Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Assessment Routing Static

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Routing statis adalah …

a)

Rute yang ditentukan secara otomatis oleh router

b)

Rute yang ditentukan secara manual oleh administrator jaringan

c)

Rute yang dibuat berdasarkan algoritma shortest path

d)

Rute sementara yang hanya berlaku saat router menyala

2.

Perintah dasar untuk menambahkan routing statis di Cisco IOS adalah …

a)

ip add route

b)

ip route [network] [subnet mask] [next-hop]

c)

route add [destination] [mask] [gateway]

d)

add route [network] [gateway]

3.

Apa kelemahan utama routing statis dibandingkan routing dinamis?

a)

Tidak membutuhkan konfigurasi manual

b)

Tidak cocok untuk jaringan besar dan kompleks

c)

Mengonsumsi lebih banyak bandwidth

d)

Router saling bertukar informasi routing

4.

Routing statis biasanya digunakan pada kondisi berikut, kecuali …

a)

.Jaringan kecil dengan topologi sederhana

b)

Jaringan dengan sedikit perubahan rute

c)

Jaringan besar dengan ribuan router yang sering berubah

d)

Untuk koneksi default gateway menuju ISP

5.

Apa fungsi dari default static route dalam konfigurasi routing statis?

a)

Menentukan semua jalur rute manual secara detail

b)

Menjadi rute cadangan jika rute dinamis gagal

c)

Menangani trafik menuju jaringan yang tidak dikenal dalam tabel routing

d)

Mengganti semua rute dinamis dengan rute manualMengganti semua rute dinamis dengan rute manual

6.

Diberikan topologi jaringan: R1 terhubung ke R2 R2 terhubung ke R3 R1 dan R3 tidak terhubung langsung Administrator ingin agar data dari jaringan R1 ke R3 bisa berjalan lancar menggunakan static routing. Apa yang harus dilakukan?

a)

Konfigurasi rute langsung dari R1 ke R3 tanpa melibatkan R2

b)

Konfigurasi static route dari R1 ke jaringan R3 melalui next-hop R2, dan sebaliknya

c)

Gunakan dynamic routing agar R2 otomatis meneruskan paket

d)

Ganti topologi agar R1 dan R3 saling terhubung langsung

7.

Seorang administrator jaringan mengonfigurasi static routing antara dua router, namun perangkat di jaringan tujuan tidak dapat dijangkau. Setelah dicek, semua konfigurasi tampak benar. Apa langkah analisis paling logis yang sebaiknya dilakukan selanjutnya?

a)

Menghapus dan menginstal ulang sistem operasi router

b)

Memeriksa koneksi fisik dan status interface pada kedua router

c)

Mengaktifkan fitur dynamic routing untuk menggantikan static routing

d)

Menambahkan lebih banyak rute default pada router

8.

Sebuah administrator jaringan mengonfigurasi static routing pada sebuah router. Namun, salah satu jaringan tujuan tidak bisa dijangkau. Setelah dicek, perintah konfigurasi berikut ditemukan: ip route 192.168.20.0 255.255.255.0 192.168.10.2 Jaringan 192.168.10.0/24 ternyata tidak memiliki koneksi ke router dengan IP 192.168.10.2. Apa solusi terbaik untuk memperbaiki masalah ini?

a)

Menambahkan rute dinamis menggunakan OSPF

b)

Mengubah next-hop menjadi IP yang sesuai dalam jaringan yang terhubung langsung

c)

Menghapus rute tersebut dan membiarkannya tidak dikonfigurasi

d)

Menambahkan rute default agar semua lalu lintas dikirim ke internet

9.

Seorang teknisi mengonfigurasi static routing antara dua router. Setelah konfigurasi selesai, ia tidak dapat melakukan ping ke jaringan tujuan. Semua rute tampak benar di tabel routing. Apa langkah logis selanjutnya untuk menemukan masalah?

a)

Menambahkan rute dinamis ke semua router

b)

Mengecek apakah interface yang digunakan aktif dan terhubung dengan benar

c)

Mengganti alamat IP pada router

d)

Menyalakan DHCP server untuk membantu routing

10.

Seorang administrator jaringan mengonfigurasi static routing di dua router yang menghubungkan dua jaringan. Konfigurasi ip route sudah benar, namun perangkat antar jaringan tetap tidak bisa saling terhubung. Apa kemungkinan penyebabnya?

a)

Subnet mask pada perangkat akhir terlalu besar

b)

Salah satu router belum diberi hostname

c)

Konfigurasi routing hanya dilakukan pada satu router

d)

Terjadi gangguan pada server DHCP