NEW
Font size
WorksheetsAsesmen Awal Buli-Buli Panas & Kirbat Es
Total questions: 12
Worksheet time: 6mins
Pengertian pemasangan buli-buli panas adalah …
Memberikan kompres panas basah dengan handuk hangat.
Memberikan kompres panas kering dengan menggunakan buli-buli panas.
Memberikan kompres panas pada area luka operasi.
Memberikan kompres basah dingin pada area tubuh tertentu.
Pengertian pemasangan kirbat es adalah …
Memberikan kompres panas kering untuk mengurangi nyeri.
Memberikan kompres basah dengan es batu pada seluruh tubuh.
Memberikan kompres dingin kering menggunakan eskap atau fakrag untuk tujuan terapeutik.
Memberikan kompres hangat untuk memperlancar peredaran darah.
Tujuan pemasangan buli-buli panas adalah, kecuali …
Memperlancar sirkulasi darah
Mengurangi rasa sakit
Merangsang peristaltik
Menghentikan perdarahan
Tujuan pemasangan kirbat es adalah …
Menghentikan perdarahan, mengurangi nyeri, mencegah peradangan meluas
Memperlancar sirkulasi darah, merangsang peristaltik, mencegah luka bakar
Memberikan kenyamanan tidur, meningkatkan nafsu makan, mengurangi kejang
Mengurangi nyeri, mempercepat penyembuhan luka, memperlancar BAB
Indikasi pemasangan buli-buli panas adalah …
Perdarahan, demam, kejang otot
Perut kembung, kedinginan akibat narkose, kejang otot
Peradangan, nyeri sendi, hipertensi
Luka bakar, syok, dehidrasi
Indikasi pemasangan kirbat es adalah …
Pasien dengan luka bakar ringan dan gangguan pernapasan
Pasien pasca tonsilektomi, radang/memar, perdarahan
Pasien dengan dehidrasi dan syok
Pasien dengan kejang demam dan anemia
Hal yang perlu diperhatikan pada pemasangan buli-buli panas, kecuali …
Tidak diberikan pada klien perdarahan
Penutup mengarah ke atas/samping saat di abdomen
Selalu memeriksa cincin karet pada penutupnya
Air panas langsung dituangkan ke tubuh pasien
Hal yang perlu diperhatikan pada pemasangan kirbat es adalah …
Tidak boleh diberikan pada pasien dengan kejang demam
Es dalam kirbat harus diganti bila sudah mencair
C. Tidak perlu memeriksa perubahan kulit pasien
D. Suhu tubuh pasien tidak perlu dipantau
Alat dan bahan pemasangan buli-buli panas meliputi …
Eskap, mangkok berisi es, garam, sarung tangan
Warm Water Zack, termos air panas, termometer air, sarung WWZ, perlak, lap kerja, buku catatan
Handuk, baskom berisi air hangat, sarung tangan, catatan
Kompres kain, es batu, sarung tangan
Urutan yang benar dalam cara memasang buli-buli panas adalah …
Isi WWZ → rapikan klien → cuci tangan → dokumentasi
Cuci tangan → isi WWZ → bungkus dengan sarung → letakkan pada area → pantau respon → rapikan → dokumentasi
Jelaskan prosedur → isi WWZ → pasang langsung ke tubuh pasien tanpa alas → dokumentasi
Isi WWZ → letakkan langsung di tubuh pasien → pantau respon → cuci tangan
Alat dan bahan pemasangan kirbat es meliputi …
Eskap/fakrag, perlak, mangkok berisi potongan es, garam, lap kerja, sarung tangan, catatan
WWZ, sarung WWZ, termos air panas, termometer air, lap kerja, sarung tangan, catatan
Handuk, baskom berisi air dingin, sarung tangan, buku catatan
Kompres kain, es batu, baskom, sarung tangan
Urutan yang benar dalam cara memasang kirbat es adalah …
Isi kirbat dengan es + garam → keluarkan udara → keringkan → bungkus dengan sarung → letakkan di area tubuh dengan pengalas → pantau respon → rapikan → dokumentasi
Isi kirbat → letakkan langsung di kulit → cuci tangan → dokumentasi
Jelaskan prosedur → isi kirbat → letakkan langsung di kepala tanpa sarung → pantau
Cuci tangan → isi kirbat → langsung berikan ke pasien
