wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz tentang Pewara

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan penjelasan tentang perbedaan pewara, Master of Ceremony (MC), announcer, dan protokol, siapakah yang dimaksud sebagai pewara?

a)

Orang yang bertugas membawakan acara hiburan dan memerlukan kemampuan improvisasi.

b)

Orang yang bertugas mengatur tata cara pelaksanaan kegiatan dan kelangsungan acara.

c)

Orang yang bertugas membawakan acara berita di televisi atau radio.

d)

Orang yang bertugas membawakan acara resmi yang terikat etika keprotokolan.

2.

Mengapa struktur acara menjadi pedoman penting bagi seorang pembawa acara?

a)

Supaya tidak kehilangan teks acara

b)

Agar acara berjalan runtut, sopan, dan komunikatif

c)

Supaya pewara tidak terlalu banyak senyum

d)

Agar audiens tidak boleh bertanya

3.

Seorang pewara membuka acara wisuda dengan kalimat: “Hadirin dipersilahkan duduk kembali.” Apa kesalahan bahasa yang terdapat dalam kalimat tersebut?

a)

Intonasi tidak jelas

b)

Pemakaian kata tidak baku

c)

Preposisi salah

d)

Bentuk jamak berlebihan

4.

Dalam konteks acara formal, mengapa busana pewara harus menyesuaikan dengan tema dan suasana acara?

a)

Agar pewara terlihat lebih modis

b)

Agar audiens merasa dihargai dan tercipta kesan profesional

c)

Agar pewara bisa tampil lebih menonjol dari peserta

d)

Agar memudahkan pewara berimprovisasi

5.

Bagaimana cara pewara menghindari kesalahan penggunaan bentuk jamak ganda, seperti “Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu ananda sekalian”?

a)

Menggunakan sapaan yang lebih panjang

b)

Menghapus salah satu kata jamak

c)

Mengganti dengan sapaan “Bapak dan Ibu ananda sekalian”

d)

Membiarkan saja karena dianggap sopan

6.

Apa indikator bahwa seorang pewara memiliki penguasaan alur acara yang baik?

a)

Menyelesaikan acara lebih cepat dari waktu yang ditentukan

b)

Selalu berimprovisasi tanpa membaca naskah

c)

Mampu mengatur transisi antaracara secara tertib dan lancar

d)

Menghindari kontak mata dengan audiens

7.

Dalam evaluasi penampilan pewara, mengapa artikulasi suara yang jelas dianggap fundamental?

a)

Karena memudahkan pewara menghafal teks

b)

Karena audiens dapat menerima pesan dengan efektif

c)

Karena suara lantang identik dengan wibawa

d)

Karena pewara tidak perlu menggunakan mikrofon

8.

Mengapa seorang pewara harus mampu menyesuaikan gaya bicara dengan audiens?

a)

Agar tidak dianggap membosankan atau meremehkan audiens

b)

Agar pewara bisa selalu terlihat formal

c)

Agar pewara tidak perlu membaca naskah

d)

Agar pewara bisa menyelipkan lelucon

9.

Jika pewara terlalu sering menggunakan bahasa tidak baku, dampak apa yang mungkin terjadi pada persepsi audiens?

a)

Audiens lebih mudah memahami pesan

b)

Kredibilitas pewara dianggap menurun

c)

Acara menjadi lebih santai

d)

Pewara terlihat lebih akrab dengan audiens

10.

Jika seorang pewara mampu mengendalikan ekspresi wajah, gerakan tangan, dan intonasi suara secara seimbang, hal ini menunjukkan penguasaan aspek apa dalam kepewaraan?

a)

Aspek busana

b)

Aspek vokal dan nonverbal

c)

Aspek improvisasi naskah

d)

Aspek penggunaan bahasa baku