WorksheetsSoal Test 2 Teks Biografi Bab 1 Kelas XII Semester 1
Total questions: 40
Worksheet time: 27mins
Tujuan utama penulisan teks biografi adalah …
A. Menceritakan kisah fiksi
B. Menjelaskan teori ilmiah
C. Memberikan panduan menulis
D. Memberikan informasi tentang kehidupan seseorang.
E. Memberikan informasi kehidupan privasi tokoh
Struktur teks biografi umumnya terdiri atas …
A. Orientasi – Konflik – Klimaks – Resolusi
B. Pengenalan – Permasalahan – Penyelesaian
C. Orientasi – Peristiwa Penting – Reorientasi
D. Judul – Isi – Penutup – Referensi
E. Abstrak – Argumentasi – Simpulan
Biografi HB Jassin menunjukkan bahwa beliau dijuluki “Paus Sastra Indonesia” karena …
A. Ia menulis banyak puisi yang populer di masyarakat
B. Ia mendirikan pusat dokumentasi sastra yang lengkap
C. Ia menjadi ketua umum Dewan Kesenian Jakarta
D. Ia berhasil memenangkan sayembara menulis novel
E. Ia sering diundang menjadi pembicara di luar negeri
Manfaat mempelajari teks biografi bagi peserta didik adalah …
A. Mengembangkan kemampuan menciptakan cerita fiksi
B. Membuat siswa mampu menulis iklan yang persuasif
C. Mengetahui cara menyusun naskah drama
D. Mengajarkan cara berdebat dengan argumen kuat
E. Memberi teladan dari pengalaman hidup tokoh
Dalam sebuah teks biografi, penulis menggambarkan tokoh yang berjuang keras di masa muda hingga akhirnya sukses sebagai sastrawan besar. Bagaimana cara Anda menilai keberhasilan tokoh tersebut dalam hubungannya dengan sikap pantang menyerah?
A. Keberhasilan tokoh semata-mata karena faktor keberuntungan
B. Sikap pantang menyerah menunjukkan tokoh tidak memiliki kelemahan
C. Kesuksesan tokoh menjadi bukti bahwa kegigihan penting untuk meraih cita-cita
D. Tokoh berhasil karena adanya bantuan orang-orang di sekitarnya saja
E. Kesuksesan tokoh hanya relevan bagi tokoh itu sendiri, bukan pembaca
Bacalah kutipan biografi berikut:
“HB Jassin rela menerima hukuman percobaan karena menolak membuka identitas penulis cerpen ‘Langit Makin Mendung’. Sikap itu menunjukkan prinsip kuat dalam membela kebebasan berekspresi.”
Dari kutipan di atas, nilai karakter apa yang paling tepat untuk diteladani pembaca?
A. Keuletan dalam menulis karya sastra
B. Kesederhanaan dalam menjalani hidup
C. Konsistensi dalam memegang prinsip
D. Keberanian menghadapi musuh di medan perang
E. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar
Jika Anda diminta menulis biografi seorang tokoh lokal yang belum dikenal luas, langkah awal apa yang paling tepat dilakukan?
A. Menulis kisah hidup tokoh berdasarkan imajinasi pribadi
B. Mengumpulkan data dari sumber terpercaya seperti wawancara dan arsip
C. Membandingkan tokoh lokal dengan tokoh internasional
D. Membuat ringkasan cerita tokoh dengan bahasa sehari-hari
E. Menyalin kisah tokoh lain lalu menyesuaikan namanya
Seorang siswa membaca biografi R.A. Kartini dan menemukan bahwa perjuangan Kartini tidak hanya tentang pendidikan perempuan, tetapi juga tentang pemikiran modern. Bagaimana cara siswa tersebut memanfaatkan informasi itu dalam kehidupannya?
A. Meneladani semangat Kartini dengan rajin membaca dan belajar
B. Menghafalkan fakta sejarah perjuangan Kartini untuk ujian
C. Membandingkan Kartini dengan tokoh laki-laki sezamannya
D. Mengkritik tokoh lain yang tidak memiliki semangat seperti Kartini
E. Menganggap perjuangan Kartini tidak relevan lagi saat ini
Anda membaca biografi seorang penulis muda yang sukses karena konsisten menulis setiap hari. Jika Anda ingin meniru teladan tersebut, strategi yang paling tepat dilakukan adalah …
A. Menunggu inspirasi datang baru mulai menulis
B. Membaca karya lain tanpa pernah mencoba menulis
C. Menyimpan ide di kepala tanpa dituangkan dalam tulisan
D. Menulis secara disiplin walaupun sedikit setiap hari
E. Menghindari kesalahan dengan tidak pernah mencoba menulis
Perhatikan pernyataan berikut tentang penulisan teks biografi:
1. Menyajikan kisah hidup tokoh berdasarkan fakta.
2. Mengandung pesan moral yang dapat diteladani.
3. Ditulis dengan struktur orientasi, peristiwa penting, dan reorientasi.
4. Menggunakan bahasa yang imajinatif dan penuh majas.
5. Menekankan unsur fiksi untuk menarik pembaca.
Dari pernyataan di atas, yang termasuk ciri teks biografi adalah …
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 4
C. 2, 3, dan 5
D. 1, 2, dan 5
E. 3, 4, dan 5
Bacalah kutipan teks di bawah ini!
“Barang langka selalu menarik. Seperti benda-benda antik. Anda meminta saya mencarinya?”
“Langka atau tidak, antik atau bukan, aku tidak main-main lho.”
“Saya percaya Anda tidak main-main. Anda butuh menghiasi istana Anda yang baru. Ya, kan?”
Makna lambang istana dalam kutipan di atas adalah...
tempat tinggal
bangunan bagus
tempat peristirahatan
gedung bertingkat
rumah mewah
Bacalah kutipan di bawah ini !
(1) Mendengar nada suaranya, Wibisono tampak serius. (2) Aku juga tidak mau dia menganggapku tidak perhatian. (3) Paling tidak aku menampakkan batang hidungku di sana. (4) Koleganya juga pasti ingin mengetahui siapa istrti Wibisono. (5) Formalitas seperti ini tidak tertulis yang harus dijalankan. (6) Sebenarnya aku bisa saja mengelak dengan berbagai macam dalih. (7) Namun, aku tidak ingin melakukannya.
Ajeng, Puji Isdriani K.
Majas dalam kutipan tersebut terdapat pada kalimat nomor...
1
2
3
4
5
Bacalah kutipan di bawah ini !
(1) Mendengar nada suaranya, Wibisono tampak serius. (2) Aku juga tidak mau dia menganggapku tidak perhatian. (3) Paling tidak aku menampakkan batang hidungku di sana. (4) Koleganya juga pasti ingin mengetahui siapa istrti Wibisono. (5) Formalitas seperti ini tidak tertulis yang harus dijalankan. (6) Sebenarnya aku bisa saja mengelak dengan berbagai macam dalih. (7) Namun, aku tidak ingin melakukannya.
Ajeng, Puji Isdriani K.
Pendeskripsian watak tokoh aku yang bertanggung jawab diungkapkan melalui...
dialog antartokoh
pikiran tokoh
lingkungan tokoh
tanggapan tokoh
fisik tokoh
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama!
(1) Air mataku mengalir deras membaca surat Nurul. Aku taktahu harus berbuat apalagi. Hatiku ikut pilu. (2) “Sayang, apa isinya sampai kau menangis?” Tanya Aisyah sambil mengusap air mata di pipiku dengan ujung jilbabnya. Kutatap wajah istriku. (3) Haruskah aku berterus terang padanya? Aku takingin membuat dirinya kacau dan cemburu. Aku harus melindungi ketenangan jiwanya. Yang jelas aku sama sekali tidak mau mengkhianatinya. (4) Bisa jadi jika aku berterus terang, dia bisa menerima usul Nurul, tetapi aku telah berjanji pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan memadu istriku. (5) Aisyah adalah perempuanku yang pertama dan terakhir.
Ayat-ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy
Konflik pada tokoh aku dalam kutipan tersebut adalah...
lebih menyayangi istrinya.
tidak mampu berbuat apa-apa.
lebih memercayai Nurul.
tidak mampu berterus terang.
lebih memercayai Nurul.
Cermati puisi berikut!
Tuhan, Kita Begitu Dekat
Karya Abdul Hadi W.M.
Tuhan
kita begitu dekat
seperti api dengan panas
aku panas dalam apimu
Tuhan
kita begitu dekat
seperti kain dengan kapas
aku kapas dalam kainmu
Tuhan
kita begitu dekat
seperti angin dengan arahnya
kita begitu dekat
Dalam gelap
kini nyala
Pada lampu padammu
Suasana yang terungkap dalam puisi tersebut adalah...
pilu
terancam
hening
takut
sendu
Cermati teks cerpen berikut!
(1) Hati-hati bus melaju dengan kecepatan tinggi. Sudarmaji berdiri sambil berpengangan pada sandaran kursi, bergerak ke depan, ke arah sopir yang berambut sekusam debu. (2) Tepat di belakang sopir itu, ia bertanya dengan suara yang sengaja dikeraskan. Di mana tempat perhentian terakhir bus ini? (3) Bus berhenti mendadak. (4) Sudarmaji hampir saja tersungkur ke depan dan ia bersungut-sungut. (5) Sopir bus membalikkan badannya, menatap Sudarmaji dingin, sembari membelalakkan matanya.
Nilai moral yang terdapat pada kutipan tersebut adalah...
memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan.
Bertanggung jawab terhadap risiko pekerjaan.
kreativitas memerlukan biaya yang mahal.
membantu penumpang untk mendapatkan pelayanan.
kesantunan dalam bertegur sapa.
Cermati teks cerpen berikut!
(1) Hati-hati bus melaju dengan kecepatan tinggi. Sudarmaji berdiri sambil berpengangan pada sandaran kursi, bergerak ke depan, ke arah sopir yang berambut sekusam debu. (2) Tepat di belakang sopir itu, ia bertanya dengan suara yang sengaja dikeraskan. Di mana tempat perhentian terakhir bus ini? (3) Bus berhenti mendadak. (4) Sudarmaji hampir saja tersungkur ke depan dan ia bersungut-sungut. (5) Sopir bus membalikkan badannya, menatap Sudarmaji dingin, sembari membelalakkan matanya.
Amanat yang terdapat pada kutipan tersebut adalah...
Kita harus bertanggung jawab atas perbuatan kita!
Dalam bertegur sapa hendaklah memperhatikan kesantunan!
Tolong-menolonglah dalam mengatasi kesulitan!
Janganlah kita takut menghadapi kebenaran!
Setiap perbuatan sebaiknya dipikirkan terlebih dahulu.
Cermati teks cerpen berikut!
(1) Hati-hati bus melaju dengan kecepatan tinggi. Sudarmaji berdiri sambil berpengangan pada sandaran kursi, bergerak ke depan, ke arah sopir yang berambut sekusam debu. (2) Tepat di belakang sopir itu, ia bertanya dengan suara yang sengaja dikeraskan. Di mana tempat perhentian terakhir bus ini? (3) Bus berhenti mendadak. (4) Sudarmaji hampir saja tersungkur ke depan dan ia bersungut-sungut. (5) Sopir bus membalikkan badannya, menatap Sudarmaji dingin, sembari membelalakkan matanya.
Pembuktian watak tokoh sopir yang emosional pada kalimat nomor...
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (5)
(4) dan (5)
Cermati kutipan puisi berikut!
Saat mentari mulai terbit Itulah awal aku mengenalmu dalam buku Saat raja siang membakar Itulah awal aku bersamamu Saat hujan turun dengan lebat Itulah saat aku mengkhawatirkanmu Saat bintang bertabur dan bulan tersenyum Itulah saat aku memikirkanmu Saat malam semakin larut
Majas personifikasi dalam kutipan puisi tersebut terdapat pada larik ....
Saat mentari mulai terbit
Saat hujan turun dengan lebat
Saat bintang bertabur dan bulan tersenyum.
Saat malam semakin larut
Saat itulah aku merasa takut untuk kehilangan dirimu
Cermati bagian resensi berikut dengan saksama!
Cerita ini menarik dan tidak membosankan. Pengarang menyajikan masalah remaja yang sering dijumpai sehari-hari. Semuanya diolah dengan cermat sehingga membuat kita tersenyum. Namun, sangat disayangkan pengarang menguraikan panjang lebar karakter tokoh-tokohnya sehingga terasa berlebihan.
Kutipan tersebut berisi tentang...
kelemahan isi buku
kelebihan isi buku
pengarang buku
Ikhtisar isi buku
keunggulan dan kelemahan buku
19. Bacalah kutipan drama berikut!
Setelah itu Budi keluar dari kelas dan menghampiri mereka. Kemudian Budi ikut berdiri hormat seperti yang lain.
Dini : Kenapa, Bud? Kamu dihukum juga?
Budi : Tidak, aku ingin menjalani hukuman kalian juga.
Kita sahabat ‘kan? Aku ingin kita bersama.
Sita : Aku berharap ini menjadi pelajaran kita semua.
Dini : Dan tidak kita ulangi lagi.
Adi : Kita sahabat sejati.
Lalu mereka semua menjalani hukuman dengan penuh senyum dan tawa.
Inti kutipan drama tersebut adalah ...
Persahabatan sejati.
Pelajaran yang sangat berharga.
Menjalani hukuman bersama-sama.
Tetap senyum walau mendapat hukuman.
Jangan mengulangi perbuatan yang salah.
Bacalah kutipan biografi berikut!
Mochtar Lubis sangat memikirkan nasib seluruh karyawannya. Ia turun mencarikan pekerjaan para karyawannya setelah surat kabar Indonesia Raya yang dipimpinnya dibredel. Tentang nasib agen-agen dan seluruh lopernya, ia berkeyakinan akan tetap baik karena masih ada koran-koran yang terbit. “Saya tidak mau menandatangani surat pernyataan yang disodorkan pemerinta,” kata Muchtar Lubis, “Karena malu kepada teman-teman saya, pejuang kemerdekaan.”
Hal yang dapat diteladani dari Muchtar Lubis adalah...
membantu perekonomian dan mencari pekerjaan untuk para karyawannya setelah surat kabar Indonesia Raya dibredel.
perekonomian karyawannya dibantu dan diberikan pekerjaan setelah surat kabar Indonesia Raya yang dipimpinnya dibredel.
membuka lapangan kerja baru untuk para karyawannya setelah surat kabar Indonesia Raya dibredel.
sangat memikirkan karyawannya dan mencarikan pekerjaan bagi karyawannya setelah surat kabar Indonesia Raya dibredel.
sangat kasihan terhadap karyawannya dan membantu membuka lapangan kerja setelah surat kabar Indonesia Raya dibredel.
Bacalah kutipan biografi berikut!
Mochtar Lubis sangat memikirkan nasib seluruh karyawannya. Ia turun mencarikan pekerjaan para karyawannya setelah surat kabar Indonesia Raya yang dipimpinnya dibredel. Tentang nasib agen-agen dan seluruh lopernya, ia berkeyakinan akan tetap baik karena masih ada koran-koran yang terbit. “Saya tidak mau menandatangani surat pernyataan yang disodorkan pemerinta,” kata Muchtar Lubis, “Karena malu kepada teman-teman saya, pejuang kemerdekaan.”
Mengapa Muchtar Lubis tidak mau menandatangani surat yang disodorkan pemerintah?
ia sedang memikirkan nasib karyawannya.
surat kabar yang dipimpinnya dibredel pemerintah.
masih ada koran-koran yang terbit.
mengingatkan kemerdekaan pers.
ia merasa malu kepada pejuang kemerdekaan.
(1) Aku pura-pura tidak mendengar perkataan si Lorang-Loreng itu. (2) Mere-ka gila karena mengira aku gila. (3) Tak tahukah mereka bahwa aku tak menyanyi sendiri? Aku bernyanyi bersama bulan, awan, udara malam, bersama desir angin, burung hantu, dan lolong anjing hutan. (4) Bersama bayangan Ayah, Mak, Ma’e, dan Agam. (5) Kami menyanyi, kami menari Bungong Jeumpa.
Jaring-Jaring Merah, Helvy Tiana Rosa
Nilai budaya yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut ada dalam...
1
2
3
4
5
23. Bacalah kutipan novel berikut ini dengan cermat!
Meskipun mereka sudah berteman hampir tiga belas tahun, dengan masalah yang taksama jauh-jauh dari penampilan fisik-perangai Jo dan Vin tumbuh berbeda sekali. Vina tumbuh dengan pemahaman baik. Sejak SMA dulu ia tidak terlalu peduli dengan pendapat orang lain. Sepanjang ia bahagia, maka mau jelek, mau cantik orang lain menilai, ia selalu merasa cantik. Berbeda dengan Jo yang menolak paham kalau pun ia sebenarnya paham-untuk menerimanya. Jo terus berkutat dengan tubuh tambunnya. Pernah saking inginnya bertubuh kurus, Jo memaksakan diri melakukan diet tanpa terkendali. Fantastis memang, berat tubuhnya turun separuh. Membuat pangling. Tapi itu hanya bertahan beberapa minggu, sebelum berakhir terbaring di ranjang rumah sakit. Saat ia kembali sehat, tubuhnya kembali membesar tanpa kendali.
Sepotong Hati yang Baru, Tere Liye
Ringkasan kutipan tersebut adalah...
Vin dan Jo berusia hampir tiga puluh tahun, selalu memperhatikan penampilan fisik.
Vin dan Jo bersahabat cukup lama, tetapi mereka memiliki pandangan yang berbeda tentang penampilan fisik.
Vin gadis yang selalu tampil sederhana, sedangkan Jo selalu berusaha memperbaiki penampilannya.
Vin tidak pernah peduli dengan pendapat orang tentang penampilannya yang penting bahagia
Jo selalu ingin tampil menarik dengan melakukan diet agar tubuhnya menjadi kurus.
Bacalah kutipan berikut:
Ki Hajar Dewantara, yang terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mei 1889, adalah seorang pelopor pendidikan di Indonesia. Setelah lulus dari ELS (Sekolah Dasar Eropa) dan sempat mengenyam pendidikan di STOVIA (Sekolah Dokter Jawa), ia memilih jalur jurnalistik. Ia dikenal karena tulisan-tulisannya yang kritis terhadap pemerintah kolonial Belanda, salah satu yang paling terkenal adalah 'Als ik eens Nederlander was' (Seandainya Aku Seorang Belanda). Tulisan ini, yang memprotes perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda dari Prancis, menyebabkan ia diasingkan ke Belanda. Di pengasingan, ia justru semakin memperdalam ilmu pendidikan dan akhirnya mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa pada 3 Juli 1922. Perguruan ini menjadi landasan bagi pendidikan pribumi yang berorientasi pada kebudayaan dan kemerdekaan berpikir, menentang sistem pendidikan kolonial yang diskriminatif.
Berdasarkan ilustrasi di atas, bagaimana Anda dapat mengevaluasi relevansi pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang 'pendidikan yang berorientasi pada kebudayaan' dalam konteks pendidikan di Indonesia saat ini?
Kurang relevan, karena pendidikan saat ini harus berfokus pada ilmu pengetahuan dan teknologi, bukan lagi kebudayaan.
Hanya relevan untuk sekolah-sekolah yang berada di pedesaan, bukan di perkotaan yang lebih modern.
Tidak relevan sama sekali, karena sistem pendidikan nasional sudah maju dan tidak lagi berhadapan dengan penjajahan.
Sangat relevan, karena pendidikan modern Indonesia masih sangat membutuhkan penguatan identitas budaya di tengah arus globalisasi.
Relevansinya terbatas pada pelajaran kesenian dan budaya daerah, bukan pada keseluruhan kurikulum pendidikan.
Bacalah kutipan berikut:
Ki Hajar Dewantara memiliki semboyan terkenal yang menjadi landasan pendidikan di Indonesia: 'Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani'. Semboyan ini memiliki makna yang mendalam. 'Ing Ngarso Sung Tulodo' berarti di depan memberi teladan. 'Ing Madyo Mangun Karso' berarti di tengah membangun kemauan atau semangat. 'Tut Wuri Handayani' berarti dari belakang memberi dorongan. Semboyan ini secara efektif menempatkan guru tidak hanya sebagai sumber ilmu, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan inspirator bagi murid-muridnya.
Jika diterapkan pada konteks kepemimpinan modern di sebuah organisasi, manakah interpretasi yang paling relevan dengan semboyan 'Ing Madyo Mangun Karso'?
Seorang manajer yang selalu memimpin dari depan dan memberikan contoh kerja keras kepada timnya.
Seorang pemimpin yang mendorong dan memotivasi anggota timnya untuk berinovasi dan mengambil inisiatif secara mandiri.
Seorang CEO yang membuat semua keputusan strategis tanpa melibatkan masukan dari anggota timnya.
Seorang pemimpin yang memberikan penghargaan finansial kepada semua anggota tim tanpa memandang kontribusi individu.
Seorang direktur yang mendelegasikan tugas sepenuhnya kepada bawahannya dan hanya mengawasi dari jauh.
Bacalah kutipan berikut:
Ki Hajar Dewantara, lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta, berasal dari keluarga bangsawan Keraton Yogyakarta. Ia dikenal sebagai pelopor pendidikan nasional di Indonesia. Pada 1912, ia mendirikan Indische Partij bersama Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo, yang memperjuangkan kesetaraan bagi pribumi. Karena kritiknya terhadap pemerintah kolonial melalui tulisan “Als Ik Eens Nederlander Was,” ia diasingkan ke Belanda pada 1913. Setelah kembali ke Indonesia, ia mendirikan Taman Siswa pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta, sebuah lembaga pendidikan yang mengusung konsep “among” untuk mendidik anak-anak pribumi dengan nilai-nilai budaya lokal dan semangat kebangsaan. Meski menghadapi tekanan dari pemerintah kolonial dan keterbatasan sumber daya, ia terus mengembangkan sistem pendidikan yang menekankan kemandirian dan keberanian. Atas jasanya, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 1959 dan hari kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Kalimat "Meskipun menghadapi tekanan dari pemerintah kolonial dan keterbatasan sumber daya, ia terus mengembangkan sistem pendidikan" menggunakan kata hubung yang menunjukkan hubungan...
Penambahan
Pertentangan
Tujuan
Sebab-akibat
Waktu
Bacalah kutipan berikut:
Ki Hajar Dewantara, lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta, berasal dari keluarga bangsawan Keraton Yogyakarta. Ia dikenal sebagai pelopor pendidikan nasional di Indonesia. Pada 1912, ia mendirikan Indische Partij bersama Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo, yang memperjuangkan kesetaraan bagi pribumi. Karena kritiknya terhadap pemerintah kolonial melalui tulisan “Als Ik Eens Nederlander Was,” ia diasingkan ke Belanda pada 1913. Setelah kembali ke Indonesia, ia mendirikan Taman Siswa pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta, sebuah lembaga pendidikan yang mengusung konsep “among” untuk mendidik anak-anak pribumi dengan nilai-nilai budaya lokal dan semangat kebangsaan. Meski menghadapi tekanan dari pemerintah kolonial dan keterbatasan sumber daya, ia terus mengembangkan sistem pendidikan yang menekankan kemandirian dan keberanian. Atas jasanya, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 1959 dan hari kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Berdasarkan teks, apa yang menjadi keistimewaan Ki Hajar Dewantara dibandingkan tokoh lain pada masanya?
Keberhasilannya mendirikan Indische Partij tanpa dukungan masyarakat
Pendirian Taman Siswa yang mengintegrasikan budaya lokal dan kebangsaan
Kemampuannya menghindari pengasingan oleh pemerintah kolonial
Dukungan penuh dari keluarga bangsawan dalam pendidikannya
Pengakuannya sebagai Pahlawan Nasional sejak awal kariernya
Bacalah kutipan berikut:
Ki Hajar Dewantara, lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta, berasal dari keluarga bangsawan Keraton Yogyakarta. Ia dikenal sebagai pelopor pendidikan nasional di Indonesia. Pada 1912, ia mendirikan Indische Partij bersama Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo, yang memperjuangkan kesetaraan bagi pribumi. Karena kritiknya terhadap pemerintah kolonial melalui tulisan “Als Ik Eens Nederlander Was,” ia diasingkan ke Belanda pada 1913. Setelah kembali ke Indonesia, ia mendirikan Taman Siswa pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta, sebuah lembaga pendidikan yang mengusung konsep “among” untuk mendidik anak-anak pribumi dengan nilai-nilai budaya lokal dan semangat kebangsaan. Meski menghadapi tekanan dari pemerintah kolonial dan keterbatasan sumber daya, ia terus mengembangkan sistem pendidikan yang menekankan kemandirian dan keberanian. Atas jasanya, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 1959 dan hari kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Berdasarkan penggalan teks, apa yang menjadi motivasi utama Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa?
Keinginan untuk mempertahankan tradisi bangsawan Yogyakarta
Tekanan dari pemerintah kolonial untuk mendirikan sekolah
Keinginan untuk mendidik pribumi dengan nilai budaya lokal dan kebangsaan
Dorongan dari keluarganya untuk memperluas pengaruh keraton
Keinginan untuk mendapatkan pengakuan internasional
Bacalah kutipan berikut:
Sutomo, yang lebih dikenal sebagai Bung Tomo, lahir pada 3 Oktober 1920 di Surabaya, Jawa Timur. Ia adalah anak dari pasangan Kartawan Tjiptowidjojo dan Subastita, yang berasal dari keluarga kelas menengah. Bung Tomo menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (MULO) dan aktif dalam organisasi kepanduan, yang membentuk jiwa nasionalismenya sejak dini. Ia dikenal sebagai orator ulung yang mampu membangkitkan semangat rakyat melalui pidato-pidatonya yang berapi-api, terutama saat Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.
Bung Tomo memainkan peran penting dalam memobilisasi rakyat Surabaya untuk melawan pasukan Belanda dan Sekutu pasca-Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Melalui siaran radio, ia menyampaikan pidato yang menggugah semangat juang, menyerukan "Merdeka atau Mati!" yang menjadi simbol perlawanan rakyat. Ia juga mendirikan Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI) untuk mengoordinasikan perjuangan bersenjata. Meski tidak memiliki latar belakang militer formal, kepemimpinannya yang karismatik dan kemampuan berorasinya menjadikannya tokoh sentral dalam peristiwa heroik tersebut.
Pasca-pertempuran, Bung Tomo sempat terlibat dalam politik, namun ia lebih dikenang sebagai pahlawan nasional yang menginspirasi generasi muda. Ia meninggal dunia pada 7 Oktober 1981 di Padang Arafah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji. Warisannya sebagai pejuang kemerdekaan terus dikenang hingga kini.
Apa implikasi dari pidato "Merdeka atau Mati" Bung Tomo terhadap semangat perjuangan rakyat Surabaya pada 10 November 1945?
Menyebabkan konflik internal di kalangan pejuang
Memicu semangat juang rakyat untuk melawan penjajah
Mengurangi dukungan rakyat terhadap kemerdekaan
Menghambat koordinasi antara pejuang dan Sekutu
Menyebabkan kekalahan pejuang di Surabaya
Bacalah kutipan berikut:
Sutomo, yang lebih dikenal sebagai Bung Tomo, lahir pada 3 Oktober 1920 di Surabaya, Jawa Timur. Ia adalah anak dari pasangan Kartawan Tjiptowidjojo dan Subastita, yang berasal dari keluarga kelas menengah. Bung Tomo menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (MULO) dan aktif dalam organisasi kepanduan, yang membentuk jiwa nasionalismenya sejak dini. Ia dikenal sebagai orator ulung yang mampu membangkitkan semangat rakyat melalui pidato-pidatonya yang berapi-api, terutama saat Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.
Bung Tomo memainkan peran penting dalam memobilisasi rakyat Surabaya untuk melawan pasukan Belanda dan Sekutu pasca-Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Melalui siaran radio, ia menyampaikan pidato yang menggugah semangat juang, menyerukan "Merdeka atau Mati!" yang menjadi simbol perlawanan rakyat. Ia juga mendirikan Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI) untuk mengoordinasikan perjuangan bersenjata. Meski tidak memiliki latar belakang militer formal, kepemimpinannya yang karismatik dan kemampuan berorasinya menjadikannya tokoh sentral dalam peristiwa heroik tersebut.
Pasca-pertempuran, Bung Tomo sempat terlibat dalam politik, namun ia lebih dikenang sebagai pahlawan nasional yang menginspirasi generasi muda. Ia meninggal dunia pada 7 Oktober 1981 di Padang Arafah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji. Warisannya sebagai pejuang kemerdekaan terus dikenang hingga kini.
Berdasarkan teks, bagaimana peran organisasi kepanduan dalam membentuk karakter kepemimpinan Bung Tomo?
Memberikan pelatihan militer formal
Mengajarkan disiplin dan semangat kebersamaan
Mengarahkan fokusnya pada karier politik
Membuatnya menolak ideologi nasionalisme
Membatasi kemampuan orasinya
Bacalah kutipan berikut!
Pertempuran Surabaya dipicu oleh ultimatum Sekutu yang menuntut rakyat menyerahkan senjata. Bung Tomo menolak ultimatum ini dan menyerukan perlawanan melalui pidatonya, yang memicu semangat heroik rakyat.
Berdasarkan ilustrasi teks, bagaimana sikap Bung Tomo terhadap ultimatum Sekutu mencerminkan karakternya?
Kompromistis dan diplomatis
Berani dan tidak kenal kompromi
Pasif dan menghindari konflik
Pragmatis dan mencari keuntungan
Ragu menunjukkan keraguan dalam bertindak
Bacalah kutipan pidato Bung Tomo berikut!
"...Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga! ... Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap: Merdeka atau Mati!"
Analisis gaya bahasa dan tujuan yang ingin dicapai Bung Tomo melalui kutipan pidato tersebut adalah....
Menggunakan metafora "banteng-banteng Indonesia" untuk menyimbolkan kekuatan dan keberanian pejuang yang tak kenal takut, guna membakar semangat perlawanan.
Menggunakan bahasa yang puitis dan ambigu untuk membuat Sekutu bingung dengan maksud pejuang.
Menyampaikan ultimatum kepada pejuang Indonesia agar segera menyerahkan senjata mereka.
Menggunakan majas hiperbola ("hancur lebur") untuk menunjukkan kepasrahan total rakyat Surabaya.
Memakai repetisi pada kata "merdeka" untuk mengeluhkan kondisi yang belum merdeka.
Perhatikan kutipan berikut!
Di usia 12 tahun, Bung Tomo terpaksa meninggalkan pendidikannya di MULO (setingkat SMP) karena dampak depresi ekonomi global. Namun, semangat belajarnya tak padam. Ia melakukan berbagai pekerjaan serabutan sambil terus belajar secara korespondensi di HBS (setingkat SMA). Meskipun tidak pernah lulus secara resmi, pengalaman ini menempanya menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki etos kerja tinggi. Justru di luar pendidikan formal, melalui Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI), nasionalismenya tumbuh subur hingga ia mencapai peringkat Pandu Garuda, sebuah pencapaian langka saat itu.
Nilai keteladanan yang paling menonjol dari Bung Tomo berdasarkan ilustrasi di atas adalah....
Depresi ekonomi selalu menjadi penghalang mutlak bagi pendidikan seseorang.
Keberhasilan dapat diraih dengan mengandalkan bantuan dari organisasi kepanduan.
Pendidikan informal lebih superior dibandingkan
Kegigihan, kemandirian, dan semangat belajar yang tak terbatas oleh situasi formal adalah kunci pembentukan karakter.
Pentingnya ijazah formal sebagai satu-satunya jalan menuju kesuksesan.
Perhatikan pernyataan berikut:
(i) Ditulis oleh orang lain berdasarkan fakta dan data yang valid.
(ii) Berfokus pada perjalanan hidup tokoh yang menginspirasi.
(iii) Menggunakan sudut pandang orang ketiga.
Pernyataan tersebut merupakan ciri-ciri dari....
Teks autobiografi
Teks biografi
Teks memoir
Teks eksposisi
Teks persuasi
Manakah pernyataan yang benar mengenai perbedaan teks biografi dan autobiografi?
Biografi ditulis oleh tokoh itu sendiri, sedangkan autobiografi ditulis oleh orang lain.
Autobiografi bersifat lebih objektif dibandingkan biografi.
Biografi menggunakan sudut pandang orang ketiga, sedangkan autobiografi menggunakan sudut pandang orang pertama.
Autobiografi hanya berfokus pada prestasi, sedangkan biografi mencakup kegagalan tokoh.
Biografi selalu lebih panjang dan terperinci daripada autobiografi.
Perhatikan dua kutipan berikut!
Teks 1: "Aku masih ingat dengan jelas getaran di tanganku saat pertama kali menerima penghargaan itu. Rasanya semua kerja kerasku selama ini terbayar lunas. Aku menatap ibuku di barisan penonton, dan air mataku tak terbendung."
Teks 2: "Pada malam penganugerahan itu, ia tampak sangat emosional. Menurut kesaksian beberapa kerabat dekat, momen tersebut merupakan puncak dari perjuangan panjang yang telah ia lalui. Penghargaan itu menjadi simbol pengakuan atas dedikasinya."
Perbedaan paling mendasar antara Teks 1 dan Teks 2 terletak pada....
Teks 1 bersifat fiktif, sedangkan Teks 2 berdasarkan fakta.
Teks 1 menggunakan sudut pandang orang pertama yang personal dan subjektif, sedangkan Teks 2 menggunakan sudut pandang orang ketiga yang lebih objektif.
Teks 1 berfokus pada penghargaan, sedangkan Teks 2 berfokus pada perjuangan tokoh.
Teks 1 ditujukan untuk keluarga, sedangkan Teks 2 ditujukan untuk masyarakat umum.
Teks 1 menggunakan alur maju, sedangkan Teks 2 menggunakan alur mundur.
Perhatikan pernyataan berikut:
"Teks ini ditulis oleh tokoh itu sendiri, berfokus pada pengalaman pribadi, dan sering kali mencerminkan sudut pandang subjektif."
Pernyataan tersebut merujuk pada karakteristik utama dari.....
Teks biografi
Teks autobiografi
Teks memoir
Teks sejarah
Teks narasi
Perhatikan pernyataan berikut:
(i) Teks autobiografi sering kali mencerminkan pandangan pribadi penulis tentang hidupnya.
(ii) Teks biografi ditulis berdasarkan riset dan wawancara dengan tokoh atau sumber terpercaya.
Manakah kesimpulan yang tepat berdasarkan pernyataan tersebut?
Autobiografi lebih valid daripada biografi karena ditulis oleh tokoh itu sendiri.
Biografi lebih subjektif karena bergantung pada pandangan penulis.
Autobiografi lebih personal, sedangkan biografi lebih faktual.
Biografi hanya cocok untuk tokoh terkenal, sedangkan autobiografi untuk semua orang.
Autobiografi dan biografi memiliki tingkat objektivitas yang sama.
