NEW
Font size
WorksheetsAsesment Tengah Semester KKA gasal 2526
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Seorang siswa membuat program sederhana dengan Python untuk menampilkan pesan "Selamat Datang!". Proses ini dikenal sebagai...
Rekayasa Prompt
Algoritma
Koding
Kecerdasan Artifisial
Pembelajaran Mesin
Manakah dari contoh berikut yang paling tepat merepresentasikan aplikasi dari Kecerdasan Artifisial (AI) tradisional, bukan AI generatif?
Chatbot yang menulis cerita pendek
Aplikasi yang mendeteksi wajah di foto
AI yang menciptakan musik baru
AI yang menulis kode program
Aplikasi yang membuat desain logo unik
Pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan perbedaan mendasar antara Koding dan Kecerdasan Artifisial adalah...
Koding hanya tentang bahasa, sedangkan AI tentang data.
Koding adalah serangkaian instruksi yang spesifik, sementara AI adalah kemampuan mesin untuk belajar dan meniru kecerdasan manusia.
Koding hanya bisa dilakukan oleh manusia, sedangkan AI bisa bekerja sendiri.
Koding digunakan untuk program sederhana, sedangkan AI untuk program yang kompleks.
Koding selalu membutuhkan internet, sedangkan AI tidak.
Seorang developer membuat program yang dapat memprediksi harga rumah di sebuah kota dengan menganalisis data harga rumah sebelumnya, luas, dan lokasi. Program ini menunjukkan contoh penerapan...
AI Generatif
Koding Statis
Pembelajaran Mesin
Rekayasa Prompt
Logika Algoritma
Dalam konteks Koding, peran sebuah bahasa pemrograman (seperti Python) dapat dianalogi dengan...
Otak manusia dalam proses berpikir.
Alat transportasi untuk mencapai tujuan.
Bahasa rahasia untuk berbicara dengan komputer.
Tujuan akhir dari sebuah proyek.
Data yang dianalisis oleh komputer.
AI Generatif adalah cabang AI yang berfokus pada...
Klasifikasi data lama.
Membuat prediksi dari data yang ada.
Menciptakan konten baru yang belum pernah ada sebelumnya.
Mengklasifikasikan spam email.
Mengenali pola dalam citra.
Seorang seniman menggunakan AI Generatif untuk menghasilkan gambar abstrak dari deskripsi teks yang ia masukkan. Prinsip kerja AI tersebut, dalam urutan yang benar, adalah...
Memprediksi/Menghasilkan → Belajar dari Data → Mengenali Pola
Mengenali Pola → Memprediksi/Menghasilkan → Belajar dari Data
Belajar dari Data → Memprediksi/Menghasilkan → Mengenali Pola
Belajar dari Data → Mengenali Pola → Memprediksi/Menghasilkan
Memprediksi/Menghasilkan → Mengenali Pola → Belajar dari Data
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan perbedaan utama antara AI Tradisional dan AI Generatif?
AI Tradisional bisa mengidentifikasi objek, sedangkan AI Generatif bisa membuat objek baru.
AI Tradisional lebih kompleks, sedangkan AI Generatif lebih sederhana.
AI Tradisional hanya bekerja dengan teks, sedangkan AI Generatif dengan gambar.
AI Tradisional dapat memecahkan masalah dengan data yang terbatas, sedangkan AI Generatif membutuhkan data yang tak terbatas.
Tidak ada perbedaan signifikan di antara keduanya.
Mengapa AI Generatif dikatakan "generatif" dalam namanya?
Karena ia menghasilkan uang.
Karena ia dapat menghasilkan ide baru yang kreatif.
Karena ia dapat memprediksi jawaban dengan akurasi tinggi.
Karena ia menghasilkan banyak data.
Karena ia hanya menghasilkan konten yang sudah ada di internet.
Fitur "filter email spam" adalah contoh dari AI tradisional. Mengapa?
Karena ia mengkategorikan email ke dalam dua kategori, bukan menciptakan konten baru.
Karena ia membutuhkan data yang sedikit.
Karena ia menggunakan prompt yang kompleks.
Karena ia tidak bisa belajar.
Karena ia hanya bisa digunakan di email.
Apa definisi yang paling tepat untuk 'Prompt' dalam konteks AI Generatif?
Hasil akhir yang diberikan oleh AI.
Algoritma yang digunakan oleh AI.
Perintah atau instruksi yang diberikan kepada AI untuk menghasilkan keluaran.
Data yang digunakan untuk melatih model AI.
Nama lain untuk kecerdasan buatan.
Mengapa kualitas sebuah prompt sangat memengaruhi hasil yang diberikan oleh AI Generatif?
Prompt yang panjang membuat AI bekerja lebih lambat.
Prompt yang detail memberikan konteks dan batasan yang jelas, menghasilkan output yang lebih relevan dan spesifik.
AI tidak akan merespons jika prompt terlalu singkat.
Kualitas prompt tidak penting, yang terpenting adalah model AI.
AI hanya mengerti prompt yang menggunakan bahasa Inggris.
Siswa A menggunakan prompt: "Buat puisi tentang cinta". Siswa B menggunakan prompt: "Buat puisi 3 bait tentang persahabatan sejati di tengah tantangan". Berdasarkan konsep rekayasa prompt, manakah pernyataan berikut yang paling tepat?
Prompt Siswa A akan menghasilkan puisi yang lebih baik karena lebih singkat.
Prompt Siswa B akan menghasilkan puisi yang lebih fokus dan spesifik karena memberikan batasan dan konteks yang jelas.
Kedua prompt akan menghasilkan hasil yang sama karena AI mengerti konteksnya.
Prompt Siswa B terlalu spesifik sehingga AI akan bingung.
Prompt Siswa A lebih efektif karena AI suka prompt yang sederhana.
Dalam rekayasa prompt, istilah Prompt Engineering merujuk pada...
Profesi baru yang membuat AI.
Seni membuat prompt yang efektif untuk mendapatkan hasil optimal dari model AI.
Proses melatih model AI dari awal.
Proses menguji keamanan sebuah AI.
Profesi yang mendesain antarmuka pengguna AI.
Manakah dari fungsi prompt berikut yang paling efektif dalam mengatur konteks bagi AI?
Memberikan instruksi singkat seperti "Buat cerita".
Memberikan contoh output yang diharapkan.
Menyertakan latar belakang atau deskripsi yang detail.
Menentukan format output seperti "dalam bentuk tabel".
Menggunakan kata kunci yang tidak spesifik.
Seorang penulis menggunakan AI Generatif untuk membuat draf novel, yang sebagian besar isinya sangat mirip dengan novel-novel yang sudah ada. Isu etis apa yang paling mungkin muncul?
Misinformasi.
Bias data.
Hak Cipta dan Plagiarisme.
Keamanan siber.
Ketergantungan terhadap teknologi.
Sebuah model AI Generatif dilatih dengan data yang hanya menampilkan orang berkulit putih dalam posisi kepemimpinan. Ketika diminta membuat gambar seorang CEO, AI tersebut secara konsisten menghasilkan gambar orang berkulit putih. Hal ini menunjukkan isu etis...
Hak cipta.
Misinformasi.
Bias data.
Transparansi.
Dampak lingkungan.
Mengapa AI Generatif berpotensi menyebarkan misinformasi?
Karena ia tidak bisa membedakan antara fakta dan fiksi.
Karena ia dapat membuat konten palsu yang sangat realistis, seperti berita atau foto palsu.
Karena datanya selalu ketinggalan zaman.
Karena ia tidak bisa memproses data yang besar.
Karena penggunanya selalu salah dalam memberikan prompt.
Selain hak cipta, misinformasi, dan bias data, isu etis lain yang juga muncul dari pelatihan model AI berskala besar adalah...
Ketergantungan manusia pada AI.
Dampak lingkungan akibat konsumsi energi yang besar.
Kelebihan informasi (information overload).
Masalah kesehatan mata akibat menatap layar.
Biaya penggunaan yang mahal.
Untuk mengatasi isu etis terkait bias data, langkah terbaik yang dapat dilakukan adalah...
Menghapus semua data yang digunakan untuk melatih AI.
Melatih AI hanya dengan data dari satu sumber.
Menggunakan dataset yang lebih beragam dan representatif.
Melarang penggunaan AI.
Mengurangi ukuran model AI.
Anda ingin AI membuat sebuah kalimat pujian dalam bahasa Jepang. Anda memberikan prompt: Kalimat pujian dalam bahasa Jepang. AI langsung memberikan hasil yang Anda inginkan. Ini adalah contoh strategi rekayasa prompt...
Few-Shot Prompting
Zero-Shot Prompting
Multiple-Shot Prompting
Single-Shot Prompting
One-Shot Prompting
Anda ingin AI membuat puisi dalam gaya W.S. Rendra. Anda memberikan prompt: "Tuliskan puisi tentang senja. Berikut adalah contoh gaya W.S. Rendra: 'Kupandang senja, merah bagai luka'. Sekarang, tuliskan puisi tentang senja dengan gaya seperti itu." Strategi ini adalah...
Zero-Shot Prompting
Few-Shot Prompting
Chain-of-Thought Prompting
Prompt Reversal
Recursive Prompting
Perbedaan mendasar antara Zero-Shot Prompting dan Few-Shot Prompting terletak pada...
Panjang prompt yang digunakan.
Keterlibatan manusia dalam prosesnya.
Jumlah contoh yang diberikan di dalam prompt untuk membantu AI memahami tugas.
Jenis model AI yang digunakan.
Bahasa yang digunakan dalam prompt.
Anda ingin AI membuat rangkuman dari sebuah artikel. Manakah dari prompt berikut yang paling efektif jika Anda ingin menerapkan prinsip zero-shot?
"Buatlah ringkasan dari teks berikut: [masukkan teks artikel]".
"Buatlah ringkasan dari teks berikut: [masukkan teks artikel]. Teks ini akan saya gunakan untuk presentasi, jadi ringkasannya harus singkat dan jelas."
"Berikut contoh ringkasan yang saya inginkan: [contoh ringkasan]. Sekarang, buatlah ringkasan dari teks ini: [masukkan teks artikel]".
"Buatlah ringkasan dari artikel ini dengan gaya bahasa yang santai."
"Bisakah Anda membuat ringkasan dari teks ini?"
Seorang guru ingin AI membuat soal-soal HOTS untuk materi informatika. Untuk memastikan soal yang dihasilkan berkualitas tinggi, guru tersebut memberikan contoh soal HOTS yang sudah ia buat di dalam prompt. Tindakan guru ini disebut...
Prompt Kurang Efektif
Zero-Shot Prompting
Few-Shot Prompting
Mengabaikan Prinsip Abstraksi
Menggunakan Prompt Pasif
