wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRE TEST IHT SPIRITUAL CARE & NEUROSPIRITUAL PADA PASIEN

Total questions: 11

Worksheet time: 2mins

Name
Class
Date
1.

Nama & Unit Kerja (Cth Faisal-Keamanan)

4 lines
2.

Apa yang dimaksud dengan spiritual care dalam konteks Islam?

a)

a. Bentuk pelayanan medis berbasis teknologi modern

b)

b. Pelayanan yang hanya fokus pada pengobatan fisik pasien

c)

c. Pelayanan yang berfokus pada kebutuhan spiritual pasien, mencakup dukungan emosional, psikologis, dan keagamaan

d)

d. Pendekatan psikologis murni tanpa melibatkan aspek agama

3.

Mengapa spiritual care penting dalam pengobatan pasien secara Islami?

a)

a. Karena hanya meningkatkan motivasi kerja tenaga medis

b)

b. Karena dapat mempercepat penyembuhan dengan menenangkan jiwa, mengurangi kecemasan, dan memperkuat keyakinan kepada Allah SWT

c)

c. Karena menggantikan seluruh metode medis yang ada

d)

d. Karena lebih cepat dibandingkan terapi farmakologi

4.

Dalam pendekatan spiritual-neurospiritual, zikir dan doa dapat memengaruhi kesehatan melalui mekanisme apa?

a)

a. Meningkatkan produksi kortisol secara berlebihan

b)

b. Menghambat kerja otak sehingga pasien lebih rileks

c)

c. Melepaskan neurotransmitter seperti dopamin dan serotonin yang menciptakan rasa tenang dan bahagia

d)

d. Menyebabkan pasien tidak lagi membutuhkan pengobatan medis

5.

Salah satu penerapan spiritual care dalam pengobatan pasien adalah…

a)

a. Membatasi pasien agar tidak beribadah saat sakit

b)

b. Mengajak pasien berzikir, membantu salat sesuai kondisi, dan memberikan motivasi Islami

c)

c. Memberikan obat tanpa menjelaskan hikmah di balik penyakit

d)

d. Mengalihkan perhatian pasien dari ibadah agar fokus pada terapi fisik

6.

Ayat Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah syifa’ (penawar) bagi orang-orang beriman terdapat dalam…

a)

a. Surat Al-Baqarah ayat 2

b)

b. Surat Al-Isra’ ayat 82

c)

c. Surat Al-Kahfi ayat 110

d)

d. Surat Yunus ayat 5

7.

Apa yang dimaksud dengan aspek neurologis dalam pendekatan spiritual-neurospiritual?

a)

a. Keyakinan kepada Allah SWT melalui ibadah

b)

b. Aktivitas otak yang dipengaruhi oleh praktik spiritual seperti doa dan zikir

c)

c. Kondisi psikologis pasien yang penuh harapan

d)

d. Hubungan emosional antara pasien dan keluarga

8.

Bagaimana kondisi psikologis pasien dapat dipengaruhi oleh spiritual care?

a)

a. Pasien menjadi lebih mudah marah

b)

b. Pasien kehilangan harapan hidup

c)

c. Pasien merasa lebih tenang, optimis, dan mampu menerima takdir Allah SWT

d)

d. Pasien menolak semua bentuk pengobatan medis

9.

Contoh komunikasi terapeutik Islami yang dapat dilakukan tenaga medis adalah…

a)

a. Menyampaikan bahwa penyakit adalah kutukan

b)

b. Mengatakan “Sabar ya, insyaAllah penyakit ini jadi penggugur dosa”

c)

c. Memberi saran untuk meninggalkan ibadah sementara

d)

d. Menggunakan istilah medis yang sulit dipahami pasien

10.

Hadits Rasulullah SAW yang menekankan pentingnya pengobatan berbunyi…

a)

a. “Tadawau fa inna alladzii anzala ad-daa’a anzala ad-dawaa.”

b)

b. “Man kana yu’minu billahi wal-yaumil aakhir fal-yuhsin ilaa jaarihi.”

c)

c. “Innamal a’maalu bin-niyyaat.”

d)

d. “Al-muslimu man salimal muslimuuna min lisaanihi wa yadihi.”

11.

Dari studi kasus yang dibahas, apa dampak utama pemberian spiritual care pada pasien kanker stadium lanjut?

a)

a. Pasien sembuh total dari kanker

b)

b.  Pasien menolak segala bentuk ibadah

c)

c. Pasien lebih ikhlas, tenang, dan kualitas hidupnya meningkat meskipun kondisi fisiknya tidak banyak berubah

d)

d. Pasien menjadi bergantung pada doa dan meninggalkan pengobatan medis