wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

STS GANJIL PELAYANAN FARMASI KELAS XI

Total questions: 26

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi yang paling tepat untuk sediaan larutan dalam farmasi?

a)

Sediaan semisolid yang mudah meleleh pada suhu tubuh dan digunakan secara topikal.

b)

Sediaan cair yang hanya mengandung zat aktif obat dan pelarut air murni.

c)

Sediaan padat yang harus dilarutkan terlebih dahulu dalam pelarut yang sesuai sebelum digunakan.

d)

Sediaan cair yang mengandung dua fase yang tidak saling bercampur, seperti emulsi atau suspensi.

e)

Sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia terlarut (zat aktif) dalam pelarut yang sesuai.

2.

Kosolven seperti etanol, gliserin, atau propilen glikol sering ditambahkan dalam sediaan larutan oral atau topikal. Fungsi utama kosolven adalah untuk?

a)

Menstabilkan pH larutan agar tidak terjadi degradasi obat.

b)

Mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam larutan.

c)

Mengurangi rasa pahit dari zat aktif obat.

d)

Meningkatkan kelarutan zat aktif yang relatif nonpolar dalam pelarut polar (seperti air).

e)

Meningkatkan viskositas larutan agar lebih mudah ditelan.

3.

Salah satu keuntungan utama sediaan larutan dibandingkan sediaan padat (tablet atau kapsul) adalah...

a)

Stabilitas kimiawi yang lebih baik dan masa simpan yang lebih panjang.

b)

Onset aksi (awitan kerja) yang lebih cepat.

c)

Dapat digunakan untuk zat aktif yang memiliki rasa sangat pahit tanpa tambahan pemanis.

d)

Dosis obat yang lebih akurat karena sudah terukur dalam tiap volume.

e)

Penyimpanan dan transportasi yang lebih mudah dan ringan.

4.

Parameter kualitas yang wajib diuji pada sediaan larutan parenteral (injeksi) yang tidak harus diuji pada larutan oral adalah...

a)

Uji pH dan Uji kejernihan.

b)

Penetapan kadar zat aktif.

c)

Uji sterilitas dan Uji pirogen.

d)

Uji viskositas.

e)

Organoleptis (bau, rasa, warna).

5.

Sediaan farmasi yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut dalam pelarut yang sesuai dan dimaksudkan untuk penggunaan oral, topikal, atau rute lain, didefinisikan sebagai?

a)

Suspensi

b)

Emulsi

c)

Larutan

d)

Eliksir

e)

Sirup

6.

Berikut ini yang bukan merupakan keuntungan dari sediaan larutan adalah...

a)

Memudahkan penelanan, terutama untuk anak-anak atau lansia.

b)

Penyerapan obat umumnya lebih cepat karena zat aktif sudah terlarut.

c)

Stabilitas kimia zat aktif yang mudah terhidrolisis cenderung lebih baik.

d)

Dosis dapat diubah atau disesuaikan dengan mudah.

e)

Homogenitas zat aktif terjamin.

7.

Jenis pelarut yang paling umum digunakan dalam pembuatan sediaan larutan farmasi dan dianggap sebagai universal solvent adalah...

a)

Etanol

b)

Gliserin

c)

Propilen Glikol

d)

Aqua Purificata

e)

Minyak Nabati

8.

Zat tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan kelarutan zat aktif yang sukar larut dalam pelarut tertentu disebut?

a)

Pengawet

b)

Pemanis

c)

Pendapar

d)

Kosolven

e)

Antioksidan

9.

Sediaan larutan yang mengandung sukrosa konsentrasi tinggi (sekitar 60-80% b/v) dalam air murni atau pelarut lain, sering digunakan sebagai pembawa untuk menutupi rasa yang tidak enak, disebut?

a)

Spirit

b)

Tingtur

c)

Sirup

d)

Eliksir

e)

Gargle

10.

Jika suatu zat aktif memerlukan pH tertentu agar tetap stabil atau optimal kelarutannya, maka zat yang ditambahkan untuk menjaga pH larutan agar konstan disebut?

a)

Surfaktan

b)

Zat Pengkhelat (Chelating Agent)

c)

Peningkat Visksositas

d)

Pendapar (Buffer)

e)

Antioksidan

11.

Dalam perhitungan dosis sediaan larutan, jika dokter meresepkan 50 mg obat per kali minum, dan konsentrasi obat dalam larutan adalah 10 mg/mL, maka volume larutan yang harus diminum untuk satu kali minum adalah...

a)

1 mL

b)

2,5 mL

c)

3 mL

d)

5 mL

e)

10 mL

12.

Sediaan larutan yang mengandung bahan obat yang dilarutkan dalam pelarut beralkohol atau hidroalkohol (campuran air dan alkohol) dengan kadar alkohol antara 5-40% dan biasanya digunakan secara oral disebut?

a)

Sirup

b)

Air Aromatik

c)

Eliksir

d)

Tingtur

e)

Larutan Injeksi

13.

Ketika zat padat (solut) ditambahkan terus menerus ke dalam pelarut pada suhu konstan hingga tidak ada lagi zat padat yang dapat terlarut, maka larutan tersebut telah mencapai kondisi...

a)

Larutan Encer

b)

Larutan Pekat

c)

Larutan Tak Jenuh

d)

Larutan Jenuh

e)

Larutan Superjenuh

14.

Apa definisi paling tepat dari sediaan suspensi?

a)

Sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat terlarut.

b)

Sediaan semipadat yang mengandung partikel padat tersuspensi dalam basis lemak.

c)

Sediaan yang mengandung partikel padat tidak larut, terdispersi dalam pembawa cair.

d)

Sistem dispersi koloid dari dua cairan yang tidak saling melarutkan.

e)

Sediaan padat yang harus dilarutkan dalam air sebelum digunakan.

15.

Manakah sifat yang paling penting harus dimiliki oleh suspensi yang baik agar mudah didispersikan kembali saat dikocok?

a)

Partikel yang sangat halus dan mengapung.

b)

Viskositas yang sangat rendah.

c)

Terjadi caking (pengerasan endapan) yang kuat.

d)

Endapan yang terbentuk mudah didispersikan kembali (flocculated).

e)

Kecepatan sedimentasi yang sangat lambat.

16.

Zat yang ditambahkan ke dalam sediaan suspensi untuk meningkatkan viskositas, sehingga memperlambat laju pengendapan partikel, dikenal sebagai...

a)

Wetting agent.

b)

Flocculating agent.

c)

Zat aktif.

d)

Suspending agent

e)

Dapar

17.

Apa fungsi dari wetting agent (agen pembasah) dalam formulasi suspensi?

a)

Mencegah pertumbuhan mikroorganisme.

b)

Menurunkan tegangan permukaan antara partikel padat dan pembawa cair.

c)

Mengikat partikel menjadi agregat yang longgar.

d)

Membuat suspensi terasa lebih manis.

e)

Mempercepat proses caking.

18.

Apa yang dimaksud dengan fenomena caking pada sediaan suspensi?

a)

Terbentuknya lapisan krim di bagian atas suspensi.

b)

Terjadi pemisahan sempurna antara fase padat dan cair.

c)

Partikel padat yang mengendap membentuk massa yang keras dan sulit didispersikan kembali.

d)

Peningkatan viskositas suspensi seiring berjalannya waktu.

e)

Endapan partikel yang mudah didispersikan kembali dengan pengocokan ringan.

19.

Sistem suspensi yang ideal adalah sistem flokulasi (terflokulasi) karena...

a)

Menghasilkan endapan yang keras (caking).

b)

Endapan yang terbentuk cepat, tetapi mudah didispersikan kembali.

c)

Partikel terpisah secara individu dan mengendap sangat lambat.

d)

Partikel menjadi sangat halus dan membentuk sistem koloid.

e)

Memberikan viskositas yang sangat rendah.

20.

Sediaan suspensi oral biasanya diberikan peringatan atau label khusus. Peringatan apakah yang wajib ada pada kemasan suspensi?

a)

Simpan pada lemari es.

b)

Harus dihabiskan

c)

Jauhkan dari sinar matahari langsung.

d)

Kocok sebelum digunakan

e)

Gunakan bila perlu

21.

Dalam sistem deflokulasi (partikel terdispersi secara individual), meskipun laju sedimentasi sangat lambat, masalah utama yang sering terjadi adalah...

a)

Peningkatan viskositas yang berlebihan.

b)

Pembentukan flok yang longgar.

c)

Pertumbuhan mikroorganisme yang cepat.

d)

Pembentukan endapan yang keras dan sulit didispersikan kembali (caking).

e)

Terbentuknya dua lapisan fase yang bening dan jernih.

22.

Apa kerugian utama sediaan suspensi dibandingkan sediaan larutan sejati?

a)

Suspensi memiliki bioavailabilitas yang lebih rendah.

b)

Suspensi lebih sulit ditelan.

c)

Suspensi memiliki stabilitas fisik yang kurang baik dan memerlukan pengocokan.

d)

Suspensi lebih mudah terkontaminasi mikroba.

e)

Suspensi tidak dapat menutupi rasa pahit zat aktif.

23.

Dalam kontrol kualitas (QC) suspensi, pengukuran ukuran partikel dilakukan karena...

a)

Ukuran partikel menentukan warna sediaan.

b)

Ukuran partikel hanya berpengaruh pada rasa sediaan.

c)

Ukuran partikel sangat mempengaruhi laju sedimentasi dan redispersibilitas.

d)

Partikel yang besar lebih mudah larut.

e)

Untuk menentukan jenis agen pensuspensi yang akan dipakai.

24.

Suatu ketika Dinda datang ke dokter untuk periksa dengan keluhan panas dingin setelah sedetik diputuskan pacarnya. Kemudian dokter meresepkan paracetamol dengan dosis 10mg/kgBB. Diketahui BB Dinda adalah 50kg dan paracetamol yang ada di apotekmu adalah seperti di gambar. Berapakah ml yang harus diminum Dinda dalam 1x minum?

a)

5ml

b)

10 ml

c)

15 ml

d)

20 ml

e)

25 ml

25.

Suatu ketika ada px bernama salma datang ke apotekmu dengan membawa resep obat paracetamol sirup 120mg/5ml dengan aturan minum 3 dd cth 2. Sedangkan Paracetamol sirup yang ada di apotek adalah 250/5ml. Salma hendak menebuh obat tersebut. anda sebagai apoteker apakah yang harus anda lakukan ...

a)

Tidak melayani dan menyuruh pulang

b)

Tetap memberikan dengan merubah dosis minum 3 dd 4,8 cc

c)

Tetap memberikan dengan merubah dosis minum 3 dd 5 cc

d)

Tetap memberikan dengan merubah dosis minum 3 dd 4,6 cc

e)

Tetap memberikan dengan merubah dosis minum 3 dd 4,4 cc

26.

Berikan kritik dan saran anda

4 lines