parasomnia
Narcolepsy type 1
Narcolepsy type 2
.Pria 25 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tremor, disatria, dan gangguan
perilaku. Pada pemeriksaan mata didapatkan cincin kayser-fleischer. Hasil pemeriksaan MRI didapatkan gambaran “face of the giant panda sign” dx Wilson Diseases
Akumulasi mangan di ganglia basalis
Defisiensi dopamin nicrostriata
Gangguan metabolisme tembaga
Degenerasi neuron purkinje serebelum
Autoimun terhadap reseptor NMDA
.Sorang laki-laki usia 21 tahun datang ke dokter spesialis neurologi karena sangat mudah mengantuk dan tidur berlebihan. Keluhan ini berulang kali terjadi sejak 5 tahun yang lalu namun tidak terlalu diperhatikan. Keluhan ini terjadi berulang secara
periodik. Terdapat keluhan nyeri kepala, gangguan fungsi kognitif, psikiatrik, dan juga gangguan behavior. Biasanya keluhan akan menghilang sekitar 3 minggu kemudian berulang kembali. Pasien memiliki kebiasaan minum alkohol sejak muda. Secara klinis apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
Idiophatic Hypersomnia
Narcolepsy type 1
Narcolepsy type 2
Kleine-levine syndrome
Central disorders of hypersomnolence
Seorang laki-laki 17 tahun, sering kaget di pagi hari lalu menjatuhkan barang, kadang
disertai kejang tonik-klonik generalisata. Pada pemeriksaan EEG didapatkan gambaran di bawah ini, yang lebih nyata saat kurang tidur. Tatalaksana utama pada kasus tersebut adalah...
Karbamazepin
Fenitoin
Valproat
Clobazam
Fenobarbital
.Perempuan 24 tahun yang telah terdiagnosis epilepsi 5 bulan, datang karena keluhan kejang masih belum terkontrol. Pasien menyatakan sudah rutin dan teratur meminum obat fenitoin 2x 150 mg dan memperhatikan kejang biasanya kambuh saat pasien dalam siklus menstruasi. Penatalaksanaan yang tepat sesuai dengan kasus diatas adalah?
Edukasi dan observasi keluhan dalam 3 bulan
EEG evaluasi
Kombinasikan dengan asam valproat 2x250 mg, 10 hari selama masa menstruasi
Kombinasikan dengan klobazam 2x10 mg, 10 hari selama masa menstruasi ( 20- 30mg/hari
Kombinasikan dengan asetazolamide 1x250 mg, 10 hari selama masa menstruasi
.Epilepsi lobus temporalis sering disertai aura berupa déjà vu, rasa takut mendadak atau halusinasi penciuman. Hal ini disebabkan keterlibatan struktur..
Hippocampus
Putamen
Nucleus caudatus
Gyrus cinguli anterior
Thalamus ventrolateral
.Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan sakit kepala sebalah kiri dan nyeri leher yang terjadi saat mengangkat beban. Dia khawatir karena merasa mata kirinya jatuh. Pada pemeriksaan, didapatkan sedikit ptosis dan miosis pada mata kiri.
Setelah dilakukan penetesan mata dengan apraclonidin terlihat bahwa mata kanan berdilatasi, sedangkan mata kiri tetap tidak berubah. Kemudian dilakukan penetesan kedua mata dengan hodroksiamfetamin 1%. Setelah beberapa saat didapatkan pupil mata kiri tetap tidak berdilatasi. Pernyataan yang salah terkait kasus tersebut adalah...
Didapatkan adanya denervasi simpatik pada mata kiri
Serabut saraf okulosimpatik berjalan bersama arteri carotis interna melalui sinus cavernosus menuju orbita
Topis lesi adalah post ganglion
Klnis akan didapatkan anhidrosis pada dahi bagian lateral dan sesisi hidung
Lesi melibatkan neuron simpatis orde ketiga mata kiri
.Seorang wanita usia 25 tahun datang dengan keluhan kelemahan kedua tungkai sejak sekitar 1 minggu yang awalnya ringan dan semakin memberat. Keluhan disertai kesemutan dan rasa tebal hingga setinggi pusat dan pasien kesulitan BAB/BAK. Selain itu juga dikeluhkan pandangan kabur pada kedua mata. Pada pemeriksaan didapatkan tanda vital normal, refleks babinski dan klonus positif. Berdasarkan informasi tersebut diatas, pernyataan yang tepat mengenai perbedaan multiple sclerosis dengan neuromyelitis optica adalah....
Mielitis pada multiple sclerosis seringkali melibatkan 3 segmen medulla spinalis atau lebih
Pada neuromyelitis optica myelitis terjadi parsial dengan gejala ringan dan gangguan sensorik asimetris
Oligoclonal band hanya ditemukan pada multiple sclerosis
Lesi pada neuromyelitis optica biasanya menimbulkan gangguan sensorik simetris dan memanjang pada bagian sentral substansia grisea
Wanita 55 tahun sering sulit tidur. Ia mengeluhkan sensasi tidak nyaman seperti
“semut merayap” pada betis menjelang tidur. Lega bila menggerakkan tungkai. Suami
membantah adanya sleepwalking.
Diagnosis paling sesuai..
Insomnia primer
Parasomnia
Restless legs syndrome
Narcolepsi
Periodic limb movement disorder
Perempuan 24 tahun yang telah terdiagnosis epilepsi 5 bulan, datang karena keluhan kejang masih belum terkontrol. Pasien menyatakan sudah rutin dan teratur meminum obat fenitoin 2 x 150 mg dan memperhatikan kejang biasanya kambuh saat pasien dalam siklus menstruasi. Katamenial Penatalaksanaan yang tepat sesuai dengan kasus diatas adalah...
Edukasi dan observasi keluhan dalam 3 bulan
EEG evaluasi
Kombinasi dengan asam valproat 2x250 mg, 10 hari selama masa menstruas
Kombinasi dengan klobazam 2x10 mg, 10 hari selama masa menstruasi
Kombinasi dengan asetazolamide 1x250 mg, 10 hari selama masa menstruasi
Laki-laki 52 tahun, mengeluh tidak stabil saat berjalan dan sering terjatuh. Pasien juga mengeluhkan sulit tidur. Dari pemeriksaan, didapatkan adanya disatria, gait ataxia, tremor dengan amplitudo yang tinggi saat dilakukan tes telunjuk hidung, tanpa adanya gejala orthostatic. Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah.....
Parkinson disease
Progressive supranuclear palsy
Multiple system atrophy
Cortical basal degeneration
Dementia lewy body
Pasien dengan gejala demensia alzheimer ringan-sedang. Mekanisme kerja
medikamentosa utama dan awal diberikan pada pasien ini adalah..,
Acethylcholine -Esterase inhibitor cth : donepezil
Dopamine agonist
N-metyl D aspartate receptor inhibitor
Serotonin reuptake inhibitor
Sodium channel inhibitor
Seorang pria 58 tahun dengan riwayat hipertensi dan DM datang dengan stroke iskemik akut di hemiparesis kanan. CT tanpa kontras tidak tampak perdarahan.
Pasien dilakukan TCD: aliran di MCA kiri menunjukkan PSY (Peak Systolic Velocity) 210 cm/s, EDV 120 cm/s. (normal <100) MFV 160 cm/s (normal <120. > 150 stenosis kritis ) . Interpretasi yang paling tepat adalah...
Vasospasme MCA kiri berat pasca SAH
Emboli mikro transien di MCA
Hipoperfusi difus karena shock
Normal variant pada hiperventilasi
Stenosis kritis MCA kiri
Seorang laki-laki 68 tahun kontrol dengan riwayat penyakit parkinson. Pada pasien tampak jelas tremor pada kedua tangan yang muncul saat istirahat. Mekanisme tremor pada pasien tersebut terutama terkait dengan....
Disinhibisi nukleus subtalamikus yang menyebabkan peningkatan fixing thalamus
Aktivasi serebelum kompensatorik akibat bradykinesia
Gangguan nukleus ruber yang memicu lesi palidotomi
Aktivitas abnormal sirkuit thalamo kortikal akibat kehilangan dopamin Snpc
Peningkatan fixing nukleus kaudatus
Laki-laki 20 tahun tanpa riwayat penyakit sebelumnya datang dengan nyeri kepala episodik selama 4 tahun terakhir. Dia tidak memiliki riwayat keluarga sakit kepala. Dia menggambarkan sakit kepala sebagai sangat intens, terjadi setiap hari dalam 6 bulan
terakhir, dengan durasi khas minimal 5 jam. Sakit kepala bersifat unilateral dan berhubungan dengan mual. Dia tidak memiliki air mata atau hidung berair.
Pemeriksaannya biasa-biasa saja untuk defisit fokal. Apa pengobatan akut pilihan...
Hidrokodon
Oksigen
Sumatriptan
Amitriptilin
Verapamil
Tn. B 39 tahun mengeluh nyeri kepala berulang yang dirasakan hebat pada kepala sisi kanan. Nyeri dirasakan pada area mata dan sekitarnya serta pelipis, dengan durasi hampir 1 jam, disertai mata merah sisi kanan, dan kadang hidung tersumbat. Pasien mengeluh nyeri muncul hingga 6-8x/hari. Sudah dirasakan setahun terakhir, sehingga sangat mengganggu aktivitas. Ia sudah berobat ke dokter. Namun masa
bebas berlangsung sekitar 4-5 bulan. Berikut obat yang tepat yang dapat anda rekomendasikan pada pasien ini untuk mencegah nyeri kepala?
Verapamil 120 mg/hari
b. Dihidroergotamin 3 mg/ha
Dihidroergotamin 3 mg/hari
Propanolol 80 mg/hari saat pagi hari
Amitriptilin 25 mg/hari saat makan malam
Topiramat 400 mg/hari
Seorang pria 34 tahun datang dengan keluhan kelemahan progresif pada kedua tungkai bawah sejak 3 bulan terakhir. Ia masih berjalan tetapi cepat lelah, terutama saat menaiki tangga. Tidak ada keluhan sensorik. Pemeriksaan fisik, tampak atrofi otot gastrocnemius bilateral. Fasciculations positif( denervasi aktif) , refleks achilles menurun, refleks patella masih ada. Tidak ada gangguan sensorik pada pemeriksaan pinprick maupun vibrasi
Pemeriksaan NCS menunjukkan kecepatan hantar saraf motorik normal, tetapi amplitudo CMAP menurun signifikan, sedangkan SNAP normal. Diagnosis paling
sesuai adalah.....
Polineuropati sensorimotor demielinasi
Amyotrophic lateral sclerosis
Myasthenia gravis
Radikulopati lumbal multiple
Spinal muscular atrophy
Pria 45 tahun, nyeri kepala hebat tiba-tiba. Pemeriksaan ptosis, diplopia, mata kanan
deviasi ke bawah dalam, pupil melebar tidak reaktif → pecahnya aneurisma posterior
yang menekan NIII. Diagnosis paling sesuai...
Sindrom horner
Myastenia gravis okular
Palsi nervus abducens
Internuclear ophtalmoplegia
Palsi nervus okulomotorius dengan pupil involvement
Seorang pria 60 tahun datang dengan kelemahan progresif pada tangan kanan, fascikulasi dan kram. EMG menunjukkan: potensial untuk motorik (MUP) besar, polifasik, durasi panjang. Pola ini paling konsisten dengan...
Miopati metabolik
Radikulopati servikal
Gangguan neuromuskular junction
Neuropati sensorimotor aksonal
Motor neuron desease (ALS)
Wanita 20 tahun dengan kejang absence EEG: spike and wave 3 Hz generalisata.
Dokter umum memberinya carbamazepin, tetapi pasien mengeluh frekuensi kejang meningkat. Penjelasan yang paling tepat...
Karbamazepin adalah lini pertama untuk absence epilepsy
Pasien sebaiknya diberi gabapentin
Pasien sebaiknya diberi fenitoin
Karbamazepin dapat memburuk kejang absence
Karbamazepin tidak berefek sama sekali pada absence epilepsy
Tn. C 27 tahun, sorang PPDS anestesi, datang ke poli neurologi karena keluhan nyeri kepala. Pasien menceritakan bahwa karena tugas-tugasnya pasien wajib terjaga dan kurang tidur selama berhari-hari. Sejak 1 bulan terakhir pasien terbiasa minum kopi
lebih dari 5 cangkir per hari. Karena nyeri ulu hati, pasien memutuskan menghentikan minum kopi . Manakah yang tidak sesuai dengan kriteria diagnosis pasien ini...
Nyeri kepala disebabkan konsumsi kafein > 200 mg/hari selama > 2 minggu
Nyeri kepala berkembang dalam waktu 24 jam setelah asupan kafein terakhir
Nyeri kepala membaik dalam waktu 1 jam setelah konsumsi kafein 100 mg
Nyeri kepala remisi dalam waktu 2 minggu setelah withdrawal total kafein
Tidak memenuhi kriteria diagnosis ICHD-3 yang lain
Seorang perempuan berusia 34 tahun dengan diabetes datang kek linik anda dengan keluhan nyeri mata kiri dan peningkatan ukuran pupil kiri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan refleks cahaya langsung dan konsensual atau akomodasi. Selain itu, didapatkan pula refleks lutut menghilang. Apakah kemungkinan penyebab kasus diatas...
Argyll robertson pupil
Springing pupil
Holmes adie syndrome
Diabetic cranial neuropathy
Optic neuritis
Seorang pria 63 tahun datang ke Poli dengan keluhan kedua tangan gemetaran. Keluhan ini muncul terutama saat sedang istirahat. Pasien juga mengeluhkan bila
berjalan lebih lambat, suaranya yang lebih pelan, dan postur tubuhnya yang cenderung lebih membungkuk. Saat diminta untuk menulis sebuah kalimat, tulisan
tangannya juga menjadi lebih kecil. Pasien sudah berobat ke dokter spesialis saraf, diberikan obat selama 3 tahun dan terkontrol dengan baik. Sejak 1 minggu ini pasien mengeluhkan kedua tangan sering bergerak gerak sendiri seperti menari terutama
setelah minum obat. Dan langkah-langkah berikut manakah yang kurang tepat untuk menangani kondisi
diatas?
Turunkan dosis levodopa
Naikkan dosis agonis dopamine
Beralih ke agonis dopamine
Pembedahan dapat merupakan alternatif pengobatan
Tambahkan antikolinergik
Anak 11 tahun sering melamun 20 – 30 detik, tatapan kosong kemudian bingung dan
disorientasi ringan beberapa menut setelahnya. Episode jarang, 2-3 kali perbulan.
Eeg menunjukkan aktivitas spike unilateral di regio temporal kiri. Diagnosis paling sesuai
Epilepsi absence anak
Epilepsi parsial kompleks
Epilepsi mioklonik juvenil
Status epileptikus non konvulsif
Epilepsi refleks
Pria 65 tahun dengan tremor istirahat, rigiditas dan bradikinesia. Setelah 2 tahun terapi levodopa. Gejala tidak banyak membaik. Ia jatuh berulang akibat gangguan postur dini, serta terdapat gangguan gerak bola mata vertikal. Diagnosis paling sesuai?
Progressive supranuclear palsy
Penyakit parkinson idiopatik
Multiple system atrophy
Parkinsonisme vaskular
Corticobasal degeneration
Seorang pria 40 tahun dengan keluhan baal kedua tungkai dan gangguan jalan. Pemeriksaan MRI menunjukkan lesi pada medula spinalis servikal. Somatosensory evoked potensial (SEP) dan stimulasi tibialis posterior menunjukkan. Potensial di
pergelangan kaki normal potensial di plexus lumbosakral normal. Potensial di korteks
sensorik menghilang. Interpretasi yang paling sesuai...
Lesi perifer pada saraf tibialis
Lesi plexus lumbosakral
Lesi medula spinalis servikal
Lesi korteks parietal
Artefak teknis pemeriksaan
Seorang perempuan 20 tahun, sekretaris, datang dengan keluhan nyeri, kelemahandan bengkak pada tangan kanan. Pasien juga mengalami rasa terbakar pada tangankanan yang terjadi terus menerus, dan nyeri semakin memberat ketika iamenggerakan tangan. Setelah 7 bulan nyeri dirasakan menetap disertai dengankelemahan otot. Pasien memiliki riwayat terbentur sebelumnya. Pasien menjadi sedih
dan depresi karena harus berhenti dari pekerjaanya. Pada pemeriksaan fisikdidapatkan tekanan darah 120/80, nadi 104 x/menit, laju nafas 21 x/menit, suhu
badan 36.3. pemeriksaan neurologis didapatkan kelemahan dan berkurangnya ROMpada pemeriksaan ekstremitas atas dekstra. Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah....
CRPS tipe I fase akut
CRPS tipe I fase distrofik
CRPS tipe I fase atropik
CPRS tipe II fase distrofik
CRPS tipe II tipe atropik
Pada pasien dengan kelainan pada neuromuskular junction biasanya dilakukan
exercise testing. Bagaimanakan mekanisma dari suatu post exercise fascilitation
pada lesi di neuromuscular junction..
Otot yang diperiksa dilakukan kontraksi selama 1 menit
Oto yang diperiksa dilakukan kontraksi selama 10 detik
Terjadi penurunan mobilisasi quanta yang berdampak pada penurunan EPP
Akan terjadi penurunan amplitudo CMAP pada 2 sampai 4 menit setelah exercise
Tidak akan terjadi perubahan pada amplitudo CMAP setelah exercise
Bayi berusia 6 bulan datang dengan onset episode menyentak baru-baru ini. Anak bangun di pagi hari dengan kontraksi tubuhnya dan kemudian muncur postur tonik dari batang tubuh dengan semua anggota badan selama beberapa detik. Hal terjadi beberapa kali dalam pola cluster. Ketika sentakan berhenti bayi menangis dan tampak sedikit lesu. Apa yang anda harapkan untuk dilihat di EEG?
Aktivitas lonjakan umum dan gelombang lambat 1 – 2 Hz
Pelepasan epileptiform fokal
Hipsaritmia
Aktivitas gelombang dan lonjakan umum 3 Hz
Aktivitas lonjakan cepat
Seorang pria 40 tahun dengan keluhan baal kedua tungkai dan gangguan jalan. Pemeriksaan MRI menunjukkan lesi pada medula spinalis servikal. Somatosensory evoked potential (SEP) dari stimulasi nervus tibialis posterior menunjukkan potensial
di pergelangan kaki normal potensial di plexus lumbosakral normal potensial di korteksi sensorik menghilang. Interpretasi yang paling sesuai....
Lesi perifer pada saraf tibialis
Lesi plexus lumbosakral
Lesi medula spinalis servikal
Lesi korteks parietal
Pria 40 tahun tinnitus + vertigo. Pemeriksaan BAEP (brainstem auditoric evoked potensial ) menunjukkan latensi interpeak I-III memanjang unilateral. Interpretasi dari pemeriksaan tersebut adalah....
Lesi koklea
Lesi batang otak pons
Lesi nervus VIII
Lesi korteks temporal
Artefak teknis
Pria 70 tahun dengan riwayat hipertensi dan dislipidemia datang dengan TIA berupa kelemahan tungkai kanan < 1 jam. Pemeriksaan TCCD menunjukkan stenosis arteri karotis interna kiri, dengan peak systolic velocity (PSV) 280 cm/dtk, end diastolic velocity (EDV) 120 cm/dtk Tinggi, normal nya EDV 100.
Tingkat stenosis yang paling sesuai?
<50 %
50-60%
>70%
Oklusi total
Tidak signifikan
Seorang wanita usia 55 tahun datang dengan keluhan wajah sebelah kananbergerak-gerak sendiri. Keluhan ini dimulai sejak 6 bulan yang lalu. Awalnyagerakan hanya terbatas pada mata kanan, kemudian saat ini pipi kanan dan bibir atasjuga terkena. Pasien tidak mengeluhkan nyeri atau rasa tidak nyaman. Tidak
didapatkan riwayat hipertensi maupun stroke. Dari pernyataan berikut manakah yang paling tepat mengenai kondisi diatas?
Diagnosis diatas adalah blefarospasme
Kompresi vaskular terhadap nervus trigeminal adalah penyebab paling umum
Tumor cerebellopontin angle dapat menyebabkan kondisi di atas
Rekomendasi pengobatan utama pada kasus ini adalah baclofen dan
gabapentin
Terapi pembedahan tidak beresiko menyebabkan gangguan pendengaran
Pasien seorang laki-laki 62 tahun dikeluhkan mengalami perubahan perilaku. Impulsif, bicara kasar, kehilangan empati. Untuk fungsi memori relatif masih utuh. Patologi utama pada kondisi pasien di atas adalah....
Penumpukan protein pada korteks frontal dan temporal
Plak amiloid difus pada korteks parietal
Degenerasi neuron motorik alfa
Lesi lacunar pada basal ganglia
Disfungsi serebelum anterior
Pada pemeriksaan nerve conduction study, fase repolarisasi potensial aksi saraf terutama tergantung pada....
Masuknya ion Na+
Pompa Na+/K+ ATPase secara primer
Masuknya ion Ca2+
Keluar ion K+
Difusi pasif klorida
Pada 38 tahun dengan nyeri kepala hebat unilateral orbital, durasi 30 – 60 menit,
disertai lakrimasi, kongesti hidung, dan ptosis ipsilateral. Episode muncul 3-4x
perhari selama 2 minggu, kemudian menghilang. Diagnosis paling tepat untuk kasus diatas adalah.....
Cluster headache
Hemicrania continua
SUNCT syndrome
Migraine with autonomic feature
Horner syndrome
Seorang pasien berusia 80 tahun dengan gangguan memorai selama setahun terakhir. Keluarga mengeluh bahwa pasien mengalami kesulitan berjalan dan
gaya berjalannya melambat secara signifikan. Dia menyangkal adanya halusinasi atau kesulitan tidur. Dia mengalami beberapa inkontinensia urin. CT
kepala menunjukkan ventrikulomegali Dimana pasien akan melihat manfaat paling besar setelah ventriculoperitoneal shunting?
Fungsi eksekutif
Memori
Fungsi motorik
Inkontinensia urin
Fungsi visuospasia
Seorang pria 62 tahun datang untuk evaluasi kesulitan dengan jadwal tidurnya. Dia melaporkan bahwa dia bangun sendiri setiap hari pada jam 4 pagi dan tidak
bisa tidur lagi. Dia biasanya makan malam pada jam 5 sore dan sangat mengantuk pada jam 7 malam. Selama dia mengikuti jadwal tidur ini, dia merasa baik-baik saja. Dia merasa cukup istirahat saat bangun dan tidak mengantuk di siang hari. Namun, istrinya suka begadang di malam hari dan tidur lebih larut di pagi hari, yang sulit dia lakukan
Epworth sleepiness scale
PSQI
Home Otsberg
Berlin Questionnaire
STOP BANG
Pria 45 tahun, diplopia horizontal. Saat melihat kekiri, mata kiri tidak dapat
abduksi maksimal, mata kanan nistagmus saat abduksi. Diagnosa paling sesuai..
Palsi nervus abducens kiri
Internuclear opthalmoplegia (INO)
Sindrom Horner
Palsi Nervus okulomotorius
One and a half syndrome
Seorang laki-laki usia 30 tahun, datang dengan keluhan nyeri kepala sejak kurang lebih 1 bulan yang lama – kelamaan disertai kelemahan sisi tubuh kanan, bibir
menckng dan bicara pelo. Terdapat riwayat kejang dengan pola lengan kanan menghentak diikuti tungkai kanan dan seluruh tubuh. Demam dikeluhkan hilang
timbul. Pada pemeriksaan CT Scan kepala dengan kontras didapatkan gambaran lesi hipodens dengan ring enhancement dan perifokal edema. Hasil rapid tes HIV reaktif. Dengan pengobatan clindamicin dan pirimetamin kondisi pasien berangsur membaik.
Berdasarkan informasi tersebut diatas, manakah pernyataan yang paling sesuai untuk kasus tersebut...
Agen penyebab kasus tersebut masuk ke alveolus kemuda membentuk fokus inflamasi granulomatosa yang dis ebut Ghon Focus
Agen penyebab kasus tersebut masuk ke tubuh dalam bentuk ookista
Agen penyebab kasus tersebut membentuk onkonsfer yang menembus dinding usus
Agen penyebab kasus tersebut berbentuk sporozoit yang masuk kedalam pembuluh darah
Agen penyebab kasus tersebut masuk ketubuh melalui darah
Pria 60 tahun dilakukan TCD untuk evaluasi stenosis MCA. Pemeriksaan mendapati aliasing artefak saat proses pemeriksaan TCD. Fenomena aliasing ini disebabkan oleh Fenomena di mana muncul, ketika kecepatan aliran darah yang di ukur melampaui batas maksimum dari frekuensi doppler dari yang di tangkap
doppler tersebut....
Sudut insonasi terlalu kecil (<30o)
Gangguan kalibrasi transducer
Efek turbulensi akibat stenosis kritis
Penyerapan gelombang oleh jaringan tulang
Kecepatan aliran darah melebihi nyquist limit
Seorang wanita 20 tahun dibawa oleh teman sekamar kuliahnya karena perilaku yang tidak biasa. Dia sering lupa dan bertindak paranoid. Pada pemeriksaan dia memiliki gerakan meringis yang konstan di wajahnya. Anggota tubuhnya terus-menerus bergerak dengan gerakan yang kadang-kadang tersentak atau seperti penari. Teman sekamarnya dikampus menyatakan bahwa ayahnya meninggal dengan gejala yang
sama pada usia 30 tahun dan kakek pihak ayah pada usia 40 tahun. Fenomena aliasing ini disebabkan oleh?
Sudut insoniasi terlalu kecil (<30o)
Gangguan kalibrasi transducer
Efek turbulensi akibat stenosis kritis
Penyerapan gelombang oleh jaringan tulang
Kecepatan aliran darah melebihi nyquist limit
Pria 45 tahun, diplopia horizontal. Saat melihat ke kiri, mata kiri tidak dapat abduksi maksimal mata kanan nistagmus saat abduksi. Diagnosis paling sesuai...
Palsi nervus abducens kiri
Internuklear ophtalmoplegia (INO)
Sindrom horner
Palsi nervus okulomotorius
One and half syndrome
Wanita 39 tahun sejak 6 bulan terakhir mengeluh nyeri kepala yang hilang timbul, terasa tegang di kepala depan dan belakang. Pasien sudah berobat ke dokter
umum 5 kali tetapi nyeri berkurang saat minum obat saja. Setelah efek obat habis nyeri muncul kembali dengan intensitas bervariasi sedang, kadang ringan
tetapi tidak pernah terbebas dari rasa nyeri. Berbagai obat nyeri sudah pernah diminum. Saat ini dokter spesialis saraf mendiagnosis dengan tension type headache. Mengapa keluhan nyeri kepala primer ini gagal ditangani dokter umum?
Tidak kompeten
Pilihan analgetik tidak tepat
Tidak memodifikasi aspek emosional
Kemungkinan nyeri kepala sekunder
Seharusnya diganti obat golongan opioid
Seorang pasien berusia 80 tahun datang dengan gangguan memori selama setahun terakhir, keluarga mengeluh bahwa pasien mengalami kesulitan
berjalan dan gaya berjalannya melambat secara signifikan. Dia menyangkal adanya halusinasi atau kesulitan tidur. Dia mengalami beberapa inkontinensia
urin. CT kepala menunjukkan ventrikulomegali
Dimana pasien akan melihat manfaat paling besar setelah ventriculoperitoneal
shunting?
Fungsi eksekutif
Memori
Fungsi motorik
Inkontinensia urin
Fungsi visuospasial
Pria 65 tahun dengan hipertensi datang dengan vertigo berputar mendadak sejak
6 jam, mual muntah hebat. Pemeriksaan nistagmus horizontal persisten, tidak
berkurang dengan fiksasi pandangan juga ada disartria ringan dan kelemahan
lengan kanan..
Vestibular neuritis
Penyakit meniere
Lateral medulary syndrome
BPPV
Labirinitis virus
Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun dibawa ke poliklinik saraf dengan keluhan sering
mengedipkan mata dan menggerakkan sudut mulutnya tanpa disadari sejak 5 bulan terakhir. Gejala ini tampak lebih sering saat anak merasa cemas atau lelah, tetapi tidak muncul saat ia tidur. Tidak ada riwayat penyakit dahulu dan tidak ada riwayat keluarga.
Non-specified tic disorder
Transient Tic Disorder
Chronic Tic Disorder
Chronic Tic Disorder
Tourette Syndrome
Seorang laki-laki 53 tahun datang dengan gejala klinis mendadak berupa, defisit neurologis baal pada badan dan anggota gerak tubuh kontralateral, disertai dengan kelemahan motorik wajah dan nervus craniales ipsilateral. Sebelumnya pasien memiliki riwayat
hipertensi, diabetes melitus, dan merokok satu bungkus per hari. Pasien didiagnosis menderita
sindrom Wallenberg. Dimanakah kemungkinan topis lesi pada pasien tersebut?
Basal Pons sesuai vaskularisasi arteri cerebelli posterior inferior
Mesencephalon sesuai vaskularisasi arteri cerebral posterior
Dorsolateral tegmentum medula oblongata sesuai vaskularisasi arteri cerebelli posterior inferior
Thalamus anterior sesuai vaskularisasi arteri basilar cabang penetrasi
Nucleus dorsal lateral sesuai vaskularisasi arteri cerebelli anterior inferior
Seorang perempuan 40 tahun mengeluhkan tinnitus, mual, muntah dan pusing bertputar. Dari hasil pemeriksaan didapatkan nistagmus, ataksia ipsilateral, sindroma horner ipsilateral, dan defisit sensorik kontralateral terutama nyeri dan suhu pada lengan,
batang tubuh, dan tungkai. Apa diagnosis yang paling mungkin dari pasien ini?
Stroke pada anterior inferior serebellar arteri
Stroke pada posterior inferior serebellar arteri
Infark midbrain
Infark lobus occipital
Infark serebellar superior
Seorang wanita 47 tahun dengan gangguan kecemasan, depresi, hipertensi, dan diabetes
datang ke IGD dengan defisit sensorik yang mempengaruhi wajah, lengan, badan, dan
kaki kanannya, yang dialami sejak kemarin di malam hari. Gejala mencapai puncaknya pada pagi hari. Tidak ada defisit motorik saat pemeriksaan. Manakah pernyataan berikut ini yang sesuai?
Tidak diperlukan latihan lebih lanjut, dan pasien dapat keluar dari unit gawat darurat
Karena kurangnya defisit motorik, gejalanya kemungkinan besar berhubungan dengan kecemasan
Lokasi lesi yang paling mungkin adalah di korteks
Cardioembolism adalah etiologi yang paling mungkin
Penyakit pembuluh darah kecil adalah penyebab yang paling mungkin
Seorang wanita berusia 47 tahun dengan hipertensi tak terkontrol di rumah menunjukkan TIAdengan iskemia di MCAkanan. Studi pencitraan menunjukkan stenosis 70% dari MCA kanan. Berdasarkan bukti yang tersedia, manakah dari rencana perawatan berikut ini yang merupakan pilihan terbaik untuk pasien ini?
Mulai aspirin
Mulai warfarin
Intracranial angioplasty saja
Intracranial angioplasty dan stenting
Extracranial/intracranial (EC/IC) bypass surgery
Seorang wanita, 36 tahun, dirujuk dari fasilitas kesehatan lain dengan keluhan kelemahan
keempat ekstremitas. s dan rasa tebal-tebal pada bagian distal ekstremitas seperti sedang memakai kaos kaki dan sarung tangan. Pasien mengatakan 2 minggu yang lalu mengalami infeksi saluran pernafasan. Saat di UGD pasien mengeluhkan sesak nafas. Manakah penanda yang paling penting untuk menilai apakah pasien tersebut berpotensi memerlukan intubasi? Indikasi intubasi yaitu kapasitas vital < 15 ml/kgbb dan tekanan inspirasi maksimal <30 cm H2o.
Nilai pO2
Tekanan inspirasi maksimal dan vital capacity
Menanyakan kepada pasien terkait kesulitan bernafas
Pulse oximetry
Nilai pCO2
Seorang wanita berusia 43 tahun datang ke poli saraf dengan keluhan nyeri kepala sejak 2 tahun yang lalu, semakin lama keluhan makin bertambah berat. Keluhan disertai dengan kelemahan anggota gerak kiri. Tidak terdapat benjolan dibagian tubuh lainnya. Pasien mempunyai riwayat menggunakan KB suntik. Apa pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosa pada pasien tersebut?
CT scan kepala
CT scan kepala dengan kontras
Foto polos kepala
Angiografi
Rontgen thorax
Seorang wanita berusia 43 tahun datang ke polisaraf dengan keluhan nyeri kepala sejak 2 tahun yang lalu, semakin lama keluhan makin bertambah berat. Keluhan disertai dengan kelemahan anggota gerak kiri. Tidak terdapat benjolan dibagian tubuh lainnya. Pasien mempunyai riwayat menggunakan KB suntik. Pasien sudah membawa hasil CT scan kepala dengan gambaran meningioma. Apa terapi defenitif terhadap pasien tersebut?
Biopsi
Radioterapi
Kemoterapi
Reseksi total jaringan tumor
Dexametason
Seorang pasien laki-laki usia 55 tahun datang dengan keluhan penurunan pendengaran pada telinga sebelah kanan, wajah sebelah kanan terasa tebal, pusing serta kesulitan dalam berjalan. Pasien mengatakan jika berdiri dan bejalan tidak bisa menyeimbangkan tubuh.
Keluhan dikatakan oleh pasien semakin memberat. Tidak ada riwayat tumor atau benjolan dibagian tubuh lainnya. Apa diagnosa yang paling mungkin pada pasien tersebut?
Glioblastoma
Astrositoma
oligodendroglioma
neurinoma akustik
brain metastase
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke poli saraf dengan keluhan kejang pertama kali saat tidur. Pasien dikeluhkan mendadak tubuh kaku dan kelonjotan seluruh tubuh dengan mata melirik kearah kanan saat kejang. Kejang berlangsung selama 3 menit dan pasien tidak menyadari telah mengalami kejang. Pasien diminta melakukan pemeriksaan MRI kepala dengan kontras dan didapatkan hasil hiperintens bagian frontal pada sekuens FLAIR. Pernyataan yang benar berkaitan dengan prognosis oligodendroglioma Adalah.....
Delesi gen p16 berhubungan dengan luaran yang lebih baik
Reseksi tumor yang lebih besar berisiko lebih besar dengan prognosis lebih buruk
Delesi kromosom 1p dan 19q menunjukkan prognosis yang buruk
Pasien usia muda memiliki kemungkinan bertahan hidup yang lebih baik
Mutasi p53 terdapat pada lebih dari 50% kasus
Seorang laki-laki 15 tahun datang dengan keluhan gerakan tangan menghentak hentak
secara tiba tiba, frekuensi yang tidak teratur, sering muncul pada pagi hari. Sudah
dilakukan EEG karakteristik menunjukan bursts of 4-6Hz irregular polyspike activity.
Apa diagnosis pada pasien ini?
Juvenile Myoclonic Epilepsy
Jacksonian Seizures
Centrotemporal polySpikes
Sylvian Epilepsy
West Syndrome
Anak laki-laki 11 tahun dibawa orang tua ke poli saraf untuk kontrol rutin dengan Juvenile
myoclonic epilepsy mengeluhkan kejang belum terkontrol. Berikut adalah pilihan utama
terapi yang dapat diberika pada pasien tersebut..
Carbamazepine
Phenytoin
Phenobarbital
Valproic acid
Topamax
Anak, 2 tahun dibawa ke poli dengan keluhan kejang tonik pada tangan dan kaki. Pasien telah
terdiagnosa memiliki retardasi mental sebelumnya. Dokter menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan EEG. Manakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus diatas...
west syndrome
Landau-klefnerr syndrome
febrile seizure
Chilhood absence epilepsy
BETCS
Wanita, 27 tahun kontrol rutin poli saraf dengan kejang.. Kejang terakhir 1 tahun 9 bulan
yang lalu. Pasien baru saja melahirkan anak ke2 dan saat ini dalam kondisi menyusui.
OAE yang tidak dianjurkan pada pasien ini adalah...
Carbamazepin
Phenytoin
Asam valproat
Levetiracetam
Lamotigrin
Seorang laki-laki, 68tahun dengan nyeri kepala sejak 5 bulan sebelum masuk RS, hilang
timbul, intensitas ringan sedang. Pasien merasakan membaik dengan minum obat
warung. Pasien juga mengeluhkan nyeri gigi. Pasien tidak memeriksakan keluhan gigi
karena takut ke dokter gigi. 2 minggu sebelum masuk dikatakan nyeri kepala memberat
hingga sulit melakukan aktivitas sehari hari. Nyeri kepala dirasakan membaik dengan minum antinyeri dan istirahat namun tidak hilang. Pasien juga mengeluhkan pandangan dobel. Hari masuk rumah sakit keluhan belum membaik. Pasien dikatakan melantur dan terkesan mengamuk lalu pasien dibawa ke UGD. Bagaimanakah gambaran MRI pada pasien
tersebut..
Lesi hiperdense bulat multiple diseluruh carebri
T1 kapsul menyangat dengan abses hipointens
Lesi hyperintense pada ADC dan lesi hypointense pada DWI
T2 kapsul menyangat dengan abses hipointens
Lesi hiperdense membulat dengan perifocal edema
Seorang wanita 38 tahun datang ke IGD dengan nyeri kepala sejak 6 bulan yang lalu. Suami pasien baru saja meninggal karena sakit HIV. Pemeriksaan penunjang yang anda usulkan
adalah...
TORCH
Rapid HIV
CT Scan kepala polos
MRI kepala polos
MRA
Seorang anak perempuan, 18 bulan, dibawa ke ruang gawat daruratsetelah kejang tonik-klonik
selama 5 menit. Temperaturnya adalah 40C. Pemeriksaan neurologis normal kecuali untuk
postictal dan demam. Riwayat tumbuh kembang normal, dan tidak dijumpai riwayat keluarga
dengan keluhan serupa. Apakah diagnose pasien tersebut diatas?
Kejang demam sederhana
Infantile spasm
Infantile epileptic encephalopathy
Kejang demam kompleks
Juvenile myoclonic epilepsy
Anak perempuan 8 tahun sering terjatuh. Dokter anak hanya menemukan skoliosis ringan. Pada usia 10, ia menunjukkan masalah bicara, kesulitan berjalan, disartria, dan tremor pada tangan bilateral. Pada pemeriksaan neurologis, nistagmus horizontal bilateral. Tanda Romberg sangat positif. Riwayat yang sama pada bibinya. Pasien didiagnosa sebagai Friedreich’s ataxia. Dimanakah kelainan pada pasien tersebut?
Mutasi kromososm 9q13
Mutasi kromosom 11q22,23
Mutasi kromosom Xq21-22
Mutasi kromosom 1q22-23
Mutasi kromosom 5q13
Seorang perempuan 23 tahun mengeluhkan kesulitan menjalani ujian karena sering tertidur di kelas. Pasien merasa kesulitan menahan rasa kantuk saat beraktivitas dan tertidur dalam jangka waktu yang cepat dan segar saat terbangun. Pasien sering digoda dengan teman-temannya saat tidur karena sering berkata-kata yang tidak memiliki arti saat tidur. Tetrad klasik dari narcolepsy, kecuali...
Halusinasi hypnagogic
Cataplexy
Sleep paralysis
Sleepiness
Gangguan sleep drive
Seorang laki-laki 59 tahun datang dengan keluhan tremor di tangan kanan. Pada pemeriksaan
didapatkan bradikinesia, kekakuan, tremor saat istirahat, dan kurangnya ayunan tangan saat
perjalan. Pasien kesulitan membalikkan badan sehingga berdiam diri atau mematung. Patofisiologi dari gejala ini adalah...
Penurunan pigmen di substania nigra
Hilangnya neuron di substansia nigra pars kompakta yang imunoreaktif terjhadap tyrosine hidroxylase
Inklusi badan lewy
Penurunan jumlah dopamin
Semua benar
Seorang pasien 50 tahun datang dengan keluhan tremor. Istri psien mengatakan tremor dirasakan sejak beberapa tahun yang lalu, terutama saat istirahat (menonton TV). Pasien juga mengeluhkan lambat dalam berjaaln dan suara menjadi lebih kecil dan pelan. Tulisan tangan pasien menjadi lebih kecil dari biasanya. Dari pemeriksaan gait didapatkan postur sedikit fleksi, pasien mengayunkan lengan kanan daripada lengan kiri. Perlambatan pada ketukan jari terutama tangan kanan. Kondisi apakah yang sesuai pada pasien tsb?
Idiopatik Parkinson disease
Demensia Lewy Body
Parkinsonism Vaskular
Parkinsonism terinduksi obat
Degenerasi ganglionic corticobasal
Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke poli memori dengan keluhan tidak mampu
menulis, gangguan berhitung, kesulitan membedakan kanan dan kiri serta tidal mamba
mengidentifikasi jari. Apakah diagnosis kelainan di atas?
Alexia without agraphia
Balint syndrome
Anosognosia
Gerstmann syndrome
Ideatioanl apraxia
Seorang lelaki 55 tahun dengan keluhan sering lupa. Kondisi yang mendahului sebagai gejala awal dari penyakit Alzheimer’s adalah?
Gangguan memori segera
Gangguan memori jangka pendek
Gangguan memori jangka panjang
Gangguan memori prosedural
Apraksia
Seorang wanita, 40 tahun, datang dengan keluhan kelemahan angota gerak. Ia kesulitan untuk
berdiri dari posisi duduk dan menaiki tangga. Ia juga mengeluhkan kesulitan menyuci rambut
karena tanganya sukar diangkat ketas. Pada pemeriksaan, didapatkan adanya lesi pada kulit
tangan dan area telapak tangan menebal. Serum cratinin kinase juga meningkat. Apakah
diagnosis pada kondisi di atas?
Polymyositis
Dermatomyositis
Duchene Muscular Dystrophy
Becker Muscular Dystrophy
Limb-Girdle Muscular Dystrophy
Pasien laki-laki, 45th datang ke RS dengan keluhan kelemahan anggota gerak bawah disertai kaki tidak dapat merasakan sentuhan sejak 2 jam yang lalu. Keluhan dirasakan sesaat setelah jatuh dari pohon kelapa dengan ketinggian 3 m. Tindakan yang tepat pada pasien diatas adalah...
Pemberian methlprednisolon dosis 30mg/kgbb bolus selama 15 Menit segera dilanjutkan 5,4mg/kgbb selama 23jam
Pemberian methlprednisolon dosis 30mg/kgbb bolus selama 15 Menit, dilanjutkan 5,4mg/kgbb selama 23jam 45mnt setelahnya
Pemberian methlprednisolon dosis 30mg/kgbb bolus selama 15 Menit dan aegera dilanjutkan 5,4mg/kgbb selama 47jam
Pemberian methlprednisolon dosis 30mg/kgbb bolus selama 15 Menit, dilanjutkan 5,4mg/kgbb selama 47jam 45mnt setelahnya
Pemberian methylprednison tidak memiliki makna klinis.
Karekteristik penyakit Alzheimer:
Munculnya amyloid plaque dan tangels didaerah hipokampus dan kortek entorhinal
Terjadi peningkatan reseptor nikotinik
Ditemukan degenerasi lewy bodies
Ditemukan degenerasi plaque senilis
Menurunnya aktivitas enzim acetyl choline esterase
Seorang laki laki berusia 25 tahun datang ke IGD dengan keluhan penurunan kesadaran perlahan sejak 3 hari terakhir. Pasien mengeluh nyeri kepala hebat sejak 2 minggu,disertai mual, muntah, dan pandangan kabur. Pasien juga mengeluh demam ringan dan terasa leher
kaku. Pasien terdiagnosis HIV (+) dengan CD4 count terakhir 50 sel/µL dan belum rutin minum obat antiretroviral. Pasien pekerjaan sehari harinya menjual burung hias yang dipelihara sendiri disekitar lingkungan rumahnya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan demam 38,5°C, tanda rangsang meningeal positif, serta penurunan kesadaran GCS E3M5V4.
Funduskopi menunjukkan papiledema. Diagnosis yang paling tepat untuk penyakit ini adalah....
Meningitis tuberkulosis
Meningitis kriptokokus
Ensefalitis herpes simpleks
Abses otak
Meningioma
Seorang pria berusia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan kaku pada bagian rahangnya, sulit
membuka mulut. Pasien juga mengeluh kejang dan kaku dimulai dari otot perut, hingga
punggung yang semakin sering sejak 2 hari terakhir. Pasien memiliki riwayat luka tertusuk paku
berkarat di telapak kaki 10 hari yang lalu, yang hanya dibersihkan seadanya tanpa perawatan medis. Saat ini pasien tampak gelisah, suhu 38,5°C, tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 110 x/menit. Pada pemeriksaan, terdapat spasme otot generalisata terutama saat dirangsang suara, disertai opisthotonos. Yang bukan merupakan tatalaksana untuk kasus diatas...
Debridement luka untuk menghilangkan sumber produksi toksin
Sedasi dan relaksasi otot dengan benzodiazepin untuk mengontrol spasme
Pemberian kortikosteroid dosis tinggi untuk menekan inflamasi SSP akibat toksin
Pemberian antibiotik seperti metronidazole ataupun penisiline G untuk eradikasi Clostridium tetani
Pemasangan NGT, tatalaksana jalan nafas dan perawatan ruang ICU bila didapatkan tanda tanda gawat nafas
Seorang laki-laki, 55 tahun dirawat di unit stroke dengan stroke iskemik emboli luas hemisfer kanan. Saat follow-up hari kedua, residen mendapatkan pemeriksaan GCS E3M5V3, TD 200/110mmHg, frekuensi nadi 90x/m, laju pernapasan 34x/m, dan saturasi oksigen 83%. Pemeriksaan fisik umum ditemukan banyak lendir pada jalan napas. Pada pemeriksaan neurologis ditemukan kaku kuduk (+), paresis ringan N.VII UMN kiri, dan hemiparesis anggota
gerak kiri. Pasien diberikan oksigen dengan rebreathing mask 8 liter/menit. Berapa persen perkiraan konsentrasi oksigen insiprasi (FiO2) yang diberikan pada pasien?
30%
40%
50%
60%
70%
Seorang laki-laki 69 tahun, datang dengan penurunan kesadaran setelah KLL. Padapemeriksaan
dijumpai dilatasi pupil sebelah kanan, refleks cahaya negative pada matakanan. Pada pemeriksaan motorik dijumpai kesan lateralisasi ke kiri. Apakah jenisherniasi yang terjadi pada kasus diatas?
Herniasi transtentorial
Herniasi subfalcine
Herniasi cerebellar
Herniasi tonsillar
Herniasi uncal
