NEW
Font size
WorksheetsKUIS DDKA 2025/2026
Total questions: 17
Worksheet time: 43mins
Dalam kimia analitik, istilah analyte merujuk pada ...
Pelarut yang digunakan untuk melarutkan sampel
Semua komponen dalam matriks sampel
Substansi yang jumlahnya akan ditentukan
Substansi yang mengganggu yang ada dalam sampel
Material referensi eksternal yang digunakan untuk kalibrasi
Perbedaan utama antara metode dan prosedur dalam analisis adalah ...
Metode hanya membahas teori, prosedur lebih praktis
Metode digunakan untuk semua analit, prosedur untuk analit tertentu
Prosedur tidak dapat diterapkan pada sampel nyata
Prosedur tidak melibatkan instrumen
Metode lebih rinci daripada prosedur
Konsep robustness dalam pemilihan metode mengacu pada ...
Presisi hasil dalam pengukuran berulang
Kemampuan metode untuk bertahan terhadap variasi matriks
Tingkat sensitivitas metode terhadap interferen
Kemampuan metode untuk menghasilkan hasil yang tidak bias
Kecepatan analisis dibandingkan dengan metode lain
Jika suatu metode analitis dikatakan memiliki selektivitas tinggi, itu berarti ...
Hasil pengukuran hampir selalu akurat (akurasi tinggi)
Metode ini bebas dari gangguan dari analit lain
Tingkat ketidakpastian dalam hasil pengukuran rendah
Dapat mendeteksi konsentrasi yang sangat kecil
Hasil pengukuran selalu konsisten dalam pengulangan
Kesalahan absolut dalam analisis kimia didefinisikan sebagai ...
(Nilai eksperimen / nilai benar) × 100%
Hasil eksperimen - hasil yang diharapkan
Deviasi relatif dari hasil terhadap rata-rata
Hasil eksperimen ÷ jumlah replikasi
Deviasi standar dari hasil pengukuran
Jika sebuah timbangan analitik dapat membedakan massa sebesar ±0.0001 g, maka karakteristik ini menunjukkan...
Akurasi
Presisi
Sensitivitas
Selektivitas
Kekuatan
Dalam alur analisis, tahap 'pengolahan data' mencakup...
Penentuan teknik
Pengumpulan sampel
Validasi hasil
Identifikasi masalah
Standarisasi solusi
Sebuah larutan CaCO₃ dibuat dengan melarutkan 5 g CaCO₃ (Mr = 100 g/mol) dalam air hingga 100 mL. Tentukan konsentrasi larutan dalam Molaritas (M).
0.25 M
0.50 M
0.75 M
1.00 M
1.25 M
Konstanta kesetimbangan (K) tidak tergantung pada...
Konsentrasi awal reaktan
Suhu
Tekanan (untuk gas)
Jenis reaksi
Waktu reaksi
Menurut prinsip Le Chatelier, jika konsentrasi reaktan meningkat maka...
Reaksi bergeser menuju reaktan
Reaksi bergeser menuju produk
Nilai K meningkat
Tekanan total menurun
Produk tetap tidak berubah
Hubungan antara Ka, Kb, dan Kw adalah...
Ka + Kb = Kw
Ka × Kb = Kw
Ka - Kb = Kw
Ka/Kb = Kw
Ka² = Kw
Ion HCO₃⁻ dalam air adalah...
Netral
Asam kuat
Basis kuat
Amfiprotik
Tidak reaktif
Dalam metode standar eksternal ganda, data digunakan untuk …
Membandingkan sampel dengan larutan pengencer
Menentukan konsentrasi dari kurva kalibrasi
Menentukan Ka dan Kb dari larutan
Menguji validitas prosedur
Menentukan nilai Ksp
Keuntungan dari metode penambahan standar adalah …
Mengurangi presisi
Tidak dapat digunakan untuk sampel biologis
Mengatasi efek matriks dalam sampel
Memerlukan standar dengan kemurnian mutlak
Tidak dapat digunakan dengan instrumen spektroskopi
Standar primer harus memenuhi persyaratan berikut, kecuali …
Stabil
Kemurnian tinggi
Massa mol diketahui dengan tepat
Mudah menyerap air
Tidak mudah terurai
Sebanyak 0.1250 g K₂Cr₂O₇ (Mr = 294 g/mol) dilarutkan dalam labu volumetrik 250 mL. Tentukan konsentrasi larutan K₂Cr₂O₇ (M).
1.70 × 10⁻³ M
2.13 × 10⁻³ M
3.40 × 10⁻³ M
4.25 × 10⁻³ M
5.10 × 10⁻³ M
Dalam metode penambahan standar, 5 mL sampel urine dan 1 mL larutan standar Mg²⁺ 50 ppm dicampur, menghasilkan sinyal 12.5. Sinyal sampel murni = 10. Tentukan konsentrasi Mg²⁺ dalam darah (ppm).
10 ppm
20 ppm
25 ppm
50 ppm
83.3 ppm
