NEW
Font size
WorksheetsASTS Bahasa Indonesia kelas 5
Total questions: 70
Worksheet time: 42mins
Kalimat berikut memakai majas hiperbola, kecuali ....
Suaranya menggelegar memekakkan telinga
Hatiku gerah terbakar iri dengki
Ia mati kelaparan di tengah-tengah kekayaan yang melimpah
Hampir saja jantungku copot gara-gara perbuatanmu
Gaya bahasa yang terdapat pada kalimat "Bulan mengintip di balik awan" terdapat pula pada kalimat ....
Apa mungkin orang mati hidup kembali?
Ranting-ranting ikut menari
Rupanya anak anda kurang pandai
Kamarmu awut-awutan menyerupai kapal pecah
Bagus sekali tulisanmu sampai tidak bisa dibaca,
kalimat tersebut termasuk majas...
Ironi
Metafora
Hiperbola
Personifikasi
Burung itu bersiul-siul di pantai merupakan majas....
Perumpamaan
Personifikasi
Metafora
Metonimia
Berikut ini yang merupakan majas personifikasi adalah....
Wajahnya bagai pinang dibelah dua
Dia menunggangi ninja
Daun itu melambai-lambai
Hendaknya hidup seperti tanaman padi. Ketika semakin berisi semakin merunduk, begitu juga kita, semakin berilmu tinggi semakin rendah hati.
Kalimat yang menggunakan majas metafora adalah...
Kecantikan gadis itu laksana malaikat tanpa sayap.
Pena menari-nari diatas kertas.
Dewi malam bersembunyi dibalik awan.
Halilintar bersahut-sahutan ditengah derasnya hujan.
Hembusan angin membelai lembut rambutku
Kalimat tersebut merupakan majas....
Perumpamaan/ Simile
Personifikasi
Metafora
Metonimia
Jenis majas yang membandingkan antara benda mati seperti benda hidup adalah ...
Hiperbola
Personifikasi
Metafora
Majas yang digunakan untuk melebihkan sesuatu disebut majas ...
Metafora
Ironi
Hiperbola
Majas yang memakai perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda disebut majas...
Metafora
Sinekdok
Personifikasi
Dentuman itu menggelegar membelah angkasa adalah contoh majas ....
Ironi
Hiperbola
Metafora
Anak itu dikenal sebagai kutu buku di kelasnya. Majas yang digunakan adalah majas ...
Metafora
Hiperbola
Personifikasi
Kamar Aldi bersih dan terawat, sampai laba-laba, tikus, dan kecoak betah. Adalah sindiran yang menyatakan kamar Aldi yang ...
Bersih
Terawat
Kotor
Contoh majas personifikasi di bawah ini adalah ..
Api berkobar melalap habis rumah-rumah di desa itu.
Rambutnya hitam seperti arang.
Hilang saja dia di segitiga Bermuda
Contoh majas metafora di bawah ini adalah....
Aku tidak punya apapun hanya ada seonggok mobil Mercedes sport.
Supaya giat belajar aku dibelikan sepasang sepatu roda.
Ibu dulu adalah kembang desa
Penggalan lagu Nidji yang berjudul Laskar Pelangi "Warnai bintang di jiwa"
Merupakan jenis majas ..
Personifikasi
Hiperbola
Metafora
Hilang di segitiga bermuda
Pergi kau keluar angkasa
Hipotermia di kutub utara
Hilang di samudra antartika
Penggalan lirik lagu di atas mengandung majas ...
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Contoh majas personifikasi ditunjukkan pada jawaban ...
Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
Apalah artinya aku yang hanya anak ingusan yang tak mengerti apa-apa.
Jiwanya sepi di tengah ramainya festival
Contoh majas metafora di bawah ini adalah...
kehidupan sama seperti roda, kadang di bawah, kadang di atas
Rumahku surgaku.
Teriakannya terdengar seperti petir.
Gaya bahasa atau diksi yang berisi perumpamaan dan kata kias disebut juga ...
Ekspresi
Intonasi
Majas
Unsur intrinsik adalah . . .
unsur yang membangun cerita dari dalam
unsur yang membangun cerita dari luar
unsur yang mempengaruhi terbentuknya cerita
karangan yang menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang
Gagasan atau ide yang mendasari suatu cerita disebut . . .
Tokoh
Tema
Setting
Alur
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
sudut pandang orang pertama
sudut pandang orang kedua
sudut pandang orang jamak
sudut pandang orang tunggal
“Aku maju sedikit, membunyikan lonceng sepeda, bertepuk tangan, berdeham-deham, membuat bunyi-bunyian agar ia merayap pergi.
“Tapi lebih dari setengah perjalanan sudah, aku tak’kan kembali pulang gara-gara buaya bodoh ini.
(Dikutip dari novel "Laskar Pelangi")
Watak tokoh Lintang dalam kutipan novel tersebut adalah....
penakut
pemberani
ragu-ragu
tidak percaya diri
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
“Huek, pahit, Nek. Dinda nggak suka. Nggak mau kopi ah!”
Nenek Aida tetap tersenyum. Ia teruskan kegiatannya membuat kopi. Setelah dua cangkir kopi itu jadi, dengan enggan kubantu nenek membawa salah satu cangkir kopi itu ke ruang tamu.
“Dinda nggak mau kopinya, Nek... pahit... kopi Dinda buat Nenek aja deh....”
“Dalam kehidupan ini mungkin kita mengalami berbagai kejadian. Tahukah Dinda, semua kepedihan dan kebahagiaan itu menjadikan hidup lebih istimewa. Mengerti?”
Pesan dalam kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. Dalam kehidupan ini kita akan mengalami berbagai kejadian yang menyenangkan.
B. Hidup yang istimewa adalah hidup yang dapat menerima kepedihan.
C. Kita harus menerima kenyataan bahwa dalam hidup ada peristiwa membahagiakan dan menyedihkan.
D. Dalam hidup dengarkanlah nasehat orang tua yang sudah berpengalaman dalam hidup.
Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah....
Sabrina merasa malu dengan temannya
Sabrina menganggap angin lalu terhadap cemoohan temannya
Alisa membujuk Sabrina agar masuk sekolah
Sabrina menuruti Alisa untuk masuk sekolah
Yang BUKAN termasuk unsur intrinsik cerita adalah . . .
Alur cerita
Keadaan penulis
Tema dan Amanat
Latar
Jika sudut pandang orang ketiga penulis tidak terlibat dalam suatu karya sastra, sudut pandang orang pertama memakai subjek _______
kami
aku
dia
kita
Kemudian mendadak muncul puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan kupu-kupu aneka warna berterbangan dan memenuhi pandanganku. Istriku berteriak dan memegang tanganku, kurasakan pegangannya terlepas dan tak kudengar lagi suaraku sendiri.
Latar suasana pada kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. damai
B. ketakutan
C. sedih
D. sepi
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
Yang BUKAN termasuk unsur intrinsik cerita adalah . . .
Alur cerita
Keadaan penulis
Tema dan Amanat
Latar
Gagasan atau ide yang mendasari suatu cerita disebut . . .
A. Tokoh
B. Tema
C. Setting
D. Alur
Pada zaman dahulu, di kerajan Daha, ada seorang raja bernama Kerta Marta. Sang raja mempunyai dua orang putri. Namanya adalah Dewi Galuh Ajeng dan Candra Kirana. Kedua putri ini mempunyai sifat yang bertolak belakang satu sama lain. Putri Dewi Galuh berperangai kurang menyenangkan karena selalu iri dengan orang lain dan ingin menang sendiri. Sebaliknya, Putri Candra Kirana selain berparas cantik juga mempunyai sifat rajin, suka menolong dan baik hati.
Salah satu tokoh yang ada di dalam penggalan cerita tersebut adalah ....
Putri Candra Galuh
Putri Candra Kirana
Patih Gajahmada
Prabu Siliwangi
Pada zaman dahulu, di kerajan Daha, ada seorang raja bernama Kerta Marta. Sang raja mempunyai dua orang putri. Namanya adalah Dewi Galuh Ajeng dan Candra Kirana. Kedua putri ini mempunyai sifat yang bertolak belakang satu sama lain. Putri Dewi Galuh berperangai kurang menyenangkan karena selalu iri dengan orang lain dan ingin menang sendiri. Sebaliknya, Putri Candra Kirana selain berparas cantik juga mempunyai sifat rajin, suka menolong dan baik hati.
Sifat atau watak dari Putri Candra Kirana adalah ....
suka menabung, pekerja keras, rendah hati
sombong, iri, dan ingin menang sendiri
cantik, rajin, suka menolong dan baik hati
keras, pandai, licik
Lalang adalah seekor burung elang yang tinggal di sebuah hutan. Suatu hari, Lalang baru saja menempuh perjalanan jauh. Ketika tiba kembali di hutan, ia sangat terkejut karena melihat banyak pohon yang tumbang. Lalang bergegas mencari pohon tempat tinggalnya. Ia pun bertanya kepada Loreng, si Harimau, “Di mana pohon tempat tinggalku ?” Loreng menjawab dengan sedih, “Banyak manusia datang ke hutan dan menebang pohon-pohon di hutan. Mereka menebang habis pohon-pohon yang ada di sini.” Lalang sangat sedih karena kehilangan tempat tinggalnya.
Tokoh utama di dalam cerita tersebut adalah ....
Lalang
Loreng
Lirung
Lorong
Lalang adalah seekor burung elang yang tinggal di sebuah hutan. Suatu hari, Lalang baru saja menempuh perjalanan jauh. Ketika tiba kembali di hutan, ia sangat terkejut karena melihat banyak pohon yang tumbang. Lalang bergegas mencari pohon tempat tinggalnya. Ia pun bertanya kepada Loreng, si Harimau, “Di mana pohon tempat tinggalku ?” Loreng menjawab dengan sedih, “Banyak manusia datang ke hutan dan menebang pohon-pohon di hutan. Mereka menebang habis pohon-pohon yang ada di sini.” Lalang sangat sedih karena kehilangan tempat tinggalnya.
Tokoh pembantu atau pendukung di dalam cerita tersebut adalah ....
Lalang
Loreng
Lirung
Lorong
Anto dan adiknya sedang berjalan-jalan di taman. Mereka menemukan dompet yang terjatuh. Di dalam dompet tersebut terdapat tanda pengenal. Ternyata, dompet tersebut milik Pak Budi, tetangga mereka. Anto dan adiknya segera mengembalikan dompet tersebut kepada pemiliknya.
Sifat Anto pada cerita tersebut adalah ....
Jujur
Sombong
Iri hati
Suka berbohong
Saat menuliskan pendapat mengenai suatu cerita, kita harus menggunakan kalimat yang ....
berantakan
tidak teratur
terpadu
sopan dan santun
Di sebuah hutan, ada seekor kelinci yang terkenal mampu berlari sangat cepat. Namun, sayang, kemampuannya itu membuat dia menjadi sombong. Pada suatu hari, kura-kura, keong dan bekicot sedang bercakap-cakap. Tiba-tiba, kelinci datang menghampiri mereka dengan berlari sangat cepat. Debu yang beterbangan membuat tiga hewan tersebut batuk-batuk.
Latar tempat dari penggalan cerita di atas adalah ....
di dalam rumah
di sekolah
di sungai
di hutan
Di sebuah hutan, terdapat seekor serigala yang sedang lapar. Saat mencari makan, ia menemukan sarang burung puyuh. Di dalamnya terdapat 3 butir telur. "Hmm, telur ini sungguh lezat. Aku akan memakannya!" Gumam serigala. Setelah selesai, serigala itu pun pergi. Tak lama kemudian, burung puyuh kembali ke sarangnya dan kaget bahwa telurnya menghilang. Burung puyuh pun menangis sedih. Setelah itu, burung puyuh menceritakan kejadian tersebut kepada kancil.
Dari penggalan cerita diatas, yang termasuk tokoh antagonis adalah ....
serigala
burung puyuh
telur puyuh
kancil
Komang bersahabat dengan Devi. Mereka selalu saling menolong. Mereka sering belajar bersama. Meskipun bersahabat, mereka tidak pernah saling menyontek saat ulangan. mereka percaya pada kemampuan diri sendiri. Mereka dapat membedakan sikap yang baik dan sikap yang tidak baik.
Tema dari penggalan cerita di atas adalah ....
kekeluargaan
saudara
persahabatan
pemerintahan
Pesan moral yang dapat diambil dari cerita "Malin Kundang" adalah ....
persahabatan yang kuat dibangun dengan ketulusan
kita sebagai anak harus menghormati orang yang lebih tua dari kita
jangan suka mencuri
jangan sombong
Di pagi hari yang indah, terdengar kicauan burung yang saling bersahut-sahutan. Tak jauh dari tempat itu terlihat seseorang yang membawa cangkul dan bakulnya di tengah-tengah pematang sawah. Terlihat senyum gembira di wajahnya.
Latar waktu dari penggalan cerita di atas adalah ....
di sore hari
di malam hari
di pagi hari
di siang hari
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah, ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia merasa sangat bahagia karena bisa bertemu dengan berbagai hewan di sana.
Latar tempat yang sesuai dengan teks di atas yaitu ....
hutan
taman
laut
sungai
Suatu hari ada kupu-kupu bersayap hitam yang terbang melintas. Tuvi dengan sombongnya mengejek kupu-kupu tersebut karena memiliki sayap hitam yang jelek. Kupu-kupu tersebut kemudian menangis, dia merasa sangat sedih dan malu. Bahkan dia tidak berani lagi terbang dan bermain di sekitar taman bunga.
Watak tokoh Tuvi adalah ....
pemberani
penyayang
sombong
pembohong
Pagi ini, ibu duduk termenung dan merasa sedih dengan kepergian Temon ke medan perang.
Latar suasana ditunjukkan pada kalimat ...
pagi itu
ibu duduk
Temon ke medan perang
ibu duduk termenung dan merasa sedih
Di sebuah desa hiduplah sepasang suami istri yang bekerja sebagai petani. Keduanya hidup tenteram dan bahagia. Suatu hari mereka menemukan seorang bayi di sawah kemudian diasuhnya dengan penuh kasih sayang. Bayi tersebut sekarang sudah besar. Dia diberi nama si Jebul.
Latar tempat cerita secara utuh adalah ...
desa
dusun
kota
hutan
6. Dalam pementasan drama di sekolah, kakak memerankan seseorang yang bersifat sombong, serakah, dan iri hati. Kakak memerankan tokoh
utama
tritagonis
protagonis
antagonis
10. Berdasarkan wataknya, seorang tokoh yang memerankan sifat – sifat baik dan terpuji disebut
antagonis
protagonis
tritagonis
pelengkap
1. Unsur intrinsik dalam cerita adalah…
Pesan yang ingin disampaikan pengarang melalui cerita
Hal-hal yang membangun cerita dari dalam
Latar belakang kehidupan pengarang
Tujuan pengarang menulis cerita
2. Tokoh yang bersifat jahat atau menentang tokoh utama disebut…
Protagonis
Antagonis
Figuran
Tritagonis
3. Amanat dalam cerita adalah…
Karakter tokoh dalam cerita
Pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang
Permasalahan dalam cerita
JAlan cerita dari awal sampai akhir
4. Contoh latar tempat adalah ....
Siang hari
Sawah yang luas
Hati yang gembira
Pertengkaran antar dua sahabat
5. Perasaan gembira, sedih, atau tegang yang dirasakan pembaca saat membaca cerita disebut…
Latar
Tema
Amanat
Suasana
6. Bila dalam cerita seorang anak menolong temannya yang jatuh, amanat yang terkandung adalah…
Kita harus rajin belajar
Kita harus menolong sesama
Kita harus berani melawan
Kita harus menghemat uang
Perhatikan kutipan berikut:
“Budi terus berlari meski kakinya sakit. Ia tidak ingin terlambat sampai sekolah karena hari itu ada ujian.”
7. Tokoh Budi dalam kutipan tersebut digambarkan memiliki watak…
Pemalas
Pekerja Keras
Penakut
Pemarah
Bacalah kutipan berikut:
“Malam itu desa Sunaryo sangat sepi. Lampu-lampu rumah padam, hanya suara jangkrik yang terdengar.”
8. Latar suasana yang tergambar dalam kutipan tersebut adalah…
Ramai
Hening
Riang
Tegang
Perhatikan kutipan berikut:
“Di ruang kelas yang penuh semangat, guru menjelaskan pentingnya menjaga lingkungan.”
9. Unsur intrinsik yang tampak jelas pada kutipan adalah…
Tema
Latar Tempat
Amanat
Judul
Bacalah kutipan berikut:
“Langkah kakinya berat. Hujan deras membuat jalan licin, sementara ia harus segera membawa obat untuk adiknya.”
10. Watak tokoh utama dalam kutipan tersebut adalah…
Putus asa
Bertanggung jawab
Penakut
Pemalas
11. Jika sebuah cerita mengisahkan persahabatan dua anak yang berbeda latar belakang, tema yang sesuai adalah…
Kejujuran
Kasih sayang
Persahabatan
Tanggung jawab
Bacaan Cerita Untuk Menjawab Soal No 12-16
“Sahabat Sejati”
Rani dan Dira sudah bersahabat sejak kecil. Mereka selalu belajar bersama dan saling membantu. Suatu hari, sekolah mengadakan lomba membaca puisi. Rani sebenarnya ingin ikut, tetapi ia tidak percaya diri. Dira pun menyemangati sahabatnya itu.
Malam sebelum lomba, Rani berlatih keras. Ia membaca puisi berulang kali meski tenggorokannya sakit. Keesokan harinya, di aula sekolah, Rani tampil di depan teman-teman dan guru. Meski gugup, ia berhasil membaca puisi dengan baik.
Akhirnya, Rani mendapatkan juara pertama. Ia terharu dan berterima kasih kepada Dira yang selalu memberinya semangat. Persahabatan mereka semakin erat setelah peristiwa itu.
12. Tema utama cerita di atas adalah…
Persahabatan
Keberanian
Kejujuran
Keperdulian lingkungan
13. Tokoh utama dalam cerita adalah…
Guru
Teman-teman Sekolah
Rani dan Dira
Kepala Sekolah
14. Watak Dira dalam cerita tersebut adalah…
Pemalas
Sombong
Penakut
Penyemangat
15. Konflik utama dalam cerita adalah…
Rani berselisih dengan dira
Rani tidak percaya diri untuk mengikuti lomba
Rani malas belajar
Rani bertengkar dengan gurunya
16. Alur yang digunakan dalam cerita adalah…
Alur maju
Alur mundur
Alur campuran
Alur melingkar
17. Tokoh Malin Kundang digambarkan sebagai anak yang…
Rajin dan baik hati
Durhaka kepada ibunya
Suka menolong
Bijaksana dan dermawan
18. Jika sebuah cerita menceritakan kehidupan di zaman kerajaan, maka latarnya adalah…
Masa kini
Masa depan
Zaman dahulu
Zaman modern
19. Watak tokoh dapat diketahui dari…
Sampul buku
Perilaku tokoh dalam cerita
Nama Pengarang
Jumlah halaman
20. Tokoh yang suka menolong teman, sabar, dan jujur biasanya digolongkan sebagai tokoh…
Antagonis
Protagonis
Figuran
Perlengkap
