NEW
Font size
WorksheetsBahasa Indonesia Bab 3
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Cerita rakyat sering dibagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah legenda. Legenda biasanya menceritakan asal-usul suatu tempat atau peristiwa yang diyakini pernah terjadi di masa lalu. Masyarakat percaya cerita ini benar-benar ada, meskipun tidak selalu ada bukti tertulis.
Apa yang menjadi ciri utama cerita legenda?
Tokohnya dewa dan makhluk gaib
Menjelaskan asal-usul suatu tempat atau peristiwa
Tokoh utamanya hewan yang bisa berbicara
Hanya berfungsi sebagai hiburan
Mitos adalah cerita rakyat yang sering dikaitkan dengan kepercayaan masyarakat terhadap dewa, roh, atau makhluk gaib. Cerita mitos biasanya digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang sulit diterangkan oleh akal, seperti asal-usul padi atau terjadinya gunung berapi.
Tokoh yang sering muncul dalam cerita mitos adalah ... .
Dewa atau makhluk gaib
Hewan yang berperilaku seperti manusia
Anak durhaka kepada orang tuanya
Pahlawan yang melawan penjajah
Fabel adalah cerita rakyat yang menggunakan hewan sebagai tokoh utama. Hewan-hewan dalam cerita fabel biasanya dapat berbicara, berpikir, dan bertingkah laku seperti manusia. Melalui kisahnya, fabel memberikan pesan moral yang dapat menjadi pelajaran hidup.
Apa tujuan utama cerita fabel?
Menjelaskan asal-usul suatu daerah
Memberikan hiburan semata
Menyampaikan pesan moral kepada pembaca
Menjelaskan kepercayaan terhadap dewa
Cerita Malin Kundang adalah salah satu legenda terkenal di Indonesia. Kisah ini menceritakan seorang anak yang durhaka kepada ibunya dan akhirnya dikutuk menjadi batu. Melalui cerita ini, masyarakat diajarkan untuk selalu berbakti kepada orang tua.
Cerita Malin Kundang termasuk jenis ... .
Legenda
Fabel
Mitos
Dongeng
Cerita Si Kancil dan Buaya termasuk fabel yang sangat populer. Dalam cerita ini, Si Kancil digambarkan sebagai hewan cerdik yang mampu mengelabui buaya. Pesan moral yang disampaikan adalah bahwa kecerdikan bisa membantu menghadapi masalah.
Cerita Si Kancil dan Buaya mengajarkan kita untuk ... .
Percaya kepada dewa dan roh halus
Menjelaskan asal-usul suatu daerah
Menggunakan kecerdikan untuk mengatasi masalah
Tidak durhaka kepada orang tua
“Cintanya padamu sebesar gunung.” Kalimat tersebut menggunakan majas ... .
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Asosiasi
“Engkau adalah bunga desa yang diperebutkan para kumbang.” Kalimat tersebut menggunakan majas ... .
Metafora
Hiperbola
Personifikasi
Asosiasi
“Angin malam berbisik lembut di telingaku.” Kalimat tersebut mengandung majas ... .
Hiperbola
Metafora
Personifikasi
Asosiasi
“Wajahnya bersinar seperti rembulan di malam hari.” Kalimat tersebut menggunakan majas ... .
Asosiasi
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
“Air mata itu adalah lautan duka yang tak bertepi.” Kalimat tersebut menggunakan majas ... .
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Asosiasi
Berikut yang merupakan contoh kalimat langsung adalah ... .
Ibu berkata bahwa aku harus tidur siang.
Ibu berkata, “Kamu harus tidur siang.”
Aku diminta tidur siang oleh Ibu.
Ibu mengingatkanku untuk tidur siang.
Berikut yang merupakan contoh kalimat langsung adalah ... .
Ayah menyuruhku membersihkan halaman.
Ayah berkata agar halaman rumah dibersihkan.
Ayah berkata, “Bersihkan halaman rumah itu, ya!”
Aku diminta ayah membersihkan halaman.
Berikut yang merupakan contoh kalimat langsung adalah ... .
Guru berkata, “Bacalah teks ini dengan suara lantang!”
Guru mengingatkan agar kami membaca dengan lantang.
Kami diminta guru membaca teks itu.
Kami mendengarkan penjelasan guru.
Berikut yang merupakan contoh kalimat langsung adalah ... .
Kakak berkata bahwa ia sudah makan.
Kakak bilang, “Aku sudah makan.”
Aku mendengar kakak sudah makan.
Kakak telah menyelesaikan makannya.
Berikut yang merupakan contoh kalimat langsung adalah ... .
“Aku ingin menjadi dokter,” kata Rani.
Rani mengatakan bahwa ia ingin menjadi dokter.
Rani bercita-cita menjadi dokter.
Rani berharap bisa jadi dokter.
Berikut yang merupakan contoh kalimat tidak langsung adalah ... .
Ayah berkata, “Jangan bermain hujan-hujanan.”
Ayah mengingatkan agar aku tidak bermain hujan-hujanan.
“Jangan main hujan!” kata Ayah.
Ayah melarang, “Main hujan bisa sakit.”
Berikut yang merupakan contoh kalimat tidak langsung adalah ... .
Ibu berkata, “Cepat habiskan makananmu!”
Ibu menyuruhku untuk menghabiskan makanan.
Ibu berkata, “Makanlah yang banyak.”
Ibu berteriak, “Jangan buang nasi!”
Berikut yang merupakan contoh kalimat tidak langsung adalah ... .
Sinta berkata bahwa ia sedang belajar menari.
Sinta berkata, “Aku sedang belajar menari.”
“Aku menari,” kata Sinta.
Sinta sedang menari di panggung.
Berikut yang merupakan contoh kalimat tidak langsung adalah ... .
Pak Guru berkata, “Kalian harus rajin belajar.”
“Rajin belajar, ya!” kata Pak Guru.
Pak Guru mengingatkan agar kami rajin belajar.
Kami mendengarkan kata-kata Pak Guru.
Berikut yang merupakan contoh kalimat tidak langsung adalah ... .
Nani berkata bahwa ia belum makan siang.
“Aku belum makan siang,” kata Nani.
“Belum makan,” kata Nani sambil tersenyum.
Nani sedang makan siang bersama temannya.
