wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

STS Ganjil Sejarah X

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Ilmu sejarah bersifat diakronis. Artinya …

a)

Mengkaji fenomena secara meluas dalam ruang tertentu

b)

Menguraikan peristiwa secara berurutan dalam dimensi waktu

c)

Menghubungkan kebudayaan masyarakat yang berbeda

d)

Menganalisis kehidupan manusia secara sinkronis

e)

Mengkaji peristiwa dalam jangka panjang tanpa urutan

2.

Sejarah disebut ilmu karena …

a)

Selalu pasti dan tidak berubah

b)

Menuntut metode, objek, dan sistematika tertentu

c)

Hanya mempelajari tokoh besar

d)

Selalu memihak pada pemenang

e)

Merupakan cerita turun-temurun

3.

Fungsi sejarah sebagai edukatif adalah …

a)

Memberikan hiburan pada pembaca

b)

Menumbuhkan rasa identitas bangsa

c)

Memberi teladan dan pelajaran dari peristiwa masa lalu

d)

Menguatkan legitimasi politik

e)

Menyajikan kisah menarik

4.

Sumber sejarah yang berupa peninggalan benda, seperti prasasti dan arca, disebut …

a)

Sumber tertulis

b)

Sumber lisan

c)

Sumber benda

d)

Sumber sekunder

e)

Sumber tradisi

5.

Metode sejarah terdiri dari tahapan …

a)

Heuristik - Kritik - Interpretasi - Historiografi

b)

Heuristik - Verifikasi - Evaluasi - Publikasi

c)

Eksperimen - Observasi - Dokumentasi - Analisis

d)

Observasi - Kritik - Interpretasi - Narasi

e)

Pengumpulan data - Analisis - Verifikasi - Penulisan

6.

Historiografi kolonial dianggap lemah karena …

a)

Ditulis oleh rakyat jelata

b)

Mengabaikan aspek budaya

c)

Dipengaruhi kepentingan penjajah

d)

Tidak menggunakan sumber tertulis

e)

Hanya berisi data statistik

7.

Mengapa sejarah berbeda dengan dongeng?

a)

Sejarah bersifat imajinatif

b)

Dongeng memuat tokoh nyata

c)

Sejarah berdasarkan fakta, dongeng berdasarkan imajinasi

d)

Dongeng ditulis dengan metode ilmiah

e)

Sejarah selalu fiksi

8.

Fungsi sejarah sebagai rekreatif adalah …

a)

Memberikan hiburan dan kesenangan

b)

Memberikan identitas nasional

c)

Menjadi dasar politik bangsa

d)

Memberikan teladan masa lalu

e)

Mencerminkan perbedaan sosial

9.

Peristiwa sejarah bersifat unik karena …

a)

Dapat berulang dalam kondisi sama

b)

Tidak pernah terjadi dua kali dengan cara identik

c)

Tidak dapat dijelaskan dengan ilmu pengetahuan

d)

Terjadi pada semua bangsa

e)

Selalu menghasilkan tokoh besar

10.

Objek utama kajian sejarah adalah …

a)

Mitos dan legenda

b)

Kehidupan masa kini

c)

Peristiwa masa lalu manusia

d)

Ilmu-ilmu sosial modern

e)

Fenomena alam

11.

Jika seorang siswa menggunakan naskah Proklamasi asli untuk penelitian, ia memakai …

a)

Sumber sekunder

b)

Sumber primer tertulis

c)

Sumber lisan

d)

Sumber benda

e)

Sumber imajinatif

12.

Kegiatan menguji keaslian suatu dokumen disebut …

a)

Heuristik

b)

Kritik eksternal

c)

Interpretasi

d)

Historiografi

e)

Kritik internal

13.

Mengapa sejarawan harus bersikap objektif?

a)

Agar tulisannya disukai masyarakat

b)

Agar tidak menimbulkan konflik

c)

Agar hasil penelitian berdasarkan fakta, bukan kepentingan pribadi

d)

Agar menarik dibaca

e)

Agar lebih singkat

14.

Perbedaan antara sejarah sebagai peristiwa dan sejarah sebagai kisah adalah …

a)

Peristiwa nyata, kisah adalah rekonstruksi

b)

Peristiwa hanya imajinasi, kisah adalah fakta

c)

Kisah lebih penting daripada peristiwa

d)

Peristiwa selalu bersifat fiksi

e)

Kisah selalu lebih ilmiah

15.

Sejarah disebut subjektif karena …

a)

Dipengaruhi pandangan penulis dalam interpretasi fakta

b)

Hanya memuat tokoh besar

c)

Berdasarkan imajinasi penulis

d)

Tidak memiliki metode

e)

Tidak membutuhkan sumber

16.

Tahap penafsiran fakta sejarah disebut …

a)

Heuristik

b)

Kritik

c)

Interpretasi

d)

Historiografi

e)

Verifikasi

17.

Mengapa mitos tidak bisa menjadi sumber utama sejarah?

a)

Karena sering ditulis rakyat biasa

b)

Karena sulit diverifikasi kebenarannya

c)

Karena tidak memiliki nilai moral

d)

Karena selalu menghibur

e)

Karena hanya berupa benda

18.

Sejarah bersifat sinkronis bila …

a)

Menguraikan peristiwa dari waktu ke waktu

b)

Membandingkan kejadian dalam ruang tertentu

c)

Menekankan hubungan sebab-akibat

d)

Menguraikan secara mitologis

e)

Mengulas tokoh besar

19.

Mengapa mempelajari sejarah penting bagi generasi muda?

a)

Agar lebih mudah menghafal tanggal

b)

Agar bisa menulis novel sejarah

c)

Agar memahami identitas bangsa, belajar nilai, dan mengambil teladan

d)

Agar lebih paham budaya asing

e)

Agar menjadi politisi

20.

Historiografi tradisional biasanya ditulis dengan …

a)

Metode kritis

b)

Bahasa modern

c)

Cerita lisan atau babad

d)

Analisis ilmiah

e)

Data statistik

21.

Perbedaan sejarah dengan ilmu alam adalah …

a)

Ilmu alam bersifat subjektif, sejarah objektif

b)

Ilmu alam dapat diuji berulang, sejarah tidak dapat diulang sama persis

c)

Sejarah bersifat eksperimental, ilmu alam tidak

d)

Sejarah selalu akurat, ilmu alam tidak

e)

Ilmu alam hanya imajinasi

22.

Tahap penulisan sejarah setelah interpretasi disebut …

a)

Kritik

b)

Heuristik

c)

Historiografi

d)

Observasi

e)

Verifikasi

23.

Nilai inspiratif dalam sejarah berarti …

a)

Memberikan hiburan

b)

Memberi dorongan semangat dari peristiwa masa lalu

c)

Membuktikan mitos

d)

Membantu menjelaskan teori alam

e)

Menyajikan cerita fiksi

24.

Contoh sejarah sebagai identitas adalah …

a)

Membaca komik tentang kerajaan

b)

Mengenang perjuangan bangsa untuk menumbuhkan nasionalisme

c)

Menonton film sejarah sebagai hiburan

d)

Menulis ulang legenda rakyat

e)

Membuat novel sejarah

25.

Sejarah sebagai ilmu seni karena …

a)

Selalu menggunakan imajinasi

b)

Penulisannya memerlukan gaya bahasa menarik agar enak dibaca

c)

Tidak memerlukan fakta

d)

Bebas nilai

e)

Tidak menggunakan sumber

26.

Jika membandingkan Revolusi Prancis dengan Proklamasi Indonesia, digunakan pendekatan …

a)

Diakronis

b)

Sinkronis

c)

Tradisional

d)

Evolutif

e)

Imajinatif

27.

Kritik internal dalam metode sejarah adalah …

a)

Menguji keaslian dokumen

b)

Menguji kredibilitas isi dokumen

c)

Menafsirkan fakta

d)

Menyusun tulisan

e)

Membandingkan peristiwa

28.

Sejarah memiliki generalisasi terbatas, artinya …

a)

Hasilnya berlaku untuk semua bangsa

b)

Kesimpulan hanya berlaku pada kasus tertentu

c)

Hasil penelitian selalu universal

d)

Peristiwa selalu berulang

e)

Fakta sejarah mutlak

29.

Mengapa sejarah disebut ilmu sosial?

a)

Karena membahas fenomena alam

b)

Karena objeknya manusia dalam masyarakat

c)

Karena dapat diuji di laboratorium

d)

Karena selalu bersifat universal

e)

Karena bersifat eksak

30.

Historiografi modern berbeda dari tradisional karena …

a)

Berdasarkan mitos

b)

Menggunakan metode ilmiah dan kritis

c)

Mengabaikan sumber tertulis

d)

Hanya berisi tokoh besar

e)

Tidak memperhatikan fakta

31.

Modern berbeda dari tradisional karena …

a)

Berdasarkan mitos

b)

Menggunakan metode ilmiah dan kritis

c)

Mengabaikan sumber tertulis

d)

Hanya berisi tokoh besar

e)

Tidak memperhatikan fakta

32.

Dimensi waktu dalam sejarah menunjukkan bahwa …

a)

Semua peristiwa terjadi bersamaan

b)

Setiap peristiwa memiliki konteks masa lalu tertentu

c)

Waktu sejarah bersifat mutlak dan berulang

d)

Sejarah tidak terikat waktu

e)

Semua peristiwa sama pentingnya

33.

Mengapa sejarah penting untuk pembangunan bangsa?

a)

Agar bangsa selalu melihat masa lalu saja

b)

Agar memahami akar identitas dan mengambil pelajaran untuk masa depan

c)

Agar melupakan kesalahan masa lalu

d)

Agar mengulang kembali peristiwa sejarah

e)

Agar tidak menghargai perjuangan pendahulu

34.

Contoh pendekatan diakronis adalah …

a)

Menganalisis perkembangan nasionalisme dari abad 19 hingga 20

b)

Membandingkan peristiwa kemerdekaan di Asia

c)

Meneliti perbedaan budaya suatu masyarakat

d)

Mengamati kesenian tradisional

e)

Mempelajari mitos rakyat

35.

Sejarah juga dapat dijadikan alat kontrol sosial karena …

a)

Membuktikan kebenaran mitos

b)

Memberi arahan agar masyarakat tidak mengulangi kesalahan masa lalu

c)

Membantu menciptakan cerita fiksi

d)

Menghibur masyarakat dengan cerita

e)

Menyajikan legenda rakyat

36.

Salah satu bukti awal masuknya agama Hindu ke Indonesia adalah ditemukannya yupa di Kutai. Yupa tersebut menunjukkan bahwa...

a)

Kutai sudah mengenal sistem kasta secara ketat

b)

Kutai memiliki tradisi tulis dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta

c)

Kerajaan Kutai berdiri atas pengaruh langsung dari India

d)

Masyarakat Kutai hanya menganut agama Hindu Siwa

e)

Kutai sudah menjalin hubungan politik dengan kerajaan India

37.

Proses masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia tidak hanya melalui penaklukan, tetapi juga melalui adaptasi budaya. Hal ini dibuktikan dengan...

a)

Raja-raja Nusantara menolak tradisi lokal dan menggantinya dengan tradisi India

b)

Perpaduan antara upacara keagamaan lokal dengan ajaran Hindu-Buddha

c)

Seluruh masyarakat Nusantara segera meninggalkan kepercayaan animisme

d)

Hilangnya sistem kepercayaan nenek moyang secara total

e)

Tradisi lokal hanya dijadikan simbol tanpa makna

38.

Teori Brahmana menjelaskan masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia melalui...

a)

Pedagang yang singgah di pelabuhan Nusantara

b)

Pendeta yang menyebarkan ajaran agama kepada bangsawan

c)

Prajurit India yang menaklukkan Nusantara

d)

Perkawinan antarbangsa antara orang India dan Indonesia

e)

Perjalanan peziarah ke tempat suci di Nusantara

39.

Jika dibandingkan teori Waisya dengan teori Ksatria, maka perbedaan utamanya terletak pada...

a)

Peran politik dan agama dalam penyebaran agama Hindu-Buddha

b)

Peran perdagangan dan kekuatan militer dalam penyebaran agama

c)

Dominasi raja lokal dan masyarakat umum dalam penerimaan ajaran

d)

Hubungan budaya dan hubungan ekonomi antara India-Indonesia

e)

Perkawinan dan peperangan sebagai cara utama masuknya agama

40.

Penyebaran Hindu-Buddha di Indonesia lebih cepat diterima karena...

a)

Masyarakat Nusantara sudah mengenal tulisan

b)

Ajaran Hindu-Buddha tidak bertentangan dengan sistem sosial Indonesia

c)

Sistem kasta diterapkan sama persis dengan India

d)

Raja-raja Nusantara menolak kepercayaan lokal

e)

Masyarakat Indonesia sudah beragama monoteistik

41.

Candi-candi di Indonesia memiliki ciri khas berbeda dari candi di India. Hal ini menunjukkan bahwa...

a)

Nusantara hanya meniru arsitektur India

b)

Budaya lokal memengaruhi bentuk arsitektur Hindu-Buddha di Indonesia

c)

Indonesia lebih maju dari India

d)

Pengaruh India sama sekali tidak ada dalam pembangunan candi

e)

Candi di Indonesia hanya berfungsi sebagai pemakaman

42.

Kerajaan Tarumanegara meninggalkan prasasti Ciaruteun yang berisi...

a)

Kehidupan rakyat sehari-hari

b)

Pemujaan terhadap Wisnu

c)

Jejak telapak kaki Raja Purnawarman yang dianggap titisan Wisnu

d)

Ajaran moral masyarakat Hindu

e)

Perjanjian dagang dengan pedagang India

43.

Pengaruh Hindu-Buddha dalam bidang politik di Indonesia ditandai dengan...

a)

Masuknya sistem kerajaan dan legitimasi raja sebagai dewa-raja

b)

Munculnya demokrasi seperti di India

c)

Hilangnya peran raja dalam masyarakat

d)

Masyarakat lebih mementingkan musyawarah daripada perintah raja

e)

Perkembangan sistem republik di Nusantara

44.

Jika teori Arus Balik benar adanya, maka implikasi utamanya adalah...

a)

Indonesia menjadi penyalur budaya India ke wilayah lain di Asia Tenggara

b)

Indonesia hanya sebagai penerima budaya India

c)

Indonesia mengirim tentara untuk menaklukkan India

d)

Budaya India asli hilang karena pengaruh Indonesia

e)

Indonesia menutup diri dari budaya luar

45.

Mengapa ajaran Buddha lebih mudah diterima oleh masyarakat Nusantara dibandingkan ajaran Hindu?

a)

Ajaran Buddha lebih sederhana dan tidak mengenal kasta

b)

Ajaran Buddha menolak perdagangan

c)

Ajaran Buddha lebih sesuai dengan tradisi animisme

d)

Ajaran Buddha lebih mementingkan peperangan

e)

Ajaran Buddha hanya diajarkan kepada bangsawan

46.

Dalam kehidupan sosial, masuknya Hindu-Buddha berpengaruh terhadap...

a)

Hilangnya sistem kekerabatan

b)

Lahirnya stratifikasi sosial berbasis kasta meskipun tidak seketat di India

c)

Rakyat tidak memiliki hak sama sekali

d)

Kesetaraan penuh antara bangsawan dan rakyat jelata

e)

Tidak ada perubahan sama sekali

47.

Salah satu strategi raja dalam memperkuat legitimasi kekuasaan setelah masuknya Hindu-Buddha adalah...

a)

Mengaku sebagai titisan dewa

b)

Menjadi saudagar kaya

c)

Menjalin persekutuan dengan rakyat jelata

d)

Menghapus sistem kerajaan

e)

Menolak kepercayaan luar

48.

Jika masyarakat Indonesia saat itu tidak memiliki kesiapan menerima budaya luar, maka kemungkinan besar...

a)

Budaya India tetap masuk tetapi hanya untuk raja

b)

Budaya India sepenuhnya ditolak

c)

Budaya India tidak berpengaruh sama sekali

d)

Budaya India bercampur dengan Islam

e)

Budaya India berkembang lebih pesat daripada budaya lokal

49.

Masuknya Hindu-Buddha di Indonesia memperlihatkan pola akulturasi. Contoh akulturasi yang paling menonjol adalah...

a)

Adanya candi sebagai tempat ibadah dengan arsitektur bercorak lokal

b)

Hilangnya seni ukir khas Indonesia

c)

Perubahan bahasa Nusantara menjadi bahasa Sanskerta

d)

Penghapusan adat istiadat lokal

e)

Penolakan terhadap tradisi nenek moyang

50.

Salah satu bukti nyata interaksi dagang antara India dengan Indonesia pada awal masuknya Hindu-Buddha adalah...

a)

Prasasti Nalanda yang menyebut pelajar dari Nusantara di India

b)

Candi Borobudur

c)

Kitab Ramayana versi Jawa

d)

Cerita wayang kulit

e)

Tradisi slametan