NEW
Font size
Worksheetsquiz manajemen farmasi kelompok 1
Total questions: 10
Worksheet time: 4mins
1. Menurut Permenkes No. 73 Tahun 2016, pengertian manajemen apotek adalah proses pengelolaan setiap elemen yang ada di apotek agar mampu berjalan secara efisien. Tujuan utama dari manajemen apotek ini adalah untuk:
a. Meningkatkan keuntungan apotek semata.
b. Melindungi masyarakat dari pelayanan yang tidak sesuai standar.
c. Mempercepat proses transaksi obat.
d. Mengurangi jumlah karyawan di apotek.
2. Salah satu contoh kegiatan perencanaan dalam manajemen apotek adalah:
a. Memastikan alur kerja lancar antara bagian penerimaan obat dengan pelayanan pasien.
b. Memberikan motivasi kerja kepada staf apotek.
c. Mengalokasikan dana untuk pembelian obat, gaji karyawan, dan biaya operasional.
d. Melakukan tindakan korektif jika terjadi kesalahan pemberian obat.
3. Dalam fungsi actuating, apoteker penanggung jawab berperan sebagai pemimpin yang menggerakkan seluruh staf. Salah satu aspek penting dalam fungsi ini adalah:
a. Pengawasan stok obat.
b. Perencanaan anggaran.
c. Komunikasi efektif antara apoteker dengan staf dan pasien.
d. Evaluasi kinerja staf.
4. Menurut Permenkes No. 73 Tahun 2016, salah satu pokok peran apoteker adalah Pelayanan Informasi Obat (PIO). Apa yang wajib diberikan apoteker dalam PIO?
a. Hanya dosis obat.
b. Informasi tentang harga obat.
c. Hanya cara penyimpanan obat.
d. Informasi akurat mengenai obat, dosis, cara penggunaan, dan efek samping.
5. Salah satu peran apotek dalam kesehatan masyarakat adalah pelayanan obat dan konseling. Apa yang termasuk dalam peran ini?
a. Memberi informasi cara pakai, dosis, efek samping, dan interaksi obat
b. Mengajak masyarakat untuk vaksin.
c. Memantau efek samping obat dan melaporkannya.
d. Menyimpan obat sesuai standar suhu.
6. Peran apoteker bergeser dari sekadar penjual obat menjadi pemberi pelayanan kefarmasian yang komprehensif. Konsep ini dikenal sebagai:
a. Patient Safety
b. Stock Management
c. Pharmaceutical Care
d. Regulatory Compliance
7. Bagaimana apotek menjaga kualitas dan keamanan obat?
a. Dengan hanya fokus pada penjualan obat laku.
b. Menyimpan obat sesuai standar (suhu, kelembapan, dll.) dan manajemen stok.
c. Mengurangi biaya pembelian obat.
d. Mempercepat alur kerja tanpa memperhatikan penyimpanan.
8. Untuk mencapai efisiensi biaya dan keuntungan, apotek perlu melakukan:
a. Hanya mencatat pengeluaran tanpa analisis.
b. Mengabaikan analisis penjualan.
c. Menjual obat dengan harga setinggi-tingginya.
d. Perencanaan pembelian, pengendalian persediaan, dan pencatatan keuangan.
9. Salah satu tujuan utama pengelolaan sediaan farmasi adalah:
a. Meningkatkan jumlah obat yang kedaluwarsa.
b. Menghindari kekurangan atau kelebihan stok obat.
c. Mempercepat proses penghapusan obat.
d. Mengurangi efisiensi anggaran pengadaan obat.
10. Prinsip utama dalam penyimpanan obat adalah:
a. Menyimpan obat di tempat yang mudah dijangkau oleh semua orang.
b. tidak menggunakan sistem FIFO tanpa FEFo
c. Mengatur obat berdasarkan warna kemasan.
d. Menyimpan obat di tempat yang sesuai dengan persyaratan suhu, kelembapan, dan perlindungan dari cahaya.
