Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sejarah Turun dan Penulisan Al-Qur`an

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Proses turunnya Al-Qur’an melalui tiga tahap utama, yaitu dari Lauh Mahfudz ke Baitul ‘Izza dan dari Baitul ‘Izza ke Nabi Muhammad SAW. Apa implikasi teologis dari konsep ini terhadap keotentikan Al-Qur’an?

a)

Menunjukkan Al-Qur’an hanya bersifat sejarah

b)

Menguatkan keyakinan bahwa Al-Qur’an adalah ciptaan Nabi

c)

Menjadi bukti kesucian dan penjagaan Allah atas Al-Qur’an

d)

Membuktikan bahwa Al-Qur’an sama dengan kitab-kitab sebelumnya

e)

Membolehkan adanya perubahan teks sesuai konteks zaman

2.

Mengapa Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW?

a)

Agar umat Islam dapat mengubah ayat sesuai kebutuhan

b)

Supaya Nabi dapat menghafal lebih cepat

c)

Untuk menyesuaikan dengan situasi dan kondisi dakwah Nabi

d)

Karena malaikat Jibril tidak mampu menurunkan sekaligus

e)

Karena Mushaf belum tersedia saat itu

3.

Ayat yang menjelaskan turunnya Al-Qur’an sekaligus ke Baitul ‘Izza di langit dunia adalah…

a)

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

b)

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

c)

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

d)

بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ ۗ وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

e)

وَمَا كَانَ هَٰذَا الْقُرْآنُ أَنْ يُفْتَرَىٰ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَٰكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ الْكِتَابِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ

4.

Strategi turunnya Al-Qur’an secara bertahap memiliki hikmah utama berupa:

a)

Memberi peluang untuk menyembunyikan ayat-ayat tertentu

b)

Memudahkan proses internalisasi nilai dalam kehidupan umat

c)

Menunjukkan kelemahan Nabi dalam menerima wahyu

d)

Membuktikan perbedaan Al-Qur’an dengan kitab Taurat

e)

Membolehkan adanya ayat yang terlupakan

5.

Pada masa Nabi Muhammad SAW, penulisan Al-Qur’an dilakukan dengan cara…

a)

Membukukan Al-Qur’an menjadi mushaf tunggal

b)

Menulis di berbagai media sederhana seperti pelepah kurma, batu, kulit

c)

Membuat kodifikasi lengkap dengan tanda baca

d)

Mencetak menggunakan mesin sederhana

e)

Menyimpan dalam bentuk hafalan saja tanpa tulisan

6.

Kodifikasi Al-Qur’an menjadi mushaf pertama kali dilakukan pada masa khalifah…

a)

Abu Bakar ash-Shiddiq

b)

Umar bin Khattab

c)

Utsman bin Affan

d)

Ali bin Abi Thalib

e)

Muawiyah bin Abi Sufyan

7.

Mengapa Khalifah Abu Bakar merasa perlu membukukan Al-Qur’an?

a)

Karena wahyu masih terus turun

b)

Karena banyak sahabat penghafal Al-Qur’an gugur dalam perang Yamamah

c)

Karena sudah ada teknologi percetakan

d)

Karena sahabat tidak mampu menghafal

e)

Karena ingin menambahkan tafsir dalam mushaf

8.

Khalifah Utsman bin Affan memerintahkan penyeragaman mushaf untuk mencegah…

a)

Kehilangan hafalan sahabat

b)

Perbedaan qiraat yang membahayakan persatuan umat

c)

Masuknya tafsir ke dalam mushaf

d)

Penyebaran mushaf ke luar Jazirah Arab

e)

Penulisan mushaf di media baru

9.

Perkembangan penulisan Al-Qur’an pasca rasm Utsmani ditandai dengan…

a)

Dihapusnya tanda baca dan titik huruf

b)

Penambahan syakal, harakat, dan tanda baca untuk memudahkan non-Arab

c)

Pengurangan jumlah surat untuk penyederhanaan

d)

Pembuatan mushaf baru yang berbeda dengan rasm Utsmani

e)

Penyeragaman tafsir dalam mushaf

10.

Hikmah utama dari penulisan Al-Qur’an pada berbagai periode (masa Nabi, Khulafaur Rasyidin, pasca rasm Utsmani) adalah…

a)

Menunjukkan perubahan isi sesuai kebutuhan zaman

b)

Membuktikan bahwa Al-Qur’an adalah buatan sahabat

c)

Menjadi bukti terjaganya otentisitas Al-Qur’an sepanjang masa

d)

Memberi peluang munculnya mushaf baru

e)

Membolehkan penambahan ayat sesuai ijtihad ulama