wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Bab 2

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Dalam kehidupan sehari-hari, tauhid tidak hanya dimaknai secara teoritis, tetapi harus diwujudkan secara praktis. Jika seorang pelajar lebih memilih jujur walaupun nilainya rendah daripada mencontek, hal tersebut merupakan wujud ketauhidan dalam aspek…

a)

Tauhid Rububiyah

b)

Tauhid Uluhiyah

c)

Tauhid Asma wa Shifat

d)

Tauhid Sosial

e)

Tauhid Falsafi

2.

Seorang siswa rajin menuntut ilmu dan yakin bahwa Allah yang memudahkan pemahamannya. Hal ini mencerminkan keterkaitan antara iman dan amal saleh. Bagian syu‘abul iman yang paling tepat dari sikap tersebut adalah…

a)

Amal hati (qalbiyah)

b)

Amal lisan (qauliyah)

c)

Amal anggota badan (fi‘liyah)

d)

Amal sosial kemasyarakatan

e)

Amal ukhuwah

3.

Ketauhidan menuntut manusia untuk hanya menggantungkan harapan kepada Allah. Jika seseorang merasa tenang ketika menghadapi ujian setelah berdoa dan berikhtiar, hal itu menunjukkan keterpaduan antara…

a)

Tauhid Rububiyah dan Asma wa Shifat

b)

Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah

c)

Tauhid Sosial dan Spiritual

d)

Syu‘abul iman lisan dan anggota badan

e)

Tauhid Uluhiyah dan Syu‘abul Iman qalbiyah

4.

Dalam syu‘abul iman terdapat iman dalam bentuk amal anggota badan, salah satunya adalah “menyingkirkan duri dari jalan”. Apabila tindakan ini dikaitkan dengan penerapan tauhid, maka pesan mendasar yang terkandung ialah…

a)

Iman harus berwujud ritual ibadah formal

b)

Iman melahirkan kepedulian sosial

c)

Iman cukup diyakini dalam hati saja

d)

Tauhid hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah

e)

Amal kecil tidak akan berpengaruh pada iman

5.

Perhatikan kasus berikut:
Seorang pelajar selalu menjaga kebersihan kamar tidurnya dengan alasan kebersihan adalah sebagian dari iman. Dari kasus ini, nilai yang dapat dipetik sebagai pembelajaran ketauhidan adalah…

a)

Tauhid hanya berlaku di masjid

b)

Iman harus melahirkan amal nyata dalam keseharian

c)

Kebersihan tidak terkait dengan iman

d)

Tauhid hanya menekankan ibadah mahdhah

e)

Amal kebersihan tidak termasuk ibadah

6.

Seseorang yang memahami hakikat tauhid akan menolak segala bentuk syirik. Bagaimana implikasi pemahaman ini dalam kehidupan modern yang sarat dengan materialisme?

a)

Menolak kemajuan teknologi secara total

b)

Menjadikan teknologi sebagai alat ibadah, bukan tujuan hidup

c)

Menghindari sekolah formal karena dianggap duniawi

d)

Mengutamakan dunia daripada akhirat

e)

Mengikuti tren modern tanpa mempertimbangkan nilai iman

7.

Syu‘abul iman mencakup dimensi amal hati, lisan, dan perbuatan. Apabila seorang siswa mampu bersabar ketika menghadapi kegagalan, maka wujud imannya termasuk…

a)

Amal hati (qalbiyah)

b)

Amal lisan (qauliyah)

c)

Amal anggota badan (fi‘liyah)

d)

Amal ukhuwah

e)

Amal sosial

8.

Iman memiliki cabang yang sangat banyak, salah satunya adalah menjaga silaturahmi. Jika dikaitkan dengan prinsip tauhid, menjaga silaturahmi merupakan bukti…

a)

Menghubungkan iman dengan aspek sosial kemasyarakatan

b)

Ibadah mahdhah lebih penting dari ibadah sosial

c)

Tauhid hanya mengatur hubungan vertikal

d)

Iman tidak perlu diwujudkan dalam hubungan horizontal

e)

Ketauhidan tidak terkait dengan ukhuwah

9.

Rasulullah SAW bersabda bahwa iman memiliki lebih dari 70 cabang, dan cabang paling rendah adalah menyingkirkan duri di jalan. Pesan utama hadis ini dalam kerangka ketauhidan adalah…

a)

Tauhid hanya urusan akidah, bukan amal

b)

Amal sekecil apapun bernilai ibadah jika dilandasi tauhid

c)

Amal kecil tidak memiliki dampak pada keimanan

d)

Tauhid hanya membahas sifat Allah

e)

Amal sosial tidak ada hubungannya dengan iman

10.

Seorang remaja muslim aktif dalam organisasi sekolah, disiplin waktu, dan tidak pernah menunda tugas. Jika dihubungkan dengan ketauhidan dan syu‘abul iman, perilaku tersebut mencerminkan…

a)

Pemahaman tauhid sebatas teori

b)

Iman hanya diamalkan dalam lisan

c)

Tauhid melahirkan etos kerja dan tanggung jawab

d)

Iman cukup diyakini tanpa perlu perbuatan

e)

Tauhid tidak berhubungan dengan aktivitas duniawi