wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

XI_STS GANJIL 25/26_PANCASILA & PERIODE UUD

Total questions: 25

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Era globalisasi ditandai dengan berkembangnya berbagai inovasi teknologi di Indonesia. Dalam menghadapi situasi tersebut, bagaimana peran Pancasila seharusnya dipahami dan diterapkan? ….

a)

Pancasila harus diubah untuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju

b)

Pancasila hanya menjadi dasar hukum yang tidak perlu dikaitkan dengan teknologi

c)

Pancasila sebagai "meja statis" harus dijadikan pedoman tetap tanpa perlu adanya inovasi

d)

Pancasila sebagai "leitstar dinamis" memberi arah pada inovasi agar tetap sesuai dengan nilai moral dan budaya Indonesia

e)

Pancasila sebaiknya hanya diterapkan pada aspek politik dan tidak mencakup inovasi teknologi

2.

Dalam kehidupan bermasyarakat, pengamalan sila ke-5 tercermin pada sikap ….

a)

Memilih pemimpin berdasarkan musyawarah

b)

Memberi kesempatan kerja tanpa diskriminasi

c)

Saling menghormati perbedaan agama

d)

Mengutamakan kepentingan bangsa di atas golongan

e)

Menjaga ketertiban umum

3.

Perbedaan Pancasila dengan ideologi tertutup adalah ….

a)

Pancasila dipaksakan dari atas, ideologi tertutup bersifat demokratis

b)

Pancasila bersumber dari luar negeri, ideologi tertutup dari rakyat

c)

Pancasila fleksibel menyesuaikan zaman, ideologi tertutup kaku dan dogmatis

d)

Pancasila hanya berlaku di bidang hukum, ideologi tertutup di bidang politik

e)

Pancasila menolak kritik, ideologi tertutup menerima kritik

4.

Pancasila memiliki tingkatan dan saling terkait secara hierarkis. Mengapa sila pertama menjiwai sila kedua? ....

a)

Sila pertama melandasi kebebasan individu dalam mengambil keputusan untuk mencapai mufakat dengan hikmat kebijaksanaan

b)

Sila pertama menjadi pondasi moral untuk memberikan arahan zaman yang tetap

c)

Sila pertama menjadi dasar spiritual dan nilai moral untuk membentuk perilaku adil dan beradab, serta menjunjung tinggi martabat sesama manusia

d)

Sila pertama mengatur tingkah laku seseorang dalam kehidupan bermasyarakat

e)

Sila pertama menjadi pondasi dan jiwa sebagai implementasi pemerataan pembangunan, serta hak dan kewajiban yang harus setara

5.

UUD 1945 ditetapkan sebagai dasar hukum negara pada tanggal ….

a)

17 Agustus 1945

b)

18 Agustus 1945

c)

19 Agustus 1945

d)

20 Agustus 1945

e)

21 Agustus 1945

6.

Sistem pemerintahan yang diadopsi oleh UUD 1945 pada awal kemerdekaan adalah ....

a)

Parlementer

b)

Federal

c)

Demokrasi terpimpin

d)

Presidensial

e)

Monarki

7.

Amandemen merupakan istilah yang digunakan secara resmi mengubah dokumen untuk perbaikan. Amandemen UUD 1945 bertujuan untuk ....

a)

Menambah kekuasaan presiden

b)

Mengurangi kekuasaan presiden

c)

Meningkatkan kekuasaan parlemen

d)

Menghapus hak asasi manusia

e)

Memperkuat sistem demokrasi

8.

Amandemen UUD 1945 dilakukan sebanyak berapa .... Kali

a)

2 kali

b)

3 kali

c)

4 kali

d)

5 kali

e)

6 kali

9.

Dekrit Presiden 1959 dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada tanggal ....

a)

5 Juli 1959

b)

6 Juli 1959

c)

7 Juli 1959

d)

8 Juli 1959

e)

9 Juli 1959

10.

Jika Indonesia saat ini masih menganut sistem parlementer seperti pada periode 1950-1959, maka ….

a)

Presiden akan memimpin langsung kabinet

b)

Perdana Menteri menjadi kepala pemerintahan

c)

DPR tidak punya fungsi sama sekali

d)

Presiden berkuasa penuh

e)

Tidak ada partai politik

11.

UUDS 1950 merupakan konstitusi sementara yang diberlakukan pada tanggal ....

a)

27 Desember 1950

b)

19 Agustus 1950

c)

16 Agustus 1950

d)

18 Agustus 1950

e)

17 Agustus 1950

12.

Mengapa nilai Ketuhanan menjadi dasar yang fundamental, bukan hanya berdiri sendiri tetapi menjiwai dan melandasi keseluruhan Pancasila?.... (Pilih lebih dari satu jawaban)

a)

Karena nilai Ketuhanan hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tidak berhubungan dengan nilai sosial lainnya

b)

Karena nilai Ketuhanan menjadi pedoman utama dalam membentuk aturan hukum dan politik di Indonesia

c)

Karena nilai Ketuhanan memberikan dasar moral dan spiritual bagi seluruh sila lainnya sehingga setiap nilai Pancasila dijalankan dengan tanggung jawab kepada Tuhan

d)

Karena nilai Ketuhanan hanya berkaitan dengan kehidupan beragama, sedangkan sila lain mengatur aspek kemasyarakatan dan kenegaraan

e)

Karena nilai Ketuhanan menumbuhkan sikap toleransi, menjunjung tinggi martabat manusia, menjaga persatuan, menuntun musyawarah dengan hikmat, serta mengarahkan tercapainya keadilan sosial

13.

Dimensi idealis dalam Pancasila menunjukkan bahwa Pancasila memiliki fungsi...

a)

Sebagai pedoman praktis dalam kehidupan politik sehari-hari.

b)

Sebagai landasan nilai dasar yang memberi arah cita-cita bangsa.

c)

Sebagai aturan hukum tertulis yang mengikat warga negara.

d)

Sebagai pedoman untuk menilai apakah suatu kebijakan sesuai dengan UUD.

e)

Sebagai bentuk konsensus politik antarpartai.

14.

Alasan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah ….

a)

Terjadinya krisis ekonomi

b)

Konstituante gagal menetapkan UUD baru

c)

Presiden ingin berkuasa penuh

d)

Desakan rakyat untuk amandemen

e)

Adanya ancaman separatisme

15.

Ideologi yang menekankan nasionalisme ekstrem, otoritarianisme, dan kepatuhan mutlak pada pemimpin adalah ….

a)

Pancasila

b)

Sosialisme

c)

Komunisme

d)

Fasisme

e)

Liberalisme

16.

Jika Pancasila hanya dipahami sebagai meja statis tanpa leitstar dinamis, maka ….

a)

Negara tetap berkembang sesuai zaman

b)

Negara kehilangan pedoman perubahan

c)

Sistem politik lebih demokratis

d)

Hukum lebih fleksibel

e)

Nilai Pancasila otomatis hilang

17.

UUD 1945 pertama kali disahkan oleh ….

a)

BPUPKI

b)

PPKI

c)

KNIP

d)

MPR

e)

Konstituante

18.

Jika Pancasila dijalankan sebagai ideologi tertutup, maka akibat yang mungkin terjadi adalah ….

a)

Kehidupan masyarakat akan lebih demokratis

b)

Kebebasan berpikir rakyat semakin luas

c)

Pemerintah menjadi sangat dominan dan rakyat dibatasi

d)

Pancasila akan hilang sebagai dasar negara

e)

Rakyat makin kreatif dalam menyampaikan aspirasi

19.

Sistem pemerintahan yang berlaku pada masa Orde Baru (1966-1998) adalah ….

a)

Parlementer

b)

Presidensial

c)

Campuran

d)

Monarki

e)

Semi federal

20.

Konstitusi yang berlaku pada periode 1949-1950 adalah ….

a)

UUDS 1950

b)

UUD 1945

c)

UUD RIS

d)

Konstitusi Darurat

e)

Piagam Jakarta

21.

Salah satu kelemahan sistem parlementer pada masa UUDS 1950 adalah ….

a)

Presiden berkuasa penuh

b)

Kabinet sering jatuh sehingga pemerintahan tidak stabil

c)

Negara berbentuk federasi

d)

Pemilu tidak pernah dilaksanakan

e)

Peran rakyat sangat terbatas

22.

Yang termasuk UUD yang pernah berlaku di Indonesia adalah ….

a)

UUD 1945 (1945–1949)

b)

UUD RIS 1949

c)

UUDS 1950

d)

UUD 1945 kembali berlaku (1959–1998)

e)

UUD 1945 hasil Amandemen (1999–sekarang)

23.

Salah satu ciri UUD RIS 1949 adalah ….

a)

Negara berbentuk kesatuan

b)

Sistem pemerintahan presidensial

c)

Kepala pemerintahan dipimpin Perdana Menteri

d)

Presiden sebagai pemimpin tunggal

e)

Sistem demokrasi terpimpin

24.

Seorang pejabat negara mengatakan, "Pancasila harus terus diperbarui penerapannya agar tidak ketinggalan zaman, tetapi tetap setia pada nilai dasarnya." Pernyataan ini mencerminkan dimensi...

a)

Idealis, karena berkaitan dengan cita-cita bangsa.

b)

Normatif, karena dituangkan dalam aturan hukum.

c)

Realistis, karena menekankan penerapan yang sesuai perkembangan zaman.

d)

Normatif, karena menjadikan Pancasila sebagai norma tertulis.

e)

Idealis, karena mengandung nilai universal.

25.

Manakah dari pernyataan berikut yang mencerminkan dimensi realistis Pancasila? (Pilih lebih dari satu jawaban)

a)

Pancasila menjadi dasar dalam penyusunan RUU KUHP yang mengatur keadilan

b)

Pancasila menjadi cita-cita bangsa yang ingin dicapai dalam jangka panjang

c)

Pancasila disesuaikan dengan tantangan era digital melalui kebijakan literasi digital

d)

Pancasila dijadikan norma hukum dalam UUD 1945

e)

Pancasila diwujudkan dalam kebijakan penanggulangan kemiskinan yang nyata di masyarakat