wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Posisi Strategis Indonesia

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan letak astronomisnya (6∘ LU - 11∘ LS), Indonesia berada di wilayah iklim tropis. Dampak utama dari posisi lintang ini adalah Indonesia memiliki...

a)

Rata-rata suhu udara dan curah hujan yang tinggi

b)

Perbedaan waktu

c)

Empat musim dengan perubahan suhu ekstrem

d)

Tingkat curah hujan yang rendah dan suhu yang sejuk

e)

Lima zona waktu untuk membagi jam di setiap pulau besar

2.

Letak Indonesia di antara 95∘ BT sampai 141∘ BT secara langsung memengaruhi pembagian zona waktu. Pembagian 3 zona waktu (WIB, WITA, WIT) merupakan penyebab dari letak...

a)

Ekologis

b)

Geografis

c)

Geologis

d)

Oseanografis

e)

Astronomis

3.

Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Posisi Geografis ini memberikan keuntungan strategis yang paling utama, yaitu...

a)

Mendorong pertumbuhan hutan tropis dataran tinggi yang luas

b)

Memperpanjang garis pantai dan wilayah perairan teritorial

c)

Menjadi jalur persilangan perdagangan dan transportasi dunia

d)

Meningkatkan potensi bencana alam akibat gempa bumi

e)

Mengalami siklus pergantian musim semi, panas, gugur, dan dingin

4.

Interaksi massa udara dari Benua Asia dan Benua Australia yang dipicu oleh perbedaan tekanan udara musiman melahirkan fenomena Angin Muson. Dampak langsung dari fenomena ini bagi Indonesia adalah...

a)

Terjadinya tiga zona waktu yang berbeda di seluruh wilayah

b)

Aktivitas vulkanisme yang sangat tinggi di sepanjang pulau-pulau besar

c)

Pembagian dua musim utama, yaitu musim kemarau dan musim hujan

d)

Adanya wilayah fauna Asiatis, Peralihan, dan Australis

e)

Keterbatasan sumber daya air tawar di sebagian besar pulau

5.

Secara geologis, Indonesia merupakan daerah pertemuan tiga lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia. Dampak negatif yang paling jelas dari kondisi geologis ini adalah...

a)

Keanekaragaman hayati flora dan fauna yang rendah

b)

Keterbatasan lahan subur untuk pertanian

c)

Rawan terjadi bencana gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi

d)

Ketergantungan pada energi fosil dari luar negeri

e)

Perbedaan waktu antara wilayah barat dan timur yang jauh

6.

Potensi positif yang timbul akibat posisi Indonesia di jalur Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania (Ring of Fire) adalah...

a)

Persebaran jenis fauna Asiatis dan Australis yang merata

b)

Tingkat kestabilan tanah yang tinggi untuk pembangunan infrastruktur

c)

Ketersediaan sumber daya panas bumi (geotermal) dan tanah yang subur

d)

Indonesia menjadi pusat transportasi kapal tanker minyak dunia

e)

Adanya fenomena Samudra Pasifik El Niño yang meningkatkan curah hujan

7.

Selain menyediakan sumber daya kayu, fungsi ekologis utama hutan hujan tropis Indonesia adalah ....

a)

Mencegah abrasi dan sedimentasi di wilayah pantai dan laut

b)

Berperan sebagai pengatur tata air dan 'paru-paru dunia'

c)

Menciptakan zona waktu yang seragam di seluruh wilayah Asia Tenggara

d)

Mendorong pembentukan batuan sedimen yang kaya akan minyak bumi dan gas

e)

Menjadi tempat migrasi satwa dari Benua Asia menuju Benua Australia

8.

Kerusakan hutan akibat penebangan liar dan alih fungsi lahan dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan. Salah satu dampak negatif alih fungsi hutan menjadi perkebunan monokultur (seperti sawit) adalah...

a)

Peningkatan emisi karbon dan hilangnya keanekaragaman hayati

b)

Penurunan intensitas bencana banjir dan tanah longsor

c)

Stabilnya siklus hidup satwa liar yang dilindungi

d)

Penciptaan iklim mikro yang lebih sejuk dan lembap

e)

Peningkatan cadangan air tanah di musim kemarau

9.

Berdasarkan Konvensi Hukum Laut (UNCLOS), wilayah dasar laut dan tanah di bawahnya yang merupakan kelanjutan alami daratan sebuah negara dan di mana negara memiliki hak berdaulat atas eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral di dalamnya disebut...

a)

Laut Teritorial

b)

Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)

c)

Landas Kontinen (Continental Shelf)

d)

Perairan Kepulauan

e)

Zona Tambahan

10.

Terumbu karang merupakan sumber daya kelautan hayati yang memiliki fungsi ekologis dan ekonomis penting. Salah satu fungsi utama terumbu karang secara ekologis adalah...

a)

Menarik kapal-kapal pesiar internasional untuk berlayar

b)

Menghasilkan arus laut yang kuat untuk pembangkit listrik

c)

Tempat penampungan limbah industri dari perairan dangkal

d)

Menjadi habitat dan tempat memijah (bertelur) bagi berbagai jenis biota laut

e)

Sebagai sumber utama bahan baku semen dan kapur

11.

Indonesia dikenal sebagai salah satu penghasil timah terbesar di dunia. Persebaran utama tambang timah di Indonesia adalah di wilayah...

a)

Pulau Sulawesi

b)

Pulau Papua

c)

Pulau Jawa

d)

Kepulauan Bangka Belitung

e)

Pulau Kalimantan

12.

Salah satu sumber daya mineral logam strategis Indonesia yang cadangannya sangat besar, terutama di wilayah Tembagapura (Grasberg), Papua, dan merupakan bahan baku penting untuk industri elektronik dan kabel adalah...

a)

Timah

b)

Bauksit

c)

Mangan

d)

Nikel

e)

Tembaga

13.

Potensi Pariwisata Bahari yang dimiliki Indonesia sangat besar. Salah satu daerah di Indonesia yang diakui sebagai pusat keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia (Coral Triangle) dan menjadi destinasi diving kelas dunia adalah...

a)

Raja Ampat di Papua Barat

b)

Tanjung Puting di Kalimantan Tengah

c)

Kawasan Borobudur di Jawa Tengah

d)

Pegunungan Jayawijaya di Papua

e)

Danau Toba di Sumatera Utara

14.

Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi terbarukan karena letaknya di jalur gunung api. Sumber daya energi yang terkait langsung dengan aktivitas vulkanisme adalah...

a)

Energi Panas Bumi

b)

Energi Angin

c)

Energi Surya

d)

Energi Arus Laut

e)

Energi Biogas

15.

Destinasi pariwisata Indonesia yang menggabungkan aspek alam (kaldera supervolcano terbesar di dunia), sejarah (asal-usul nenek moyang), dan budaya (tradisi suku Batak) dalam satu kawasan adalah...

a)

Kawasan Mandalika, Lombok, NTB

b)

Kawasan Situs Sangiran, Jawa Tengah

c)

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur

d)

Danau Toba dan Pulau Samosir, Sumatera Utara

e)

Taman Nasional Komodo, NTT

16.

Indonesia berada pada dua jalur pegunungan dunia, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Keberadaan dua jalur pegunungan ini membentuk dua dampak utama, yaitu...

a)

Curah hujan yang terbagi rata dan suhu yang sejuk

b)

Perbedaan waktu antara daerah timur dan barat

c)

Arus laut yang kuat dan potensi energi gelombang

d)

Kesuburan tanah dan potensi pertambangan mineral logam

e)

Pembentukan delta sungai dan danau tapal kuda

17.

Sumber daya pertambangan energi yang cadangan terbesarnya di Indonesia tersebar luas di daerah Sumatera Selatan dan Kutai (Kalimantan Timur) adalah...

a)

Batubara

b)

Nikel

c)

Timah

d)

Minyak bumi

e)

Bauksit

18.

Indonesia memiliki potensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL). Potensi ini didukung oleh letak geografis Indonesia yang...

a)

Berada pada zona bebas badai tropis

b)

Memiliki perairan laut dalam yang sangat luas

c)

Didominasi oleh terumbu karang yang berfungsi sebagai penahan ombak

d)

Diapit dua samudra besar yang menciptakan arus kuat pada selat-selat sempit

e)

Memiliki tingkat salinitas air laut yang rendah

19.

Potensi kehutanan di Indonesia bagian timur (Sulawesi, Maluku, Papua) berbeda dengan di bagian barat. Hutan di wilayah timur didominasi oleh jenis flora dengan ciri tipe Australis, yang salah satunya adalah...

a)

Pohon eboni

b)

Bunga Rafflesia Arnoldii

c)

Pohon meranti

d)

Pohon jati

e)

Pohon sagu

20.

Kondisi geologis dan fisiografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang dilalui jalur tektonik aktif menimbulkan tantangan besar dalam pembangunan nasional. Salah satu tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan, pelabuhan) di Indonesia adalah...

a)

Keterbatasan lahan kering karena sebagian besar wilayahnya adalah hutan bakau

b)

Tingginya angka pengangguran akibat modernisasi alat konstruksi

c)

Biaya logistik yang tinggi untuk menghubungkan ribuan pulau dan kondisi tanah yang tidak stabil (seismik)

d)

Ketidaktersediaan tenaga kerja terampil di bidang konstruksi di setiap provinsi

e)

Ketergantungan penuh pada bahan baku bangunan impor (baja dan semen)