Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perawatan dan Perbaikan Sasis Sepeda Motor

Total questions: 25

Worksheet time: 37mins

Name
Class
Date
1.

Fungsi utama minyak rem pada sistem rem hidrolik adalah...

a)

Melumasi komponen yang bergerak

b)

Mendinginkan kampas rem

c)

Meneruskan tekanan dari master rem ke kaliper

d)

Membersihkan saluran rem dari kotoran

e)

Mencegah karat pada piringan cakram

2.

Apa yang menjadi penyebab umum rem terasa "blong" atau tidak pakem pada sistem rem hidrolik?

a)

Kampas rem terlalu tebal

b)

Terlalu banyak minyak rem

c)

Adanya udara palsu (angin) di dalam sistem hidrolik

d)

Piringan cakram kotor

e)

Baut kaliper terlalu kencang

3.

Prosedur untuk mengeluarkan udara palsu dari sistem rem hidrolik disebut...

a)

Flushing

b)

Bleeding

c)

Sealing

d)

Pressing

e)

Filling

4.

Jika sepeda motor terasa "narik" ke satu sisi saat pengereman, kemungkinan besar masalahnya ada pada...

a)

Tekanan ban tidak seimbang

b)

Piston kaliper pada salah satu sisi macet

c)

Kampas rem habis sebelah

d)

Semua jawaban benar

e)

Minyak rem kotor

5.

Batas ketebalan minimal kampas rem cakram yang direkomendasikan sebelum harus diganti adalah sekitar...

a)

5 mm

b)

4 mm

c)

3 mm

d)

2 mm

e)

1 mm

6.

Fungsi utama dari sistem suspensi pada sepeda motor adalah...

a)

Menambah kecepatan motor

b)

Meredam getaran dan guncangan dari permukaan jalan

c)

Membantu pengereman

d)

Menjaga keseimbangan saat parkir

e)

Mengatur arah laju kendaraan

7.

Suspensi depan sepeda motor yang paling umum digunakan adalah jenis...

a)

Monoshock

b)

Teleskopik

c)

Lengan ayun (swing arm)

d)

Pro-link

e)

Unitrack

8.

Kebocoran oli pada suspensi depan biasanya ditandai dengan...

a)

Suspensi terasa lebih keras

b)

Adanya rembesan oli pada tabung suspensi

c)

Suara berdecit saat suspensi bekerja

d)

Ban menjadi cepat aus

e)

Motor menjadi lebih tinggi

9.

Komponen pada suspensi depan yang berfungsi untuk mencegah kebocoran oli adalah...

a)

Per suspensi

b)

Tabung suspensi

c)

Seal oli (oil seal)

d)

Baut penguras

e)

As roda

10.

Jika suspensi belakang terasa terlalu keras (kaku), langkah penyetelan pertama yang bisa dilakukan adalah...

a)

Mengganti per dengan yang lebih empuk

b)

Menambah volume oli suspensi

c)

Mengatur setelan preload (kekerasan awal per) ke posisi lebih lunak

d)

Mengganti ban

e)

Mengurangi tekanan angin ban

11.

Bagian dari sistem kemudi yang menghubungkan setang dengan garpu depan (fork) adalah...

a)

Rangka utama

 

b)

Lengan ayun

c)

Komstir (steering stem)

d)

Pelek

   

e)

Kaliper

12.

Gejala kerusakan pada komstir (bearing kemudi) yang paling umum dirasakan adalah...

a)

Rem menjadi tidak pakem

 

b)

Setang terasa berat, goyang, atau ada "klik" saat dibelokkan

    

c)

Lampu depan menjadi redup

d)

Akselerasi motor menurun

e)

Suara mesin menjadi kasar

13.

Pemeriksaan kelurusan antara roda depan dan belakang disebut...

a)

Balancing

b)

Bleeding

c)

Alignment (penyelarasan)

d)

Flushing

e)

Tuning

14.

Untuk mengencangkan mur pada komstir, alat khusus yang sering digunakan adalah...

a)

Kunci pas

   

b)

Kunci ring

c)

Kunci inggris

  

d)

Kunci komstir (hook wrench)

    

e)

Obeng ketok

15.

Apa fungsi utama dari rangka (chassis) pada sepeda motor?

a)

Sebagai tempat penyimpanan bahan bakar

b)

Sebagai dudukan utama untuk mesin, suspensi, dan bodi motor

   

c)

Meredam getaran mesin

d)

Menambah aerodinamika motor

     

e)

Sebagai sistem pembuangan gas

16.

Jenis rangka yang menggunakan mesin sebagai bagian dari struktur penopang utama disebut...

   

a)

Rangka tulang punggung (backbone)

   

b)

Rangka deltabox

   

c)

Rangka teralis (trellis)

d)

Rangka diamond (berlian)

  

e)

Rangka underbone

17.

Tanda-tanda awal rangka sepeda motor mengalami bengkok atau tidak simetris setelah kecelakaan adalah...

    

a)

Motor terasa lari ke satu arah saat dilepas setangnya di jalan lurus

b)

Warna cat memudar

c)

Rantai cepat kendor

d)

Mesin sulit dihidupkan

e)

Rem blong

18.

Pengecekan keretakan pada rangka, terutama di area sambungan las, sebaiknya dilakukan secara...

  

a)

  Harian

   

b)

Mingguan

    

c)

Bulanan

d)

Periodik saat servis besar atau setelah benturan

  

e)

Tidak perlu dicek

19.

Pada rem tromol, komponen yang berfungsi menekan kampas rem ke arah tromol adalah...

a)

  Piston

  

b)

Tuas pengungkit (cam)

    

c)

Kaliper

 

d)

Selang rem

   

e)

Master silinder

20.

Suspensi belakang yang menggunakan satu peredam kejut yang terhubung ke lengan ayun melalui link (penghubung) disebut sistem...

   

a)

Ganda (dual shock)

b)

Teleskopik

c)

Monoshock dengan link (contoh: Pro-Link)

d)

   Rigid (tanpa suspensi)

      

e)

Konvensional

21.

Minyak rem hidrolik memiliki sifat higroskopis, yang artinya...

a)

Tahan terhadap panas tinggi

b)

Mudah menyerap uap air dari udara

c)

Tidak dapat dimampatkan

   

d)

Berwarna bening

 

e)

Memiliki viskositas tinggi

22.

Apa yang harus dilakukan jika piringan cakram (disc) sudah tipis atau tidak rata (melengkung)?

a)

Cukup ganti kampas remnya saja

b)

Dibersihkan dengan amplas

c)

Dilakukan penggantian dengan piringan cakram yang baru

d)

Dilapisi dengan stiker

e)

Diberi gemuk agar licin

23.

Bagian dari sistem kemudi yang berfungsi sebagai poros putar roda kemudi dan tempat bearing komstir berada adalah...

a)

Poros engkol (crankshaft)

b)

Poros roda (axle)

c)

Poros kemudi (steering stem)

d)

Lengan ayun (swing arm)

e)

Segitiga (triple clamp)

24.

Indikator keausan pada kampas rem tromol biasanya berupa...

a)

Garis batas pada kampas

b)

Perubahan warna pada tromol

c)

Jarum penunjuk pada tuas pengungkit rem

d)

Bunyi decitan yang keras

    

e)

Getaran pada tuas rem

25.

Mengapa sangat penting untuk menjaga kelurusan (alignment) antara roda depan dan belakang?

a)

Agar motor terlihat lebih bagus

b)

Untuk menjaga stabilitas, kenyamanan, dan mencegah keausan ban yang tidak merata

c)

Agar rantai tidak berisik

d)

Supaya lampu depan lebih terang

e)

Untuk meningkatkan efisiensi bahan baka