Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SAS NABATI XII 2025

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.
Dalam industri pengolahan hasil pertanian, kulit buah sering dianggap limbah. Namun, beberapa jenis kulit buah seperti jeruk dan mangga dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Jika Anda diminta membuat inovasi produk dari kulit jeruk, pilihan produk yang paling tepat untuk meningkatkan daya saing adalah…
a)
A. Pakan ternak sederhana
b)
B. Keripik kulit jeruk tanpa pengolahan lanjutan
c)
C. Minuman segar dari sari jeruk
d)
D. Ekstrak pektin sebagai bahan pengental makanan
e)
E. Kompos dari kulit jeruk
2.
Salah satu permasalahan utama dalam pengolahan limbah buah adalah bau busuk akibat proses pembusukan alami. Jika seorang siswa ingin merancang solusi ramah lingkungan untuk masalah tersebut, maka langkah paling tepat adalah…
a)
A. Membakar limbah buah di lahan terbuka
b)
B. Mengubur limbah buah langsung di tanah
c)
C. Mengolah limbah buah menjadi bioetanol melalui fermentasi
d)
D. Membuang limbah buah ke sungai terdekat
e)
E. Membiarkan limbah membusuk untuk pupuk alami
3.
Ampas buah sering dihasilkan dari proses pembuatan jus atau sari buah. Jika Anda sebagai pelaku usaha ingin memanfaatkan ampas buah untuk menambah nilai ekonomi, pilihan berikut yang paling tepat adalah…
a)
A. Menjual kembali ampas dalam bentuk mentah
b)
B. Mengolahnya menjadi selai tinggi serat
c)
C. Menjadikan ampas buah sebagai limbah padat biasa
d)
D. Mengeringkan lalu mencampurnya dengan tanah sebagai pupuk saja
e)
E. Mengabaikan limbah karena sulit diolah
4.
Dalam praktik pengolahan limbah buah, penggunaan prinsip zero waste sangat dianjurkan. Contoh penerapan prinsip tersebut adalah…
a)
A. Menggunakan buah segar terbaik dan membuang sisanya ke TPA
b)
B. Menjual hanya daging buah, sedangkan biji dan kulit dibuang
c)
C. Menggunakan seluruh bagian buah: daging untuk produk utama, kulit untuk pektin, dan biji untuk minyak
d)
D. Menyimpan limbah buah dalam gudang untuk sementara
e)
E. Mengurangi produksi agar limbah tidak terlalu banyak
5.
Seorang siswa SMK mencoba mengolah biji alpukat yang biasanya terbuang. Setelah melalui kajian, biji alpukat berpotensi diolah menjadi pewarna alami untuk makanan. Dari kasus tersebut, keterampilan berpikir yang paling ditunjukkan adalah…
a)
A. Mengingat informasi tentang alpukat
b)
B. Menyalin metode dari buku tanpa modifikasi
c)
C. Menganalisis potensi limbah buah untuk produk alternatif
d)
D. Menyimpan biji alpukat sebagai koleksi
e)
E. Menghindari pemanfaatan limbah karena sulit
6.
Banyak limbah sayuran di pasar tradisional hanya dibuang begitu saja sehingga menimbulkan bau dan pencemaran. Jika Anda sebagai pelaku usaha pengolahan hasil pertanian, strategi paling tepat untuk mengolah limbah sayuran tersebut agar memiliki nilai tambah adalah …
a)
A. Menumpuk limbah sayuran di tempat terbuka agar terurai secara alami
b)
B. Membakar limbah sayuran sehingga cepat berkurang volumenya
c)
C. Mengolah limbah sayuran menjadi pupuk kompos atau pakan ternak
d)
D. Membiarkan pedagang pasar mengelola sendiri tanpa campur tangan pihak lain
e)
E. Mengangkut limbah sayuran ke TPA tanpa proses pengolahan
7.
Limbah sayuran sisa wortel, kubis, dan sawi banyak mengandung serat dan air. Jika diolah menjadi produk bernilai ekonomi, pendekatan teknologi yang paling sesuai adalah …
a)
A. Fermentasi menjadi pupuk organik cair
b)
B. Pengeringan menjadi bahan tambahan makanan instan
c)
C. Pemanasan tinggi untuk mengurangi kadar air hingga habis
d)
D. Penambahan bahan kimia agar tahan lama tanpa diolah
e)
E. Dibiarkan membusuk hingga menjadi tanah
8.
Seorang siswa SMK menemukan ide memanfaatkan limbah sayuran busuk menjadi bioetanol. Tantangan utama yang harus diperhatikan dalam proses tersebut adalah …
a)
A. Ketersediaan bahan kimia berbahaya
b)
B. Kandungan glukosa pada sayuran sebagai substrat fermentasi
c)
C. Warna sayuran yang menarik bagi konsumen
d)
D. Kemudahan sayuran untuk dibakar langsung
e)
E. Daya tahan sayuran segar setelah dipanen
9.
Dalam konteks keberlanjutan (sustainability), pemanfaatan limbah sayuran paling efektif adalah …
a)
A. Mengurangi biaya transportasi limbah ke TPA
b)
B. Mengolah limbah menjadi produk baru yang mendukung ekonomi sirkular
c)
C. Membiarkan limbah diuraikan mikroba secara alami
d)
D. Membuang limbah ke sungai agar cepat terbawa arus
e)
E. Membakar limbah sehingga mengurangi bau
10.
eorang wirausahawan muda ingin memanfaatkan limbah sayuran dari restoran untuk dijadikan produk usaha. Agar produknya kompetitif di pasar, ia perlu melakukan langkah pertama yang paling tepat, yaitu …
a)
A. Membeli peralatan canggih tanpa perencanaan
b)
B. Mengidentifikasi jenis dan karakteristik limbah sayuran yang tersedia
c)
C. Mengeringkan semua sayuran tanpa memilah
d)
D. Menghentikan kerja sama dengan restoran karena jumlah limbah kecil
e)
E. Membakar limbah sebagai energi panas
11.
Limbah padat dari pengolahan ubi kayu berupa kulit umbi sering dianggap tidak bernilai. Bagaimana cara paling tepat untuk meningkatkan nilai tambah dari limbah tersebut?
a)
A. Dibuang ke lahan kosong agar terurai alami
b)
B. Dijadikan bahan bakar alternatif secara langsung
c)
C. Diolah menjadi pakan ternak atau bahan baku kompos
d)
D. Dibakar untuk mengurangi volumenya
e)
E. Disimpan dalam gudang sebagai cadangan bahan baku
12.
Air bekas perendaman singkong dalam proses pembuatan gaplek mengandung kadar sianida tinggi. Langkah paling tepat dalam pengolahan limbah cair tersebut adalah…
a)
A. Mengalirkannya langsung ke sungai karena akan larut dengan air
b)
B. Menyimpannya dalam bak tanpa pengolahan lebih lanjut
c)
C. Mengolahnya dengan sistem aerasi atau biofilter sebelum dibuang
d)
D. Menambahkan pewarna agar tidak terlihat keruh
e)
E. Mencampurkannya dengan limbah lain agar volumenya lebih besar
13.
Jika sebuah industri kecil pengolahan ubi menghasilkan limbah kulit umbi dalam jumlah besar, strategi
a)
B. Mengolah kulit menjadi tepung kaya serat untuk bahan pangan fungsional
b)
HOTS berbasis kewirausahaan yang dapat dilakukan adalah…
c)
A. Menjual limbah kulit dalam bentuk mentah ke pasar
d)
C. Menumpuk limbah di belakang industri untuk dikeringkan alami
e)
D. Membiarkan limbah terurai menjadi humus tanpa pengelolaan
14.
Seorang siswa melakukan proyek penelitian untuk mengurangi pencemaran akibat limbah cair ubi kayu. Ia memilih memanfaatkan mikroorganisme fermentasi. Alasan yang paling logis dalam memilih metode ini
a)
A. Fermentasi justru memperbanyak zat beracun dalam limbah
b)
B. Mikroorganisme dapat menguraikan senyawa berbahaya menjadi senyawa lebih aman
c)
C. Mikroorganisme hanya bekerja pada limbah padat, bukan cair
d)
D. Fermentasi membuat air limbah lebih berbau sehingga lebih cepat busuk
e)
E. Mikroorganisme hanya memperbanyak biomassa tanpa mengurangi polutan
15.
Limbah umbi-umbian memiliki potensi ekonomi apabila diolah dengan pendekatan teknologi tepat guna. Contoh inovasi yang paling berpotensi untuk dikembangkan adalah…
a)
A. Mengolah kulit ubi menjadi arang aktif untuk penyerap bau dan racun
b)
B. Membakar limbah kulit agar tidak menumpuk
c)
C. Menyimpan limbah cair tanpa pengolahan di kolam terbuka
d)
D. Menjual limbah ke pengepul tanpa diferensiasi produk
e)
E. Mengubur semua limbah untuk mengurangi pencemaran
16.
Dalam konteks circular economy, bagaimana posisi limbah kulit ubi kayu dalam rantai nilai pengolahan hasil pertanian?
a)
A. Sebagai akhir dari proses produksi tanpa pemanfaatan lanjut
b)
B. Sebagai bahan baku potensial untuk produk turunan seperti pakan, kompos, atau bioenergi
c)
C. Sebagai beban lingkungan yang harus dihilangkan
d)
D. Sebagai penghambat dalam proses produksi utama
e)
E. Sebagai residu berbahaya yang tidak bisa dimanfaatka
17.
Seorang siswa SMK diminta menganalisis dampak lingkungan dari pembuangan limbah cair ubi kayu ke sungai. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
a)
A. Air sungai akan menjadi lebih jernih karena bercampur dengan limbah
b)
B. Limbah cair mengandung sianida yang dapat membunuh organisme perairan
c)
C. Limbah cair justru dapat memperkaya ekosistem sungai
d)
D. Tidak ada dampak signifikan karena volume sungai lebih besar
e)
E. Limbah cair dapat menurunkan produktivitas pertanian di sekitar sungai
18.
Jika Anda ditugaskan membuat produk inovatif dari limbah kulit singkong, produk manakah yang paling mendukung prinsip keberlanjutan?
a)
A. Produk keripik kulit singkong untuk camilan sehat
b)
B. Produk kompos organik yang memperbaiki kesuburan tanah
c)
C. Produk limbah cair yang dijual langsung ke peternak
d)
D. Produk arang yang dihasilkan dengan pembakaran terbuka
e)
E. Produk limbah kering yang dibiarkan menumpuk di gudang
19.
Penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) pada pengolahan limbah umbi-umbian ditunjukkan oleh pernyataan…
a)
A. Mengurangi penggunaan air saat perendaman singkong (Reduce)
b)
B. Menggunakan kembali air perendaman setelah dicampur dengan limbah lain (Reuse)
c)
C. Mengolah kulit singkong menjadi pakan ternak (Recycle)
d)
D. Semua jawaban A, B, dan C benar
e)
E. Hanya A dan C yang benar
20.
Seorang guru memberi tantangan: "Jika limbah kulit ubi kayu diolah menjadi bioetanol, apa manfaat ganda yang diperoleh?"
a)
A. Mengurangi pencemaran dan menghasilkan energi alternatif
b)
B. Menambah biaya produksi dan mencemari lingkungan
c)
C. Membuat industri semakin boros bahan baku
d)
D. Meningkatkan limbah baru tanpa solusi
e)
E. Mengurangi nilai ekonomis dari hasil utama
21.
Limbah kulit kacang tanah banyak dianggap tidak bernilai. Namun, seorang siswa SMK berinisiatif mengolahnya menjadi briket ramah lingkungan. Kemampuan berpikir yang ditunjukkan siswa tersebut adalah …
a)
A. Menghafal manfaat kulit kacang
b)
B. Menirukan cara pembuatan briket dari internet
c)
C. Menganalisis potensi limbah menjadi produk bernilai guna
d)
D. Menjual kulit kacang langsung ke pasar
e)
E. Menyimpan limbah di gudang untuk masa depan
22.
Ampas kedelai (okara) hasil produksi tahu biasanya menjadi limbah. Bagaimana cara pengolahan yang tepat agar memiliki nilai tambah?
a)
A. Dibuang di sungai agar tidak menumpuk
b)
B. Dikeringkan lalu dijadikan pakan ternak atau bahan pangan fermentasi
c)
C. Dibakar langsung tanpa pemanfaatan lain
d)
D. Dicampur dengan limbah lain lalu ditimbun
e)
E. Dibiarkan membusuk untuk menjadi sampah organik
23.
Jika siswa SMK ingin membuat produk pangan dari ampas kacang hijau, langkah berpikir kritis yang harus dilakukan pertama kali adalah …
a)
A. Menentukan harga jual produk di pasaran
b)
B. Menganalisis kandungan gizi ampas kacang hijau
c)
C. Membeli peralatan pengolahan
d)
D. Menentukan desain kemasan
e)
E. Menentukan target konsumen
24.
Limbah kulit ari kacang kedelai mengandung serat kasar. Jika dimanfaatkan menjadi tepung campuran, maka manfaat utamanya adalah …
a)
A. Meningkatkan rasa manis produk
b)
B. Menambah kandungan serat pangan
c)
C. Mengurangi kandungan protein produk
d)
D. Mengurangi daya tahan produk
e)
E. Mengubah warna menjadi lebih cerah
25.
Seorang siswa membuat inovasi minuman probiotik dari limbah cair rebusan kacang hijau dengan bantuan bakteri asam laktat. Apa kemampuan yang paling menonjol dari inovasi tersebut?
a)
A. Menghafal teori probiotik
b)
B. Reproduksi informasi tanpa modifikasi
c)
C. Kreativitas dalam mengolah limbah menjadi pangan fungsional
d)
D. Menyimpan limbah cair untuk penelitian
e)
E. Membandingkan rasa antara kacang hijau segar dan limbahnya
26.
Dalam praktik pengolahan, siswa menemukan bahwa ampas kacang tanah berpotensi dijadikan bahan baku cookies tinggi serat. Tahap berikut yang sesuai dengan prinsip HOTS adalah …
a)
A. Membandingkan hasil uji organoleptik cookies dengan cookies biasa
b)
B. Menyalin resep cookies dari internet
c)
C. Menjual cookies tanpa pengujian rasa
d)
D. Mengeringkan ampas tanpa tujuan
e)
E. Menghafal cara pembuatan cookie
27.
Jika sebuah industri tahu membuang limbah cair tanpa diolah, maka dampak terburuk yang mungkin terjadi adalah …
a)
A. Air limbah menjadi pupuk alami tanpa proses
b)
B. Menyebabkan pencemaran air dan bau yang merugikan lingkungan
c)
C. Menambah kesuburan tanah secara instan
d)
D. Menyebabkan harga kedelai naik
e)
E. Mengurangi kebutuhan air bersih di masyaraka
28.
Untuk mengolah kulit kacang tanah menjadi pakan ternak, langkah inovatif yang perlu dilakukan siswa adalah …
a)
A. Menyimpan kulit kacang di gudang
b)
B. Melakukan fermentasi untuk meningkatkan kandungan nutrisinya
c)
C. Membakar kulit kacang agar tidak menumpuk
d)
D. Menjual kulit kacang tanpa pengolahan
e)
E. Mengolah kulit kacang menjadi kerajinan hias
29.
Seorang siswa berhasil mengolah limbah kacang kedelai menjadi pupuk organik cair. Manfaat utama dari pemanfaatan limbah ini adalah …
a)
A. Mengurangi hasil panen
b)
B. Meningkatkan kesuburan tanah dan ramah lingkungan
c)
C. Membuat tanah keras dan tandus
d)
D. Menghasilkan bau menyengat yang merugikan
e)
E. Membuat produk pangan lebih mahal
30.
Jika sebuah kelompok siswa ingin melakukan proyek “Zero Waste” pada pengolahan kacang tanah, maka strategi terbaik yang dapat dilakukan adalah …
a)
A. Menggunakan hanya biji kacang tanah, sisanya dibuang
b)
B. Mengolah biji untuk pangan, kulit jadi briket, ampas jadi pakan, dan limbah cair jadi pupuk
c)
C. Membakar seluruh limbah untuk menghemat waktu
d)
D. Menggunakan limbah kacang hanya sebagai pajangan
e)
E. Menjual produk tanpa memperhatikan limbah
31.
Dalam proses pembuatan roti manis, fermentasi adonan dilakukan dengan ragi. Jika fermentasi terlalu lama, apa dampak yang paling mungkin terjadi pada roti?
a)
A. Roti mengembang sempurna dengan tekstur lembut
b)
B. Roti beraroma harum khas ragi
c)
C. Roti bertekstur keras dan berasa asam
d)
D. Roti tetap lembut tetapi kurang berwarna cokelat
e)
E. Roti tidak mengalami perubahan berarti
32.
Seorang siswa melakukan percobaan pembuatan roti manis dengan mengurangi jumlah gula hampir separuh dari resep standar. Dampak yang paling terlihat pada hasil roti adalah…
a)
A. Roti tetap manis karena terfermentasi
b)
B. Roti memiliki warna kulit pucat dan kurang lembut
c)
C. Roti lebih mengembang karena gula berkurang
d)
D. Roti menjadi lebih harum karena aroma ragi lebih kuat
e)
E. Roti menjadi cepat gosong saat dipanggang
33.
Dalam pembuatan roti manis, mengapa adonan perlu diuleni hingga kalis elastis?
a)
A. Agar adonan tidak berbau ragi
b)
B. Untuk memperkuat jaringan gluten yang menahan gas hasil fermentasi
c)
C. Supaya adonan lebih cepat matang saat dipanggang
d)
D. Agar adonan tidak lengket pada loyang
e)
E. Supaya rasa gula lebih menyatu
34.
Jika seorang siswa ingin membuat roti manis dengan tekstur lebih lembut dan aroma lebih kaya, bahan tambahan apa yang sebaiknya ditambahkan?
a)
A. Air kapur sirih
b)
B. Baking soda
c)
C. Telur dan susu
d)
D. Tepung beras
e)
E. Minyak kelapa saja
35.
Dalam sebuah proyek, siswa diminta memodifikasi resep roti manis dengan menambahkan ubi ungu sebagai bahan substitusi sebagian tepung. Apa keunggulan utama modifikasi tersebut?
a)
A. Roti menjadi lebih keras karena serat ubi
b)
B. Warna roti lebih menarik dan kaya antioksidan
c)
C. Roti lebih cepat gosong karena gula alami ubi
d)
D. Roti tidak memerlukan ragi lagi
e)
E. Roti menjadi lebih hambar karena pati ubi
36.
Fermentasi pada adonan roti manis berfungsi utama untuk…
a)
A. Membentuk aroma manis alami
b)
B. Membuat adonan lebih lengket
c)
C. Menghasilkan gas yang mengembangkan adonan
d)
D. Mempercepat proses pemanggangan
e)
E. Mengurangi kadar gluten dalam adonan
37.
Jika adonan roti manis tidak diuleni sampai kalis, akibat yang paling terlihat adalah…
a)
A. Roti tetap empuk tetapi tidak manis
b)
B. Roti berwarna cokelat gelap
c)
C. Roti bantat dan tidak mengembang sempurna
d)
D. Roti bertekstur kering dan mudah gosong
e)
E. Roti beraroma terlalu tajam ragi
38.
Pada tahap pemanggangan, suhu oven terlalu rendah dapat menyebabkan…
a)
A. Roti cepat gosong di luar tetapi mentah di dalam
b)
B. Roti mengembang berlebihan lalu kempes
c)
C. Roti pucat, kurang mengembang, dan bertekstur padat
d)
D. Roti beraroma gosong meskipun bagian dalam matang
e)
E. Roti tetap mengembang meski tanpa fermentasi
39.
Peran gula dalam pembuatan roti manis selain memberi rasa manis adalah…
a)
A. Membuat adonan menjadi lebih keras
b)
B. Mengurangi aktivitas ragi
c)
C. Memberi warna cokelat melalui karamelisasi
d)
D. Membatasi kadar air dalam roti
e)
E. Menghambat pembentukan gluten
40.
Telur dalam adonan roti manis memberikan fungsi utama sebagai…
a)
A. Pengawet alami roti
b)
B. Sumber karbohidrat tambahan
c)
C. Pemberi warna, rasa gurih, dan kelembutan
d)
D. Pengganti ragi saat fermentasi
e)
E. Mengurangi kadar lemak pada adonan
41.
Jika seorang siswa menambahkan susu bubuk ke dalam adonan roti manis, keunggulan yang diperoleh adalah…
a)
A. Roti lebih tahan lama tanpa pengawet
b)
B. Tekstur roti lebih lembut dengan aroma khas susu
c)
C. Roti lebih cepat matang tanpa oven
d)
D. Roti berwarna pucat dan keras
e)
E. Roti tidak membutuhkan gula lagi
42.
Penambahan margarin/butter dalam adonan roti manis bertujuan untuk…
a)
A. Menyerap air dan membuat adonan kering
b)
B. Membentuk gluten lebih cepat
c)
C. Memberikan kelembutan dan rasa gurih pada roti
d)
D. Mengganti fungsi ragi dalam fermentasi
e)
E. Mengurangi aroma khas susu
43.
Jika fermentasi adonan roti dilakukan di tempat yang terlalu dingin, kemungkinan hasilnya adalah…
a)
A. Adonan cepat mengembang berlebihan
b)
B. Roti tetap lembut meski tidak mengembang
c)
C. Proses pengembangan adonan berjalan sangat lambat
d)
D. Adonan menjadi kering dan beraroma gosong
e)
E. Roti matang tanpa pemanggangan
44.
Jika adonan roti manis dibiarkan fermentasi terlalu lama, maka…
a)
A. Roti akan lebih harum dan lembut
b)
B. Roti bertekstur keras dan terasa asam
c)
C. Roti lebih manis alami tanpa gula tambahan
d)
D. Roti tidak memerlukan pemanggangan
e)
E. Roti menjadi lebih empuk dan berwarna cokelat
45.
Pemanggangan roti manis sebaiknya dilakukan pada suhu sekitar…
a)
A. 100–120 °C
b)
B. 150–160 °C
c)
C. 170–200 °C
d)
D. 210–230 °C
e)
E. 250–300 °C
46.
Salah satu indikator adonan roti sudah kalis adalah…
a)
A. Adonan terasa lengket di tangan
b)
B. Adonan dapat ditarik tipis tanpa sobek (window pane test)
c)
C. Adonan berbau sangat asam
d)
D. Adonan tetap keras meski sudah lama diuleni
e)
E. Adonan tidak mengembang meski difermentasi
47.
Sebuah usaha roti manis membutuhkan bahan baku sebagai berikut: 10 kg tepung terigu Rp8.000/kg, 3 kg gula Rp12.000/kg, 2 kg margarin Rp20.000/kg, serta biaya gas Rp50.000 dan listrik Rp30.000. Jika dari bahan tersebut dihasilkan 200 buah roti manis, berapa biaya produksi per buah roti?
a)
A. Rp 2000
b)
B. Rp 1500
c)
C. Rp 1000
d)
D. Rp 1200
e)
E. Rp 1180
48.
Seorang siswa menghitung biaya produksi roti manis per 100 buah. Ia mencatat: Tepung 5 kg @Rp9.000 = Rp45.000 Gula 2 kg @Rp12.000 = Rp24.000 Margarin 1,5 kg @Rp18.000 = Rp27.000 Telur 2 kg @Rp25.000 = Rp50.000 Bahan tambahan lain Rp10.000 Biaya tenaga kerja Rp30.000 Berapa harga pokok produksi (HPP) per buah roti manis?
a)
A. Rp 1800
b)
B. Rp 1850
c)
C. Rp 1900
d)
D. Rp 1860
e)
E. Rp 1000
49.
Sebuah produksi roti manis membutuhkan: Tepung terigu 8 kg @Rp9.000 Gula pasir 3 kg @Rp12.000 Margarin 2 kg @Rp18.000 Telur 2 kg @Rp26.000 Biaya gas dan listrik Rp40.000 Jika menghasilkan 160 buah roti manis, berapa biaya produksi rata-rata per buah?
a)
A. Rp1.400
b)
B. Rp1.500
c)
C. Rp1.600
d)
D. Rp1.700
e)
E. Rp1.800
50.
Jika biaya produksi 160 buah roti manis adalah Rp236.000, dan produsen ingin mendapat keuntungan 30%, berapa harga jual yang sebaiknya ditetapkan per buah roti?
a)
A. Rp1.800
b)
B. Rp1.900
c)
C. Rp2.000
d)
D. Rp2.100
e)
E. Rp2.200