NEW
Font size
WorksheetsSoal TKA Biologi Kelas XII
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 15mins
Di sebuah laboratorium dilakukan pengujian efisiensi energi pada berbagai kondisi pencahayaan untuk tanaman selada. Hasilnya menunjukkan bahwa pada intensitas cahaya yang sangat tinggi, laju fotosintesis justru menurun, meskipun kadar CO2 di lingkungan laboratorium dijaga optimal. Faktor apa yang paling mungkin menyebabkan penurunan laju fotosintesis pada intensitas cahaya tinggi tersebut?1. Di sebuah laboratorium dilakukan pengujian efisiensi energi pada berbagai kondisi pencahayaan untuk tanaman selada. Hasilnya menunjukkan bahwa pada intensitas cahaya yang sangat tinggi, laju fotosintesis justru menurun, meskipun kadar CO2 di lingkungan laboratorium dijaga optimal. Faktor apa yang paling mungkin menyebabkan penurunan laju fotosintesis pada intensitas cahaya tinggi tersebut?
Kekurangan CO2.
Kekurangan air.
Kerusakan klorofil.
Suhu terlalu rendah.
Penguapan terlalu tinggi.
Perhatikan persamaan reaksi kimia berikut:
6CO₂ + 6H₂O + Cahaya → C₆H₁₂O₆ + 6O₂
Persamaan ini menggambarkan proses yang terjadi di dalam kloroplas tumbuhan. Energi cahaya matahari diubah menjadi energi kimia dalam bentuk glukosa (gula), lalu oksigen dilepaskan ke atmosfer.
1.Pembentukan glukosa terjadi di dalam kloroplas, membutuhkan ATP dan NADPH dari reaksi terang.
2.Peristiwa fotolisis air terjadi di dalam membran tilakoid, melepaskan oksigen ke atmosfer.
3.Fiksasi CO2 oleh RuBP merupakan langkah awal dari seluruh rangkaian reaksi fotosintesis.
4.Produk energi dari siklus Calvin, yaitu ATP dan NADPH, digunakan untuk memecah molekul air.
5.Energi cahaya melewati fotosistem I dan fotosistem II pada aliran siklik untuk menghasilkan ATP.
Berdasarkan persamaan reaksi kimia di atas, manakah pernyataan yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
1,3
1,2
1,4
1.5
2,3
Suatu penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh intensitas spektrum cahaya warna merah dan hijau terhadap pertumbuhan dan fotosintesis kacang hijau (Vigna radiata L). Berikut tabel data hasil penelitian yang diambil:
Tabel . Pengaruh Spektrum Warna Hijau Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau (Vigna radiata L.)
Berdasarkan data di atas, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.
Spektrum warna merah memiliki panjang gelombang yang paling efektif bagi klorofil untuk melakukan fotosintesis
Pengaruh spektrum warna merah pada pertumbuhan kacang hijau (Vigna radiata L.) dimulai dari kemunculan daun.
Spektrum warna memberikan pengaruh pada proses fotosintesis tapi tidak berpengaruh pada proses pertumbuhan
Spektrum warna merah memiliki panjang gelombang yang kurang efektif bagi klorofil untuk melakukan fotosintesis
Spektrum warna merah tidak berpengaruh untuk melakukan fotosintesis
Seorang siswa melakukan percobaan fotosintesis dengan meletakkan tanaman bayam pada dua kondisi pencahayaan berbeda. Data kandungan pati yang dihasilkan setelah 6 jam pengamatan ditunjukkan pada tabel berikut :
Berdasarkan data tersebut, proses anabolisme yang paling berpengaruh terhadap perbedaan hasil adalah ... .
Kemosisntesis oleh bakteri pada daun
Sintesis proteinn pada kloroplas
Fiksasi CO2 pada siklus Calvin
Respirasi sel pada mitokondria
Fermentasi asam laktat pada sitoplasma
Seorang peneliti menumbuhkan tanaman kacang pada intensitas cahaya tetap dengan berbagai konsentrasi CO2. Hasil laju fotosintesis diukur dengan jumlah O2 yang dilepaskan per menit
Dari data di atas disimpulkan bahwa peningkatan konsentrasi CO2 dari 800 ppm ke 1200 ppm tidak meningkatkan laju fotosintesis. Hal tersebut disebabkan karena ....
Ruangan tidak cukup cahaya untuk fotosintesis
Konsentrasi CO2 terlalu tinggi sehingga beracun
Enzim pada siklus Celvin sudah bekerja maksimal
Enzim pada siklus Celvin sudah bekerja maksimal
Cahaya tidak digunakan pada fase gelap
Pada kondisi lingkungan tropis yang panas kering dan cahaya tinggi, disarankan para petani menanam tanaman jagung, tebu, sorgum dibandingkan dengan menanam gandum, bayam, kacang tanah. Perbedaan pada beberapa jenis tanaman tersebut berkaitan dengan mekanisme fotosintesis yang disebut sebagai tanaman C4 dan C3. Keterangan di bawah ini merupakan alasan yang tepat untuk menjelaskan saran tersebut adalah ...
PEP karboksilase memiliki afinitas lebih tinggi terhadap O2 dibandingkan CO2
PEP karboksilase bekerja cepat mengikat CO2 sehingga mengurangi fotorespirasi
Rubisco bekerja lebih efektif pada tanaman C4 dibandingkan tanaman C3
Tanaman C4 tidak membutuhkan cahaya matahari tinggi
Tanaman C4 hanya berfotosintesisi pada malam hari
Perhatikan skema respirasi aerob berikut!
Pada gambar di atas, terdapat beberapa tahapan penting dalam proses respirasi sel. Jika tempat berlangsungnya reaksi biokimia pada tahap Z mengalami kerusakan , maka bagaimana dampak yang terjadi sehubungan dengan energi yang dihasilkan dari proses katabolisme tersebut ................
ATP dari glikolisis meningkat untuk menggantikan energi yang hilang dari siklus Krebs dan transfer elektron.
ATP dari glikolisis tetap sama, ATP dari siklus Krebs meningkat, sedangkan transfer elektron berhenti total.
ATP dari glikolisis tetap dihasilkan , NAD⁺/FAD tidak bisa didaur ulang, dan transfer elektron tidak berjalan optimal.
ATP dari glikolisis hilang, ATP dari siklus Krebs tetap, dan transfer elektron menurun sedikit.
ATP dari semua tahapan meningkat karena kerusakan tersebut memicu percepatan metabolisme glukosa
Perhatikan data hasil penelitian sederhana tentang kadar glukosa dan etanol pada proses fermentasi tape ketan selama 6 hari berikut ini:
Berdasarkan gambar histogram di atas, manakah pernyataan berikut yang sesuai? Pilih semua jawaban yang salah dari 5 pernyataan berikut ini! adalah ...................
1.Penurunan kadar glukosa menunjukkan bahwa glukosa digunakan sebagai substrat utama dalam proses fermentasi anaerob oleh mikroorganisme.
2. Peningkatan kadar etanol dari hari ke-0 hingga hari ke-6 menunjukkan hasil akhir fermentasi alkohol yang dilakukan oleh ragi.
3.Jika efisiensi konversi glukosa menjadi etanol adalah 50%, maka pada hari ke-4 sekitar 37,5 g glukosa telah dikonversi menjadi 35 g etanol.
4.Proses ini menghasilkan energi dalam bentuk 36 ATP per molekul glukosa, sehingga dapat mendukung pertumbuhan cepat mikroorganisme.
5.Data histogram mendukung bahwa fermentasi tape adalah contoh respirasi anaerob yang menghasilkan produk utama berupa etanol dan sedikit CO₂.
1
2
3
4
5
Berita dari Science Daily, 2024 menyebutkan bahwa "Penelitian terbaru dari University of California menunjukkan bahwa sel manusia membutuhkan oksigen dalam jumlah cukup untuk menghasilkan energi maksimal. Proses respirasi aerob memungkinkan satu molekul glukosa diuraikan menjadi sekitar 36 ATP. Kekurangan oksigen, misalnya pada pasien dengan gangguan paru, menyebabkan sel tidak mampu menghasilkan energi optimal sehingga tubuh cepat lelah."
Dari berita tersebut, tentukan yang Benar untuk setiap pernyataan berikut mengenai penjelasan paling logis dan tepat yang mendukung berita terkait respirasi sel.
1
2
3
4
5
Seorang pasien masuk ke IGD rumah sakit setelah mengalami serangan asma berat yang menyebabkan suplai oksigen ke jaringan tubuh berkurang (hipoksia). Hasil pemeriksaan darah menunjukkan:
Tekanan oksigen (pO₂) rendah
Kadar asam laktat tinggi
pH darah sedikit menurun (asidosis ringan)
Dalam kondisi ini, sel pasien tidak dapat melakukan transpor elektron secara optimal karena tanpa dekarboksilasi oksidatif, asam piruvat tidak bisa masuk ke siklus Krebs. tetapi diubah menjadi asam laktat agar NAD⁺ dapat diregenerasi sehingga glikolisis tetap berjalan walaupun energi yang dihasilkan sedikit.
Berdasarkan kasus di atas, manakah pernyataan berikut yang sesuai? Pilih semua jawaban yang Benar dari 5 pernyataan berikut ini! Jawaban benar lebih dari satu.
1. □ Akumulasi asam laktat terjadi karena piruvat tidak dapat masuk ke siklus Krebs saat oksigen terbatas.
2. □ Regenerasi NAD⁺ melalui fermentasi laktat memungkinkan glikolisis terus menghasilkan ATP.
3. □ Pada kondisi hipoksia, produksi ATP pasien tetap tinggi karena glikolisis berlangsung cepat.
4. □ Asam laktat yang menumpuk dapat menurunkan pH darah sehingga berisiko menyebabkan asidosis.
5. □ Jika suplai oksigen kembali normal, proses respirasi aerob dapat berlanjut melalui siklus Krebs dan transpor elektron
1
2
3
4
5
Perhatikan grafik dibawah ini !
Grafik menunjukkan kadar asam laktat dalam darah atlet selama olahraga:
Pernyataan yang benar untuk menjelaskan grafik tersebut adalah…….
Asam laktat mulai menurun saat istirahat setelah menit ke 15 karena diubah kembali menjadi glukosa di hati.
Asam laktat yang mulai meningkat setelah menit ke 5 dihasilkan dari proses glikolisis aerob di mitokondria
Asam laktat mulai menurun saat istirahat setelah menit ke 15 karena respirasi aerob berjalan lebih cepat.
Penurunan asam laktat menunjukkan bahwa transpor elektron berhenti. karena kekurangan Oksigen
Kadar asam laktat berubah ubah dipengaruhi oleh besarnya energi yang digunakan pada saat aktifitas.
Metabolisme tubuh kita sehari-hari sangat dipengaruhi oleh gaya hidup. Jika terlalu sering duduk dan jarang bergerak, metabolisme bisa melambat sehingga tubuh cepat lelah dan berat badan naik. Begitu juga dengan pola makan yang tidak teratur, kurang minum air putih, dan kurang tidur, semua itu membuat tubuh kesulitan menghasilkan energi yang cukup. Sebaliknya, bila kita makan makanan bergizi seimbang dan rajin beraktivitas fisik, metabolisme akan tetap lancar. Dengan memahami proses katabolisme dalam respirasi sel, kita bisa tahu bagaimana makanan diubah menjadi energi (ATP) dan mengapa menjaga gaya hidup sehat itu penting
Dari pernyataan tersebut di atas, tentukan yang Salah untuk setiap peryataan berikut mengenai penjelasan paling logis yang dapat mendukung pernyataan tersebut di atas!
Jika oksigen kurang karena aktifitas yang berlebihan, sel akan beralih ke respirasi anaerob.
Kekurangan vitamin B kompleks dapat menghambat kerja enzim pada siklus Krebs, sehingga produksi NADH dan FADH₂ menurun
Pola makan tidak teratur dapat mengganggu pasokan glukosa ke dalam tahap glikolisis, sehingga energi yang dihasilkan berkurang
Pada saat beraktifitas , proses katabolisme menghasilkan energi terutama pada tahap glikolisis, karena di tahap inilah oksigen digunakan sebagai akseptor elektron terakhir
.Tubuh mudah lelah saat kurang gerak dapat disebabkan rendahnya stimulasi respirasi aerob sehingga ATP yang dihasilkan menurun.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas enzim lipase pankreas manusia pada berbagai variasi pH. Ekstrak enzim lipase pankreas dimurnikan dan diuji aktivitas katalitiknya dalam memecah substrat trigliserida. Data aktivitas enzim (dalam % aktivitas maksimum) yang diperoleh adalah sebagai berikut:
Penelitian ini juga mengamati bahwa getah pankreas yang mengandung ion bikarbonat (HCO₃⁻) secara efektif menetralkan kondisi asam dari lambung, menciptakan lingkungan dengan pH sekitar 7.5-8.0 di dalam duodenum.
Berdasarkan data pada jurnal tersebut, analisis yang tepat mengapa proses pencernaan lemak dapat berjalan secara optimal di dalam usus halus (duodenum)?
Lipase pankreas mencapai aktivitas tertingginya karena sisi katalitik enzim bekerja optimal pada suasana netral yang dipertahankan oleh sekresi bikarbonat.
Lingkungan duodenum yang bersifat basa kuat mengaktifkan sisi alosterik lipase sehingga efisiensi pemecahan lemak meningkat.
Asam lambung yang mencapai duodenum langsung mengaktivasi proenzim lipase menjadi enzim aktif pada pH rendah.
Sisi alosterik enzim lipase mengalami perubahan konformasi dan mengikat ion HCO₃⁻ yang berfungsi sebagai kofaktor.
pH asam dari lambung merupakan kondisi ideal untuk kerja lipase pankreas, sehingga pencernaan lemak tetap efisien.
Perhatikan tabel berikut yang menunjukkan pengaruh berbagai aktivator logam terhadap suhu optimum dan aktivitas maksimum enzim fibrinolitik dari Pseudomonas aeruginosa TS 6.4.
Berdasarkan data tersebut, manakah pernyataan yang tidak sesuai?
Suhu optimum enzim tanpa aktivator adalah 40°C.
Aktivitas maksimum enzim dengan Mn²⁺ adalah 1,6 U/mL.
Zn²⁺ menyebabkan suhu optimum enzim menjadi lebih tinggi daripada tanpa aktivator.
Ca²⁺ meningkatkan aktivitas maksimum enzim sebesar 0,7 U/mL dibandingkan tanpa aktivator.
Mg²⁺ meningkatkan suhu optimum enzim sebesar 5°C.
Perhatikan gambar dua model mekanisme kerja enzim berikut!
Berdasarkan gambar dan teori tentang kerja enzim, manakah pernyataan yang salah?
Model "Lock and Key" mengasumsikan bahwa sisi aktif enzim memiliki bentuk yang tetap dan komplementer dengan substrat.
Model "Induced Fit" mengusulkan bahwa baik enzim maupun substrat dapat mengalami perubahan konformasi untuk membentuk kompleks enzim-substrat.
Model "Induced Fit" lebih mampu menjelaskan bagaimana enzim dapat mengkatalisis substrat yang beragam dibandingkan model "Lock and Key".
Pada model "Lock and Key", enzim tidak mengalami perubahan struktur setelah berikatan dengan substrat, sedangkan pada model "Induced Fit", enzim dapat berubah bentuk untuk menyesuaikan dengan substrat
Pada model "Induced Fit", perubahan bentuk enzim setelah berikatan dengan substrat bersifat permanen dan irreversible.
Didalam proses pembelajaran beberapa kelompok murid melakukan percobaan untuk mengamati pengaruh suhu terhadap aktivitas enzim katalase yang terdapat dalam hati ayam. Masing-masing kelompok menyiapkan lima tabung reaksi, masing-masing tabung diisi larutan H₂O₂ (hidrogen peroksida) dan hati ayam yang telah dihaluskan. Tiap tabung ditempatkan pada suhu berbeda: 0°C, 25°C, 37°C, 50°C, dan 70°C. Setelah 5 menit, mereka mengukur volume gas oksigen (gelembung) yang dihasilkan dari reaksi enzim katalase kemudian menguji mengunakan bara api.
Hasil pengamatan salah satu kelompok seperti yang tertulis ditabel bawah ini!
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, pada suhu 0°C dan 70°C tidak maksimal hasil oksigennya dan relatif sama, manakah pernyataan yang paling tepat untuk menyimpulkan peran enzim katalase pada suhu tersebut dalam reaksi biokimia?
Enzim katalase bekerja paling baik pada suhu rendah dan tinggi karena struktur enzim menjadi lebih fleksibel dan menghasilkan oksigen relatif sama.
Suhu ekstrem baik rendah maupun tinggi merusak enzim secara permanen, menyebabkan reaksi tetap berlangsung tanpa bantuan enzim.
Aktivitas enzim meningkat seiring dengan kenaikan suhu, tetapi setelah mencapai suhu ektrem akan menurun secara signifikan meskipun substrat tersedia
Aktivitas enzim terjadi meskipun pada suhu 0°C dan akan terus meningkat karena enzim akan selalu bekerja jika terdapat substrat meskipun pada suhu 70°C .
.Rendahnya aktivitas enzim pada suhu 0°C disebabkan karena molekul bergerak lebih lambat, sedangkan pada suhu 70°C terjadi kerusakan pada sisi aktif .
Seorang pasien sering mengeluhkan gejala perut kembung, sering buang angin, mual/muntah dan diare setelah mengkonsumsi susu formula/produk olahannya. Kondisi ini terjadi setelah pasien mengalami cedera usus beberapa waktu yang lalu. Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan medis, dokter menyatakan pasien menderita intoleransi laktosa. Untuk itu dokter menganjurkan untuk memodifikasi pola makan dan melakukan tindakan terapi enzim (suplemen enzim laktase). Pernyataan berikut merupakan analisa dokter melakukan tindakan tersebut
1) Pasien mengalami defisiensi enzim laktase, sehingga laktosa dalam susu formula/produk olahannya tidak mampu dihidrolisis sempurna menjadi glukosa dan galaktosa
2) Cedera usus menyebabkan pencernaan laktosa tidak sempurna yang memacu bakteri kolon melakukan fermentasi sehingga pasien mengalami gejala tersebut
3) Enzim bersifat spesifik, Laktase hanya memiliki sisi aktif yang cocok dengan substrat laktosa, sehingga laktase hanya mampu memecah laktosa
4) Defisiensi enzim laktase yang dialami pasien bersifat primer (hereditas)
5) Di lambung, enzim laktase bekerja secara optimal pada pH 6.6 sd 6.8. Sehingga suplemen enzim laktase akan mengurangi gejala nyeri lambung pasien
Analisa dokter yang benar ditunjukkan oleh penyataan nomor …
1, 2, 3
1,3,4
2,3,4
2,4,5
.3,4,5
Katalase adalah enzim yang terdapat pada sel tumbuhan dan hewan. Enzim ini mengkatalisis pemecahan hidrogen peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Oksigen yang dihasilkan akan membentuk busa. Tinggi busa yang terbentuk dapat diukur untuk menentukan aktivitas katalase.
Sekelompok siswa melakukan penyelidikan aktivitas katalase pada jaringan kentang yang dimasak dan tidak dimasak.
Langkah-langkah percobaan:
1) Membuat dua potongan kentang dengan bentuk dan ukuran yang sama.
2) Memasukkan 5 cm³ larutan hidrogen peroksida 3% ke dalam tabung reaksi berlabel kentang dimasak.
3) Memasukkan 5 cm³ larutan hidrogen peroksida 3% ke dalam tabung reaksi berlabel kentang tidak dimasak.
4) Memasukkan salah satu potongan kentang ke dalam gelas berisi air panas selama lima menit.
5) Mengeluarkan potongan kentang dari air panas, lalu memasukkannya ke dalam tabung reaksi berlabel kentang dimasak.
6) Memasukkan potongan kentang mentah ke dalam tabung reaksi berlabel kentang tidak dimasak.
7) Membiarkan kedua potongan kentang berada dalam larutan hidrogen peroksida selama dua menit, kemudian mengukur tinggi busa yang terbentuk pada masing-masing tabung reaksi.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, pernyataan yang salah adalah ..........
i
ii
iii
iv
v
Dalam sebuah percobaan, murid SMA memanaskan larutan enzim dengan substrat pada suhu 25°C, 37°C, 50°C, dan 70°C. Mereka menemukan bahwa reaksi paling cepat terjadi pada suhu 37°C, tetapi menurun drastis pada 50°C dan hampir tidak terjadi pada 70°C. Hal ini menunjukkan bahwa enzim hanya aktif dalam rentang suhu tertentu, dan kerusakan struktur akibat suhu tinggi bersifat permanen. Oleh karena itu, menjaga suhu optimum menjadi kunci dalam menjaga efektivitas kerja enzim.
Apa dampak jangka panjang yang mungkin terjadi terhadap kerja enzim dalam tubuh seseorang yang mengalami demam tinggi berkepanjangan ( 40–41°C )selama beberapa hari?
Aktivitas enzim meningkat karena suhu tubuh mendekati suhu optimum.
Struktur enzim akan pulih kembali setelah suhu tubuh kembali normal.
Enzim mengalami denaturasi permanen sehingga metabolisme terganggu
Tubuh akan menyesuaikan suhu optimum enzim menjadi lebih tinggi.
Aktivitas enzim hanya melambat sementara tanpa kerusakan struktur
Seorang siswa melakukan percobaan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap aktivitas enzim katalase yang berasal dari hati ayam. Ia meneteskan larutan H₂O₂ ke dalam lima tabung reaksi yang masing-masing berisi hati ayam, lalu memanaskan tabung-tabung tersebut pada suhu berbeda: 10°C, 25°C, 37°C, 50°C, dan 70°C. Setelah itu, ia mengamati jumlah gelembung oksigen yang dihasilkan sebagai indikator aktivitas enzim.
Pernyataan berikut ini berhubungan dengan hasil percobaan tersebut:
1. Aktivitas enzim tertinggi terjadi pada suhu 37°C.
2. Pada suhu 70°C, enzim tetap aktif namun kerjanya lambat.
3. Rendahnya aktivitas enzim pada suhu 10°C disebabkan enzim mengalami denaturasi.
4. Enzim bekerja optimal pada suhu tertentu karena suhu mempengaruhi struktur tiga dimensi enzim.
5. Aktivitas enzim menurun drastis di suhu tinggi karena enzim mengalami denaturasi.
Pilih semua pernyataan yang BENAR berdasarkan hasil analisis percobaan dan sifat enzim!
1 dan 3
1,2,5
1,3,5
1,4,5
2,3,4
Ketika seseorang melakukan latihan fisik, tubuh membutuhkan energi dalam jumlah besar untuk menggerakkan otot. Energi ini diperoleh melalui proses respirasi aerob, yaitu salah satu bentuk katabolisme yang memecah molekul glukosa dengan bantuan oksigen. Dalam sel otot, glukosa dipecah melalui tahap glikolisis di sitoplasma, dilanjutkan siklus Krebs di mitokondria, dan rantai transpor elektron yang menghasilkan banyak ATP. Proses ini juga menghasilkan CO₂ dan H₂O sebagai sisa. Semakin intens latihan fisik, semakin cepat laju respirasi aerob berlangsung untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut terkait proses respirasi aerob pada sel otot manusia saat melakukan aktivitas fisik sedang.
Berdasarkan pemahaman Anda tentang jalur katabolisme karbohidrat, tentukan jawaban yang Salah dari tiap pernyataan di bawah ini.
Glukosa mengalami glikolisis di mitokondria menghasilkan asam piruvat, ATP, dan NADH
Produk akhir glikolisis akan masuk ke siklus Krebs jika tersedia cukup oksigen di dalam sel
Rantai transpor elektron terjadi di membran dalam mitokondria dan menghasilkan sebagian besar ATP dari seluruh proses respirasi aerob.
Dalam kondisi aerob, NADH yang dihasilkan dari glikolisis dan siklus Krebs akan digunakan untuk menghasilkan ATP melalui proses fosforilasi oksidatif
Karbon dioksida tidak dihasilkan selama proses glikolisis dan rantai transpor elektron.
Seorang atlet lari jarak jauh memerlukan energi yang besar dan berkelanjutan. Selama lomba, sel-sel ototnya menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama melalui proses respirasi aerob. Proses ini berlangsung dalam beberapa tahap, yaitu glikolisis, dekarboksilasi oksidatif, siklus Krebs, dan rantai transpor elektron. Total energi yang dihasilkan berupa ATP sangat bergantung pada kelancaran tiap tahap.
Dalam kondisi cukup oksigen, dari satu molekul glukosa dapat dihasilkan sekitar 30–32 ATP. Namun, apabila salah satu tahap terganggu, efisiensi energi akan menurun, sehingga performa atlet bisa menurun.
Berdasarkan bacaan di atas, manakah pernyataan berikut yang tidak tepat terkait penerapan konsep respirasi aerob pada aktivitas atlet tersebut?
Jika suplai oksigen berkurang, sel otot akan lebih banyak melakukan fermentasi asam laktat sehingga jumlah ATP yang dihasilkan lebih sedikit.
Pada tahap glikolisis, sebagian kecil ATP sudah terbentuk meskipun tanpa oksigen.
Kerusakan pada membran dalam mitokondria akan mengganggu pembentukan ATP melalui rantai transpor elektron.
Jika pasokan NADH dan FADH₂ menurun, jumlah proton yang dipompa ke ruang antarmembran mitokondria juga menurun sehingga gradien proton berkurang.
Total ATP yang dihasilkan dari respirasi aerob lebih sedikit dibandingkan fermentasi karena membutuhkan lebih banyak tahapan.
Seorang siswa melakukan percobaan untuk mengukur konsumsi oksigen pada biji kacang hijau yang sedang berkecambah dengan menggunakan dua botol respirometer:
Botol A berisi biji kacang hijau hidup + KOH padat (penyerap CO₂).
Botol B berisi biji kacang hijau yang sudah direbus + KOH padat.
Setelah 30 menit, terlihat bahwa cairan indikator dalam pipa kapiler bergeser ke arah botol A, sedangkan pada botol B tidak ada pergeseran.
Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini!Dari hasil percobaan di atas, evaluasilah
1. Pergeseran cairan ke arah botol A menunjukkan bahwa biji kacang hidup melakukan respirasi aerob yang membutuhkan oksigen.
2. Tidak adanya pergeseran pada botol B disebabkan biji mati tidak melakukan metabolisme, sehingga tidak menyerap O₂.
3. Kehadiran KOH dalam botol berfungsi untuk menyerap CO₂ agar hanya perubahan volume O₂ yang terukur.
4. Jika KOH tidak digunakan, pergeseran cairan tidak akan terjadi karena volume gas di dalam botol tetap.
5. Biji kacang hijau yang direbus masih dapat menghasilkan energi meskipun tidak menyerap oksigen.
Pernyataan yang merupakan kesimpulan yang benar adalah ....
1,2,3
1,2,4
1,2,3,4
2,3,4,5
2,5,4
Seorang siswa melakukan olahraga intensitas tinggi dalam waktu lama. Saat suplai oksigen tidak mencukupi, sel otot tetap membutuhkan energi cepat. Untuk memenuhi kebutuhan ini, sel otot beralih dari respirasi aerob ke respirasi anaerob melalui fermentasi asam laktat. Proses ini hanya menghasilkan 2 ATP per glukosa, jauh lebih sedikit dibanding respirasi aerob. Akumulasi asam laktat menyebabkan otot terasa pegal dan lelah.
Berdasarkan bacaan di atas, manakah kesimpulan yang tidak tepat mengenai kondisi yang dialami sel otot siswa tersebut?
lhat tabel
1
2
3
4
5
Seorang siswa melakukan percobaan fotosintesis menggunakan daun Hydrilla. Daun dimasukkan ke dalam tabung reaksi berisi air yang diberi larutan NaHCO₃ sebagai sumber CO₂, lalu diletakkan di bawah cahaya lampu. Setelah beberapa menit, muncul gelembung-gelembung oksigen. Namun, saat lampu dimatikan, gelembung berkurang drastis. Percobaan ini menunjukkan peran cahaya dalam anabolisme tumbuhan.
Berdasarkan bacaan di atas, kesimpulan yang tepat dari hasil percobaan adalah …
Cahaya diperlukan untuk memecah molekul air sehingga menghasilkan O₂.
Gelembung yang muncul merupakan gas CO₂ hasil fotosintesis.
NaHCO₃ berfungsi sebagai sumber oksigen tambahan bagi tumbuhan.
Intensitas cahaya tidak berpengaruh terhadap laju fotosintesis.
Proses fotosintesis memerlukan cahaya dan CO2
Di sebuah kolam, banyak tumbuhan air seperti eceng gondok tumbuh subur. Pada siang hari, gelembung-gelembung udara terlihat naik dari permukaan daun yang terendam. Petani kolam ikan menduga bahwa gelembung tersebut adalah oksigen yang dihasilkan tumbuhan melalui fotosintesis. Oksigen yang dihasilkan juga dimanfaatkan ikan untuk respirasi, sehingga keseimbangan ekosistem kolam tetap terjaga.
Tentukan kegiatan yang tidak tepat dilakukan oleh petani untuk membuktikan dugaannya!
Mengumpulkan gelembung gas dalam tabung dengan meletakkan eceng gondok dalam wadah berisi air jernih dan terkena cahaya
Tutupi tanaman dengan corong terbalik lalu pasang tabung uji berisi air di atas corong.
Gelembung gas yang muncul akan terkumpul di tabung.
Menguji dengan bara api dengan memasukkan bara api dari kayu api yang membara.
Jika gas itu oksigen, bara akan menyala tidak terang.
Gambar diagram persilangan dihibrid, misalnya warna biji kuning/hijau dan bentuk biji bulat/keriput.
Hasil persilangan dihibrid tanaman ercis (BbKk × BbKk) menghasilkan fenotipe dengan rasio …
15:1
12:3:1
9:3:4
9:3:3:1
.9:3:2:4
Sebuah keluarga menunjukkan adanya penyakit talasemia, kelainan genetik yang diturunkan secara autosomal resesif. Ayah adalah seorang pembawa sifat (heterozigot) dan ibu memiliki kemungkinan genotipe yang menyebabkan mereka tidak memiliki anak dengan talasemia. Berdasarkan informasi ini, kemungkinan genotipe ibu adalah...
Homozygot dominan (AA)
Homozygot resesif (aa)
Heterozigot (Aa)
Heterozigot dominan (Aa)
Alel resesif ganda (aa)
Persilangan bunga merah (RR) dengan putih (rr) menghasilkan bunga pink (Rr). Bila Rr × Rr dilakukan, hasil fenotipe:
Fenomena ini disebut …
Dominansi penuh
Kodominansi
Epistasis
Kodominansi
Dominansi tidak sempurna
Seorang petani menyilangkan tanaman jeruk berbuah lebat, rasa asam dengan tanaman jeruk yang berbuah sedikit, rasa manis. F1 yang dihasilkan semuanya berbuah lebat, rasa manis. Selanjutnya, F1 dikawinkan dengan sesamanya. Jika jumlah F2 yang dihasilkan sebanyak 640 tanaman, jumlah tanaman yang berbuah sedikit dan rasa asam adalah.... tanaman.
10
20
40
120
360
Perhatikan tabel genotipe karakter bentuk jengger ayam berikut.
Ayam berjengger walnut dikawinkan dengan rose menghasilkan keturunan 4 ekor berjengger single, 5 ekor pea, 12 ekor rose dan 13 ekor walnut. Genotipe kedua induknya adalah....
RRPP >< RRpp
RRPp >< rrPp
RrPp >< RRpp
Rrpp >< Rrpp
RrPp >< Rrpp
Seorang anak yang bergolongan darah AB, M dapat lahir dari pasangan suami-istri bergolongan darah....
A, M >< B, N
AB, N >< O,M
A,M >< B,M
AB, MN >< O,MN
B, MN >< B, MN
Berikut adalah kelainan atau penyakit menurun pada umat manusia!
(1) Polidaktili
(2) Buta Warna
(3) Albino
(4) Hemofilia
(5) Thalasemia
Penyakit menurun yang terpaut pada autosom adalah ....
1,2,3
1,3,5
2,3,4
2,4,5
2,3,5
Orang yang tuli biasanya juga bisu. Hal ini dikarenakan sifat bisu tuli dikendalikan oleh gen D dan E secara bersamaan. Jika salah satu gen tersebut tidak muncul, akan muncul sifat bisu tuli. Seorang laki- laki bisu tuli (Ddee) menikah dengan wanita normal (DdEE) maka persentase fenotip kemungkinan anak-anak mereka bisu tuli adalah…
12,5%
25%
37,5%
62,5%
100%
Proses pembelahan sel merupakan mekanisme penting dalam reproduksi dan pertumbuhan organisme. Ada dua jenis pembelahan sel utama, yaitu mitosis dan meiosis. Mitosis menghasilkan sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan induk, sedangkan meiosis menghasilkan sel gamet dengan jumlah kromosom setengah dari induknya. Pembelahan meiosis terdiri dari dua tahap utama, yaitu meiosis I dan meiosis II, yang mengurangi jumlah kromosom dari diploid menjadi haploid. Hal ini penting dalam reproduksi seksual agar saat fertilisasi jumlah kromosom tetap terjaga. Jika proses meiosis gagal, maka dapat terjadi kelainan genetik akibat jumlah kromosom yang tidak normal. Berdasarkan uraian tersebut, proses pembelahan sel yang dimaksud adalah …
Amitosis
Mitosis
Meiosis
Fragmentasi
Endomitosis
Teori evolusi menjelaskan bahwa makhluk hidup mengalami perubahan secara bertahap sepanjang waktu. Salah satu bukti evolusi dapat dilihat dari adanya kesamaan struktur anatomi pada organ yang berbeda fungsi. Misalnya, struktur tulang sayap kelelawar, sirip paus, kaki depan kuda, dan tangan manusia memiliki pola dasar yang sama, meskipun digunakan untuk aktivitas berbeda. Kesamaan ini disebut organ homolog yang menunjukkan adanya nenek moyang yang sama. Bukti semacam ini memperkuat teori bahwa spesies yang berbeda dapat memiliki asal usul yang serupa. Oleh karena itu, studi anatomi perbandingan menjadi salah satu bukti kuat dalam mendukung teori evolusi. Bukti yang dimaksud termasuk dalam …
Anatomi perbandingan
Embriologi perbandingan
Paleontologi
Biogeografi
Biokimia
Respirasi seluler adalah proses penting untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP. Proses ini dapat berlangsung secara aerob maupun anaerob. Pada respirasi aerob, oksigen berperan sebagai akseptor elektron terakhir pada rantai transpor elektron. Sedangkan pada respirasi anaerob, energi diperoleh melalui fermentasi yang hasilnya lebih sedikit. Respirasi aerob jauh lebih efisien karena mampu menghasilkan hingga 36 ATP per molekul glukosa. Oleh karena itu, organisme multiseluler umumnya mengandalkan respirasi aerob untuk mendukung aktivitas hidupnya. Tahap terakhir yang menghasilkan energi paling banyak adalah …
Glikolisis
Siklus Krebs
Rantai transpor elektron
Fermentasi Alkohol
Fermentasi Asam Laktat
Fotosintesis adalah proses penting pada tumbuhan hijau untuk menghasilkan glukosa. Proses ini terdiri dari dua tahap, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi terang terjadi di membran tilakoid dan menghasilkan ATP serta NADPH, sedangkan reaksi gelap terjadi di stroma kloroplas dengan memanfaatkan ATP dan NADPH untuk mengikat CO₂ menjadi glukosa. Fotosintesis berperan besar dalam menjaga keseimbangan atmosfer dengan menghasilkan oksigen. Tanpa proses ini, kehidupan di bumi tidak dapat berlangsung. Tahap yang terjadi di stroma kloroplas adalah …
Reaksi Terang
Reaksi Gelap ( Siklu Calvin )
Glikolisis
Fotolisis Air
Rantai Transport Elektron
Teori evolusi Darwin menyatakan bahwa spesies berubah melalui seleksi alam. Individu yang memiliki sifat lebih adaptif terhadap lingkungan akan bertahan hidup dan menghasilkan keturunan. Perubahan kecil yang diwariskan dalam jangka waktu panjang akan menimbulkan spesies baru. Salah satu contoh nyata adalah paruh burung finch di Kepulauan Galapagos yang berbeda bentuk sesuai sumber makanan. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan sangat memengaruhi proses evolusi. Mekanisme perubahan ini disebut …
Rekombinasi genetik
Seleksi alam
Mutasi gen
Spesiasi geografis
Hukum Hardy-Weinberg
DNA merupakan molekul yang menyimpan informasi genetik. Informasi ini digunakan untuk sintesis protein melalui proses transkripsi dan translasi. Pada transkripsi, DNA menjadi cetakan untuk pembentukan mRNA di dalam inti sel. mRNA kemudian keluar menuju ribosom untuk diterjemahkan menjadi urutan asam amino. Proses ini menunjukkan bagaimana alur informasi genetik berjalan dari DNA → RNA → Protein. Alur tersebut dikenal sebagai …
Hukum segregasi
Dogma sentral biologi
Replikasi DNA
Mutasi genetik
Prinsip kodominansi
Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Di dalam sel terdapat berbagai organel yang memiliki fungsi berbeda, salah satunya organel yang berperan dalam menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan berupa ATP yang sangat dibutuhkan untuk berbagai aktivitas sel, seperti sintesis protein, transportasi aktif, serta gerakan kontraksi otot. Proses pembentukan ATP ini berlangsung melalui tahapan glikolisis, siklus Krebs, dan sistem transpor elektron. Organel tersebut memiliki membran ganda dengan lipatan dalam yang disebut krista, yang memperluas permukaan untuk reaksi enzimatik. Karena peran pentingnya dalam menghasilkan energi, organel ini sering dijuluki sebagai “power house of the cell”. Berdasarkan uraian tersebut, organel yang dimaksud adalah
Ribosom
Mitokondria
Lisosom
Retikulum Endoplasma Kasar
Badan Golgi
Gregor Mendel dikenal sebagai bapak genetika yang merumuskan hukum pewarisan sifat. Salah satu hukum yang ia kemukakan adalah Hukum I atau Hukum Segregasi. Dalam percobaan persilangan monohibrid, Mendel menemukan bahwa setiap individu memiliki sepasang faktor (alel) untuk setiap sifat, yang akan memisah secara bebas saat gamet dibentuk. Artinya, setiap gamet hanya akan menerima satu alel dari tiap pasangannya. Hukum ini menjelaskan mengapa sifat tertentu bisa muncul kembali pada keturunan meskipun sempat hilang pada generasi sebelumnya. Hal ini terbukti dari rasio fenotipe 3:1 yang muncul pada keturunan F2. Berdasarkan penjelasan tersebut, Hukum Mendel I menyatakan tentang …
Asortasi bebas
Dominansi penuh
Segregasi gen secara berpasangan
Interaksi gen
Epistasis
Seorang ilmuwan mengembangkan tanaman transgenik yang tahan hama dengan menyisipkan gen dari bakteri Bacillus thuringiensis. Teknik ini dikenal dengan…
Kultur Jaringan
Kloning
Fusi Protoplasma
Transgenik
Hibridisasi
Berikut adalah gambaran tentang pembelahan mitosis:
(1) Kromatid memisahkan diri dari sentromer
(2) Benang-benang kromatin menebal
(3) Terlihat sepasang sentriol
(4) Kromosom berada di bidang ekuator
(5) Kromatid berpisah menuju ke kutub
(6) Nukleus dan membran inti mulai hilang
Yang terjadi pada tahap profase adalah nomor ....
1,2,3
2,3,4
3,4,5
4,3,6
2,3,6
Sekelompok siswa melakukan penelitian dengan memberikan beberapa perlakuan pada tanaman kacang kedelai.
Perlakuan dilakukan pada media:
I : tanpa diberi kotoran hewan
II : diberi kotoran sapi
III: diberi kotoran ayam
IV: diberi kotoran kambing
Setiap hari mereka menyiram pada pagi dan sore hari. Ada pun judul dalam penelitian ini adalah
“Pengaruh beberapa macam kotoran hewan terhadap pertumbuhan kacang kedelai”.
Parameter kualitatif yang dapat diukur dari hasil percobaan tersebut adalah ....
Tinggi tanaman
Jumlah air yang digunakan
Jumlah kotoran hewan yang digunakan
Rasa Kacang Kedelai yang dihasilkan
Jumlah bunga yang dihasilkan
Peristiwa berikut ini yang menerapkan bioteknologi modern adalah…
pembuatan antibiotik menggunakan bakteri Streptomyces griceus
produksi vaksin transgenic menggunakan mikroba patogen
pembuatan roti menggunakan Saccharomyces cerevisiae
pembuatan Protein Sel Tunggal menggunakan jamur
pembuatan biogas dengan memanfaatkan keberadaan bakteri methanogen
Jerapah yang ada sekarang adalah jerapah yang berleher panjang. Manakah pernyataan yang benar menurut Lamarck mengenai fenomena tersebut.
Lamarck, karena seleksi alam moyang jerapah yang dulunya pendek menjadi panjang
Darwin, karena seleksi alam moyang jerapah yang dulunya pendek menjadi panjang
Lamarck, karena beradaptasi moyang jerapah yang dulunya pendek menjadi panjang
Darwin, karena beradaptasi moyang jerapah yang dulunya pendek menjadi panjang
Lamarck, karena seleksi alam moyang jerapah yang pendek musnah
Mutasi yang menyebabkan perubahan rangka baca (frame-shift) pada rantai DNA adalah ..
Lihat tabel
Subsitusi
Delesi
Inversi
Translokasi
Duplikasi
Grafik berikut menunjukkan pengaruh dosis sinar ultraviolet terhadap jumlah koloni bakteri yang bertahan hidup.
Pertanyaan:
Berdasarkan grafik, apa kesimpulan yang paling tepat?
Semakin lama penyinaran UV, semakin banyak mutasi yang memperbaiki DNA bakteri
Sinar UV tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri
Semakin lama penyinaran UV, semakin tinggi tingkat kematian bakteri
Sinar UV mempercepat pembelahan bakteri
Sinar UV memperbaiki enzim replikasi DNA
Lihat gambar ,Kode genetik normal pada DNA adalah:
Pertanyaan:
Jenis mutasi yang terjadi dan akibatnya adalah ....
Substitusi basa – tidak mengubah asam amino
Substitusi basa – mengubah asam amino
Delesi basa – mengubah seluruh urutan kodon
Insersi basa – menyebabkan frame-shift
Duplikasi basa – menggandakan gen
