NEW
Font size
WorksheetsSoal Ujian Akhir Blok KMB III
Total questions: 55
Worksheet time: 44mins
Tn. B, 57 tahun, masuk RS dengan keluhan penglihatan menurun tiba-tiba, mata kanan merah, nyeri berdenyut, sakit kepala, mual muntah. Pemeriksaan: TIO 40 mmHg, pupil mid-dilatasi tidak reaktif, kornea buram. Diagnosis medis: glaukoma akut. Apa prioritas masalah keperawatan pasien?
Gangguan mobilitas fisik
Risiko jatuh
nyeri
Defisit perawatan diri
Tn. B tampak cemas karena mendengar informasi bahwa glaukoma dapat menyebabkan kebutaan permanen. Intervensi keperawatan yang tepat adalah…
Memberikan analgesik segera
Memberikan edukasi tentang glaukoma dan pengobatannya
Memasang penutup mata
Membatasi aktivitas fisik pasien
Tn. B, 50 tahun, mengeluh penglihatan kabur seperti berkabut, silau terhadap cahaya, kesulitan melihat malam hari. Pemeriksaan: pupil putih, lensa opak. Diagnosis medis: katarak. Apa masalah keperawatan utama?
Gangguan sensori perseptual: penglihatan
Gangguan rasa nyaman: nyeri
Risiko infeksi
Defisit perawatan diri
Pasien katarak merasa cemas akan menjadi buta. Intervensi keperawatan pre-operasi yang tepat adalah…
Mengajarkan pasien cara aural toilet
Memberikan edukasi mengenai prosedur operasi katarak
Memberikan antibiotik intravena
Melakukan latihan keseimbangan
Setelah operasi katarak (IOL), pasien bertanya kapan bisa kembali mengangkat barang berat. Tindakan perawat adalah…
Menyarankan segera agar melatih kekuatan mata
Melarang pasien membaca
Menjelaskan pasien harus menghindari mengangkat berat selama masa penyembuhan
Menganjurkan pasien menggunakan obat tetes mata terus-menerus seumur hidup
Tn. C, 30 tahun, mengeluh cairan telinga kiri kental, kuning, berbau selama 3 bulan, pendengaran menurun, wajah tidak simetris. Diagnosis: OMSK dengan paresis N. VII. Masalah keperawatan utama adalah…
Gangguan sensori perseptual: pendengaran
Risiko jatuh
Gangguan rasa nyaman: nyeri
Gangguan integritas kulit
Intervensi keperawatan untuk membersihkan sekret telinga adalah…
Menutup telinga rapat dengan kapas
Membiarkan cairan keluar tanpa intervensi
Melakukan irigasi telinga
Memberikan analgesik saja
Pasien OMSK dengan demam tinggi dan leukosit meningkat. Apa prioritas tindakan perawat?
Menganjurkan pasien tirah baring
Memantau tanda-tanda vital dan memberikan antibiotik sesuai instruksi dokter
Memberikan kompres hangat pada telinga
Menutup telinga dengan kasa kering
Tn. S, 52 tahun, mengeluh pusing berputar disertai mual muntah, tinnitus, badan goyah saat uji Romberg. Diagnosis: vertigo perifer. Masalah keperawatan utama adalah…
Risiko jatuh berhubungan dengan gangguan keseimbangan
Gangguan sensori perseptual: penglihatan
Gangguan rasa nyaman: nyeri
Intoleransi aktivitas
Intervensi keperawatan pada pasien vertigo dengan risiko jatuh adalah…
Menutup mata saat berjalan
Menyediakan lingkungan aman dan terang
Membatasi cairan pasien
Mengajarkan berjalan cepat agar vertigo hilang
Seorang pasien dengan glaukoma mengatakan tidak mau lagi menggunakan obat tetes mata karena bosan. Apa diagnosa keperawatan yang sesuai?
Risiko ketidakpatuhan terhadap regimen terapeutik
Gangguan mobilitas fisik
Risiko jatuh
Defisit nutrisi
Pasien katarak sulit melakukan aktivitas sehari-hari karena penglihatannya kabur. Intervensi keperawatan yang tepat adalah…
Membatasi asupan cairan
Membantu pasien dalam melakukan aktivitas perawatan diri
Mengajarkan pasien melakukan senam vestibular
Memberikan terapi oksigen
Pasien OMSK bertanya apakah ia akan mengalami tuli permanen. Tindakan perawat adalah…
Mengabaikan pertanyaan pasien
Memberikan informasi sesuai kapasitas perawat dan menganjurkan konsultasi dengan dokter THT
Memberikan jaminan bahwa pasien tidak akan tuli
Mengganti obat tanpa instruksi dokter
Pasien vertigo merasa sangat takut jatuh saat berjalan. Apa intervensi keperawatan yang tepat?
Mendorong pasien berjalan sendiri
Menyediakan alat bantu jalan dan mendampingi pasien
Menginstruksikan pasien untuk tidak bergerak sama sekali
Memberikan minuman manis untuk mengurangi pusing
Pasien dengan katarak akan menjalani operasi. Apa tujuan utama edukasi perawat pre-operasi?
Pasien mengetahui risiko jatuh
Pasien memahami prosedur operasi dan perawatan pascaoperasi
Pasien dapat melakukan senam mata
Pasien memahami cara membersihkan telinga
Seorang pasien dengan glaukoma melaporkan berkurangnya nyeri setelah terapi. Apa evaluasi keperawatan yang tepat?
Tujuan tercapai: nyeri menurun
Tujuan tidak tercapai: pasien masih cemas
Intervensi dihentikan
Pasien harus segera dirujuk
Seorang mahasiswa lupa membawa kacamata dan mengeluh penglihatannya buram. Pada proses fisiologi penglihatan, gangguan ini paling mungkin terjadi pada bagian…
Kornea
Retina
Lensa mata
Syaraf optik
Pasien melaporkan melihat kilatan cahaya sesaat. Dalam proses penglihatan, cahaya masuk pertama kali melalui…
Pupil
Kornea
Retina
Lensa
Seorang perempuan sering mendengar suara samar-samar. Pemeriksaan menunjukkan kerusakan pada membran timpani. Fungsi utama membran timpani adalah…
Menangkap cahaya
Menangkap molekul bau
Menggetarkan suara yang masuk
Mengatur tekanan udara
Seorang pasien mengalami gangguan pada koklea. Akibatnya pasien akan mengalami…
Kesulitan menjaga keseimbangan
Gangguan penglihatan
Gangguan pengecapan
Gangguan pendengaran sensorineural
Seorang mahasiswa makan es krim cokelat, lalu merasakan rasa manis di lidah. Reseptor yang bekerja adalah…
Papila filiformis
Papila fungiformis
Papila sirkumvalata
Papila foliata
Pasien mengeluh tidak bisa merasakan rasa asin. Jalur saraf yang membawa sinyal pengecapan menuju otak adalah…
N. VII (Fasialis), N. IX (Glosofaringeus), N. X (Vagus)
N. II (Optikus)
N. VIII (Vestibulokoklear)
N. I (Olfaktorius)
Seorang laki-laki berumur 35 tahun datang kerumah sakit X dengan keluhan luka bakar karena ledakan kompor gas dirumahnya. Pada saat dilakukan pengkajian oleh Perawat terlihat luka bakar pada ekstremitas bawah sebelah kanan bagian depan, ekstremitas atas sebelah kanan bagian depan, genitalia, seluruh dada hingga aobdomen. Berapakah persentasi luas luka bakar pasien tersebut?
28 %
30,5 %
31,5 %
32,5 %
37%
Seorang laki-laki berumur 35 tahun datang kerumah sakit X dengan keluhan luka bakar karena ledakan kompor gas dirumahnya. Pada saat dilakukan pengkajian oleh Perawat Klien mengeluh sangat nyeri terlihat luka bakar pada sekitar ekstremitas dan terdapat banyak lepuhan berisi cairan di area luka. Termasuk kategori derajat berapakah luka bakar pasien tersebut?
Derajat 1 (Superficial)
Derajat 2 a (Superficial Partial Thickness)
Derajat 2 b (Deep partial Thickness)
Derjaat 3
Derajat 4
Seorang wanita berusia 32 tahun masuk UGD karena menjadi korban kebakaran. Hasil pengkajian ditemukan kulit yang mengalami luka bakar derajat II disertai bulla dengan luas 55% permukaan tubuh. Klien tampak lemah dan meringis . TD : 90/70 mmHg, frekuensi nadi 92 x/menit, Suhu 37,5°C, frekuensi pernafasan 32 x/menit. Apakah masalah keperawatan utama dari kasus tersebut?
Nyeri Akut
Pola napas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Kerusakan Integritas Kulit
Kekurangan Volume Cairan
Seorang wanita berusia 32 tahun masuk UGD karena menjadi korban kebakaran. Hasil pengkajian ditemukan kulit yang mengalami luka bakar derajat II disertai bulla dengan luas 55% permukaan tubuh. Klien tampak lemah dan meringis . TD : 90/70 mmHg, frekuensi nadi 92 x/menit, Suhu 37,5°C, frekuensi pernafasan 32 x/menit. Apakah intervensi keperawatan utama dari kasus tersebut?
Perawatan luka
Pemberian terapi oksigen
Mengajarkan tehnik relaksasi
Pemberian terapi cairan intravena
Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi
Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah masalah utama pada kasus tersebut?
Nyeri akut
Kecemasan
Resiko Infeksi
Gangguan pola tidur
Gangguan integritas kulit
Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah intervenesi yang utama pada kasus tersebut?
Kolaborasi pemberian analgetik
Menjelaskan tentang penyakit yang diderita
Menganjurkan minum susu sebelum tidur
Memberikan lotion pada kulit sekitar luka
Melakukan perawatan luka dengan mempertahankan tehnik septik dan antiseptik
Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah intervenesi yang utama pada kasus tersebut? Apakah tindakan pertama yang dilakukan pada anak tersebut?
Menutup daerah luka
Memberikan pasta gigi (odol)
Mencelupkan ke air dingin
Menyarankan untuk diberikan madu
Menganjurkan untuk ke Rumah Sakit
Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah intervenesi yang utama pada kasus tersebut? Apakah masalah utama dari kasus tersebut?
Dehidrasi
Nyeri akut
Kerusakan integritas kulit
Kekurangan volume cairan
Gangguan pemenuhan nutrisi
Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada kaki sejak dua minggu yang lalu dan tak kunjung sembuh, awalnya hanya tertusuk paku dan sekarang semakin membesar. Hasil pengkajian didapatkan luka nampak kotor klien mengeluh merasakan sakit pada area luka. Td: 160/80mmHg, N: 88x/m, SL:37,5°C, P:25x/m, GDS: 160mg/dl. klien juga mengeluh sulit tidur karena memikirkan lukanya. Apakah intervenesi yang utama pada kasus tersebut? Apakah tindakan utama dari kasus tersebut?
Kolaborasi pemberian analgetik
Pemberian terapi cairan intravena
Menganjurkan makan sedikit tapi sering
Membersihkan daerah yang terkena bisul
Menganjurkan banyak minum dengan sedotan
Seorang pasien dirawat karena muncul bisul-bisul pada area genitalia sejak 1 bulan yang lal,u dianjurkan pulang dari rumah sakit dan akan melakukan rawat jalan. Perawat akan melakukan penyuluhan kepada pasien dan keluarganya untuk perisapan pulang.
Apakah informasi yang paling penting disampaikan kepada keluarga? Apakah informasi yang paling penting disampaikan kepada keluarga?
Rutin melakukan control
Minum obat yang teratur
Menjaga kebersihan atau personal hygiene
Tidak memecahkan bisul-bisul pada area luka
Tidak memakai handuk atau pakaian secara bergantian
Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke IGD setelah jatuh dari motor. Hasil pemeriksaan tampak tungkai kiri memendek, terdapat deformitas, nyeri hebat saat digerakkan, dan bengkak. Tanda vital: TD 120/80 mmHg, Nadi 102 x/menit, RR 22 x/menit. Data apa yang menjadi prioritas pengkajian awal pada kasus ini?
Data apa yang menjadi prioritas pengkajian awal pada kasus ini?
Riwayat alergi obat
Pemeriksaan tanda vital
Sirkulasi distal (nadi dorsalis pedis, perfusi kapiler)
Riwayat penyakit keluarga
Status psikososial pasien
Pasien perempuan usia 45 tahun mengalami jatuh di kamar mandi dan didiagnosis dislokasi bahu. Saat dilakukan pengkajian, pasien mengeluh nyeri hebat, lengan tidak dapat digerakkan, dan terdapat deformitas. Apa fokus utama pengkajian pada kasus ini?
Apa fokus utama pengkajian pada kasus ini?
Pemeriksaan status nutrisi pasien
Pemeriksaan integritas ekstremitas
Pemeriksaan status psikologis pasien
Pemeriksaan fungsi eliminasi
Riwayat pekerjaan pasien
Seorang laki-laki 30 tahun mengalami fraktur tibia akibat kecelakaan kerja. Hasil pengkajian tampak luka terbuka dengan tulang menonjol keluar (fraktur terbuka). Apa data yang paling penting dikaji segera? Apa data yang paling penting dikaji segera?
Kebiasaan merokok pasien
Tingkat pendidikan pasien
Risiko infeksi pada luka terbuka
Hubungan sosial pasien
Riwayat penyakit keluarga
Seorang laki-laki 30 tahun mengalami fraktur tibia akibat kecelakaan kerja. Hasil pengkajian tampak luka terbuka dengan tulang menonjol keluar (fraktur terbuka). Apa data yang paling penting dikaji segera? yang paling penting dikaji segera?
Kebiasaan merokok pasien
Tingkat pendidikan pasien
Risiko infeksi pada luka terbuka
Hubungan sosial pasien
Riwayat penyakit keluarga
Seorang pasien dengan fraktur femur terbuka mengalami nyeri hebat pada lokasi cedera. Ekspresi wajah meringis, pasien gelisah, dan skala nyeri 8/10. Apa diagnosa keperawatan utama yang tepat?
Risiko infeksi
Nyeri akut
Gangguan mobilitas fisik
Gangguan citra tubuh
Resiko syok hipovolemik
Seorang pasien laki-laki 40 tahun dengan fraktur radius ulna tidak dapat menggerakkan tangan dan memerlukan bantuan dalam aktivitas sehari-hari. Diagnosa keperawatan yang tepat Adalah?
Gangguan citra tubuh
Nyeri kronis
Gangguan mobilitas fisik
Risiko jatuh
Risiko kerusakan integritas kulit
Seorang perempuan usia 60 tahun dirawat dengan dislokasi panggul. Pasien mengeluh sulit tidur, ada nyeri, tampak cemas, dan khawatir tidak bisa berjalan kembali. Diagnosa keperawatan yang paling sesuai adalah?
Cemas berhubungan dengan perubahan status kesehatan
Risiko infeksi berhubungan dengan imobilisasi
Nyeri kronis berhubungan dengan trauma jaringan
Gangguan pola tidur berhubungan dengan prosedur medis
Gangguan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan dislokasi
Pasien dengan fraktur femur terbuka dipasang bidai darurat sebelum dibawa ke rumah sakit. Apa tindakan keperawatan utama di RS untuk mencegah komplikasi lebih lanjut?
Memberikan antibiotik oral
Memantau fungsi pernapasan
Imobilisasi ekstremitas dengan fiksasi yang tepat
Mengajarkan teknik relaksasi
Memberikan diet tinggi protein
Seorang pasien dengan fraktur tibia mengalami nyeri hebat (skala 7/10). Apa intervensi keperawatan yang paling tepat dilakukan?
Memberikan distraksi dengan musik
Memberikan analgesik sesuai advis medis
Mengajarkan teknik batuk efektif
Memberikan cairan intravena
Melatih rentang gerak sendi aktif
Seorang pasien dengan dislokasi bahu telah dilakukan reposisi. Apa intervensi keperawatan utama setelah prosedur?
Melakukan latihan ROM (range of motion) aktif segera
Memantau tanda-tanda neurovaskuler ekstremitas
Memberikan diet tinggi kalori
Mengajarkan cara berjalan dengan tongkat
Memberikan terapi antibiotik intravena
Pasien fraktur radius dipasang gips. Dua jam setelah pemasangan gips, pasien mengeluh kesemutan dan nyeri bertambah. Apa tindakan keperawatan prioritas?
Mengompres hangat area gips
Meninggikan ekstremitas
Menyuruh pasien banyak minum
Mengajarkan teknik distraksi
Melepas gips dengan alat sederhana
Lapisan paling luar cerebrum yang memiliki ketebalan 2-5 mm disebut…
Korpus kolosum
Hemisfer serebri
Korteks serebri
Korteks motorik
Jika seseorang tidak mampu mengenal suara dan bahasa , maka terjadi kerusakan pada lobus .....
Sentral
Temporalis
Parietalis
Oksipitalis
Arteri yang menyuplai darah ke otak adalah….
Arteri spinalis kecil
Arteri intercostalis
Arteri servikalis asendes
Arteri karotis interna
Hasil pengkajian prioritas yang bisa didapatkan pada pasien dengan tumor otak adalah, kecuali …
Pasien mengatakan nyeri kepala berat
Refleks pupil menurun
Isolasi social
Mual dan muntah
Seorang laki-laki berusia 60 tahun dirawat di rumah sakit dengan penurunan kesadaran. Hasil pengkajian didapatkan klien merasa lemas setelah bangun tidur disertai nyeri kepala berat, kelemahan anggota gerak kiri sejak 2 hari sebelum masuk RS, bicara pelo, dan memberat 1 hari sebelum masuk RS. setelah menjalani perawatan setelah 3 hari, pasien sesak disertai purulent sputum, lendir (++), dan refleks batuk menurun. Tekanan darah 200/200 mmHg, frekuensi nadi 56x/menit, suhu 37oC, frekuensi napas 32x/menit.
Masalah keperawatan prioritas pada kasus di atas adalah, kecuali …..
Intoleransi aktifitas
Bersihan jalan napas tidak efektif
Gangguan mobilitas fisik
Penurunan kapasitas adaptif intracranial
Nervus kranialis yang bertanggungjawab terhadap pendengaran dan keseimbangan adalah….
Nervus olfaktorius
Nervus vestibulokoklearis
Nervus fasialis
Nervus glossofaringeus
Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan nyeri kepala berat sejak 6 bulan yang lalu dan memberat sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit. Hasil pengkajian didapatkan pola napas ireguler, respon pupil melambat, nyeri dapat muncul tiba-tiba saat beristirahat maupun beraktivitas, kejang, gelisah, mual dan muntah, pandangan kabur sejak 3 bulan yang lalu. Klien tidak pernah mengalami trauma kepala, pemeriksaan fisik neuorologis didapatkan visus OD 0 dan OS 1/∞, TIK ≥ 20 mmHg, Pemeriksaan CT scan kepala menunjukkan massa pada lobus frontal dextra. Masalah keperawatan pada kasus di atas adalah
Penurunan kapasitas adaptif intrakranial
Risiko disfungsi neurovascular perifer
Konfusi kronis
Nyeri akut
Nervus kranialis yang bertanggungjawab terhadap Gerakan leher dan bahu adalah…
Nervus vagus
Nervus asesorius
Nervus abdusens
Nervus hipoglosus
Seorang laki-laki, 58 tahun, datang ke IGD dengan keluhan tiba-tiba lemah pada sisi tubuh kiri sejak 3 jam yang lalu. Pasien juga sulit bicara dan mulutnya mencong ke kanan. Hasil pengkajian ditemukan riwayat penyakit sebelumnya hipertensi 12 tahun, tidak teratur minum obat. Hasil pemeriksaan fisik: tekanan darah 190/100 mmHg, hemiparesis sinistra, afasia. Masalah keperawatan utama yang tepat pada kasus tersebut adalah….
Gangguan komunikasi verbal
Ketidakberdayaan
Risiko jatuh
Anoreksia
Seorang perempuan usía 54 tahun, dirawat di ruang rawat inap dengan keluhan nyeri kepala berat sejak 4 bulan terakhir. Pasien mengeluh mual dan muntah terutama saat bangun tidur. Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien sering lupa menaruh barang dan sulit mengingat peristiwa yang sudah dialami, serta akhir-akhir ini terlihat sulit konsentrasi. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan keadaan umum tampak lemah, GCS 14 (E4V4M6), tekanan darah 150/90 mmHg, nadi 84x/menit, tes kognitif sederhana: pasien sulit mengulang 5 kata setelah 5 menit. Intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut adalah….Intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut adalah….
Meminimalisasi rangsangan
Manajemen program latihan
Dukungan ambulasi
Latihan memori
Lobus yang bertanggungjawab terhadap pengaturan suhu tubuh, sentuhan, dan tekanan adalah .....
Sentralis
Oksipitalis
Parietalis
Frontalis
Medula spinalis dibagi menjadi empat area yaitu, kecuali .........
Medula servikalis
Medula lumbalis
Medula sakralis
Medula frontalis
