WorksheetsPost-Test Pelatihan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Jenjang SD FKKG Cilamaya Wetan
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Name
Class
Date
1.
Salah satu cara yang banyak digunakan orang dalam upaya mengubah pola pikir seseorang adalah lewat Intervensi Pola Pikir yang memiliki tujuan utama untuk?
a)
Menjelaskan tentang cara bersikap terhadap kesalahan atau tantangan
b)
Mendorong orang untuk berpindah dari PPT menjadi PPB
c)
Ketiganya
d)
Meyakinkan orang bahwa kesulitan adalah tanda otak sedang bekerja
2.
Mengapa Pola Pikir disebut adalah “segalanya”?
a)
Pola Pikir menentukan hasil yang diperoleh
b)
Ketiganya benar
c)
Pola Pikir mendikti apa yang akan dilakukan
d)
Pola Pikir fondasi dari Ketrampilan dan Peralatan
3.
Prinsip Pola Pikir Bertumbuh paling banyak berperan di dalam Pengalaman Belajar khususnya pada tahap:
a)
Merefleksi
b)
Memahami
c)
Ketiganya
d)
Mengaplikasi
4.
Agar guru bisa menjalankan peran barunya sebagai activator, collaborator dan builder learning culture, kemampuan untuk mendorong orang berubah dari Pola Pikir Tetap menjadi Pola Pikir Bertumbuh dengan cara.
a)
Menyadari bahwa kita punya pilihan
b)
Mengubah Suara PPT menjadi Suara PPB
c)
Ketiganya
d)
Mempelajari cara mengenal Suara PPT
5.
Pembelajaran Mendalam dilaksanakan dengan Prinsip Pembelajaran BBM yaitu Berkesadaran, Bermakna dan Menggembirakan. Prinsip Pola Pikir Bertumbuh akan berperan besar pada prinsip?
a)
Berkesadaran
b)
Bermakna
c)
Menggembirakan
d)
Ketiganya
6.
Memotivasi diri sendiri untuk terus belajar bagaimana cara belajar, refleksi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran (evaluasi diri), menerapkan strategi berpikir, memiliki kemampuan, metakognisi (meregulasi diri dalam pembelajaran), dan meregulasi emosi dalam pembelajaran. Merupakan karakteristik dari pengalaman belajar yang berkaitan dengan kemampuan….
a)
Merefleksikan
b)
Menggembirakan
c)
Memahami
d)
Mengaplikasikan
7.
Berikut ini merupakan karateristik pengalaman belajar mengaplikasikan adalah ….
a)
Berpikir kritis dan mencari solusi inovatif berdasakan pengetahuan yang ada
b)
Membuat ringkasan materi yang dipahami untuk menguji pemahaman mereka sendiri
c)
Menghubungkan dengan konteks nyata atau kehidupan sehari-hari
d)
Meregulasi diri dan emosi dalam pembelajaran
8.
Berikut ini merupakan penerapan dari prinsip berkesadaran dalam pendekatan pembelajaran mendalam adalah …..
a)
Kontekstual dan relevan dengan kehidupan nyata
b)
Tantangan yang memotivasi
c)
Kebermanfaatan pengalaman untuk diterapkan dalam konteks baru
d)
Keingintahuan terhadap pengetahuan dan pengalaman baru
9.
Pembelajaran yang menciptakan suasana belajar yang positif, menantang, menyenangkan, dan memotivasi. Rasa senang dalam belajar membantu peserta didik terhubung secara emosional, sehingga lebih mudah memahami, mengingat, dan menerapkan pengetahuan. Ketika peserta didik menikmati proses belajar, motivasi intrinsik mereka akan tumbuh, mendorong rasa ingin tahu, kreativitas, dan keterlibatan aktif. Hal ini merupakan prinsip pembelajaran….
a)
Berkeadilan
b)
Menggembirakan
c)
Berkesadaran
d)
Bermakna
10.
Pengalaman belajar pada pendekatan pembelajaran mendalam memiliki tiga proses tahapan yang terus berulang seperti siklus ketiga proses tersebut adalah …
a)
Memahami, mengaplikasikan dan merefleksikan
b)
Unistruktural, multistruktural dan relasional
c)
Memahami, menganalisis dan mencipta
d)
Perencanaan, pelaksanaan dan penilaian
11.
Arjuna seorang guru di Sekolah Dasar melakukan asesmen untuk perbaikan proses pembelajaran, baik sebagai umpan balik yang membantu peserta didik dalam belajar maupun refleksi guru mengajar. Apa yang dilakukan guru tersebut sejalan dengan prinsip asesmen …
a)
Assessment of Learning
b)
Assesment to Learning
c)
Assessment for Learning
d)
Assessment as Learning
e)
Assessment by Learning
12.
Asesmen yang biasa dilakukan guru secara informal dan didasarkan pada berbagai macam informasi seperti pertanyaan-pertanyaan di kelas, pengamatan terhadap peserta didik, keaktifan mengerjakan kuis, dan mengerjakan pekerjaan rumah merupakan ciri dari asesmen …
a)
Formatif
b)
Placement test
c)
Portofolio
d)
Sumatif
e)
Diagnostik
13.
Asesmen formatif berupa tes diagnostik dilakukan oleh guru dengan tujuan …
a)
Menentukan capaian belajar peserta didik
b)
Mengetahui perkembangan peserta didik
c)
Melihat kesiapan belajar peserta didik
d)
Memberikan umpan balik kepada peserta didik
e)
Mengukur karakteristik belajar peserta didik
14.
Anita yang mengajar IPS di SMP sering melakukan penilaian berupa jurnal reflektif, self assessment, peer assessment, dan form checklist yang digunakan untuk refleksi proses pembelajaran dan refleksi diri peserta didik. Hal ini merupakan bagian dari …
a)
Assessment for Learning
b)
Assesment to Learning
c)
Assessment by Learning
d)
Assessment of Learning
e)
Assessment as Learning
15.
Bapak Rian berperan sebagai wali kelas pada Kelas X di SMA. Ia aktif membangun komunikasi dengan orang tua peserta didik. Pada kesempatan itu Bapak Rian selalu menyampaikan kepada orang tua tentang capaian belajar anaknya di seluruh mata pelajaran. Ia menyampaikan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan oleh anak untuk meningkatkan capaian belajarnya. Disaat yang sama Bapak Rian sebagai guru sejarah menggunakan hasil asesmen yang sudah dilakukan terhadap peserta didik di kelas untuk menilai sejauh mana pembelajaran sejarah berlangsung secara efektif. Apa yang dilakukan oleh Bapak Rian sejalan dengan prinsip asesmen yaitu …
a)
Sahih
b)
Berkeadilan
c)
Objektif
d)
Edukatif
e)
Transparan
16.
Manakah yang bukan termasuk langkah dalam inkuiri kolaboratif?
a)
Menganalisis hasil dan merefleksi pembelajaran
b)
Mengidentifikasi tantangan pembelajaran
c)
Menghafalkan teori tanpa diskusi
d)
Menerapkan strategi yang telah dirancang
17.
Apa manfaat utama dari pendekatan inkuiri kolaboratif?
a)
Hanya meningkatkan nilai akademik tanpa dampak lain
b)
Membuat siswa bergantung pada teman sekelompoknya
c)
Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif
d)
Mempermudah guru dalam memberikan nilai
18.
Bagaimana cara terbaik untuk mengidentifikasi tantangan pembelajaran dalam inkuiri kolaboratif?
a)
Guru memutuskan sendiri tanpa diskusi
b)
Menggunakan data asesmen dan umpan balik siswa
c)
Menunggu hingga siswa menyadari kesulitannya sendiri
d)
Mengikuti metode yang sudah ada tanpa adaptasi
19.
Dalam proyek inkuiri kolaboratif tentang lingkungan, siapa yang paling tepat diajak kerja sama untuk memberikan wawasan tambahan?
a)
Hanya teman sekelas tanpa mencari perspektif lain
b)
Ahli lingkungan, komunitas peduli lingkungan, dan dinas terkait
c)
Tidak perlu bekerja sama dengan siapa pun
d)
Orang yang tidak memiliki pengalaman dalam isu lingkungan
20.
Salah satu hambatan dalam menerapkan inkuiri kolaboratif adalah keterbatasan waktu untuk refleksi guru. Solusi terbaik untuk mengatasi hal ini adalah...
a)
Menghindari refleksi karena memakan waktu
b)
Menjadwalkan pertemuan refleksi secara rutin meskipun singkat
c)
Mengurangi diskusi agar lebih efisien
d)
Meminta siswa bekerja sendiri tanpa umpan balik
21.
Refleksi pembelajaran dalam pembelajaran mendalam (deep learning) bertujuan untuk:
a)
Menghindari kesalahan selama proses pelatihan model
b)
Menghafal semua istilah teknis dengan cepat
c)
Menganalisis dan memahami proses belajar secara mendalam
d)
Meniru kode yang sudah ada tanpa memahami maknanya
e)
Menyelesaikan soal sebanyak mungkin dalam waktu singkat
22.
Refleksi dalam pembelajaran mendalam memiliki tujuan utama untuk…
a)
Membantu siswa dan guru memahami proses belajar serta meningkatkan strategi pembelajaran
b)
Memberi siswa kesempatan untuk menyalin catatan teman
c)
Menilai seberapa cepat siswa menyelesaikan tugas
d)
Mengulang kembali materi tanpa analisis lebih lanjut
e)
Menghindari pertanyaan sulit yang bisa membingungkan siswa
23.
Mengapa penting melakukan refleksi setelah menyelesaikan proyek deep learning?
a)
Untuk mengikuti tren terbaru dalam Kecerdasan Buatan (AI)
b)
Supaya hasil proyek terlihat profesional
c)
Agar dapat menilai, mengevaluasi dan meningkatkan proses pembelajaran pribadi
d)
Supaya mendapatkan nilai bagus dari dosen
e)
Untuk membandingkan hasil dengan teman
24.
Apa yang menjadi ciri utama dari pembelajaran mendalam (deep learning)?
a)
Menggunakan metode ceramah sebagai strategi utama
b)
Berfokus pada kecepatan penyelesaian tugas
c)
Menghafal informasi secara cepat
d)
Menghindari diskusi untuk menghindari kesalahan konsep
e)
Mendorong siswa untuk memahami konsep secara mendalam dan kritis
25.
Salah satu strategi yang dapat diterapkan guru untuk mendorong pembelajaran mendalam adalah…
a)
Mengutamakan hafalan tanpa eksplorasi konsep lebih lanjut
b)
Menggunakan pertanyaan reflektif yang menantang pemikiran siswa
c)
Menghindari diskusi kelompok agar siswa fokus belajar sendiri
d)
Menggunakan metode evaluasi tunggal seperti ujian pilihan ganda saja
e)
Memberikan tugas yang sama kepada semua siswa tanpa mempertimbangkan tingkat pemahaman mereka
26.
Salah satu hambatan dalam menerapkan inkuiri kolaboratif adalah keterbatasan waktu untuk refleksi guru. Solusi terbaik untuk mengatasi hal ini adalah...
a)
Meminta siswa bekerja sendiri tanpa umpan balik
b)
Menghindari refleksi karena memakan waktu
c)
Mengurangi diskusi agar lebih efisien
d)
Menjadwalkan pertemuan refleksi secara rutin meskipun singkat
27.
Manakah yang bukan termasuk langkah dalam inkuiri kolaboratif?
a)
Menerapkan strategi yang telah dirancang
b)
Menganalisis hasil dan merefleksi pembelajaran
c)
Menghafalkan teori tanpa diskusi
d)
Mengidentifikasi tantangan pembelajaran
28.
Bagaimana cara terbaik untuk mengidentifikasi tantangan pembelajaran dalam inkuiri kolaboratif?
a)
Menunggu hingga siswa menyadari kesulitannya sendiri
b)
Mengikuti metode yang sudah ada tanpa adaptasi
c)
Guru memutuskan sendiri tanpa diskusi
d)
Menggunakan data asesmen dan umpan balik siswa
29.
Apa yang dimaksud dengan inkuiri kolaboratif?
a)
Upaya kolektif dalam mengeksplorasi dan memecahkan permasalahan pembelajaran
b)
Sekadar berdiskusi dengan teman tanpa tujuan jelas
c)
Cara guru mengajar tanpa melibatkan siswa
d)
Proses individu dalam menemukan jawaban atas suatu masalah
30.
Apa manfaat utama dari pendekatan inkuiri kolaboratif?
a)
Mempermudah guru dalam memberikan nilai
b)
Hanya meningkatkan nilai akademik tanpa dampak lain
c)
Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif
d)
Membuat siswa bergantung pada teman sekelompoknya
100 %
