WorksheetsPENILAIAN HARIAN QH KELAS XII
Total questions: 15
Worksheet time: 1hrs 1mins
Perhatikan Al Baqarah ayat 155!
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ
Ayat ini menjelaskan bentuk ujian yang diberikan Allah kepada manusia. Jika seorang siswa merasa cemas berlebihan menjelang ujian sekolah, hal itu termasuk ujian berupa…
الخوف
الجوع
نقص من الﻻمو
الانفس
Perhatikan QS Al Baqarah tersebut!
ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٞ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ
Apa makna dari ucapan "Tarji’" diatas?
Semua milik Allah dan akan kembali kepada-Nya
Semua cobaan adalah hukuman
Cara untuk menghapus kesalahan masa lalu
Doa untuk meminta pertolongan manusia
Hadis (رواه الترمذي 2398):
أَيُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلَاءً؟ قَالَ: الأَنْبِيَاءُ، ثُمَّ الأَمْثَلُ فالأَمْثَلُ…
Apa hubungan antara tingkat iman dan ujian yang dihadapi seseorang menurut hadis ini?
Semakin kuat iman, semakin berat ujiannya
Semakin tinggi iman, semakin ringan ujiannya
Tidak ada hubungan antara iman dan ujian
Semakin lemah iman, semakin berat ujiannya
Hadis (رواه مسلم 2999):
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ… إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Seorang siswa berhasil meraih juara kelas. Berdasarkan hadis tersebut, sikap terbaik yang harus dilakukan adalah…
Membanggakan diri di depan orang lain
Bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan
Mengurangi ibadah karena sudah sukses
Menganggap prestasi semata-mata hasil usahanya
Cobaan berupa “نقص من الأموال” paling relevan saat …
Kehilangan pekerjaan orang tua
Takut gagal ujian
Kekurangan buah-buahan
Tidak punya semangat
Sebutkan lima bentuk ujian dalam QS. Al-Baqarah 155 dan berikan contoh masing-masing!
Tuliskan kalimat istirja’ dan tuliskan makna dari kalimat tersebut!
QS. Ali Imran 186 berbunyi:
لَتُبْلَوُنَّ فِيۤ أَمْوَٰلِكُمْ وَأَنفُسِكُمْۖ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَمِنَ ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُوٓاْ أَذًى كَثِيرٗاۚ وَإِن تَصْبِرُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ ٱلۡأُمُورِ
Tuliskan dua jenis ujian yang disebut dalam ayat ini beserta contohnya!
Hadis Rasulullah ﷺ: “In aṣābat-hu ṣarrā’ syakara, wa in aṣābat-hu ḍarrā’ ṣhabara …” hadits ini mengajarkan tentang keseimbangan hidup. Jelaskan dua sikap utama yang diajarkan dalam hadis tersebut!
Perhatikan ayat Tersebut!
لَتُبْلَوُنَّ فِيْٓ اَمْوَالِكُمْ وَاَنْفُسِكُمْۗ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْٓا اَذًى كَثِيْرًاۗ وَاِنْ تَصْبِرُوْا وَتَتَّقُوْا فَاِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ
Ayat tersebut menjelaskan bahwa mendengar ejekan adalah bagian dari ujian iman. Jika kamu mendapatkan ejekan dari teman-temannya karena tetap menggunakan pakaian-pakaian yang menutup aurat di zaman sekarang ini. Bagaimana seharusnya kita bersikap sesuai dengan QS Al-Baqarah ayat 156-157?
Perhatikan hadis tersebut
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«أَشَدُّ النَّاسِ بَلَاءً الْأَنْبِيَاءُ، ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ، يُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ، فَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ صَلَابَةٌ اشْتَدَّ بَلَاؤُهُ، وَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ رِقَّةٌ ابْتُلِيَ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ، فَمَا يَبْرَحُ الْبَلَاءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِي عَلَى الْأَرْضِ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ»
(HR. Tirmidzi, no. 2398)
Tuliskan isi dari hadits tersebut!
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Bagaimana hadis ini bisa dijadikan pegangan bagi siswa agar selalu bersyukur saat mendapat kesuksesan, dan tetap sabar ketika menghadapi kegagalan atau masalah hidup?
QS. Al-Baqarah ayat 155 menjelaskan bahwa Allah akan menguji manusia dengan rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana seharusnya seorang pelajar menyikapi ujian dan cobaan tersebut agar tetap kuat imannya?
Menghindari segala bentuk kesulitan dengan cara berdiam diri dan tidak berusaha.
Menganggap ujian sebagai hukuman Allah sehingga merasa putus asa dan pesimis.
Menerima cobaan dengan sabar, berusaha mencari solusi, serta menjadikannya sarana mendekatkan diri kepada Allah.
Menyalahkan keadaan, orang lain, bahkan Allah atas penderitaan yang dialami.
Menghibur diri dengan hiburan duniawi agar melupakan kesulitan hidup.
Cobaan berupa lapar bisa menjadi latihan bagi seorang muslim. Apa contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?
Marah-marah ketika merasa lapar saat berpuasa.
Menjadikan rasa lapar sebagai alasan untuk bermalas-malasan.
Sabar menahan lapar saat puasa Ramadhan dan tetap beribadah.
Membatalkan puasa tanpa alasan yang dibenarkan.
Menghindari ibadah yang menimbulkan rasa lapar.
Ketika gagal dalam ujian sekolah, bagaimana cara memahami kegagalan tersebut sesuai dengan pesan QS. Al-Baqarah ayat 155?
Menyadari bahwa itu ujian dari Allah untuk belajar lebih giat.
Menganggap Allah tidak adil karena tidak membantu.
Berhenti belajar karena merasa tidak mampu.
Menyontek agar bisa berhasil tanpa usaha keras.
Meremehkan pentingnya ujian karena sudah putus asa.
