wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Komunikasi Efektif Fisioterapi

Total questions: 47

Worksheet time: 24mins

Name
Class
Date
1.

Komunikasi efektif dalam fisioterapi bertujuan untuk …

a)

Menunjukkan kekuasaan terapis

b)

Membuat pasien selalu setuju

c)

Menyampaikan pesan sehingga dipahami dengan baik

d)

Menghindari kontak dengan pasien

e)

Memberikan instruksi sepihak

2.

Unsur komunikasi yang paling penting agar pesan terapist dipahami pasien adalah …

a)

Volume suara keras

b)

Kata-kata teknis

c)

Umpan balik (feedback)

d)

Bahasa ilmiah

e)

Perintah tegas

3.

Empati dalam komunikasi efektif berarti …

a)

Menyetujui semua pendapat pasien

b)

Mengkritik pasien dengan sopan

c)

Memahami perasaan dan sudut pandang pasien

d)

Memberikan instruksi medis saja

e)

Menjaga jarak dari pasien

4.

Faktor yang dapat menghambat komunikasi efektif adalah …

a)

Bahasa yang sederhana

b)

Suasana yang tenang

c)

Gangguan kebisingan

d)

Kontak mata yang baik

e)

Mendengarkan aktif

5.

Komunikasi nonverbal yang efektif ditunjukkan dengan …

a)

Menghindari kontak mata

b)

Postur tubuh terbuka dan ramah

c)

Menyilangkan tangan

d)

Mengalihkan pandangan

e)

Menatap tajam penuh ancaman

6.

Mendengarkan aktif (active listening) ditandai dengan …

a)

Memotong pembicaraan pasien

b)

Menunjukkan perhatian melalui kontak mata dan anggukan

c)

Menghindari respon

d)

Memberikan nasihat tanpa mendengar

e)

Mengubah topik pembicaraan

7.

Komunikasi efektif dalam fisioterapi akan meningkatkan …

a)

Biaya pengobatan

b)

Rasa percaya pasien terhadap terapis

c)

Kebutuhan intervensi medis

d)

Konflik antara pasien dan terapis

e)

Kesalahpahaman

8.

Dalam komunikasi efektif, pesan harus …

a)

Kompelks dan detail

b)

Sederhana, jelas, dan tepat

c)

Menggunakan bahasa asing

d)

Formal berlebihan

e)

Sepihak dari terapis

9.

Hambatan psikologis komunikasi dapat terjadi jika …

a)

Pasien merasa cemas atau takut

b)

Terapis menggunakan bahasa sederhana

c)

Lingkungan tenang

d)

Terapis bersikap empatik

e)

Terapis mendengarkan aktif

10.

Fungsi utama komunikasi efektif dalam pelayanan fisioterapi adalah …

a)

Mengontrol pasien

b)

Membangun hubungan terapeutik

c)

Menekan pasien untuk patuh

d)

Menentukan tarif terapi

e)

Membatasi interaksi

11.

Teknik paraphrasing dalam komunikasi berarti …

a)

Mengulang kata-kata pasien secara persis

b)

Menyimpulkan kembali inti ucapan pasien dengan bahasa sendiri

c)

Mengubah topik pembicaraan

d)

Mengoreksi ucapan pasien

e)

Memberi jawaban singkat

12.

Komunikasi yang efektif menekankan pentingnya …

a)

Menggunakan istilah medis rumit

b)

Mengontrol semua percakapan

c)

Umpan balik dua arah

d)

Hanya komunikasi nonverbal

e)

Menghindari tanya jawab

13.

Keterampilan dasar komunikasi efektif antara lain …

a)

Memberi kritik pedas

b)

Mendominasi percakapan

c)

Mendengarkan aktif, empati, dan klarifikasi

d)

Mengabaikan pasien

e)

Menggunakan nada tinggi

14.

Komunikasi efektif akan mempercepat …

a)

Proses birokrasi

b)

Pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap program terapi

c)

Perubahan teknologi

d)

Biaya tambahan

e)

Konflik antara tenaga kesehatan

15.

Salah satu indikator komunikasi efektif adalah …

a)

Pesan hanya tersampaikan sepihak

b)

Pasien memahami dan memberikan umpan balik

c)

Pasien diam saja

d)

Terapis berbicara terus menerus

e)

Tidak ada pertanyaan dari pasien

16.

Komunikasi verbal yang efektif memerlukan …

a)

Kata-kata yang jelas, singkat, dan tepat

b)

Bahasa asing

c)

Kalimat panjang

d)

Istilah medis rumit

e)

Perintah sepihak

17.

Komunikasi verbal yang efektif memerlukan …

a)

Kata-kata yang jelas, singkat, dan tepat

b)

Bahasa asing

c)

Kalimat panjang

d)

Istilah medis rumit

e)

Perintah sepihak

18.

Teknik bertanya yang tepat dalam komunikasi efektif adalah …

a)

Pertanyaan tertutup saja

b)

Pertanyaan terbuka untuk menggali informasi

c)

Pertanyaan yang menjebak

d)

Pertanyaan yang menekan pasien

e)

Tidak perlu bertanya

19.

Keterampilan nonverbal dalam komunikasi meliputi …

a)

Nada suara, ekspresi wajah, gerak tubuh

b)

Catatan medis

c)

Hasil laboratorium

d)

Tulisan formal

e)

Administrasi

20.

Komunikasi efektif dalam fisioterapi dapat mengurangi …

a)

Efektivitas terapi

b)

Tingkat kecemasan pasien

c)

Kepercayaan pasien

d)

Kepuasan pasien

e)

Kualitas pelayanan

21.

Jika pasien tidak memahami instruksi, terapis sebaiknya …

a)

Mengulangi dengan bahasa yang lebih sederhana

b)

Meninggalkan pasien

c)

Menyalahkan pasien

d)

Memarahi pasien

e)

Menggunakan istilah medis lebih rumit

22.

Komunikasi efektif menciptakan hubungan …

a)

Formal dan kaku

b)

Terapeutik dan saling percaya

c)

Sementara dan dangkal

d)

Sepihak

e)

Hanya administratif

23.

Mendengarkan reflektif berarti …

a)

Mengabaikan emosi pasien

b)

Mengulangi perasaan pasien untuk menunjukkan pemahaman

c)

Mengoreksi jawaban pasien

d)

Mengganti topik

e)

Memberikan instruksi

24.

Komunikasi efektif antara fisioterapis dan pasien berkontribusi pada …

a)

Menurunnya kualitas terapi

b)

Kepatuhan pasien terhadap latihan

c)

Konflik antarprofesi

d)

Kegagalan program

e)

Biaya tambahan

25.

Feedback dalam komunikasi efektif berfungsi untuk …

a)

Mengontrol pasien

b)

Memastikan pesan dipahami

c)

Menghentikan komunikasi

d)

Mengabaikan pasien

e)

Membatasi interaksi

26.

Komunikasi efektif memerlukan keterampilan …

a)

Negosiasi, empati, dan klarifikasi

b)

Menghindari pasien

c)

Menggunakan istilah asing

d)

Mengulang instruksi tanpa penjelasan

e)

Memberikan perintah singkat

27.

Salah satu bentuk komunikasi efektif di ruang fisioterapi adalah …

a)

Menjelaskan prosedur terapi sebelum dilakukan

b)

Menunggu pasien bertanya

c)

Memberikan perintah tanpa alasan

d)

Menggunakan istilah medis kompleks

e)

Mengabaikan pertanyaan pasien

28.

Komunikasi efektif dapat meningkatkan …

a)

Tingkat kecemasan pasien

b)

Hubungan terapeutik

c)

Biaya terapi

d)

Jarak sosial

e)

Hambatan komunikasi

29.

Keterbukaan dalam komunikasi efektif berarti …

a)

Menyampaikan informasi penting dengan jujur

b)

Menyembunyikan informasi

c)

Mengabaikan pasien

d)

Menunda penjelasan

e)

Memberi jawaban singkat

30.

Komunikasi efektif sangat dipengaruhi oleh …

a)

Jenis kelamin pasien

b)

Latar belakang budaya dan bahasa

c)

Tingkat biaya terapi

d)

Teknologi rumah sakit

e)

Umur terapis

31.

Komunikasi efektif merupakan keterampilan inti yang harus dimiliki fisioterapis karena …

a)

Membantu administrasi

b)

Menjadi dasar hubungan terapeutik dan keberhasilan intervensi

c)

Mengurangi waktu pelayanan

d)

Menggantikan diagnosis

e)

Menghilangkan kebutuhan teknologi

32.

Komunikasi asertif berarti …

a)

Menyampaikan pendapat dengan agresif

b)

Menyampaikan pendapat dengan jujur, jelas, dan menghargai orang lain

c)

Menghindari konflik dengan diam

d)

Menyetujui semua permintaan pasien

e)

Menguasai percakapan

33.

Tujuan komunikasi asertif dalam pelayanan fisioterapi adalah …

a)

Menguasai pasien

b)

Menyampaikan kebutuhan dan batasan dengan c

34.

Tujuan komunikasi asertif dalam pelayanan fisioterapi adalah …

a)

Menguasai pasien

b)

Menyampaikan kebutuhan dan batasan dengan cara yang menghargai

c)

Menolak semua keinginan pasien

d)

Menghindari pembicaraan

e)

Mengurangi interaksi

35.

Perbedaan komunikasi asertif dan agresif adalah …

a)

Asertif menekankan penghargaan, agresif menekan orang lain

b)

Asertif memaksa, agresif mengalah

c)

Asertif sama dengan diam

d)

Asertif menghindar, agresif menyetujui

e)

Asertif hanya mendengar

36.

Contoh komunikasi asertif terapis kepada pasien adalah …

a)

“Anda harus ikut terapi ini, kalau tidak salah Anda sendiri.”

b)

“Saya menyarankan latihan ini karena akan mempercepat pemulihan Anda.”

c)

“Terserah Anda, saya tidak peduli.”

d)

“Saya bosan menjelaskan ini.”

e)

“Anda wajib patuh, tidak ada diskusi.”

37.

Ciri utama komunikasi asertif adalah …

a)

Menyalahkan pasien

b)

Menghindari diskusi

c)

Menyampaikan pesan secara jujur dan menghargai

d)

Menguasai percakapan

e)

Menekan pasien

38.

Komunikasi asertif berbeda dengan pasif karena …

a)

Pasif menghindar, asertif menyampaikan dengan jelas

b)

Pasif mendominasi, asertif menyerang

c)

Pasif memaksa, asertif mengabaikan

d)

Pasif menghargai, asertif menekan

e)

Pasif sama dengan agresif

39.

Contoh pernyataan asertif:

a)

“Saya mengerti Anda kesakitan, mari kita kurangi intensitas latihan.”

b)

“Anda harus tahan sakit, jangan banyak alasan.”

c)

“Saya tidak mau tahu, lakukan saja.”

d)

“Ya sudah, tidak usah latihan kalau tidak mau.”

e)

“Sakit itu biasa, jangan manja.”

40.

Manfaat komunikasi asertif bagi pasien adalah …

a)

Merasa dihargai dan lebih kooperatif

b)

Merasa ditekan

c)

Menjadi takut

d)

Menjadi bingung

e)

Menolak terapi

41.

Komunikasi asertif dalam tim fisioterapi bermanfaat untuk …

a)

Meningkatkan konflik

b)

Meningkatkan kerjasama

c)

Mengurangi koordinasi

d)

Membatasi interaksi

e)

Mengabaikan pendapat orang lain

42.

Teknik I-message dalam komunikasi asertif berarti …

a)

Menyalahkan orang lain

b)

Mengungkapkan perasaan diri dengan kalimat “Saya …”

c)

Menggunakan kata “Kamu selalu …”

d)

Menghindari bicara

e)

Menyerang lawan bicara

43.

Komunikasi asertif membantu fisioterapis …

a)

Menghindari tanggung jawab

b)

Menyampaikan batasan dengan jelas

c)

Menekan pasien

d)

Menolak kerjasama

e)

Menguasai diskusi

44.

Pasien berkata, “Latihan ini menyakitkan, saya tidak mau lanjut.” Respons asertif terapis adalah …

a)

“Kalau tidak mau, terserah.”

b)

“Anda harus ikut meski sakit.”

c)

“Saya paham latihan ini terasa sakit, mari kita coba modifikasi gerakan.”

d)

“Anda lemah.”

e)

“Tidak usah datang lagi kalau tidak mau.”

45.

Komunikasi asertif menekankan sikap …

a)

Terbuka dan menghargai

b)

Menekan lawan bicara

c)

Menghindari pembicaraan

d)

Menyalahkan pihak lain

e)

Menguasai percakapan

46.

Dalam pelayanan fisioterapi, komunikasi asertif diperlukan terutama ketika …

a)

Menyampaikan program latihan dan batasannya

b)

Membicarakan politik

c)

Menghindari pasien

d)

Mengurus administrasi

e)

Mengisi formulir

47.

Komunikasi asertif mendorong …

a)

Pasien menjadi takut

b)

Hubungan saling menghargai

c)

Konflik terbuka

d)

Dominasi