Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Algoritma dan Bilangan Armstrong

Total questions: 16

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Apa itu algoritma hill climbing?

a)

Algoritma hill climbing adalah metode pencarian untuk menemukan solusi optimal dengan meningkatkan nilai solusi saat ini secara bertahap.

b)

Algoritma hill climbing adalah teknik untuk menghindari solusi yang buruk dengan mengabaikan langkah-langkah yang tidak menguntungkan.

c)

Algoritma hill climbing adalah metode untuk menghitung nilai maksimum dari fungsi matematis.

d)

Algoritma hill climbing digunakan untuk mengurutkan data secara efisien.

2.

Sebutkan langkah-langkah dalam algoritma hill climbing!

a)

1. Inisialisasi dengan solusi terbaik, 2. Evaluasi semua solusi, 3. Generate semua tetangga, 4. Pilih tetangga terburuk, 5. Pindah jika lebih buruk, 6. Ulangi hingga selesai.

b)

1. Inisialisasi solusi akhir, 2. Abaikan evaluasi, 3. Generate solusi baru, 4. Pilih solusi acak, 5. Pindah tanpa syarat, 6. Ulangi tanpa batas.

c)

1. Hapus solusi awal, 2. Evaluasi solusi akhir, 3. Generate solusi acak, 4. Pilih solusi terburuk, 5. Pindah jika lebih buruk, 6. Selesaikan.

d)

Langkah-langkah dalam algoritma hill climbing adalah: 1. Inisialisasi solusi awal, 2. Evaluasi solusi saat ini, 3. Generate tetangga, 4. Pilih tetangga terbaik, 5. Pindah jika lebih baik, 6. Ulangi.

3.

Apa yang dimaksud dengan bilangan Armstrong?

a)

Bilangan Armstrong adalah bilangan yang sama dengan jumlah digitnya yang dipangkatkan dengan jumlah digit tersebut.

b)

Bilangan Armstrong adalah bilangan yang selalu genap.

c)

Bilangan Armstrong adalah bilangan yang merupakan hasil kali digitnya.

d)

Bilangan Armstrong adalah bilangan yang tidak dapat dibagi oleh 2.

4.

Berikan contoh bilangan Armstrong!

a)

370

b)

256

c)

123

d)

153

5.

Mengapa bilangan 153 disebut bilangan Armstrong?

a)

Karena 1^3 + 5^3 + 3^3 = 100.

b)

Karena 1 + 5 + 3 = 153.

c)

Karena 1^2 + 5^2 + 3^2 = 153.

d)

Karena 1^3 + 5^3 + 3^3 = 153.

6.

Sebutkan aplikasi dari algoritma hill climbing!

a)

Pengolahan citra digital

b)

Aplikasi dari algoritma hill climbing termasuk pemecahan masalah penjadwalan, pengoptimalan fungsi, dan pencarian rute terpendek.

c)

Analisis data besar

d)

Simulasi cuaca

7.

Apa kelebihan dari algoritma hill climbing?

a)

Memerlukan waktu yang lama untuk menemukan solusi

b)

Menggunakan lebih banyak memori dibandingkan algoritma lain

c)

Kompleksitas tinggi dalam implementasi

d)

Kelebihan dari algoritma hill climbing adalah kesederhanaan, kecepatan, dan efisiensi memori.

8.

Sebutkan satu keterbatasan dari bilangan Armstrong!

a)

Bilangan Armstrong memiliki jumlah digit yang tidak terbatas.

b)

Bilangan Armstrong selalu menghasilkan angka genap.

c)

Bilangan Armstrong dapat digunakan untuk semua bilangan bulat.

d)

Bilangan Armstrong hanya berlaku untuk bilangan dengan jumlah digit terbatas.

9.

Apa yang terjadi jika kita menggunakan algoritma hill climbing pada masalah yang tidak memiliki solusi?

a)

Algoritma akan menghasilkan solusi acak yang valid.

b)

Algoritma akan terus berjalan tanpa henti.

c)

Algoritma akan menemukan solusi optimal dengan cepat.

d)

Algoritma akan terjebak pada titik lokal dan tidak menemukan solusi.

10.

Sebutkan contoh lain dari bilangan Armstrong selain 153!

a)

370

b)

123

c)

256

d)

500

11.

Bagaimana cara kerja algoritma hill climbing?

a)

Algoritma hill climbing adalah metode pencarian lokal yang meningkatkan solusi dengan memilih langkah terbaik dari solusi saat ini.

b)

Hill climbing adalah metode yang selalu menghasilkan solusi terbaik tanpa iterasi.

c)

Algoritma ini hanya bekerja pada data terurut dan tidak dapat digunakan untuk data acak.

d)

Algoritma hill climbing mencari solusi global dengan mengabaikan solusi lokal.

12.

Apa yang dimaksud dengan solusi lokal dalam algoritma hill climbing?

a)

Solusi lokal adalah solusi terbaik secara global.

b)

Solusi lokal adalah hasil dari algoritma brute force.

c)

Solusi lokal adalah titik optimum dalam lingkungan terdekat, bukan solusi terbaik secara global.

d)

Solusi lokal adalah titik awal dalam algoritma hill climbing.

13.

Sebutkan satu contoh aplikasi nyata dari algoritma hill climbing!

a)

Optimasi rute pengiriman barang

b)

Penjadwalan kelas di sekolah.

c)

Sistem rekomendasi film

d)

Pengolahan citra digital

14.

Mengapa bilangan Armstrong hanya berlaku untuk bilangan tertentu?

a)

Bilangan Armstrong hanya berlaku untuk bilangan genap.

b)

Bilangan Armstrong adalah bilangan yang lebih besar dari 1000.

c)

Bilangan Armstrong berlaku untuk semua bilangan bulat.

d)

Bilangan Armstrong hanya berlaku untuk bilangan tertentu karena sifat matematisnya yang spesifik.

15.

Apa yang dimaksud dengan 'peak' dalam konteks algoritma hill climbing?

a)

Metode untuk menghindari solusi lokal dalam pencarian.

b)

Titik terendah dalam ruang pencarian.

c)

Titik tertinggi atau solusi optimal dalam ruang pencarian.

d)

Proses mencari solusi dengan menggunakan algoritma genetik.

16.

algortima machine learning digunakan untuk mendeteki apa

(a)