Font size
WorksheetsQuiz Sedasi dan Anestesi
Total questions: 33
Worksheet time: 19mins
Farmakokinetik obat secara umum menjelaskan tentang apa?
Absorpsi, distribusi, mekanisme, ekskresi obat
Absorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi obat
Absorpsi, degradasi, mekanisme, ekskresi obat
Semuasalah
Semuabenar
Hal ini perlu diperhatikan sebelum pasien menjalani tindakan sedasi...
Kebiasaan minum alkohol
Alergi obat dan makanan
Riwayat sleep apnea
AdanB benar
A, B dan C benar
Pasien dengan riwayat alergi... termasuk kategori kontraindikasi propofol
Coklat dan telur
Kacang kedelai dan telur
Susu sapi dan coklat
Ayam dan kacang kedelai
Daging sapi dan telur
Hipersalivasi adalah salah satu efek samping dari...
Midazolam
Diazepam
Fentanyl
Pethidine
Ketamine
Obat sedasi yang dapat dikerjakan oleh perawat dengan instruksi DPJP, kecuali...
Propofol
Midazolam
Diazepam
AdanB benar
B dan C benar
Berikut ini benar mengenai sedasi sedang, kecuali:
Respons bertujuan terhadap rangsang verbal
Pasien jalan napas tidak perlu intervensi
napas spontan adekuat
fungsi kardiovaskular pada umumnya tetap baik
harus dicapai dengan penggunaan propofol
Di bawah ini benar mengenai penilaian pasien pra-prosedur:
Dilakukan pada pasien yang tampak nyaberisiko tinggi
Penilaian tidak perlu dilakukan secara rutin
Dilakukan bukan untuk menentukan level sedasi yang diperlukan
Tidak perlu dipersiapkan seperti akan dilakukan anestesi umum
Dilakukan untuk menentukan pasien masuk klasifikasi PSAS A berapa
Definisi Tindakan Sedasi
Merupakan suatu tindakan Anestesi
Menimbulkan efek Sedasi
Selalu memerlukan Analgesia
A & B Benar
A, B dan C Benar
Di bawah ini BENAR mengenai Sedasi Dalam
Bisa menurut perintah
Berrespond dengan rangsangan verbal
Berrespond dengan rangsangan nyeri berulang
Jalan nafas dapat dipastikan aman
Pernafasan tidak mengalami gangguan
Di bawah ini BENAR mengenai Anestesi
Semua obat Anestesi adalah Berbahaya
Tidak ada teknik anestesi yang lebih superior dibanding teknik lainnya
Prinsip Tindakan Anestesi adalah Basic Life support
A & B Benar
A, B dan C Benar
Sumbatan jalan nafas yang paling sering terjadi pada pemberian Sedasi adalah:
Jatuhnya pangkal lidah
Liu yang menyumbat jalan nafas
Gigi Palsu
Spasme jalan nafas
Muntahan sisa silambung
Efek pemberian Sedasi pada Kardiovaskular.
Tekanan darah naik
Vasodilatasi pembuluh darah
Kontraksi jantung meningkat
Memperbaiki perfusi jaringan
Menurunkan fungsi pernafasan
Suara nafas tambah
Efek pemberian Sedasi pada Kardiovaskular.
Tekanan darah naik
Vasodilatasi pembuluh darah
Kontraksi jantung meningkat
Memperbaiki perfusi jaringan
Menurunkan fungsi pernafasan
Suara nafas tambahan Gargling, didapatkan pada:
Sumbatan jalan nafas akibat pangkal lidah
Sumbatan jalan nafas akibat gigi palsu
Sumbatan jalan nafas akibat benda cair
Sumbatan jalan nafas akibat spasm laring
Jalan nafas yang bebas
Apabila nadi Arteri Radialis masih teraba, berapa tekanan darah sistolik minimal pasien?
50 mmHg
60 mmHg
70 mmHg
80 mmHg
Semua di atas salah
Hal yang benar mengenai SpO2.
Wajib digunakan untuk monitoring selama sedasi
Kepanjangan dari Saturasi perifer Oximetri
Salah satu alat monitoring invasive
Nilai normalnya di atas 90%
Digunakan untuk merekam aktivitas listrik dari jantung
Yang termasuk kriteria dalam Aldrete score adalah:
Keluhan mual
Keluhan Muntah
Nyeri
Derajat kesadaran
Tekanan darah
Yang pertama kali dilakukan saat menerima pasien dari ruang endoskopi yang mendapat obat sedasi
Mencari keluarga pasien
Handover dengan perawatan anestesi
Monitoring fungsi vital
Mengisi Electronic medical record
Minta tandatangan dokter anestesi
Pasien dewasa yang baru mendapat obat sedasi untuk tindakan gastroskopi, boleh mengemudikan kendaraannya dengan syarat:
Punya SIM
Sadar baik
4 jam setelah discharge
6 jam setelah discharge
12 jam setelah discharge
Pasien dinyatakan memenuhi kriteria pindah ruang dari RR setelah dilakukan pemeriksaan MRI dengan sedasi bilaskor Aldrete berapa?
6
8
9
7
5
Pasien boleh pulang setelah dilakukan endoskopi – aff DJ stent dengan anestesi sedasi, semua benar, kecuali
Pernapasan stabil
Kencing spontan
Sudah minum tidak muntah
Sudah bisa berdiri tanpa dibantu
Tinggal di Hotel tanpa pendamping.
Apa yang dialami oleh pasien tersebut?
Coma
Henti nafas
Shock berat
Cardiac arrest
Anestesi terlaludalam
Sikap saudara adalah:
Segera pijat jantung 15 kali dilanjutkan nafas buatan 2 kali
Segera pijat jantung 30 kali dilanjutkan nafas buatan 2 kali
Segera bernafas buatan 1 kali dilanjutkan pijat jantung 5 kali
Segera bernafas buatan 2 kali dilanjutkan pijat jantung 15 kali
Segera bernafas buatan 2 kali dilanjutkan pijat jantung 30 kali
Untuk melakukan pijat jantung maka titik tumpu pijat jantung yang benar adalah:
Terletak pada titik di apex jantung
Terletak pada titik di sternum
Terletak pada titik di abdomen
Terletak pada titik di leher
Terletak pada titik di punggung
Untuk melakukan pijat jantung maka titik tumpu pijat jantung yang benar adalah:
Terletak pada titik di apex jantung
Terletak pada titik di tengah sternum
Terletak pada titik di 1/3 bagian atas sternum
Terletak pada titik di 1/3 bagian tengah sternum
Terletak pada titik di 1/2 bagian bawah sternum
Bantuan datang, dipasang monitor EKG dan didapat gambaran:
Asystolic
Fine Ventricle Fibrillation
Coarse Venticle Fibrillation
Pulseless Electrical Activity (PEA)
Electro Mechanical Dissosiation (EMD)
Langkah pertama dalam menolong pasien tersebut adalah?
Rebahkan pasien, posisi shock, berikan pijat jantung.
Rebahkan pasien, bebaskan jalan nafas, posisi shock.
Rebahkan pasien, posisi shock, langsung kirim ke IRD.
Rebahkan pasien, berikan pernafasan buatan, posisi shock.
Rebahkan pasien, posisi shock, berikan pijat jantung dan nafas buatan.
Pasien tetap tidak sadar, tidak lama kemudian mendadak nafas berhenti. Sikap anda adalah:
Membebaskan jalan nafas, posisi shock
Ditidurkan terlentang, posisi shock, pijat jantung.
Ditidurkan terlentang, posisi shock dan kedua lengannya digerak-gerakkan.
Ditidurkan terlentang, posisi shock, tekan dada dan perut bergantian.
Membebaskan jalan nafas, posisi shock dan meniupkan udara ke dalam paru dengan cara mouth to mouth.
Diagnosa pasti pasien adalah cardiac arrest adalah:
Tidak sadar
Tidak bernafas
Tidak ada reaksi dengan cubitan
Tidak teraba hangat dan sianotik
Tidak teraba denyut karotis setelah diperiksa 10 detik
Berikut ini adalah pasien-pasien yang perlu dikelola oleh ahli anestesi selama prosedur (sesuai Guideline ESA, 2017):
Obesitas morbid
PSASA >= 3
Risiko aspirasi paru
Gagal hepar kronik (MELD score >= 10)
Dibawah ini adalah dasar pembagian tingkat sedasi menurut guideline ASA 2002:
Kesadaran
Patensi jalan napas
Pernapasan spontan
Penurunan fungsi kardiovaskular
Berikut ini yang termasuk PSASA 3 adalah:
Pasien dengan penyakit paru ringan
Pasien dengan CKD HD regular
Pasien dengan riwayat stroke < 3 bulan
Pasien DM tidak terkontrol
