Font size
WorksheetsSUMATIF AKIDAH AKHLAK FASE E
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 15mins
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang terlalu sibuk mengejar dunia sehingga melupakan tujuan akhirat. Kesenangan dunia seringkali menipu, membuat manusia lupa bahwa semuanya bersifat sementara. Islam mengajarkan agar kita menempatkan dunia sebagai sarana, bukan tujuan utama.
Berdasarkan hal ini, bagaimana seharusnya sikap seorang muslim terhadap dunia?
Menjadikan dunia sebagai tujuan akhir
Menjadikan dunia sebagai sarana menuju akhirat
Menghindari dunia sepenuhnya
Menganggap dunia lebih penting daripada akhirat
Tidak peduli dengan dunia maupun akhirat
Seseorang yang terlalu cinta dunia (hubbud-dunya) sering kali terjebak dalam keserakahan. Ia rela melakukan apa saja demi mendapatkan harta, jabatan, atau kedudukan, bahkan dengan cara yang tidak diridai Allah. Padahal, sikap ini dapat menghancurkan iman dan akhlaknya.
Apa akibat buruk dari hubbud-dunya?
Membuat manusia semakin dekat dengan Allah
Membentuk jiwa yang tenang
Menjerumuskan pada sikap serakah dan lalai beribadah
Mendorong manusia beramal saleh
Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah
Dalam Al-Qur’an, Allah mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Banyak orang yang terpedaya oleh gemerlap dunia hingga lupa mempersiapkan bekal akhirat. Fenomena ini dapat kita lihat dalam masyarakat modern yang mengukur kesuksesan dari harta semata.
Apa hikmah dari ayat-ayat Allah tentang dunia ini?
Agar manusia semakin tamak terhadap dunia
Agar manusia mengutamakan akhirat di atas dunia
Agar manusia hanya sibuk dengan pekerjaan dunia
Agar manusia meninggalkan dunia sepenuhnya
Agar manusia merasa rendah diri terhadap orang kaya
Hasad adalah penyakit hati yang membuat seseorang tidak senang ketika orang lain mendapatkan nikmat. Sikap ini membuat hati gelisah dan hidup tidak bahagia. Seorang muslim seharusnya menghindari hasad dengan memperbanyak syukur kepada Allah.
Mengapa hasad termasuk akhlak tercela?
Karena dapat mendatangkan pahala
Karena menumbuhkan semangat belajar
Karena menumbuhkan rasa iri dan kebencian
Karena membuat hati lebih tenang
Karena mendorong manusia untuk beribadah
Dalam kehidupan bermasyarakat, sikap hasad bisa menimbulkan permusuhan dan merusak hubungan persaudaraan. Orang yang hasad biasanya selalu mencari-cari kesalahan orang lain dan sulit menerima keberhasilan saudaranya. Hal ini sangat berbahaya bagi keutuhan umat Islam.
Apa cara yang tepat untuk menghindari sifat hasad?
Membandingkan diri dengan orang lain
Mengingat bahwa semua nikmat berasal dari Allah
Menginginkan semua nikmat hilang dari orang lain
Menyalahkan takdir Allah
Menutup mata terhadap keberhasilan orang lain
Ujub adalah sifat merasa bangga berlebihan terhadap diri sendiri, seolah-olah semua keberhasilan berasal dari usahanya. Padahal, keberhasilan sejati datang dari pertolongan Allah. Jika seseorang terjebak dalam ujub, maka ia akan mudah meremehkan orang lain.
Mengapa ujub dilarang dalam Islam?
Karena menjadikan seseorang rendah hati
Karena membuat manusia lebih sabar
Karena menjauhkan manusia dari sikap tawakal
Karena menumbuhkan rasa syukur
Karena mendorong manusia untuk lebih taat
Ada seorang siswa yang selalu menyombongkan nilai tinggi yang ia dapatkan, seakan-akan itu murni dari kepandaiannya sendiri. Ia lupa bahwa Allah lah yang memberikan kemampuan dan kesempatan untuk belajar. Sikap ini termasuk contoh nyata dari akhlak tercela. Sifat apa yang tampak dari perilaku siswa tersebut?
Tawadhu
Sombong
Hasad
Ujub
Ria
Sombong adalah merasa diri lebih tinggi dari orang lain, baik dalam hal harta, ilmu, maupun kedudukan. Padahal, semua kelebihan itu hanya titipan dari Allah. Orang yang sombong biasanya sulit menerima kebenaran dari orang lain. Apa bahaya sikap sombong?
Membuat manusia lebih tawakal
Menumbuhkan rasa syukur
Menghalangi masuknya kebenaran dalam hati
Membuat manusia lebih rendah hati
Menjadi jalan menuju ketakwaan
Ria adalah beramal dengan tujuan dilihat atau dipuji manusia. Perbuatan ini membatalkan pahala karena niat ibadah tidak lagi ikhlas karena Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, ria bisa muncul dalam bentuk pamer ibadah di media sosial. Mengapa ria sangat berbahaya bagi amal ibadah?
Karena ria menjadikan amal tidak diterima Allah
Karena ria membuat manusia semakin dekat dengan Allah
Karena ria menambah pahala seseorang
Karena ria meningkatkan semangat beribadah
Karena ria mendekatkan manusia pada sifat tawadhu
Seorang siswa rajin bersedekah, namun setiap kali ia melakukannya, ia selalu menceritakan kepada teman-temannya agar dipuji dermawan. Sikap ini justru mengurangi nilai amalnya. Jika ingin mendapatkan pahala sempurna, bagaimana seharusnya seorang muslim bersedekah?
Dengan ikhlas hanya mengharap ridha Allah
Dengan selalu memberi tahu orang lain
Dengan mencari perhatian masyarakat
Dengan tujuan agar dianggap dermawan
Dengan menunggu balasan dari manusia
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering lupa bahwa segala sesuatu adalah milik Allah. Sebagian orang merasa bangga berlebihan terhadap keberhasilan yang ia peroleh, tanpa mengingat peran Allah. Padahal, rasa syukur seharusnya hadir di setiap keberhasilan. Apa yang menjadi cara terbaik untuk menghindari sifat ujub?
Mengingat bahwa semua nikmat berasal dari Allah
Membandingkan diri dengan orang lain
Merasa bahwa dirinya paling hebat
Menganggap semua usaha murni karena dirinya
Menyalahkan orang lain atas kegagalan
Dalam sebuah pertemuan, seseorang menolak pendapat orang lain hanya karena merasa dirinya lebih pintar. Padahal, pendapat yang disampaikan orang lain benar adanya. Sikap seperti ini dapat menghambat proses belajar dan kerendahan hati. Apa ciri khas dari sifat sombong dalam kasus ini?
Menolak kebenaran dari orang lain
Selalu menerima pendapat dengan lapang dada
Menghargai orang lain meskipun berbeda
Menunjukkan sikap rendah hati
Selalu bersyukur atas ilmu yang dimiliki
Rasulullah saw. mengingatkan bahwa sifat ria dapat merusak amal seseorang. Jika seseorang rajin beribadah tetapi tujuannya untuk dipuji manusia, maka ibadahnya tidak akan bernilai di sisi Allah. Hal ini menunjukkan pentingnya niat ikhlas. Apa yang menjadi inti larangan ria?
Karena merusak persaudaraan
Karena membatalkan amal ibadah
Karena membuat manusia tidak berilmu
Karena mengurangi jumlah harta
Karena menambah amal buruk orang lain
Hubbud-dunya dapat menjerumuskan seseorang ke dalam berbagai akhlak tercela lainnya. Misalnya, karena cinta dunia, seseorang bisa menjadi tamak, serakah, bahkan melupakan kewajiban beribadah. Dalam hal ini, hubbud-dunya disebut sebagai induk segala kesalahan. Mengapa hubbud-dunya dianggap sebagai sumber akhlak tercela?
Karena mendorong manusia berbuat baik
Karena menumbuhkan rasa syukur
Karena membuat manusia lalai dari akhirat
Karena mendidik manusia agar sabar
Karena memperkuat persaudaraan
Dalam kehidupan masyarakat, sikap hasad dapat menimbulkan iri hati yang berujung pada pertengkaran. Orang yang hasad tidak mampu menghargai keberhasilan orang lain, bahkan berharap agar nikmat tersebut hilang. Padahal, Islam mengajarkan untuk bersyukur atas nikmat orang lain dengan mendoakannya. Apa yang seharusnya dilakukan agar terhindar dari hasad?
Membenci keberhasilan orang lain
Selalu membandingkan diri dengan orang lain
Mensyukuri nikmat Allah yang diberikan kepada orang lain
Menganggap semua orang sebagai saingan
Merendahkan keberhasilan orang lain
Seorang pemuda merasa bangga karena berhasil membangun usaha besar sejak muda. Namun, ia lupa untuk berbagi dan tidak pernah mengingat bahwa keberhasilan tersebut juga karena izin Allah. Kesombongan ini akhirnya membuatnya dijauhi banyak orang. Apa akibat buruk dari sifat ujub dalam kasus ini?
Membuat manusia dicintai banyak orang
Menumbuhkan rasa syukur dalam hati
Membuat manusia mudah meremehkan orang lain
Mengajarkan manusia hidup sederhana
Membantu manusia lebih taat kepada Allah
Allah memiliki sifat-sifat yang wajib ada pada diri-Nya, yang disebut sifat wajib Allah. Sifat ini menjadi dasar dalam mengenal Allah dengan benar. Misalnya, Allah bersifat Maha Hidup (Hayat) dan tidak mungkin mati. Apa fungsi utama dari mempelajari sifat wajib Allah SWT?
Agar manusia dapat menyerupakan Allah dengan makhluk
Agar manusia memahami keagungan dan kesempurnaan Allah
Agar manusia merasa setara dengan Allah
Agar manusia menghindari ibadah
Agar manusia menganggap Allah sama dengan ciptaan-Nya
Dalam pembagian sifat Allah, ada yang disebut sifat salbiyah, yaitu sifat-sifat yang meniadakan segala kekurangan pada Allah. Misalnya, Allah tidak membutuhkan sesuatu (Qiyamuhu binafsihi) dan tidak ada yang menyerupai-Nya (Mukhalafatu lil-hawadits). Apa tujuan dari memahami sifat salbiyah ini?
Agar manusia tahu Allah sama dengan makhluk
Agar manusia yakin Allah terbatas
Agar manusia menyadari Allah sempurna tanpa kekurangan
Agar manusia meragukan keberadaan Allah
Agar manusia meninggalkan ibadah
Sifat Ma'ani Allah SWT adalah sifat-sifat yang melekat pada Dzat Allah dan menunjukkan kesempurnaan-Nya, seperti Ilmu, Qudrat, dan Iradah. Dengan memahami sifat ini, manusia dapat menyadari bahwa Allah mengetahui segala sesuatu, berkuasa atas semua makhluk, dan memiliki kehendak mutlak. Apa hikmah memahami sifat Ma'ani?
Agar manusia merasa lebih pintar dari Allah
Agar manusia tunduk dan taat kepada Allah
Agar manusia merasa tidak perlu beribadah
Agar manusia menyerupakan Allah dengan makhluk
Agar manusia melupakan nikmat Allah
Sifat jaiz bagi Allah adalah sifat yang memungkinkan Allah melakukan sesuatu atau meninggalkannya, sesuai kehendak-Nya. Hal ini menunjukkan kebebasan mutlak Allah dalam menciptakan dan mengatur alam semesta. Bagaimana manusia seharusnya menyikapi pemahaman sifat jaiz Allah?
Meyakini bahwa Allah wajib melakukan segala hal
Meyakini bahwa Allah bebas berkehendak sesuai kehendak-Nya
Meyakini bahwa Allah sama dengan makhluk
Meyakini bahwa Allah tidak berkuasa atas makhluk-Nya
Meyakini bahwa Allah tidak memiliki kehendak
Dalam kehidupan modern, banyak orang yang bangga dengan gaya hidup mewah dan berlebihan. Mereka lebih banyak membicarakan harta, pakaian, dan kendaraan ketimbang ibadah. Padahal, Rasulullah saw. mengingatkan bahwa kesederhanaan adalah bagian dari iman. Apa dampak buruk dari cinta berlebihan terhadap dunia?
Membuat hati semakin dekat dengan Allah
Menumbuhkan semangat berbagi
Melalaikan manusia dari ibadah kepada Allah
Menjadikan manusia rendah hati
Membantu mempererat persaudaraan
Seorang pelajar merasa iri ketika temannya mendapat prestasi akademik. Alih-alih termotivasi untuk belajar lebih giat, ia justru berharap agar temannya gagal. Sikap ini bukan hanya merugikan dirinya, tetapi juga merusak hubungan pertemanan. Sifat apakah yang ditunjukkan oleh pelajar tersebut?
Ria
Hasad
Ujub
Sombong
Tawadhu
Dalam masyarakat sering muncul orang yang merasa dirinya paling pintar dan tidak membutuhkan nasihat dari siapa pun. Padahal, sikap demikian membuatnya tertutup dari kebenaran. Rasulullah saw. bersabda bahwa tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan meski sebesar biji sawi. Apa pesan utama hadis ini?
Kesombongan adalah penghalang masuk surga
Kesombongan menjadikan manusia berilmu tinggi
Kesombongan mendidik manusia agar kuat
Kesombongan adalah tanda cinta dunia
Kesombongan hanya berlaku bagi orang kaya
Sifat ria sering kali tidak disadari, misalnya seseorang yang beribadah dengan ikhlas pada awalnya, namun kemudian merasa ingin dipuji. Ria bisa menghapus pahala amal yang sudah dilakukan. Oleh karena itu, niat menjadi faktor terpenting dalam beribadah. Apa yang seharusnya menjadi niat utama seorang muslim?
Mendapatkan penghargaan dari orang lain
Mencari popularitas di masyarakat
Mengharap ridha Allah semata
Mendapatkan kekayaan dunia
Supaya dipandang sebagai orang berilmu
Dalam kitab-kitab akhlak, hubbud-dunya sering disebut sebagai pangkal segala dosa. Hal ini karena cinta dunia yang berlebihan akan menumbuhkan sifat-sifat tercela lain, seperti hasad, ria, dan sombong. Dengan memahami hal ini, seorang muslim seharusnya selalu waspada terhadap kecintaan yang berlebihan pada dunia. Mengapa hubbud-dunya berbahaya?
Karena mendekatkan manusia kepada Allah
Karena menjadi jalan menuju ketakwaan
Karena melahirkan banyak sifat tercela lainnya
Karena meningkatkan amal ibadah
Karena menumbuhkan rasa syukur
Ujub adalah sifat merasa bangga berlebihan terhadap diri sendiri, seolah-olah semua keberhasilan berasal dari usahanya. Padahal, keberhasilan sejati datang dari pertolongan Allah. Jika seseorang terjebak dalam ujub, maka ia akan mudah meremehkan orang lain.
Apa perbedaan mendasar antara hasad dan ghibthah?
Hasad bersifat positif, ghibthah bersifat negatif
Hasad menginginkan nikmat orang lain hilang, ghibthah ingin meniru kebaikan
Hasad menumbuhkan cinta sesama, ghibthah menumbuhkan kebencian
Hasad mendorong amal, ghibthah menghilangkan amal
Hasad diperbolehkan, ghibthah dilarang
Seorang pemimpin yang sombong akan sulit menerima masukan dari bawahannya. Akibatnya, kebijakan yang diambil sering tidak bermanfaat bagi masyarakat. Kesombongan tidak hanya merusak dirinya, tetapi juga orang lain.
Apa akibat sosial dari sikap sombong seorang pemimpin?
Mempererat persaudaraan
Menciptakan keadilan
Menimbulkan permusuhan dan kerugian
Menumbuhkan rasa tawadhu
Meningkatkan partisipasi rakyat
Allah memiliki sifat nafsiyah, yaitu sifat yang menunjukkan keberadaan Allah, seperti sifat Wujud. Dengan sifat ini, manusia meyakini bahwa Allah pasti ada tanpa permulaan dan tanpa akhir. Keyakinan ini membedakan Allah dari semua makhluk.
Apa makna utama dari sifat Wujud bagi Allah SWT?
Allah mungkin ada dan mungkin tiada
Allah pasti ada dan tidak mungkin tiada
Allah sama dengan makhluk
Allah memerlukan makhluk untuk hidup
Allah diciptakan oleh sesuatu
Dalam kajian sifat ma’nawiyah, sifat ini merupakan penguat bagi sifat ma’ani yang menunjukkan keberadaan-Nya secara mutlak. Misalnya, Allah Maha Mengetahui (Ilmu) dan pasti bersifat Maha Mengetahui (Kaunuhu ‘Aliman). Dengan memahaminya, manusia semakin yakin akan kesempurnaan Allah.
Apa fungsi dari sifat ma'nawiyah ini?
Untuk menunjukkan kekurangan Allah
Untuk menegaskan sifat kesempurnaan Allah
Untuk menyamakan Allah dengan makhluk
Untuk mengurangi keimanan manusia
Untuk membatasi kekuasaan Allah
Seorang ulama menjelaskan bahwa mempelajari sifat-sifat Allah bukan sekadar untuk pengetahuan, tetapi agar manusia semakin tunduk dan taat. Kesadaran bahwa Allah Maha Melihat, misalnya, membuat seorang muslim berhati-hati dalam berbuat.
Dari penjelasan ini, apa hikmah mempelajari sifat Allah?
Membuat manusia meremehkan dosa
Membuat manusia semakin taat dan berhati-hati
Membuat manusia merasa lebih tinggi dari Allah
Membuat manusia semakin jauh dari ibadah
Membuat manusia melupakan akhirat
Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian orang merasa sulit mengendalikan diri ketika mendapat nikmat berlebih. Mereka lupa bahwa semua yang dimiliki adalah titipan Allah. Jika tidak dikelola dengan baik, nikmat itu justru bisa menjerumuskan kepada sifat ujub.
Bagaimana cara terbaik agar nikmat tidak menimbulkan ujub?
Menyadari bahwa nikmat adalah pemberian Allah
Menganggap nikmat datang dari usaha sendiri
Membandingkan nikmat dengan orang lain
Menyombongkan nikmat di hadapan orang lain
Merendahkan nikmat orang lain
Ria bisa muncul dalam bentuk yang sangat halus, misalnya ketika seseorang beribadah dengan niat ikhlas tetapi kemudian ingin orang lain mengetahuinya. Hal ini mengurangi nilai ibadahnya di sisi Allah. Oleh karena itu, ikhlas menjadi syarat utama diterimanya amal. Apa inti dari sifat ikhlas dalam beramal?
Melakukan amal hanya untuk mendapatkan pujian
Melakukan amal karena kebiasaan masyarakat
Melakukan amal semata-mata mengharap ridha Allah
Melakukan amal supaya dikenal dermawan
Melakukan amal agar dianggap orang saleh
Seorang remaja merasa minder karena tidak memiliki harta sebanyak temannya. Namun, ia kemudian menyadari bahwa kebahagiaan sejati bukan dari harta, melainkan dari kedekatan kepada Allah. Kesadaran ini membuatnya terhindar dari hasad. Apa pelajaran utama yang dapat diambil dari kisah tersebut?
Harta adalah ukuran kebahagiaan
Rasa syukur dapat menghindarkan dari hasad
Minder adalah sikap terpuji dalam Islam
Kebahagiaan hanya dimiliki orang kaya
Hasad dapat membuat manusia bahagia
Dalam sejarah, banyak penguasa yang hancur karena kesombongan mereka. Mereka menganggap dirinya berkuasa penuh dan menolak kebenaran dari Allah. Kisah Fir’aun adalah salah satu contoh nyata akibat dari kesombongan. Apa pelajaran utama yang dapat diambil dari kisah Fir’aun?
Kesombongan mendatangkan kehormatan
Kesombongan membawa kehancuran
Kesombongan membuat manusia dicintai rakyat
Kesombongan menambah kekuasaan
Kesombongan adalah tanda keberanian
Dalam menjalani hidup, seorang muslim harus mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Terlalu menuruti keinginan duniawi dapat menjerumuskan pada sifat hubbud-dunya. Islam menganjurkan hidup sederhana agar hati lebih tenang. Apa hikmah hidup sederhana menurut ajaran Islam?
Membantu manusia terhindar dari sifat tamak
Membuat manusia semakin cinta dunia
Membuat manusia kehilangan harta
Membuat manusia rendah diri terhadap orang kaya
Membuat manusia lupa dengan akhirat
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Tidak ada satu pun perbuatan manusia yang luput dari ilmu Allah. Keyakinan ini seharusnya membuat manusia selalu berhati-hati dalam setiap perbuatannya. Apa hikmah dari keyakinan terhadap sifat Ilmu Allah?
Membuat manusia berbuat sekehendaknya
Membuat manusia selalu berhati-hati dalam berbuat
Membuat manusia merasa lebih pintar
Membuat manusia meninggalkan amal
Membuat manusia menyepelekan dosa
Sifat Qudrat Allah menunjukkan bahwa Allah berkuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang mampu menandingi kekuasaan-Nya. Dengan memahami sifat ini, manusia menyadari kelemahan dirinya di hadapan Allah. Apa dampak keyakinan terhadap sifat Qudrat Allah?
Membuat manusia merasa setara dengan Allah
Membuat manusia tunduk dan berserah diri
Membuat manusia semakin sombong
Membuat manusia mengabaikan ibadah
Membuat manusia kehilangan iman
Sifat Iradah Allah menunjukkan bahwa Allah memiliki kehendak mutlak. Segala yang terjadi di alam semesta tidak lepas dari izin-Nya. Dengan memahami sifat ini, manusia akan menerima segala takdir dengan sabar. Bagaimana seharusnya sikap seorang muslim terhadap sifat Iradah Allah?
Menolak semua takdir
Menerima takdir dengan sabar dan ikhtiar
Menganggap takdir sebagai hal sia-sia
Menyalahkan orang lain atas takdir buruk
Tidak peduli dengan takdir Allah
Sifat Salbiyah Allah meniadakan segala kekurangan pada diri-Nya. Misalnya, Allah bersifat Qidam (tidak berpermulaan) dan Baqa (tidak berkesudahan). Dengan memahami hal ini, manusia semakin yakin bahwa Allah adalah dzat yang sempurna. Apa akibat dari keyakinan pada sifat Salbiyah?
Manusia menyamakan Allah dengan makhluk
Manusia yakin Allah sempurna tanpa kekurangan
Manusia meragukan keabadian Allah
Manusia melupakan sifat Allah lainnya
Manusia merasa lebih kuat dari Allah
Dengan mempelajari sifat wajib dan jaiz Allah, seorang muslim dapat menambah keyakinan dalam beribadah. Pengetahuan ini bukan hanya sekadar teori, tetapi harus tercermin dalam sikap sehari-hari. Misalnya, keyakinan bahwa Allah Maha Melihat membuat seorang muslim jujur dalam pekerjaan. Apa tujuan utama mempelajari sifat-sifat Allah SWT?
Menambah pengetahuan tanpa diamalkan
Membuat manusia semakin tunduk dan taat
Membuat manusia lebih sombong dengan ilmunya
Membuat manusia merasa sama dengan Allah
Membuat manusia lupa pada kewajiban ibadah
Dalam kehidupan modern, banyak orang yang terjebak pada sikap hubbud-dunya. Mereka menganggap harta, jabatan, dan popularitas sebagai ukuran kesuksesan, sehingga melupakan ibadah dan akhirat. Akibatnya, lahir berbagai perilaku negatif yang merusak diri sendiri dan orang lain. Manakah akibat buruk dari hubbud-dunya?
Mendorong manusia berbuat serakah
Melupakan kewajiban beribadah
Menimbulkan sifat iri hati (hasad)
Membuat hati tenang dan damai
Menghancurkan nilai-nilai ukhuwah
Hasad adalah penyakit hati yang berbahaya karena membuat seseorang tidak senang melihat keberhasilan orang lain. Jika tidak dikendalikan, hasad bisa memicu kebencian, permusuhan, dan hilangnya rasa syukur. Islam memberikan berbagai cara agar umat terhindar dari sifat tercela ini. Manakah cara yang tepat untuk menghindari hasad?
Memperbanyak doa dan dzikir
Menyadari semua nikmat berasal dari Allah
Membandingkan diri dengan orang lain
Mensyukuri nikmat yang ada
Mendoakan kebaikan bagi orang yang mendapat nikmat
Ujub adalah sifat merasa bangga berlebihan terhadap diri sendiri dan menganggap semua keberhasilan berasal dari usahanya. Sifat ini sangat berbahaya karena menjauhkan manusia dari sikap tawakal. Dalam kehidupan sehari-hari, ujub dapat muncul dalam berbagai bentuk. Manakah contoh perilaku ujub?
Menganggap dirinya lebih pintar dari semua orang
Merasa keberhasilan murni dari usahanya sendiri
Menyadari semua nikmat dari Allah
Meremehkan orang lain yang dianggap kurang mampu
Selalu rendah hati dan bersyukur
Sombong adalah sikap merasa diri lebih tinggi daripada orang lain, baik karena harta, ilmu, maupun kedudukan. Sifat ini berbahaya karena dapat menutup hati dari kebenaran dan merusak hubungan sosial. Dalam praktiknya, sombong bisa muncul dalam berbagai perilaku. Manakah yang termasuk contoh sifat sombong?
Menolak kebenaran dari orang lain
Merasa paling hebat dibanding orang lain
Menyombongkan kekayaan dan jabatan
Menghormati orang miskin dengan tulus
Meremehkan kemampuan orang lain
Ria adalah melakukan ibadah dengan tujuan dipuji orang lain. Sifat ini sangat halus dan sering tidak disadari, sehingga dapat membatalkan amal. Di era digital, ria sering muncul di media sosial, misalnya dengan memamerkan ibadah. Manakah perilaku yang mencerminkan ria?
Menyumbang dengan ikhlas tanpa diketahui orang
Menampilkan ibadah di media sosial agar dipuji
Berdoa dengan niat ikhlas kepada Allah
Shalat hanya ketika dilihat orang lain
Sedekah dengan tujuan dianggap dermawan
Allah memiliki sifat wajib yang menunjukkan kesempurnaan-Nya, seperti Qidam (tidak berpermulaan), Baqa (tidak berkesudahan), dan Mukhalafatu lil-hawadits (berbeda dengan makhluk). Sifat-sifat ini penting dipahami agar manusia tidak menyamakan Allah dengan ciptaan. Manakah yang termasuk sifat wajib Allah kategori Salbiyah?
Qidam (tidak berpermulaan)
Baqa (kekal selamanya)
Mukhalafatu lil-hawadits (berbeda dari makhluk)
Qiyamuhu binafsihi (berdiri sendiri)
Sama' (Maha Mendengar)
Dalam mengenal Allah, ada sifat Ma'ani yang melekat pada Dzat-Nya dan menunjukkan kesempurnaan, seperti Qudrat, Iradah, Ilmu, Hayat, Sama', Bashar, dan Kalam. Pemahaman ini membantu manusia menyadari kekuasaan Allah atas segala sesuatu. Manakah yang termasuk sifat Ma'ani Allah SWT?
Ilmu (Maha Mengetahui)
Qudrat (Maha Kuasa)
Iradah (Maha Berkehendak)
Wujud (Ada)
Kalam (Maha Berfirman)
Sifat Ma'nawiyah Allah adalah sifat yang menegaskan keberadaan sifat Ma'ani, seperti Kaunuhu Qadiran (Allah pasti berkuasa) dan Kaunuhu 'Aliman (Allah pasti mengetahui). Dengan memahami sifat ini, manusia semakin yakin bahwa Allah sempurna dalam segala hal. Manakah yang termasuk sifat Ma'nawiyah Allah?
Kaunuhu Qadiran (Allah pasti berkuasa)
Kaunuhu Hayyan (Allah pasti hidup)
Kaunuhu 'Aliman (Allah pasti mengetahui)
Kaunuhu Iradan (Allah pasti berkehendak)
Kaunuhu Bashiran (Allah pasti melihat)
Sifat Jaiz Allah adalah sifat yang memungkinkan Allah melakukan sesuatu atau meninggalkannya sesuai dengan kehendak-Nya. Hal ini menunjukkan kebebasan mutlak Allah dalam menciptakan dan mengatur alam semesta. Bagaimana contoh penerapan sifat jaiz Allah dalam kehidupan?
Allah menciptakan manusia dengan beragam warna kulit
Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki
Allah wajib melakukan segala sesuatu
Allah berkehendak menghidupkan dan mematikan makhluk
Allah mungkin tidak menciptakan sesuatu sesuai kehendak-Nya
Mempelajari sifat-sifat Allah tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian seorang muslim. Dengan menyadari bahwa Allah Maha Melihat, seorang muslim akan menjauhi maksiat; dengan keyakinan bahwa Allah Maha Mengetahui, ia akan jujur. Manakah sikap yang mencerminkan pemahaman benar terhadap sifat Allah?
Bersyukur atas semua nikmat
Berbuat jujur meskipun tidak ada yang melihat
Menyadari bahwa Allah berkuasa atas segala sesuatu
Menyombongkan diri atas keberhasilan
Menjauhi perbuatan maksiat
