wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Safety and Health in Metal Casting

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa saja bahaya utama yang terkait dengan proses pengecoran logam?

a)

Spill kimia selama menuang

b)

Terbakar, menghirup asap, paparan kebisingan, kegagalan peralatan, risiko kebakaran dan ledakan.

c)

Panas berlebihan dari cetakan

d)

Ventilasi yang tidak memadai di area penyimpanan

2.

Bagaimana peralatan pelindung pribadi (PPE) dapat mengurangi risiko di sebuah pabrik pengecoran?

a)

PPE terutama digunakan untuk tujuan estetika di pabrik pengecoran.

b)

PPE mengurangi risiko dengan memberikan perlindungan terhadap panas, logam cair, benda tajam, dan bahan kimia berbahaya.

c)

PPE meningkatkan risiko kecelakaan di pabrik pengecoran.

d)

PPE hanya diperlukan untuk pabrik pengecoran di luar ruangan.

3.

Apa pentingnya ventilasi di lingkungan pengecoran logam?

a)

Ventilasi hanya diperlukan untuk tujuan estetika.

b)

Ventilasi meningkatkan tingkat kebisingan di area pengecoran.

c)

Ventilasi sangat penting untuk keselamatan pekerja, kualitas udara, dan pengendalian suhu dalam pengecoran logam.

d)

Ventilasi terutama untuk mengurangi biaya dalam pengecoran logam.

4.

Jelaskan peran lembar data keselamatan (SDS) dalam penanganan bahan pengecoran.

a)

Lembar Data Keselamatan (SDS) sangat penting untuk memberi tahu pengguna tentang bahaya, penanganan yang aman, dan prosedur darurat terkait bahan pengecoran.

b)

SDS digunakan untuk mempromosikan bahan pengecoran kepada konsumen.

c)

SDS hanya diperlukan untuk pembuangan limbah berbahaya.

d)

SDS memberikan resep rinci untuk bahan pengecoran.

5.

Apa dampak lingkungan dari pengecoran logam dan bagaimana cara meminimalkannya?

a)

Pengecoran logam hanya mempengaruhi kualitas tanah.

b)

Dampak lingkungan dari pengecoran logam termasuk polusi udara dan air serta pembangkitan limbah, yang dapat diminimalkan melalui teknologi yang lebih bersih, daur ulang, dan pengelolaan limbah yang tepat.

c)

Satu-satunya solusi adalah menghentikan semua kegiatan pengecoran logam.

d)

Pengecoran logam tidak memiliki dampak lingkungan.

6.

Jelaskan pentingnya pembuangan limbah yang tepat dalam operasi pengecoran logam.

a)

Pembuangan limbah yang tepat meningkatkan kecepatan produksi dalam pengecoran logam.

b)

Pembuangan limbah yang tepat penting untuk perlindungan lingkungan, kepatuhan terhadap peraturan, keselamatan tempat kerja, dan penghematan biaya dalam operasi pengecoran logam.

c)

Pembuangan limbah yang tidak tepat tidak berdampak pada keselamatan tempat kerja.

d)

Pembuangan limbah hanya penting bagi perusahaan pengecoran logam besar.

7.

What safety measures should be taken when working with molten metal?

a)

Ignore fire safety protocols

b)

Work in a closed space

c)

Wear PPE, ensure ventilation, use proper tools, maintain distance, and have fire safety equipment.

d)

Use bare hands to handle metal

8.

Bagaimana pengendalian suhu mempengaruhi keselamatan dan kualitas dalam pengecoran logam?

a)

Pengendalian suhu sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kualitas dalam pengecoran logam dengan mencegah cacat dan memastikan aliran serta pembekuan yang tepat.

b)

Suhu tinggi selalu meningkatkan kualitas logam cor.

c)

Pengendalian suhu tidak relevan dengan keselamatan dalam pengecoran logam.

d)

Pengendalian suhu hanya mempengaruhi kecepatan produksi.

9.

Pelatihan apa yang harus diterima pekerja untuk memastikan keselamatan dalam pengecoran logam?

a)

Pelatihan dalam keterampilan layanan pelanggan

b)

Pelatihan dalam manajemen keuangan

c)

Pelatihan dalam protokol keselamatan, penggunaan APD, kesadaran bahaya, respons darurat, dan pengoperasian mesin.

d)

Pelatihan dalam strategi pemasaran

10.

Diskusikan pentingnya rencana tanggap darurat di fasilitas pengecoran logam.

a)

Rencana tanggap darurat dapat diabaikan jika staf terlatih dengan baik.

b)

Rencana tanggap darurat sangat penting untuk memastikan keselamatan dan meminimalkan risiko di fasilitas pengecoran logam.

c)

Rencana tanggap darurat terutama untuk manajemen keuangan.

d)

Rencana tanggap darurat hanya diperlukan untuk fasilitas besar.