wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kewirausahaan

Total questions: 10

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Seorang lulusan teknik mesin ingin memulai bisnis jasa perancangan dan manufaktur komponen presisi. Tantangan utama yang mungkin dihadapi pada tahap awal adalah...

a)

Kurangnya minat pasar terhadap komponen presisi.

b)

Biaya investasi awal yang tinggi untuk mesin CNC dan perangkat lunak CAD/CAM.

c)

Kesulitan menemukan tenaga kerja terampil di bidang tersebut.

d)

Persaingan yang sangat rendah dari perusahaan lain.

2.

Strategi 'disruptive innovation' dalam konteks teknik mesin seringkali melibatkan...

a)

Menciptakan produk baru yang sangat mahal dan eksklusif untuk pasar premium.

b)

Mengembangkan teknologi yang secara fundamental mengubah cara produk yang ada diproduksi atau digunakan, seringkali dengan biaya lebih rendah.

c)

Meniru produk pesaing dan menjualnya dengan harga lebih murah.

d)

Menginvestasikan seluruh keuntungan kembali ke dalam riset dan pengembangan internal.

3.

Peran kunci 'prototyping' dalam pengembangan produk kewirausahaan di bidang teknik mesin adalah untuk...

a)

Menyelesaikan desain akhir secara instan sebelum produksi massal.

b)

Mempresentasikan produk kepada investor dan pelanggan potensial untuk mendapatkan umpan balik awal.

c)

Mengurangi biaya produksi massal secara signifikan.

d)

Memastikan produk memenuhi semua standar keselamatan pemerintah.

4.

Seorang insinyur mesin ingin menciptakan 'start-up' yang fokus pada produksi drone pengiriman. Model bisnis 'Business-to-Business' (B2B) yang paling relevan untuknya adalah...

a)

Menjual drone secara langsung ke konsumen individu melalui toko online.

b)

Menyewakan drone kepada perusahaan logistik dan e-commerce untuk armada pengiriman mereka.

c)

Menjual suku cadang drone kepada toko hobi dan penggemar.

d)

Membuat aplikasi smartphone untuk mengendalikan drone.

5.

Manajemen rantai pasokan (supply chain management) dalam bisnis manufaktur teknik mesin sangat penting untuk...

a)

Menentukan harga jual produk.

b)

Memastikan kualitas produk akhir.

c)

Mengelola seluruh aliran bahan, informasi, dan keuangan, dari pemasok hingga pelanggan akhir, untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.

d)

Merekrut dan melatih karyawan baru.

6.

Ketika startup teknik mesin mencari modal dari 'angel investor', mereka biasanya...

a)

Menerima pinjaman bank dengan suku bunga rendah.

b)

Menukar sebagian kecil saham perusahaan dengan investasi uang tunai.

c)

Menerima hibah dari pemerintah yang tidak perlu dibayar kembali.

d)

Menjual produk mereka melalui platform e-commerce.

7.

Seorang wirausahawan teknik mesin berinovasi dengan mengembangkan sistem pendingin baru. Untuk melindungi ide tersebut dari pesaing, ia harus mengajukan...

a)

Hak cipta (copyright).

b)

Merek dagang (trademark).

c)

Hak paten (patent).

d)

Hak kekayaan intelektual (intellectual property).

8.

Dalam analisis 'break-even point' (titik impas), seorang wirausahawan teknik mesin perlu menghitung...

a)

Titik di mana total pendapatan sama dengan total biaya.

b)

Jumlah produk yang harus dijual untuk mencapai keuntungan maksimal.

c)

Jumlah total biaya tetap per bulan.

d)

Harga jual produk per unit.

9.

Metode 'Lean Manufacturing' dalam bisnis manufaktur teknik mesin berfokus pada...

a)

Meningkatkan jumlah produk yang diproduksi per jam.

b)

Memperkenalkan produk baru ke pasar secepat mungkin.

c)

Mengurangi setiap bentuk pemborosan dalam proses produksi, seperti waktu tunggu, cacat, dan inventaris yang berlebihan.

d)

Menghabiskan lebih banyak waktu pada fase desain produk.

10.

Seorang insinyur mesin ingin memanfaatkan teknologi 'additive manufacturing' (manufaktur aditif) atau pencetakan 3D untuk usahanya. Keunggulan utama dari teknologi ini dalam konteks bisnis adalah...

a)

Biaya bahan baku yang selalu lebih murah dibandingkan metode konvensional.

b)

Kemampuan untuk memproduksi produk dengan geometri yang sangat kompleks dan desain yang disesuaikan secara massal.

c)

Waktu produksi yang lebih cepat untuk volume besar (mass production).

d)

Kebutuhan tenaga kerja yang lebih banyak untuk mengoperasikan mesin.