WorksheetsREMEDIAL TEKS BERITA
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Hospital Expo 2024: Jendela Inovasi Teknologi Kesehatan Terkini di Asia Tenggara KOMPAS.com – Kemajuan teknologi telah membawa perubahan signifikan di berbagai aspek, termasuk sektor kesehatan. Berbagai inovasi, seperti alat diagnostik canggih, perangkat kesehatan pribadi, dan aplikasi kesehatan digital, kini semakin banyak digunakan untuk memudahkan pemantauan kesehatan. Transformasi itu tidak hanya membantu tenaga medis dalam memberikan layanan yang lebih efisien, tetapi juga membuka akses lebih luas bagi masyarakat terhadap informasi dan perawatan kesehatan. Hal tersebut itu pun membuka peluang baru dalam pencegahan dan penanganan berbagai penyakit. Salah satu momentum penting untuk menyaksikan langsung perkembangan teknologi kesehatan terkini adalah gelaran Indonesia International Hospital Expo 2024. Ajang tahunan yang memasuki edisi ke-36 ini akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), dari Rabu (16/10/2024) hingga Sabtu (19/10/2024). Hospital Expo 2024 yang diselenggarakan PT Okta Sejahtera Insani akan menjadi ajang pertemuan para profesional kesehatan, mulai dari pemilik rumah sakit, tenaga medis, hingga penyedia layanan kesehatan digital. Pameran tersebut diproyeksikan akan menarik sekitar 12.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri setiap harinya sehingga menjadikannya sebagai pameran industri kesehatan terbesar di Asia Tenggara. Lebih dari 600 perusahaan dan institusi akan memamerkan produk dan jasa mereka di area seluas 9.527 m2. Komposisi peserta pameran terdiri dari 61 persen perusahaan domestik dan 39 persen perusahaan global, termasuk dari China, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Austria, dan Amerika Serikat.
Menurut teks, peran yang dimainkan oleh teknologi dalam transformasi sektor kesehatan yang terjadi saat ini, yaitu....
Hospital Expo 2024: Jendela Inovasi Teknologi Kesehatan Terkini di Asia Tenggara KOMPAS.com – Kemajuan teknologi telah membawa perubahan signifikan di berbagai aspek, termasuk sektor kesehatan. Berbagai inovasi, seperti alat diagnostik canggih, perangkat kesehatan pribadi, dan aplikasi kesehatan digital, kini semakin banyak digunakan untuk memudahkan pemantauan kesehatan. Transformasi itu tidak hanya membantu tenaga medis dalam memberikan layanan yang lebih efisien, tetapi juga membuka akses lebih luas bagi masyarakat terhadap informasi dan perawatan kesehatan. Hal tersebut itu pun membuka peluang baru dalam pencegahan dan penanganan berbagai penyakit. Salah satu momentum penting untuk menyaksikan langsung perkembangan teknologi kesehatan terkini adalah gelaran Indonesia International Hospital Expo 2024. Ajang tahunan yang memasuki edisi ke-36 ini akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), dari Rabu (16/10/2024) hingga Sabtu (19/10/2024). Hospital Expo 2024 yang diselenggarakan PT Okta Sejahtera Insani akan menjadi ajang pertemuan para profesional kesehatan, mulai dari pemilik rumah sakit, tenaga medis, hingga penyedia layanan kesehatan digital. Pameran tersebut diproyeksikan akan menarik sekitar 12.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri setiap harinya sehingga menjadikannya sebagai pameran industri kesehatan terbesar di Asia Tenggara. Lebih dari 600 perusahaan dan institusi akan memamerkan produk dan jasa mereka di area seluas 9.527 m2. Komposisi peserta pameran terdiri dari 61 persen perusahaan domestik dan 39 persen perusahaan global, termasuk dari China, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Austria, dan Amerika Serikat.
Berdasarkan teks yang dapat menjadi tantangan bagi penyelenggaraan Hospital Expo 2024 mengingat komposisi peserta pameran yang melibatkan banyak perusahaan global adalah...
Peraih Habibie Prize 2024 Dukung Penerima Beasiswa LPDP Pulang: Berkarya dalam Negeri
Penerima Habibie Prize 2024 Bidang Ilmu Rekayasa Prof Brian Yuliarto ST MEng PhD mengatakan, untuk bidang rekayasa nanomaterial, ia menilai peralatan riset di Indonesia sudah sama dengan yang di luar negeri. Kendalanya yakni jumlah peralatan yang jauh lebih sedikit dari jumlah periset sehingga waktu antre jadi panjang.
"Karena pengguna kita banyak sekali dan jumlah alat juga tidak sebanyak di luar negeri, sehingga mungkin butuh waktu lebih untuk menunggu bisa menggunakan alat-alat itu. Tetapi, tetap kita bisa lakukan sebenarnya, ya," ucapnya pada detikEdu pada kesempatan yang sama.
Soal gaji, Brian menilai tiap orang dapat memiliki standar berbeda. Di sisi lain, ia mengamini bahwa tantangan periset Indonesia relatif lebih tinggi dari aspek nonpenelitiannya sendiri seperti di atas. Untuk itu, ia menilai bekal pengalaman di luar negeri memungkinkan talenta iptek yang pulang ke Tanah Air bisa menghadapi tantangan tersebut.
"Saya yakin justru setelah dikirim ke luar negeri, teman-teman kita, para anak-anak muda itu bisa mencari jalan-jalan keluar ya, untuk mengatasi keterbatasan, sehingga kita (Indonesia) bisa maju juga seperti di kampus luar negeri, meskipun kita lakukan riset di Indonesia," ucapnya.
Berdasarkan pandangan Prof. Brian, bagaimana pengalaman riset di luar negeri dapat membantu periset Indonesia dalam menghadapi tantangan di tanah air?
Pengalaman riset di luar negeri memungkinkan periset Indonesia untuk mendapatkan akses ke lebih banyak dana penelitian
Pengalaman riset di luar negeri memberikan wawasan yang lebih luas, sehingga periset Indonesia dapat mencari solusi kreatif untuk mengatasi keterbatasan alat dan fasilitas di dalam negeri
Pengalaman riset di luar negeri membuat periset Indonesia bisa bekerja tanpa hambatan, karena fasilitas di Indonesia lebih baik
Pengalaman riset di luar negeri membuat periset Indonesia menjadi lebih terbiasa dengan kendala administratif dan politik di tanah air
Faktor utama yang harus diperhatikan dalam membuat vlog adalah
menentukan isi
menentukan judul
menentukan tema
menentukan kualitas gambar
menentukan tempat publikasi
