wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PH 2 Kls XII Smt 1

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Individualisme merupakan salah satu tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia di era globalisasi. Individualisme ini menekankan pada kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama. Bagaimana pendekatan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga, "Persatuan Indonesia," dapat digunakan untuk mengatasi tantangan individualisme yang semakin menguat?

a)

Dengan menekankan pentingnya HAM sebagai hak individu yang harus dijaga dan diprioritaskan.

b)

Dengan mendorong semua masyarakat Indonesia untuk hidup mandiri tanpa memikirkan kepentingan bersama.

c)

Dengan memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

d)

Dengan memperbolehkan kebebasan individu tanpa batas dalam menyuarakan pendapat di media sosial.

e)

Dengan menganjurkan warga negara untuk mengekspresikan kebebasan berpendapat tanpa mempertimbangkan dampak pada masyarakat.

2.

Paham kosmopolitanisme dapat melemahkan identitas kebangsaan dan nasionalisme suatu negara. Menurut perspektif Pancasila, bagaimana cara yang paling tepat untuk menjaga identitas nasional Indonesia dari pengaruh kosmopolitanisme yang berlebihan?

a)

Mengisolasi Indonesia dari pergaulan internasional agar nilai-nilai luar tidak mempengaruhi bangsa.

b)

Memperkenalkan nilai-nilai Pancasila ke dalam pergaulan global dengan tetap menghargai keberagaman budaya.

c)

Mengadopsi sepenuhnya nilai-nilai universal dan meninggalkan nilai-nilai lokal untuk kepentingan global.

d)

Menghilangkan budaya nasional dan menggantikannya dengan budaya internasional yang lebih modern.

e)

Mempertahankan nilai-nilai lokal tanpa ada interaksi dengan dunia luar agar tidak terpengaruh.

3.

Fundamentalisme pasar merupakan paham yang menganggap bahwa mekanisme pasar adalah satu-satunya prinsip yang harus mengatur seluruh kehidupan bermasyarakat. Bagaimana pendekatan ekonomi berdasarkan Pancasila dapat memberikan solusi terhadap dominasi fundamentalisme pasar dalam kehidupan ekonomi bangsa Indonesia?

a)

Mengutamakan kebebasan pasar tanpa adanya campur tangan pemerintah.

b)

Mengendalikan seluruh harga pasar secara ketat tanpa ada kebebasan individu.

c)

Mengelola perekonomian nasional dengan pendekatan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan sosial.

d)

Membiarkan individu bersaing bebas di pasar tanpa peduli pada kesenjangan sosial.

e)

Mengabaikan peran negara dan hanya mengandalkan mekanisme pasar untuk mengatur ekonomi.

4.

Radikalisme sering kali dikaitkan dengan cara-cara kekerasan untuk mengubah tatanan sosial dan politik di suatu negara. Dalam konteks ini, bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat mencegah perkembangan radikalisme di Indonesia?

a)

Dengan mengajarkan pentingnya ketaatan mutlak pada satu agama tertentu.

b)

Dengan membuka dialog antar-umat beragama untuk membangun kesepahaman dan menghargai perbedaan.

c)

Dengan menerapkan hukum agama tertentu sebagai hukum nasional yang harus dipatuhi semua warga negara.

d)

Dengan memperbolehkan segala bentuk protes tanpa batasan, termasuk yang mengandung unsur kekerasan.

e)

Dengan memfasilitasi setiap kelompok yang ingin menerapkan ideologi mereka tanpa mempertimbangkan keberagaman.

5.

Intoleransi sering kali muncul di masyarakat akibat dari kurangnya pemahaman dan penerimaan terhadap keberagaman. Bagaimana Pancasila, khususnya sila pertama dan ketiga, dapat berfungsi sebagai solusi untuk mencegah dan mengatasi intoleransi di Indonesia?

a)

Dengan mendorong masyarakat untuk memaksakan keyakinan agamanya pada orang lain demi kesatuan bangsa.

b)

Dengan membiarkan setiap kelompok masyarakat hidup terpisah-pisah sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

c)

Dengan mengedepankan sikap saling menghormati antar pemeluk agama dan memperkuat persatuan dalam keberagaman.

d)

Dengan mewajibkan semua warga negara untuk memeluk satu agama yang sama agar tercipta kesatuan.

e)

Dengan melarang dialog antar agama untuk menghindari konflik yang disebabkan oleh perbedaan pandangan.

6.

Apa arti dari individualisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)?

a)

Paham yang mengutamakan kepentingan kelompok

b)

Paham yang menghendaki kebebasan berbuat dan menganut kepercayaan bagi setiap orang

c)

Paham yang menganggap seluruh manusia adalah anggota dari satu komunitas

d)

Paham yang menganggap ekonomi harus diatur oleh negara

e)

Paham yang mementingkan kepentingan bersama daripada individu

7.

Apa yang menjadi tantangan utama bagi Indonesia dalam menghadapi kosmopolitanisme?

a)

Meningkatnya semangat nasionalisme

b)

Terbentuknya pemerintahan yang otoriter

c)

Kelemahan dan terkikisnya identitas kebangsaan

d)

Penguatan peran ekonomi negara

e)

Meningkatnya kolaborasi antarnegara

8.

Fundamentalisme pasar menganggap bahwa peran negara dalam ekonomi harus...

a)

Ditingkatkan

b)

Dimoderasi

c)

Dikurangi sesedikit mungkin

d)

Diabaikan sepenuhnya

e)

Diberikan otonomi penuh

9.

Dalam konteks Bonus Demografi Indonesia yang diharapkan terjadi dengan jumlah penduduk usia produktif menjelang tahun 2040?

a)

Jumlah penduduk usia produktif menurun

b)

Jumlah penduduk usia produktif tetap stabil

c)

Jumlah penduduk usia produktif meningkat

d)

Jumlah penduduk usia produktif menurun drastis

e)

Jumlah penduduk usia produktif berubah secara acak

10.

Pancasila sebagai ideologi negara berfungsi sebagai pemandu dalam menyikapi berbagai isu global. Dalam konteks ancaman perubahan iklim, bagaimana pengamalan sila kedua, "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan?

a)

Dengan mengutamakan pembangunan ekonomi tanpa memperhatikan dampak lingkungan.

b)

Dengan mendorong kerjasama antar negara dalam upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

c)

Dengan menyerahkan tanggung jawab lingkungan sepenuhnya kepada pemerintah.

d)

Dengan memperbolehkan eksploitasi sumber daya alam secara maksimal demi pertumbuhan ekonomi.

e)

Dengan mengabaikan kerusakan lingkungan jika dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi jangka pendek.

11.

Menghadapi era globalisasi, Pancasila perlu diaktualisasikan dalam berbagai aspek kehidupan bangsa. Bagaimana sila keempat, "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan," dapat dijadikan pedoman untuk memperkuat demokrasi di Indonesia?

a)

Dengan mengabaikan proses musyawarah dalam pengambilan keputusan kebijakan publik.

b)

Dengan mendorong pengambilan keputusan secara sepihak oleh pemimpin tanpa melibatkan rakyat.

c)

Dengan memperkuat proses musyawarah mufakat yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.

d)

Dengan membatasi keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi untuk efisiensi.

e)

Dengan mengedepankan kepentingan pribadi pemimpin dalam pengambilan keputusan.

12.

Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia berfungsi sebagai “leitstar” atau bintang penuntun bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi. Salah satu tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia adalah meningkatnya individualisme. Bagaimana penerapan nilai-nilai yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila, "Persatuan Indonesia," dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah individualisme yang menggerus semangat kebersamaan di masyarakat?

a)

Mengembangkan sikap kompetitif di antara masyarakat untuk memperkuat posisi ekonomi individu.

b)

Mendorong pemerintah untuk mengeluarkan regulasi yang membatasi hak-hak individu demi kepentingan nasional.

c)

Memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di berbagai aspek kehidupan melalui program-program komunitas.

d)

Menyerahkan sepenuhnya upaya mengatasi individualisme kepada lembaga agama tanpa campur tangan negara.

e)

Mengutamakan kebebasan individu di atas segalanya tanpa memedulikan kepentingan bersama atau nasional.

13.

Di era globalisasi, fundamentalisme pasar menjadi salah satu tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, di mana pasar dianggap sebagai satu-satunya pengatur kehidupan sosial dan ekonomi. Pancasila sebagai dasar negara mengandung nilai-nilai yang dapat dijadikan dasar untuk mengatasi tantangan ini. Bagaimana pendekatan ekonomi yang berlandaskan Pancasila dapat menjadi solusi dalam menghadapi fundamentalisme pasar yang cenderung menciptakan ketidakadilan sosial dan ekonomi?

a)

Mengutamakan kebebasan pasar tanpa ada regulasi pemerintah untuk memberikan peluang bagi setiap individu.

b)

Mengimplementasikan ekonomi berbasis keadilan sosial yang mengutamakan keseimbangan antara pasar dan peran negara.

c)

Membatasi seluruh kegiatan ekonomi masyarakat dan hanya mengandalkan ekonomi berbasis negara.

d)

Menerapkan ekonomi kapitalis yang kompetitif untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang cepat.

e)

Mengurangi peran negara dalam ekonomi dan memberikan kebebasan penuh pada mekanisme pasar.

14.

Dalam menghadapi berbagai tantangan global, Pancasila memberikan arah yang jelas untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bagaimana kebijakan dan strategi yang berbasis pada sila kelima Pancasila, "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," dapat mengatasi ketimpangan ekonomi yang diakibatkan oleh globalisasi?

a)

Dengan memberikan kebebasan ekonomi penuh kepada perusahaan multinasional untuk beroperasi di Indonesia tanpa regulasi.

b)

Dengan menciptakan regulasi yang adil dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal untuk mengurangi kesenjangan.

c)

Dengan menerapkan tarif pajak yang sangat tinggi bagi semua pelaku usaha tanpa melihat skala usaha mereka.

d)

Dengan mendorong semua warga negara untuk bersaing secara bebas di pasar global tanpa perlindungan hukum.

e)

Dengan memusatkan seluruh kegiatan ekonomi pada sektor-sektor yang dikuasai oleh negara tanpa melibatkan masyarakat.

15.

Dalam menjalankan tugasnya, aparatur negara diharapkan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Bagaimana penegak hukum seperti hakim dan polisi dapat mengamalkan sila kedua, "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," dalam praktik sehari-hari?

a)

Menegakkan hukum berdasarkan kepentingan individu tertentu tanpa memedulikan keadilan sosial.

b)

Menerapkan hukum dengan tegas dan adil kepada seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.

c)

Mengutamakan kepentingan kelompok mayoritas dalam setiap keputusan hukum.

d)

Mengabaikan pelanggaran hukum kecil demi menjaga stabilitas sosial yang semu.

e)

Membatasi akses masyarakat untuk mendapatkan keadilan demi efisiensi proses hukum.

16.

Fundamentalisme pasar merupakan tantangan yang dapat mengancam keadilan sosial dalam masyarakat. Bagaimana pendekatan ekonomi berdasarkan sila kelima Pancasila, "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," dapat diterapkan untuk menghadapi tantangan ini?

a)

Memberikan kebebasan pasar tanpa campur tangan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi.

b)

Mengatur pasar dengan kebijakan yang berkeadilan untuk mencegah ketimpangan sosial.

c)

Memusatkan ekonomi pada sektor privat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

d)

Menghilangkan peran negara sepenuhnya dalam pengaturan ekonomi untuk kebebasan maksimal.

e)

Mendorong kompetisi ekonomi tanpa regulasi untuk meningkatkan daya saing nasional.

17.

Apa yang diperlukan untuk menjaga identitas kebangsaan Indonesia di tengah arus kosmopolitanisme?

a)

Mengadopsi semua budaya asing

b)

Menghilangkan nilai-nilai lokal

c)

Menguatkan nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme

d)

Mengganti bahasa Indonesia dengan bahasa asing

e)

Menutup semua perbatasan internasional

18.

Mengapa penting untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan era global?

a)

Karena Pancasila dapat dijadikan alat politik saja

b)

Karena Pancasila hanya relevan untuk masa lalu

c)

Karena Pancasila dapat memandu Indonesia dalam mengatasi masalah yang sesuai dengan nilai dan budaya lokal

d)

Karena Pancasila dipaksakan oleh negara-negara asing

e)

Karena tidak ada pilihan lain selain menggunakan Pancasila

19.

Apa arti dari kata "radikalisme" menurut asal katanya dalam bahasa Latin?

a)

Kebebasan

b)

Moderasi

c)

Akar

d)

Persatuan

e)

Kepemimpinan

20.

Apa yang dimaksud dengan intoleransi dalam konteks bernegara?

a)

Penghargaan terhadap perbedaan pendapat

b)

Sikap menerima semua budaya asing

c)

Memaksakan keyakinan kelompok tertentu kepada pihak lain

d)

Mengedepankan kepentingan negara di atas individu

e)

Penghapusan diskriminasi dalam masyarakat