wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ 1

Total questions: 40

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Seorang korban kecelakaan mengalami luka sayat dalam di lengan dan pendarahan yang sulit dihentikan. Anda telah mencoba menekan langsung pada luka dengan kassa steril tetapi pendarahan masih masif. Langkah pertolongan pertama manakah yang paling tepat dan logis untuk dilakukan selanjutnya?

a)
Berikan minuman manis untuk meningkatkan energi korban.
b)
Tutup luka dengan plester dan biarkan tanpa tekanan.
c)
Angkat lengan di atas level jantung dan pertimbangkan untuk menerapkan tourniquet.
d)
Minta korban untuk beristirahat dan menunggu bantuan datang.
2.

Saat mengevakuasi korban yang tidak sadarkan diri dari area berbahaya, Anda tidak memiliki tandu. Korban memiliki berat badan yang cukup besar. Teknik evakuasi manakah yang paling efisien dan aman untuk satu penolong dalam situasi ini?

a)
Teknik drag atau pull.
b)
Teknik dorong ke arah aman
c)
Teknik angkat menggunakan punggung
d)
Teknik lift dengan bantuan teman
3.

Seorang anak berusia 8 tahun tersedak permen. Ia sadar tetapi tidak bisa batuk atau berbicara. Tangan kanannya memegang leher. Tindakan pertolongan pertama apa yang seharusnya Anda lakukan secara berurutan?

a)
Berikan air untuk diminum.
b)
Pukul punggung anak dengan keras.
c)
Tunggu sampai anak bisa berbicara.
d)
Lakukan manuver Heimlich.
4.

Anda menemukan seorang lansia jatuh dan mengeluh nyeri hebat di pinggul. Ia tidak dapat berdiri. Anda mencurigai adanya patah tulang panggul. Apa yang seharusnya menjadi prioritas utama Anda dalam memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan medis tiba?

a)
Membiarkan pasien bergerak untuk mencari posisi yang nyaman.
b)
Memberikan obat pereda nyeri tanpa konsultasi medis.
c)
Mengangkat pasien untuk memindahkannya ke tempat yang lebih aman.
d)
Jaga stabilitas dan kenyamanan pasien.
5.

Seorang anggota PMR menemukan korban yang tidak sadarkan diri di dalam ruangan yang diduga terpapar gas beracun. Tim medis belum tiba. Tindakan pertolongan pertama yang paling penting dan harus dilakukan pertama kali oleh penolong adalah?

a)
Membiarkan korban tetap di tempat dan menunggu tim medis.
b)
Menghubungi keluarga korban untuk memberi tahu tentang kejadian.
c)
Mengeluarkan korban dari ruangan yang terpapar gas beracun.
d)
Memberikan air minum kepada korban.
6.

Seorang teman Anda tersengat lebah. Ada satu sengat yang masih tertancap di kulitnya. Kulit di sekitarnya menjadi merah dan bengkak. Apa langkah terbaik yang harus Anda lakukan untuk pertolongan pertama?

a)
Oleskan es batu pada area yang terkena.
b)
Keluarkan sengat dengan hati-hati dan bersihkan area yang terkena.
c)
Biarkan sengat tetap tertancap dan tunggu hingga hilang sendiri.
d)
Beri obat penghilang rasa sakit tanpa membersihkan area tersebut.
7.

Anda menghadapi korban yang menunjukkan tanda-tanda syok: kulit dingin dan pucat, denyut nadi cepat dan lemah, serta napas yang pendek. Korban tidak sadarkan diri. Apa langkah pertolongan pertama yang paling penting untuk mencegah kondisi korban memburuk?

a)
Pindahkan korban ke tempat yang lebih terang dan bising.
b)
Berikan makanan padat untuk meningkatkan energi korban.
c)
Tunggu hingga korban sadar sebelum memberikan pertolongan.
d)
Pastikan jalan napas terbuka dan berikan bantuan pernapasan jika diperlukan.
8.

Korban kecelakaan sepeda motor terlihat sadar dan responsif, tetapi mengeluhkan nyeri hebat di area bahu dan tidak dapat menggerakkan lengannya. Anda menduga ada dislokasi sendi bahu. Apa langkah pertolongan pertama yang paling aman dan tepat?

a)
Memberikan obat pereda nyeri tanpa konsultasi medis
b)
Dukung lengan dan bahu, bawa ke fasilitas medis.
c)
Menggerakkan lengan korban untuk menguji mobilitas
d)
Membiarkan korban berbaring tanpa dukungan
9.

Seorang teman Anda yang memiliki riwayat alergi parah terhadap makanan laut, secara tidak sengaja memakan udang dan kini menunjukkan tanda-tanda syok anafilaktik (sesak napas, ruam, pembengkakan). Anda tidak memiliki pena epinefrin. Apa tindakan yang paling tepat untuk dilakukan sambil menunggu bantuan medis?

a)
Berikan makanan ringan untuk menenangkan teman Anda.
b)
Panggil teman lain untuk membantu tanpa melakukan tindakan apa pun.
c)
Ajak teman Anda berjalan-jalan untuk mengalihkan perhatian dari gejala.
d)
Posisikan teman Anda setengah duduk dan berikan antihistamin jika tersedia.
10.

Seorang anggota tim PMR yang bertugas di posko kebanjiran menemukan seorang anak dengan luka bakar melepuh di kakinya akibat tersiram air panas. Luka bakar tersebut seluas telapak tangan korban. Apa tindakan yang paling tepat untuk pertolongan pertama?

a)
Mengoleskan mentega pada luka bakar.
b)
Menutup luka dengan kain kotor.
c)
Memberikan obat pereda nyeri secara langsung.
d)
Mendinginkan luka bakar dengan air dingin selama 10-20 menit.
11.

Seorang anggota PMR Madya ditugaskan untuk melakukan penilaian risiko bencana di komunitasnya. Dia menemukan bahwa daerah tersebut rawan longsor karena kondisi tanah yang labil dan curah hujan tinggi. Tindakan mitigasi struktural manakah yang paling efektif untuk direkomendasikan guna mengurangi risiko tersebut dalam jangka panjang?

a)
Meningkatkan drainase permukaan
b)
Membangun terasering
c)
Membangun jalan raya
d)
Menanam pohon di sekitar area
12.

Sebagai anggota PMR Madya, Anda sedang menyusun rencana aksi kontinjensi untuk banjir di desa. Anda mengetahui bahwa beberapa lansia dan balita tinggal di area yang paling rendah. Bagaimana Anda mengintegrasikan prinsip inklusivitas dalam perencanaan evakuasi untuk memastikan kelompok rentan ini aman?

a)
Integrasikan prinsip inklusivitas dengan melibatkan lansia dan balita dalam perencanaan, menyediakan transportasi dan aksesibilitas, serta melatih relawan untuk membantu evakuasi.
b)
Hanya fokus pada evakuasi tanpa melibatkan kelompok rentan.
c)
Mengabaikan kebutuhan transportasi untuk lansia dan balita.
d)
Menyusun rencana evakuasi tanpa melibatkan relawan.
13.

Sebuah tim PMR Madya baru saja selesai melakukan pertolongan pertama pada korban gempa. Salah satu korban mengalami syok berat dan trauma psikologis. Langkah pertolongan pertama psikososial manakah yang harus diprioritaskan oleh tim untuk menstabilkan kondisi korban?

a)
Memberikan obat penenang kepada korban.
b)
Memberikan dukungan emosional dan mendengarkan keluhan korban.
c)
Mengabaikan keluhan korban dan fokus pada fisik.
d)
Menyarankan korban untuk segera kembali beraktivitas.
14.

Dalam fase respons darurat, tim PMR Madya berhadapan dengan situasi di mana komunikasi terputus total. Sumber daya yang tersedia terbatas, dan mereka harus segera mengirimkan informasi penting mengenai lokasi dan kebutuhan medis korban kepada tim bantuan yang lebih besar. Solusi inovatif apakah yang paling efektif untuk memecahkan masalah ini?

a)
Menggunakan radio untuk komunikasi jarak jauh.
b)
Mengirimkan pesan melalui email.
c)
Membuat panggilan telepon ke pusat komando.
d)
Menggunakan kurir atau sinyal visual untuk mengirim informasi.
15.

Anda adalah koordinator logistik di posko pengungsian PMR Madya. Stok makanan dan air bersih mulai menipis, sementara pengungsi terus bertambah. Tim Anda menemukan gudang yang berisi makanan dan air, tetapi gudang tersebut milik perusahaan swasta yang tidak berpartisipasi dalam respons bencana. Keputusan etis manakah yang harus Anda ambil?

a)
Ambil makanan dan air dari gudang untuk disalurkan kepada pengungsi.
b)
Ambil makanan dan air untuk digunakan sendiri.
c)
Biarkan makanan dan air di gudang dan cari sumber lain.
d)
Laporkan keberadaan gudang kepada pihak berwenang dan tunggu instruksi.
16.

Sebuah tim PMR Madya sedang melakukan edukasi siaga bencana di sekolah. Materi yang disampaikan mencakup jalur evakuasi gempa. Agar para siswa benar-benar memahami dan mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut, metode pembelajaran yang paling efektif untuk diterapkan adalah...

a)
Simulasi atau latihan evakuasi.
b)
Membaca buku tentang bencana saja.
c)
Diskusi kelompok tanpa simulasi.
d)
Presentasi teori tanpa praktik.
17.

Dalam fase rehabilitasi pasca bencana, seorang anggota PMR Madya menemukan bahwa banyak anak-anak di pengungsian menunjukkan tanda-tanda kecemasan dan kesulitan berinteraksi. Apa program kegiatan berbasis psikososial yang paling sesuai untuk membantu mereka pulih secara emosional?

a)
Diskusi kelompok tentang masalah sosial
b)
Kegiatan bermain dan seni (terapi seni dan permainan kelompok)
c)
Pelatihan keterampilan teknis
d)
Kegiatan olahraga kompetitif
18.

Ketika terjadi letusan gunung berapi, tim PMR Madya harus melakukan evakuasi di zona berbahaya. Mereka harus memutuskan antara dua rute evakuasi: Rute A, yang lebih pendek tetapi melewati area dengan aliran lahar yang berpotensi aktif; dan Rute B, yang lebih panjang tetapi berada di daerah yang lebih stabil. Mengingat prinsip keamanan tim, mana keputusan terbaik yang harus diambil dan mengapa?

a)
Rute D
b)
Rute B
c)
Rute C
d)
Rute A
19.

Seorang anggota PMR Madya membuat 'Family Disaster Plan' untuk keluarganya. Dia menyertakan rincian tentang tempat berkumpul, nomor kontak darurat, dan daftar barang esensial. Aspek kunci manakah yang sering terlewatkan dalam rencana semacam ini, padahal sangat penting untuk memastikan semua anggota keluarga siap secara psikologis?

a)
Nomor telepon layanan kesehatan
b)
Daftar makanan darurat
c)
Persiapan mental dan emosional anggota keluarga.
d)
Rincian lokasi tempat berlindung
20.

Dalam fase pra-bencana, tim PMR Madya melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang 'rantai pertolongan pertama'. Tujuan utama dari sosialisasi ini bukanlah hanya mengajarkan teknik P3K, melainkan untuk...

a)
Mengurangi jumlah anggota tim PMR Madya.
b)
Menyediakan alat P3K secara gratis kepada masyarakat.
c)
Meningkatkan pengetahuan tentang sejarah bencana.
d)
Meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam merespons situasi darurat.
21.

Seorang anggota PMR Madya menemukan bahwa mayoritas teman-temannya di sekolah masih membuang sampah sembarangan, padahal sudah ada tempat sampah terpilah. Tindakan yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini, sesuai dengan peran PMR, adalah...

a)
Mengadakan kampanye kesadaran dan edukasi tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
b)
Menghukum siswa yang membuang sampah sembarangan.
c)
Menyediakan lebih banyak tempat sampah di sekolah.
d)
Mengabaikan masalah dan berharap siswa akan berubah sendiri.
22.

Di asrama, seorang anggota PMR Madya melihat temannya sering berbagi handuk dan peralatan mandi lainnya. Jika dilihat dari sudut pandang PHBS, apa risiko kesehatan yang paling mungkin terjadi akibat kebiasaan ini?

a)
Peningkatan kebersihan pribadi
b)
Risiko dehidrasi akibat kurangnya kebersihan
c)
Risiko penularan penyakit kulit dan infeksi.
d)
Risiko alergi terhadap bahan kimia
23.

Di asrama, seorang anggota PMR Madya melihat temannya sering berbagi handuk dan peralatan mandi lainnya. Jika dilihat dari sudut pandang PHBS, apa risiko kesehatan yang paling mungkin terjadi akibat kebiasaan ini?

a)
Risiko dehidrasi akibat kurangnya kebersihan
b)
Peningkatan kebersihan pribadi
c)
Risiko alergi terhadap bahan kimia
d)
Risiko penularan penyakit kulit dan infeksi.
24.

Sebagai PMR Madya yang aktif di sekolah, Anda menyadari banyak teman yang sering melewatkan sarapan dengan alasan terburu-buru. Apa dampak jangka pendek dan jangka panjang yang paling mungkin terjadi pada teman-teman AndaA, berdasarkan pengetahuan PHBS?

a)
Dampak jangka pendek adalah peningkatan konsentrasi; dampak jangka panjang adalah risiko gangguan tidur.
b)
Dampak jangka pendek adalah peningkatan energi; dampak jangka panjang adalah risiko penyakit jantung.
c)
Dampak jangka pendek adalah peningkatan nafsu makan; dampak jangka panjang adalah penurunan berat badan.
d)
Dampak jangka pendek adalah penurunan konsentrasi dan energi; dampak jangka panjang adalah risiko kesehatan seperti obesitas dan diabetes.
25.

Salah satu indikator PHBS adalah membersihkan kamar mandi minimal seminggu sekali. Seandainya air di sekolah Anda sering mati, apa tindakan inovatif yang bisa diusulkan anggota PMR Madya untuk tetap memastikan kebersihan kamar mandi sekolah?

a)
Menggunakan sabun pembersih untuk menyemprot kamar mandi.
b)
Membiarkan kamar mandi kotor hingga air kembali mengalir.
c)
Menggunakan air dari penampungan hujan atau sumur untuk membersihkan kamar mandi.
d)
Menggunakan air dari keran yang tidak terpakai di kelas.
26.

PMR Madya berencana mengadakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Dari perspektif PHBS, apa manfaat paling relevan dari kegiatan ini?

a)
Meningkatkan kualitas udara dan kesehatan lingkungan.
b)
Meningkatkan polusi suara di sekitar sekolah.
c)
Mengurangi jumlah pohon yang ada di lingkungan.
d)
Meningkatkan jumlah limbah plastik di sekolah.
27.

Seorang anggota PMR Madya melihat temannya sering kali sakit perut setelah jajan di kantin. Setelah diselidiki, ia menemukan bahwa penjual tersebut jarang menutup makanannya dan tidak memakai sarung tangan saat melayani. Jika Anda adalah PMR Madya tersebut, apa tindakan yang paling bijaksana untuk menangani situasi ini?

a)
Membiarkan teman tersebut terus membeli makanan di kantin.
b)
Menyarankan teman untuk tidak makan di kantin tanpa melaporkan masalah.
c)
Menghentikan penjual dan meminta mereka untuk menutup makanan.
d)
Laporkan kepada pihak sekolah atau pengelola kantin untuk tindakan lebih lanjut.
28.

Seorang anggota PMR Madya sedang membantu korban gempa bumi. Ia menemukan seorang kakek yang mengalami patah tulang terbuka di kaki. Tindakan prioritas yang harus dilakukan anggota PMR tersebut berdasarkan prinsip RSPS adalah...

a)
Memberikan obat pereda nyeri tanpa pemeriksaan
b)
Membiarkan kakek dalam posisi yang tidak nyaman
c)
Mengangkat kaki kakek tanpa penanganan luka
d)
Menghentikan pendarahan dan menjaga kebersihan luka.
29.

Di suatu acara perkemahan, terjadi kebakaran kecil di area dapur. Seorang anggota PMR Madya melihat api yang mulai membesar dan beberapa orang panik. Langkah paling tepat yang harus diambil anggota PMR tersebut adalah...

a)
Meninggalkan area dapur untuk menghindari bahaya.
b)
Memadamkan api dan menenangkan orang-orang yang panik.
c)
Menyuruh semua orang berlari tanpa memberi instruksi.
d)
Mengabaikan api dan mencari bantuan.
30.

Sebuah tim RSPS PMR Madya sedang merencanakan simulasi evakuasi bencana banjir di desa mereka. Mereka memutuskan untuk membuat jalur evakuasi yang melewati jembatan kayu tua. Mengapa keputusan ini berpotensi membahayakan dan melanggar prinsip RSPS?

a)
Evakuasi melalui jembatan kayu tua lebih cepat daripada jalur lain.
b)
Jembatan kayu tua memiliki struktur yang kuat dan aman.
c)
Jembatan kayu tua sudah diperbaiki dan diperiksa keamanannya.
d)
Keputusan ini berpotensi membahayakan karena jembatan kayu tua mungkin tidak aman untuk dilalui.
31.

Kamu adalah anggota PMR Madya yang ditugaskan untuk membuat tas siaga bencana (kit bencana) untuk keluargamu. Manakah dari pilihan berikut yang menunjukkan pemahaman terbaik tentang prioritas isi tas siaga berdasarkan risiko bencana yang mungkin terjadi di daerahmu?

a)
Water, non-perishable food, first aid supplies, flashlight, batteries, important documents.
b)
Toys and games
c)
Clothing and personal items
d)
Gardening tools and supplies
32.

Seorang anggota PMR Madya melihat tetangganya yang lansia terperangkap di dalam rumah yang mulai tergenang air banjir. Air sudah mencapai setinggi dada. Tindakan penyelamatan yang paling tepat dan aman untuk anggota PMR tersebut adalah...

a)
Membiarkan lansia di dalam rumah sampai air surut.
b)
Menggunakan perahu atau tali untuk menarik lansia keluar dari rumah.
c)
Menggunakan alat pemadam kebakaran untuk memadamkan air.
d)
Menyelamatkan barang-barang berharga sebelum menyelamatkan lansia.
33.

Sebagai koordinator RSPS, kamu diminta untuk menyusun strategi penyebaran informasi tentang gempa bumi kepada masyarakat. Kamu memilih untuk menggunakan media sosial, selebaran, dan penyuluhan tatap muka. Mengapa pendekatan multi-media ini lebih efektif daripada hanya menggunakan satu media saja?

a)
Penyuluhan tatap muka hanya menjangkau orang-orang di sekitar lokasi bencana.
b)
Pendekatan multi-media lebih efektif karena menjangkau audiens yang berbeda dan meningkatkan pemahaman masyarakat.
c)
Pendekatan satu media lebih murah dan mudah dikelola.
d)
Media sosial tidak efektif untuk menyebarkan informasi penting.
34.

Dalam skenario bencana tanah longsor, seorang anggota PMR Madya melihat seorang korban yang tangannya terjepit di antara reruntuhan. Korban masih sadar dan dapat berkomunikasi. Apa yang harus menjadi fokus utama anggota PMR tersebut sebelum bantuan profesional datang?

a)
Menjaga stabilitas korban dan memberikan dukungan emosional.
b)
Mengabaikan korban dan mencari bantuan lain.
c)
Mencoba mengeluarkan korban dengan paksa.
d)
Memberikan makanan dan minuman kepada korban.
35.

Seorang anggota PMR Madya berusia 17 tahun ingin mendonorkan darahnya untuk pertama kali. Setelah makan siang, ia langsung menuju lokasi donor. Namun, petugas PMI menolak permohonannya. Apa kemungkinan alasan paling kuat di balik penolakan tersebut, berdasarkan prinsip keselamatan pendonor?

a)
Pendonor tidak memiliki kartu identitas.
b)
Pendonor sedang dalam keadaan sakit.
c)
Pendonor sudah mendonorkan darah sebelumnya.
d)
Pendonor belum cukup waktu setelah makan siang.
36.

Seorang PMR Madya menjadi sukarelawan di sebuah kegiatan donor darah. Ia mendengar seorang calon pendonor mengeluh bahwa ia merasa takut jarum dan akan pingsan jika melihat darah. Tindakan edukasi yang paling tepat dilakukan oleh anggota PMR tersebut adalah...

a)
Memberikan informasi tentang risiko donor darah yang berlebihan.
b)
Memberikan dukungan emosional dan menjelaskan proses donor darah.
c)
Mengabaikan keluhan dan melanjutkan proses donor darah.
d)
Menyarankan calon pendonor untuk tidak datang ke kegiatan donor darah.
37.

Seorang PMR Madya menjadi sukarelawan di sebuah kegiatan donor darah. Ia mendengar seorang calon pendonor mengeluh bahwa ia merasa takut jarum dan akan pingsan jika melihat darah. Tindakan edukasi yang paling tepat dilakukan oleh anggota PMR tersebut adalah...

a)
Mengabaikan keluhan calon pendonor dan melanjutkan proses donor.
b)
Menyarankan calon pendonor untuk tidak datang ke kegiatan donor darah.
c)
Memberikan informasi tentang manfaat donor darah tanpa mendengarkan kekhawatiran.
d)
Memberikan dukungan emosional dan menjelaskan proses donor darah.
38.

Seorang anggota PMR Madya berhasil mendonorkan darah untuk pertama kalinya. Namun, setelah 15 menit, ia mengeluh pandangan kabur dan merasa ingin pingsan. Langkah pertama dan paling vital yang harus ia lakukan adalah...

a)
Berbaring atau duduk dengan nyaman.
b)
Makan makanan berat untuk menambah energi.
c)
Berjalan-jalan untuk menghilangkan pusing.
d)
Minum air dingin segera.
39.

Di sebuah desa terpencil, terjadi kelangkaan darah O Rhesus Negatif. Anggota PMR Madya di sana berinisiatif melakukan kampanye donor darah. Namun, mereka kesulitan karena masyarakat cenderung percaya pada mitos bahwa donor darah membuat tubuh menjadi lemah dan mudah sakit. Strategi sosialisasi paling efektif untuk mengatasi tantangan ini adalah...

a)
Melakukan edukasi melalui seminar kesehatan dan testimoni pendonor.
b)
Membagikan makanan gratis untuk menarik perhatian masyarakat
c)
Mengadakan acara hiburan tanpa informasi kesehatan
d)
Menyebarkan brosur tentang donor darah tanpa penjelasan
40.

Seorang PMR Madya melihat temannya yang baru selesai donor darah, bergegas untuk bermain basket. Ia khawatir karena temannya terlihat sedikit pucat. Apa yang seharusnya dilakukan oleh anggota PMR tersebut, berdasarkan pemahaman akan proses regenerasi darah?

a)
Teman tersebut sebaiknya langsung berlari untuk menghangatkan tubuh.
b)
Teman tersebut sebaiknya minum kopi sebelum bermain basket.
c)
Teman tersebut sebaiknya makan makanan berat sebelum bermain.
d)
Teman tersebut sebaiknya beristirahat dan tidak bermain basket.