wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Fatabiqul Khairat Challenge

Total questions: 16

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Rukun Islam yang ke 4 adalah

a)
Puasa
b)
Haji
c)
Shalat
d)
Zakat
2.

Dalil tentang kompetisi dalam kebaikan adalah

(a)  

3.

Apa yang kalian tau tentang kompetisi dalam kebaikan

a)
Kompetisi dalam kebaikan mengarah pada persaingan yang negatif.
b)
Kebaikan tidak memerlukan usaha dari individu.
c)
Kompetisi dalam kebaikan mendorong individu untuk saling berbuat baik dan meningkatkan kualitas diri.
d)
Kompetisi dalam kebaikan hanya untuk orang kaya.
4.

Bagaimana sikap siswa SMKN 2 Parepare terhadap kompetisi dalam kebaikan di lingkungan sekolah khususnya kedisiplinan dan karakternya, apakah sudah sesuai

a)

sangat setuju

b)

setuju

c)

ragu-ragu

d)

tidak setuju

5.

Dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 148 disebutkan: "Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan...". Makna ayat ini jika dikaitkan dengan kehidupan sekolah adalah...

a)
Berlomba-lomba dalam kebaikan di sekolah berarti saling mendukung dan berkontribusi positif dalam kegiatan akademik dan sosial.
b)
Berlomba-lomba dalam kebaikan berarti hanya fokus pada nilai akademik.
c)
Berlomba-lomba dalam kebaikan di sekolah adalah tentang bersaing untuk mendapatkan penghargaan.
d)
Berlomba-lomba dalam kebaikan berarti mengabaikan teman untuk mencapai tujuan pribadi.
6.

Seorang siswa membantu temannya mengerjakan tugas kelompok dengan ikhlas. Namun, ia tidak mendapatkan pujian dari guru. Sikap yang menunjukkan etos kerja Islami adalah...

a)
Mengerjakan tugas dengan setengah hati agar cepat selesai.
b)
Mengharapkan pujian dari guru setelah menyelesaikan tugas.
c)
Melakukan tugas dengan ikhlas tanpa mengharapkan pujian.
d)
Menolak membantu teman dan fokus pada tugas pribadi.
7.

Hadis Nabi ﷺ: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad). Implikasi hadis ini dalam konteks kompetisi kebaikan di sekolah adalah...

a)
Kompetisi kebaikan di sekolah harus mengutamakan prestasi akademik individu.
b)
Sebaiknya siswa bersaing untuk mendapatkan penghargaan pribadi.
c)
Kebaikan di sekolah tidak perlu melibatkan interaksi antar siswa.
d)
Kompetisi kebaikan di sekolah harus berfokus pada memberikan manfaat kepada sesama siswa.
8.

Etos kerja seorang Muslim tercermin dalam prinsip ihsan (melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya). Contoh penerapan prinsip ini di sekolah adalah...

a)
Siswa berbicara kasar kepada guru.
b)
Siswa hanya mengerjakan tugas saat ada ujian.
c)
Siswa menyontek pekerjaan teman tanpa rasa bersalah.
d)
Siswa mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya dan menghormati guru.
9.

Salah satu tantangan dalam berkompetisi dalam kebaikan di sekolah adalah adanya siswa yang berbuat baik hanya untuk dipuji. Sikap yang benar agar kompetisi tetap bernilai ibadah adalah...

a)
Berbuat baik untuk mendapatkan hadiah.
b)
Berbuat baik dengan niat tulus untuk ridha Allah.
c)
Berbuat baik agar teman-teman terkesan.
d)
Berbuat baik hanya saat ada guru yang melihat.
10.

Dalam Islam, kerja keras dianggap bagian dari ibadah. Hal ini menunjukkan bahwa...

a)
Kerja keras hanya untuk mendapatkan imbalan materi.
b)
Ibadah tidak memerlukan usaha fisik.
c)
Kerja keras adalah bentuk pengabdian kepada Allah.
d)
Kerja keras tidak ada hubungannya dengan keimanan.
11.

Siswa A selalu datang lebih awal untuk menata kelas sebelum pelajaran dimulai. Hal ini termasuk berkompetisi dalam kebaikan karena...

a)
Siswa A datang terlambat setiap hari.
b)
Siswa A tidak peduli dengan kebersihan kelas.
c)
Siswa A hanya ingin mendapatkan pujian dari guru.
d)
Siswa A berkompetisi dalam kebaikan dengan menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab.
12.

Etos kerja seorang Muslim menekankan sikap profesional. Dalam konteks sekolah, profesional berarti...

a)
Sikap yang tidak teratur dan sembarangan.
b)
Sikap yang hanya mementingkan hasil tanpa proses.
c)
Sikap yang bertanggung jawab, disiplin, dan berkomitmen terhadap tugas.
d)
Sikap yang acuh tak acuh terhadap tugas.
13.

Dalam berkompetisi dalam kebaikan, yang terpenting adalah...

a)
Hanya berfokus pada hasil akhir.
b)
Mengandalkan bantuan orang lain.
c)
Niat yang tulus dan usaha untuk melakukan kebaikan.
d)
Tidak perlu berusaha keras.
14.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Allah mencintai seorang hamba yang ketika bekerja, ia menyempurnakannya.” (HR. Thabrani). Hadis ini menekankan...

a)
Pentingnya menyempurnakan pekerjaan.
b)
Mengabaikan kualitas dalam pekerjaan.
c)
Kepentingan bekerja tanpa tujuan.
d)
Fokus pada hasil tanpa proses.
15.

Dalam konteks fastabiqul khairat (berlomba dalam kebaikan), seorang siswa ingin membantu temannya yang kesulitan belajar. Namun, jika ia membantu, ia tidak sempat menyelesaikan tugas pribadinya sehingga bisa mendapat nilai rendah. Menurut etos kerja Islami, pilihan terbaik adalah...

a)

Mendahulukan tugas sendiri karena tanggung jawab pribadi lebih utama daripada membantu orang lain.

b)

Membantu teman terlebih dahulu karena pahala tolong-menolong lebih besar dibanding nilai akademik.

c)

Mengabaikan keduanya karena Allah menilai niat, bukan hasil pekerjaan.

d)

Mengatur waktu dengan seimbang agar tugas pribadi tetap selesai tanpa meninggalkan teman yang butuh bantuan.

16.

Seorang siswa mengikuti program kompetisi kebaikan di sekolah. Ia rajin membantu guru, aktif menjaga kebersihan, dan memotivasi teman. Namun, ia merasa kecewa karena tidak pernah mendapatkan penghargaan. Jika dikaitkan dengan konsep ikhlas dan etos kerja Islami, sikap yang paling tepat adalah...

a)

Mengurangi keterlibatan dalam kebaikan agar tidak terlalu lelah tanpa penghargaan.

b)

Menjaga niat tetap lurus, tetapi juga berusaha menyampaikan aspirasi agar sistem penghargaan lebih adil.

c)

Tetap berbuat baik karena setiap amal akan Allah balas, meskipun manusia tidak menghargai.

d)

Terus berkompetisi lebih keras agar suatu saat mendapat pengakuan sekolah.