wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Ujian Akhir Blok KMB III

Total questions: 55

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Tn. B, 57 tahun, masuk RS dengan keluhan penglihatan menurun tiba-tiba, mata kanan merah, nyeri berdenyut, sakit kepala, mual muntah. Pemeriksaan: TIO 40 mmHg, pupil mid-dilatasi tidak reaktif, kornea buram. Diagnosis medis: glaukoma akut. Apa prioritas masalah keperawatan pasien?

a)

Gangguan mobilitas fisik

b)

Risiko jatuh

c)

nyeri

d)

Defisit perawatan diri

2.

Tn. B tampak cemas karena mendengar informasi bahwa glaukoma dapat menyebabkan kebutaan permanen. Intervensi keperawatan yang tepat adalah…

a)

Memberikan analgesik segera

b)

Memberikan edukasi tentang glaukoma dan pengobatannya

c)

Memasang penutup mata

d)

Membatasi aktivitas fisik pasien

3.

Tn. B, 50 tahun, mengeluh penglihatan kabur seperti berkabut, silau terhadap cahaya, kesulitan melihat malam hari. Pemeriksaan: pupil putih, lensa opak. Diagnosis medis: katarak. Apa masalah keperawatan utama?

a)

Gangguan sensori perseptual: penglihatan

b)

Gangguan rasa nyaman: nyeri

c)

Risiko infeksi

d)

Defisit perawatan diri

4.

Pasien katarak merasa cemas akan menjadi buta. Intervensi keperawatan pre-operasi yang tepat adalah…

a)

Mengajarkan pasien cara aural toilet

b)

Memberikan edukasi mengenai prosedur operasi katarak

c)

Memberikan antibiotik intravena

d)

Melakukan latihan keseimbangan

5.

Setelah operasi katarak (IOL), pasien bertanya kapan bisa kembali mengangkat barang berat. Tindakan perawat adalah…

a)

Menyarankan segera agar melatih kekuatan mata

b)

Melarang pasien membaca

c)

Menjelaskan pasien harus menghindari mengangkat berat selama masa penyembuhan

d)

Menganjurkan pasien menggunakan obat tetes mata terus-menerus seumur hidup

6.

Tn. C, 30 tahun, mengeluh cairan telinga kiri kental, kuning, berbau selama 3 bulan, pendengaran menurun, wajah tidak simetris. Diagnosis: OMSK dengan paresis N. VII. Masalah keperawatan utama adalah…

a)

Gangguan sensori perseptual: pendengaran

b)

Risiko jatuh

c)

Gangguan rasa nyaman: nyeri

d)

Gangguan integritas kulit

7.

Intervensi keperawatan untuk membersihkan sekret telinga adalah…

a)

Menutup telinga rapat dengan kapas

b)

Membiarkan cairan keluar tanpa intervensi

c)

Melakukan irigasi telinga

d)

Memberikan analgesik saja

8.

Pasien OMSK dengan demam tinggi dan leukosit meningkat. Apa prioritas tindakan perawat?

a)

Menganjurkan pasien tirah baring

b)

Memantau tanda-tanda vital dan memberikan antibiotik sesuai instruksi dokter

c)

Memberikan kompres hangat pada telinga

d)

Menutup telinga dengan kasa kering

9.

Tn. S, 52 tahun, mengeluh pusing berputar disertai mual muntah, tinnitus, badan goyah saat uji Romberg. Diagnosis: vertigo perifer. Masalah keperawatan utama adalah…

a)

Risiko jatuh berhubungan dengan gangguan keseimbangan

b)

Gangguan sensori perseptual: penglihatan

c)

Gangguan rasa nyaman: nyeri

d)

Intoleransi aktivitas

10.

Intervensi keperawatan pada pasien vertigo dengan risiko jatuh adalah…

a)

Menutup mata saat berjalan

b)

Menyediakan lingkungan aman dan terang

c)

Membatasi cairan pasien

d)

Mengajarkan berjalan cepat agar vertigo hilang

11.

Seorang pasien dengan glaukoma mengatakan tidak mau lagi menggunakan obat tetes mata karena bosan. Apa diagnosa keperawatan yang sesuai?

a)

Risiko ketidakpatuhan terhadap regimen terapeutik

b)

Gangguan mobilitas fisik

c)

Risiko jatuh

d)

Defisit nutrisi

12.

Pasien katarak sulit melakukan aktivitas sehari-hari karena penglihatannya kabur. Intervensi keperawatan yang tepat adalah…

a)

Membatasi asupan cairan

b)

Membantu pasien dalam melakukan aktivitas perawatan diri

c)

Mengajarkan pasien melakukan senam vestibular

d)

Memberikan terapi oksigen

13.

Pasien OMSK bertanya apakah ia akan mengalami tuli permanen. Tindakan perawat adalah…

a)

Mengabaikan pertanyaan pasien

b)

Memberikan informasi sesuai kapasitas perawat dan menganjurkan konsultasi dengan dokter THT

c)

Memberikan jaminan bahwa pasien tidak akan tuli

d)

Mengganti obat tanpa instruksi dokter

14.

Pasien vertigo merasa sangat takut jatuh saat berjalan. Apa intervensi keperawatan yang tepat?

a)

Mendorong pasien berjalan sendiri

b)

Menyediakan alat bantu jalan dan mendampingi pasien

c)

Menginstruksikan pasien untuk tidak bergerak sama sekali

d)

Memberikan minuman manis untuk mengurangi pusing

15.

Pasien dengan katarak akan menjalani operasi. Apa tujuan utama edukasi perawat pre-operasi?

a)

Pasien mengetahui risiko jatuh

b)

Pasien memahami prosedur operasi dan perawatan pascaoperasi

c)

Pasien dapat melakukan senam mata

d)

Pasien memahami cara membersihkan telinga

16.

Seorang pasien dengan glaukoma melaporkan berkurangnya nyeri setelah terapi. Apa evaluasi keperawatan yang tepat?

a)

Tujuan tercapai: nyeri menurun

b)

Tujuan tidak tercapai: pasien masih cemas

c)

Intervensi dihentikan

d)

Pasien harus segera dirujuk

17.

Seorang mahasiswa lupa membawa kacamata dan mengeluh penglihatannya buram. Pada proses fisiologi penglihatan, gangguan ini paling mungkin terjadi pada bagian…

a)

Kornea

b)

Retina

c)

Lensa mata

d)

Syaraf optik

18.

Pasien melaporkan melihat kilatan cahaya sesaat. Dalam proses penglihatan, cahaya masuk pertama kali melalui…

a)

Pupil

b)

Kornea

c)

Retina

d)

Lensa

19.

Seorang perempuan sering mendengar suara samar-samar. Pemeriksaan menunjukkan kerusakan pada membran timpani. Fungsi utama membran timpani adalah…

a)

Menangkap cahaya

b)

Menangkap molekul bau

c)

Menggetarkan suara yang masuk

d)

Mengatur tekanan udara

20.

Seorang pasien mengalami gangguan pada koklea. Akibatnya pasien akan mengalami…

a)

Kesulitan menjaga keseimbangan

b)

Gangguan penglihatan

c)

Gangguan pengecapan

d)

Gangguan pendengaran sensorineural

21.

Seorang mahasiswa makan es krim cokelat, lalu merasakan rasa manis di lidah. Reseptor yang bekerja adalah…

a)

Papila filiformis

b)

Papila fungiformis

c)

Papila sirkumvalata

d)

Papila foliata

22.

Pasien mengeluh tidak bisa merasakan rasa asin. Jalur saraf yang membawa sinyal pengecapan menuju otak adalah…

a)

N. VII (Fasialis), N. IX (Glosofaringeus), N. X (Vagus)

b)

N. II (Optikus)

c)

N. VIII (Vestibulokoklear)

d)

N. I (Olfaktorius)

23.

Seorang laki-laki berumur 35 tahun datang kerumah sakit X dengan keluhan luka bakar karena ledakan kompor gas dirumahnya. Pada saat dilakukan pengkajian oleh Perawat terlihat luka bakar pada ekstremitas bawah sebelah kanan bagian depan, ekstremitas atas sebelah kanan bagian depan, genitalia, seluruh dada hingga aobdomen. Berapakah persentasi luas luka bakar pasien tersebut?

a)

28 %

b)

30,5 %

c)

31,5 %

d)

32,5 %

e)

37%

24.

Seorang laki-laki berumur 35 tahun datang kerumah sakit X dengan keluhan luka bakar karena ledakan kompor gas dirumahnya. Pada saat dilakukan pengkajian oleh Perawat Klien mengeluh sangat nyeri terlihat luka bakar pada sekitar ekstremitas dan terdapat banyak lepuhan berisi cairan di area luka. Termasuk kategori derajat berapakah luka bakar pasien tersebut?

a)

Derajat 1 (Superficial)

b)

Derajat 2 a (Superficial Partial Thickness)

c)

Derajat 2 b (Deep partial Thickness)

d)

Derjaat 3

e)

Derajat 4

25.

Seorang wanita berusia 32 tahun masuk UGD karena menjadi korban kebakaran. Hasil pengkajian ditemukan kulit yang mengalami luka bakar derajat II disertai bulla dengan luas 55% permukaan tubuh. Klien tampak lemah dan meringis . TD : 90/70 mmHg, frekuensi nadi 92 x/menit, Suhu 37,5°C, frekuensi pernafasan 32 x/menit. Apakah masalah keperawatan utama dari kasus tersebut?

a)

Nyeri Akut

b)

Pola napas tidak efektif

c)

Gangguan pertukaran gas

d)

Kerusakan Integritas Kulit

e)

Kekurangan Volume Cairan

26.

Seorang wanita berusia 32 tahun masuk UGD karena menjadi korban kebakaran. Hasil pengkajian ditemukan kulit yang mengalami luka bakar derajat II disertai bulla dengan luas 55% permukaan tubuh. Klien tampak lemah dan meringis . TD : 90/70 mmHg, frekuensi nadi 92 x/menit, Suhu 37,5°C, frekuensi pernafasan 32 x/menit. Apakah intervensi keperawatan utama dari kasus tersebut?

a)

Perawatan luka

b)

Pemberian terapi oksigen

c)

Mengajarkan tehnik relaksasi

d)

Pemberian terapi cairan intravena

e)

Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi

27.

Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah masalah utama pada kasus tersebut?

a)

Nyeri akut

b)

Kecemasan

c)

Resiko Infeksi

d)

Gangguan pola tidur

e)

Gangguan integritas kulit

28.

Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah intervenesi yang utama pada kasus tersebut?

a)

Kolaborasi pemberian analgetik

b)

Menjelaskan tentang penyakit yang diderita

c)

Menganjurkan minum susu sebelum tidur

d)

Memberikan lotion pada kulit sekitar luka

e)

Melakukan perawatan luka dengan mempertahankan tehnik septik dan antiseptik

29.

Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah intervenesi yang utama pada kasus tersebut? Apakah tindakan pertama yang dilakukan pada anak tersebut?

a)

Menutup daerah luka

b)

Memberikan pasta gigi (odol)

c)

Mencelupkan ke air dingin

d)

Menyarankan untuk diberikan madu

e)

Menganjurkan untuk ke Rumah Sakit

30.

Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah intervenesi yang utama pada kasus tersebut? Apakah masalah utama dari kasus tersebut?

a)

Dehidrasi

b)

Nyeri akut

c)

Kerusakan integritas kulit

d)

Kekurangan volume cairan

e)

Gangguan pemenuhan nutrisi

31.

Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah intervenesi yang utama pada kasus tersebut? Apakah tindakan utama dari kasus tersebut?

a)

Kolaborasi pemberian analgetik

b)

Pemberian terapi cairan intravena

c)

Menganjurkan makan sedikit tapi sering

d)

Membersihkan daerah yang terkena bisul

e)

Menganjurkan banyak minum dengan sedotan

32.

Seorang pasien dirawat karena muncul bisul-bisul pada area genitalia sejak 1 bulan yang lal,u dianjurkan pulang dari rumah sakit dan akan melakukan rawat jalan. Perawat akan melakukan penyuluhan kepada pasien dan keluarganya untuk perisapan pulang.

Apakah informasi yang paling penting disampaikan kepada keluarga? Apakah informasi yang paling penting disampaikan kepada keluarga?

a)

Rutin melakukan control

b)

Minum obat yang teratur

c)

Menjaga kebersihan atau personal hygiene

d)

Tidak memecahkan bisul-bisul pada area luka

e)

Tidak memakai handuk atau pakaian secara bergantian

33.

Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke IGD setelah jatuh dari motor. Hasil pemeriksaan tampak tungkai kiri memendek, terdapat deformitas, nyeri hebat saat digerakkan, dan bengkak. Tanda vital: TD 120/80 mmHg, Nadi 102 x/menit, RR 22 x/menit. Data apa yang menjadi prioritas pengkajian awal pada kasus ini?

Data apa yang menjadi prioritas pengkajian awal pada kasus ini?

a)

Riwayat alergi obat

b)

Pemeriksaan tanda vital

c)

Sirkulasi distal (nadi dorsalis pedis, perfusi kapiler)

d)

Riwayat penyakit keluarga

e)

Status psikososial pasien

34.

Pasien perempuan usia 45 tahun mengalami jatuh di kamar mandi dan didiagnosis dislokasi bahu. Saat dilakukan pengkajian, pasien mengeluh nyeri hebat, lengan tidak dapat digerakkan, dan terdapat deformitas. Apa fokus utama pengkajian pada kasus ini?

Apa fokus utama pengkajian pada kasus ini?

a)

Pemeriksaan status nutrisi pasien

b)

Pemeriksaan integritas ekstremitas

c)

Pemeriksaan status psikologis pasien

d)

Pemeriksaan fungsi eliminasi

e)

Riwayat pekerjaan pasien

35.

Seorang laki-laki 30 tahun mengalami fraktur tibia akibat kecelakaan kerja. Hasil pengkajian tampak luka terbuka dengan tulang menonjol keluar (fraktur terbuka). Apa data yang paling penting dikaji segera? Apa data yang paling penting dikaji segera?

a)

Kebiasaan merokok pasien

b)

Tingkat pendidikan pasien

c)

Risiko infeksi pada luka terbuka

d)

Hubungan sosial pasien

e)

Riwayat penyakit keluarga

36.

Seorang laki-laki 30 tahun mengalami fraktur tibia akibat kecelakaan kerja. Hasil pengkajian tampak luka terbuka dengan tulang menonjol keluar (fraktur terbuka). Apa data yang paling penting dikaji segera? yang paling penting dikaji segera?

a)

Kebiasaan merokok pasien

b)

Tingkat pendidikan pasien

c)

Risiko infeksi pada luka terbuka

d)

Hubungan sosial pasien

e)

Riwayat penyakit keluarga

37.

Seorang pasien dengan fraktur femur terbuka mengalami nyeri hebat pada lokasi cedera. Ekspresi wajah meringis, pasien gelisah, dan skala nyeri 8/10. Apa diagnosa keperawatan utama yang tepat?

a)

Risiko infeksi

b)

Nyeri akut

c)

Gangguan mobilitas fisik

d)

Gangguan citra tubuh

e)

Resiko syok hipovolemik

38.

Seorang pasien laki-laki 40 tahun dengan fraktur radius ulna tidak dapat menggerakkan tangan dan memerlukan bantuan dalam aktivitas sehari-hari. Diagnosa keperawatan yang tepat Adalah?

a)

Gangguan citra tubuh

b)

Nyeri kronis

c)

Gangguan mobilitas fisik

d)

Risiko jatuh

e)

Risiko kerusakan integritas kulit

39.

Seorang perempuan usia 60 tahun dirawat dengan dislokasi panggul. Pasien mengeluh sulit tidur, ada nyeri, tampak cemas, dan khawatir tidak bisa berjalan kembali. Diagnosa keperawatan yang paling sesuai adalah?

a)

Cemas berhubungan dengan perubahan status kesehatan

b)

Risiko infeksi berhubungan dengan imobilisasi

c)

Nyeri kronis berhubungan dengan trauma jaringan

d)

Gangguan pola tidur berhubungan dengan prosedur medis

e)

Gangguan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan dislokasi

40.

Pasien dengan fraktur femur terbuka dipasang bidai darurat sebelum dibawa ke rumah sakit. Apa tindakan keperawatan utama di RS untuk mencegah komplikasi lebih lanjut?

a)

Memberikan antibiotik oral

b)

Memantau fungsi pernapasan

c)

Imobilisasi ekstremitas dengan fiksasi yang tepat

d)

Mengajarkan teknik relaksasi

e)

Memberikan diet tinggi protein

41.

Seorang pasien dengan fraktur tibia mengalami nyeri hebat (skala 7/10). Apa intervensi keperawatan yang paling tepat dilakukan?

a)

Memberikan distraksi dengan musik

b)

Memberikan analgesik sesuai advis medis

c)

Mengajarkan teknik batuk efektif

d)

Memberikan cairan intravena

e)

Melatih rentang gerak sendi aktif

42.

Seorang pasien dengan dislokasi bahu telah dilakukan reposisi. Apa intervensi keperawatan utama setelah prosedur?

a)

Melakukan latihan ROM (range of motion) aktif segera

b)

Memantau tanda-tanda neurovaskuler ekstremitas

c)

Memberikan diet tinggi kalori

d)

Mengajarkan cara berjalan dengan tongkat

e)

Memberikan terapi antibiotik intravena

43.

Pasien fraktur radius dipasang gips. Dua jam setelah pemasangan gips, pasien mengeluh kesemutan dan nyeri bertambah. Apa tindakan keperawatan prioritas?

a)

Mengompres hangat area gips

b)

Meninggikan ekstremitas

c)

Menyuruh pasien banyak minum

d)

Mengajarkan teknik distraksi

e)

Melepas gips dengan alat sederhana

44.

Lapisan paling luar cerebrum yang memiliki ketebalan 2-5 mm disebut…

a)

Korpus kolosum

b)

Hemisfer serebri

c)

Korteks serebri

d)

Korteks motorik

45.

Jika seseorang tidak mampu mengenal suara dan bahasa , maka terjadi kerusakan pada lobus .....

a)

Sentral

b)

Temporalis

c)

Parietalis

d)

Oksipitalis

46.

Arteri yang menyuplai darah ke otak adalah….

a)

Arteri spinalis kecil

b)

Arteri intercostalis

c)

Arteri servikalis asendes

d)

Arteri karotis interna

47.

Hasil pengkajian prioritas yang bisa didapatkan pada pasien dengan tumor otak adalah, kecuali …

a)

Pasien mengatakan nyeri kepala berat

b)

Refleks pupil menurun

c)

Isolasi social

d)

Mual dan muntah

48.

Seorang laki-laki berusia 60 tahun dirawat di rumah sakit dengan penurunan kesadaran. Hasil pengkajian didapatkan klien merasa lemas setelah bangun tidur disertai nyeri kepala berat, kelemahan anggota gerak kiri sejak 2 hari sebelum masuk RS, bicara pelo, dan memberat 1 hari sebelum masuk RS. setelah menjalani perawatan setelah 3 hari, pasien sesak disertai purulent sputum, lendir (++), dan refleks batuk menurun. Tekanan darah 200/200 mmHg, frekuensi nadi 56x/menit, suhu 37oC, frekuensi napas 32x/menit.

Masalah keperawatan prioritas pada kasus di atas adalah, kecuali …..

a)

Intoleransi aktifitas

b)

Bersihan jalan napas tidak efektif

c)

Gangguan mobilitas fisik

d)

Penurunan kapasitas adaptif intracranial

49.

Nervus kranialis yang bertanggungjawab terhadap pendengaran dan keseimbangan adalah….

a)

Nervus olfaktorius

b)

Nervus vestibulokoklearis

c)

Nervus fasialis

d)

Nervus glossofaringeus

50.

Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan nyeri kepala berat sejak 6 bulan yang lalu dan memberat sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit. Hasil pengkajian didapatkan pola napas ireguler, respon pupil melambat, nyeri dapat muncul tiba-tiba saat beristirahat maupun beraktivitas, kejang, gelisah, mual dan muntah, pandangan kabur sejak 3 bulan yang lalu. Klien tidak pernah mengalami trauma kepala, pemeriksaan fisik neuorologis didapatkan visus OD 0 dan OS 1/∞, TIK ≥ 20 mmHg, Pemeriksaan CT scan kepala menunjukkan massa pada lobus frontal dextra. Masalah keperawatan pada kasus di atas adalah

a)

Penurunan kapasitas adaptif intrakranial

b)

Risiko disfungsi neurovascular perifer

c)

Konfusi kronis

d)

Nyeri akut

51.

Nervus kranialis yang bertanggungjawab terhadap Gerakan leher dan bahu adalah…

a)

Nervus vagus

b)

Nervus asesorius

c)

Nervus abdusens

d)

Nervus hipoglosus

52.

Seorang laki-laki, 58 tahun, datang ke IGD dengan keluhan tiba-tiba lemah pada sisi tubuh kiri sejak 3 jam yang lalu. Pasien juga sulit bicara dan mulutnya mencong ke kanan. Hasil pengkajian ditemukan riwayat penyakit sebelumnya hipertensi 12 tahun, tidak teratur minum obat. Hasil pemeriksaan fisik: tekanan darah 190/100 mmHg, hemiparesis sinistra, afasia. Masalah keperawatan utama yang tepat pada kasus tersebut adalah….

a)

Gangguan komunikasi verbal

b)

Ketidakberdayaan

c)

Risiko jatuh

d)

Anoreksia

53.

  Seorang perempuan usía 54 tahun, dirawat di ruang rawat inap dengan keluhan nyeri kepala berat sejak 4 bulan terakhir. Pasien mengeluh mual dan muntah terutama saat bangun tidur. Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien sering lupa menaruh barang dan sulit mengingat peristiwa yang sudah dialami, serta akhir-akhir ini terlihat sulit konsentrasi. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan keadaan umum tampak lemah, GCS 14 (E4V4M6), tekanan darah 150/90 mmHg, nadi 84x/menit, tes kognitif sederhana: pasien sulit mengulang 5 kata setelah 5 menit. Intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut adalah….Intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut adalah….

a)

Meminimalisasi rangsangan

b)

Manajemen program latihan

c)

Dukungan ambulasi

d)

Latihan memori

54.

Lobus yang bertanggungjawab terhadap pengaturan suhu tubuh, sentuhan, dan tekanan adalah .....

a)

Sentralis

b)

Oksipitalis

c)

Parietalis

d)

Frontalis

55.

Medula spinalis dibagi menjadi empat area yaitu, kecuali .........

a)

Medula servikalis

b)

Medula lumbalis

c)

Medula sakralis

d)

Medula frontalis