wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KISI-KISI UKMPPG

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Jelaskan rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap untuk mengembangkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia peserta didik sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, nilai-nilai moderasi beragama dan/atau Profil Pelajar Rahmatan lil 'alamin (PPRA).

a)

Rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap adalah untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia peserta didik.

b)

Rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan logis peserta didik.

c)

Rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap adalah untuk mengembangkan keterampilan teknologi informasi peserta didik.

d)

Rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap adalah untuk memperkuat kemampuan berbahasa asing peserta didik.

2.

Sebutkan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan untuk mengembangkan kemampuan bernalar kritis dan kreatif peserta didik!

a)

Indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan adalah peserta didik mampu berpikir kritis dan kreatif.

b)

Indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan adalah peserta didik mampu menghafal seluruh materi tanpa memahami.

c)

Indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan adalah peserta didik hanya mengikuti instruksi tanpa berpikir mandiri.

d)

Indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan adalah peserta didik fokus pada nilai tanpa memperhatikan proses pembelajaran.

3.

Apa tujuan pembelajaran ranah keterampilan untuk mengembangkan nilai-nilai kebinekaan global dan gotong royong peserta didik?

a)

Tujuannya adalah agar peserta didik memiliki semangat bergotong royong.

b)

Tujuannya adalah agar peserta didik menguasai teknologi terbaru.

c)

Tujuannya adalah agar peserta didik menjadi ahli matematika.

d)

Tujuannya adalah agar peserta didik fokus pada prestasi individu.

4.

Pilihlah jawaban yang paling tepat! Rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah sikap untuk mengembangkan sikap penerimaan terhadap tradisi peserta didik adalah...

a)

Peserta didik mampu berpikir kritis

b)

Peserta didik memiliki sikap penerimaan terhadap tradisi

c)

Peserta didik mampu menganalisis materi

d)

Peserta didik memiliki semangat gotong royong

5.

Jelaskan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dinamis dan inovatif peserta didik!

a)

Indikatornya adalah peserta didik memiliki kemampuan berpikir dinamis dan inovatif.

b)

Indikatornya adalah peserta didik hanya menghafal materi tanpa memahami konsep.

c)

Indikatornya adalah peserta didik mengikuti instruksi tanpa memberikan ide baru.

d)

Indikatornya adalah peserta didik menolak perubahan dan tetap pada cara lama.

6.

Analisislah materi ajar berdasarkan struktur keilmuan dalam merencanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik!

a)

Materi ajar dianalisis berdasarkan struktur keilmuan agar tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik.

b)

Materi ajar hanya perlu disesuaikan dengan kurikulum tanpa memperhatikan karakteristik peserta didik.

c)

Struktur keilmuan tidak berpengaruh dalam merencanakan tujuan pembelajaran.

d)

Tujuan pembelajaran dapat dirancang tanpa menganalisis materi ajar.

7.

Sebutkan dua klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan dan fungsinya dalam pembelajaran Al-Qur'an!

a)

Klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan: shahih, hasan, dhaif. Berdasarkan fungsi: sebagai sumber hukum, penjelas ayat Al-Qur'an.

b)

Klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan: mutawatir, ahad, maudu'. Berdasarkan fungsi: sebagai doa, bacaan harian.

c)

Klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan: shahih, palsu, mursal. Berdasarkan fungsi: sebagai cerita, hiburan.

d)

Klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan: dhaif, maqbul, marfu'. Berdasarkan fungsi: sebagai syair, nasihat.

8.

Analisis materi ajar hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir pada evaluasi tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik dapat dilakukan dengan cara:

a)

Mengidentifikasi keterkaitan konsep takdir dan iman kepada hari akhir sesuai kebutuhan peserta didik

b)

Mengabaikan karakteristik peserta didik dalam penyusunan evaluasi

c)

Menggunakan materi ajar yang sama untuk semua peserta didik tanpa penyesuaian

d)

Fokus pada hafalan tanpa memperhatikan pemahaman konsep

9.

Manakah alur materi ajar yang tepat dalam perencanaan pembentukan akhlak karimah sebagai pilar pengembangan karakter bangsa dengan pendekatan TPACK?

a)

Identifikasi nilai akhlak, penentuan tujuan, pemilihan metode, pengembangan materi, evaluasi pembelajaran

b)

Penentuan tujuan, evaluasi pembelajaran, pengembangan materi, identifikasi nilai akhlak

c)

Pengembangan materi, penentuan tujuan, identifikasi nilai akhlak, evaluasi pembelajaran

d)

Evaluasi pembelajaran, pemilihan metode, identifikasi nilai akhlak, pengembangan materi

10.

Manakah alur materi ajar yang logis dalam pelaksanaan tujuan pembelajaran fiqih kontemporer dengan pendekatan DL sesuai karakteristik peserta didik?

a)

Identifikasi kebutuhan peserta didik, penentuan tujuan, pemilihan materi, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar

b)

Pelaksanaan pembelajaran, penentuan tujuan, identifikasi kebutuhan peserta didik, evaluasi hasil belajar, pemilihan materi

c)

Penentuan tujuan, evaluasi hasil belajar, identifikasi kebutuhan peserta didik, pelaksanaan pembelajaran, pemilihan materi

d)

Pemilihan materi, pelaksanaan pembelajaran, identifikasi kebutuhan peserta didik, penentuan tujuan, evaluasi hasil belajar

11.

Manakah alur materi ajar yang tepat dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran transformasi peradaban Islam sesuai dengan karakteristik peserta didik?

a)

Identifikasi karakteristik peserta didik, penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan materi ajar, evaluasi hasil belajar

b)

Penentuan materi ajar, evaluasi hasil belajar, identifikasi karakteristik peserta didik, penentuan tujuan pembelajaran

c)

Evaluasi hasil belajar, penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan materi ajar, identifikasi karakteristik peserta didik

d)

Pemilihan materi ajar, identifikasi karakteristik peserta didik, evaluasi hasil belajar, penentuan tujuan pembelajaran

12.

Pengembangan materi ajar nilai-nilai P5 dalam merencanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik dilakukan dengan cara:

a)

Menyesuaikan materi ajar dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik

b)

Menggunakan materi ajar yang sama untuk semua peserta didik tanpa penyesuaian

c)

Mengabaikan nilai-nilai P5 dalam perencanaan pembelajaran

d)

Fokus hanya pada pencapaian nilai akademik tanpa memperhatikan nilai-nilai P5

13.

Pengembangan materi ajar nilai-nilai PPRA yang direncanakan meliputi:

a)

Penyusunan silabus, pembuatan modul, dan evaluasi pembelajaran.

b)

Hanya melakukan evaluasi pembelajaran tanpa modul.

c)

Mengabaikan nilai-nilai PPRA dalam materi ajar.

d)

Menyusun materi tanpa silabus dan evaluasi.

14.

Bagaimana cara menentukan pengembangan materi ajar nilai-nilai Islam sebagai agama moderat atau wasathiyah yang tepat sesuai dengan implementasi moderasi beragama dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik?

a)

Dengan menyesuaikan materi ajar dengan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran yang mendukung moderasi beragama.

b)

Dengan hanya menggunakan materi ajar tradisional tanpa memperhatikan moderasi beragama.

c)

Dengan mengabaikan karakteristik peserta didik dalam penyusunan materi ajar.

d)

Dengan menekankan pada satu paham keagamaan saja tanpa mempertimbangkan nilai moderasi.

15.

Evaluasi pengembangan materi ajar Islam sebagai agama moderat atau wasathiyah yang tepat sesuai dengan implementasi moderasi beragama adalah...

a)

Menekankan sikap toleransi, keadilan, dan keseimbangan dalam kehidupan beragama

b)

Mengutamakan pemahaman tekstual tanpa mempertimbangkan konteks sosial

c)

Mendorong eksklusivitas kelompok dan menolak perbedaan

d)

Mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dalam ajaran Islam

16.

Pilihlah rancangan pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah untuk materi kajian tafsir sesuai dengan struktur keilmuan!

a)

Rancangan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning)

b)

Rancangan pembelajaran berbasis ceramah (Lecture Based Learning)

c)

Rancangan pembelajaran berbasis hafalan (Memorization Based Learning)

d)

Rancangan pembelajaran berbasis diskusi kelompok (Group Discussion Based Learning)

17.

Penerapan pembelajaran dengan materi klasifikasi hadis sesuai dengan struktur keilmuan dapat dilakukan dengan memilih rancangan pembelajaran berbasis masalah. Manakah rancangan pembelajaran yang tepat untuk materi ini?

a)

Mahasiswa diberikan studi kasus tentang klasifikasi hadis dan diminta memecahkan masalah berdasarkan pengetahuan pedagogik.

b)

Mahasiswa hanya membaca materi klasifikasi hadis tanpa diskusi.

c)

Dosen memberikan ceramah tanpa melibatkan mahasiswa dalam pemecahan masalah.

d)

Mahasiswa menghafal definisi klasifikasi hadis tanpa aplikasi kasus.

18.

Manakah rancangan pembelajaran yang tepat untuk materi hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir sesuai struktur keilmuan dan berbasis pengetahuan teknologi?

a)

Pembelajaran berbasis masalah dengan integrasi teknologi

b)

Pembelajaran ceramah tanpa teknologi

c)

Pembelajaran hafalan tanpa diskusi

d)

Pembelajaran berbasis proyek tanpa teknologi

19.

Rancangan pembelajaran yang sesuai untuk materi Mujizat, karamah, dan sihir dengan pendekatan berbasis perbedaan individu adalah:

a)

Menggunakan metode pembelajaran yang menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing mahasiswa

b)

Menggunakan satu metode pembelajaran untuk seluruh mahasiswa tanpa memperhatikan perbedaan individu

c)

Mengabaikan perbedaan individu dalam proses pembelajaran

d)

Menggunakan metode ceramah saja tanpa interaksi

20.

Manakah rancangan pembelajaran yang sesuai untuk materi pembentukan akhlak karimah dengan pendekatan berbasis perbedaan individu sesuai pengetahuan pedagogi?

a)

Menggunakan metode pembelajaran yang memperhatikan karakteristik dan kebutuhan individu mahasiswa.

b)

Menggunakan satu metode pembelajaran yang sama untuk seluruh mahasiswa tanpa memperhatikan perbedaan individu.

c)

Mengabaikan perbedaan individu dalam proses pembelajaran.

d)

Mengutamakan hafalan tanpa memperhatikan pemahaman dan karakter mahasiswa.

21.

Disajikan pernyataan penerapan pembelajaran dengan materi fiqih kontemporer sesuai dengan struktur keilmuan,

a)

Mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu sesuai dengan pengetahuan teknologi.

b)

Mahasiswa hanya mengikuti metode pembelajaran tradisional tanpa mempertimbangkan perkembangan teknologi.

c)

Mahasiswa diwajibkan menggunakan satu metode pembelajaran untuk semua materi tanpa pengecualian.

d)

Mahasiswa tidak perlu memahami struktur keilmuan dalam pembelajaran fiqih kontemporer.

22.

Disajikan kasus penerapan pembelajaran dengan materi hak-hak rakyat dalam perspektif Islam sesuai dengan struktur keilmuan,

a)

Mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran mendalam sesuai dengan materi pembelajaran.

b)

Mahasiswa hanya dapat menggunakan satu metode pembelajaran yang telah ditentukan.

c)

Materi hak-hak rakyat tidak perlu dikaitkan dengan perspektif Islam.

d)

Struktur keilmuan tidak berpengaruh dalam pemilihan metode pembelajaran.

23.

Disajikan kasus penerapan pembelajaran dengan materi perkembangan kepemimpinan Islam dari masa awal hingga era modern,

a)

Mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran mendalam sesuai dengan pengetahuan pedagogi.

b)

Mahasiswa hanya mempelajari teori tanpa praktik kepemimpinan.

c)

Mahasiswa diwajibkan mengikuti satu metode pembelajaran saja tanpa variasi.

d)

Mahasiswa tidak perlu memahami perkembangan kepemimpinan Islam.

24.

Disajikan kasus penerapan pembelajaran dengan materi pendidikan nilai atau karakter sesuai dengan struktur keilmuan,

a)

Mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis pengetahuan teknologi.

b)

Mahasiswa diwajibkan hanya menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran.

c)

Mahasiswa tidak perlu memperhatikan struktur keilmuan dalam pembelajaran.

d)

Mahasiswa harus menghindari penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

25.

Disajikan kasus penerapan pembelajaran dengan materi Islam sebagai agama yang moderat sesuai dengan struktur keilmuan,

a)

Mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan TPACK sesuai dengan materi pembelajaran.

b)

Mahasiswa hanya menggunakan satu metode pembelajaran tanpa mempertimbangkan materi.

c)

Mahasiswa mengabaikan struktur keilmuan dalam pembelajaran.

d)

Mahasiswa tidak perlu memahami konsep moderasi dalam Islam.

26.

Diberikan kasus pernyataan materi kajian tafsir yang menyatukan strategi pembelajaran berpendekatan PBL guna menciptakan suasana belajar yang aman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing, mahasiswa dapat menentukan penggunaan strategi pembelajaran berpendekatan PBL. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

a)

Mahasiswa dapat menentukan penggunaan strategi pembelajaran berpendekatan PBL guna menciptakan suasana belajar yang aman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing.

b)

Mahasiswa hanya menggunakan metode ceramah tanpa mempertimbangkan suasana belajar.

c)

Mahasiswa mengabaikan strategi pembelajaran dan fokus pada hafalan materi saja.

d)

Mahasiswa memilih strategi pembelajaran tanpa memperhatikan karakter lulusan yang dihasilkan.

27.

Langkah apa yang harus dilakukan mahasiswa dalam menggunakan strategi pembelajaran berpendekatan PjBL untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menghasilkan lulusan berkarakter unggul serta berdaya saing dalam materi klasifikasi hadis yang kurang sesuai dengan perkembangan zaman?

a)

Mengidentifikasi masalah, merancang proyek, melaksanakan proyek, mempresentasikan hasil, dan melakukan refleksi

b)

Menghafal materi, mengikuti ujian, dan menunggu hasil

c)

Mengandalkan ceramah dosen tanpa diskusi kelompok

d)

Menggunakan metode hafalan tanpa praktik langsung

28.

Langkah-langkah apa yang harus dilakukan mahasiswa dalam menggunakan strategi pembelajaran berpendekatan DBL untuk menciptakan suasana belajar yang membahagiakan dan menghasilkan lulusan berkarakter unggul serta berdaya saing?

a)

Mengidentifikasi masalah, merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan refleksi dan evaluasi.

b)

Mengabaikan kebutuhan siswa, menggunakan metode ceramah saja, tidak melakukan evaluasi.

c)

Fokus pada hafalan materi tanpa diskusi, tidak melibatkan siswa dalam proses pembelajaran.

d)

Menggunakan strategi pembelajaran tradisional tanpa inovasi.

29.

Langkah-langkah yang harus dilakukan mahasiswa dalam menggunakan model pembelajaran berpendekatan DL untuk materi mu’jizat, karamah, atau sihir yang tidak sesuai perkembangan zaman adalah:

a)

Mengidentifikasi kebutuhan belajar, merancang pembelajaran berbasis DL, melaksanakan pembelajaran, dan melakukan evaluasi.

b)

Mengabaikan materi yang tidak relevan dan fokus pada hafalan.

c)

Menggunakan metode ceramah tanpa diskusi.

d)

Menghindari penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

30.

Langkah apa yang harus dilakukan mahasiswa untuk menggunakan model pembelajaran berpendekatan TPACK dalam menciptakan suasana belajar yang adaptif guna menghasilkan lulusan berkarakter unggul dan berdaya saing?

a)

Mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten secara seimbang dalam pembelajaran.

b)

Menggunakan metode ceramah tanpa melibatkan teknologi.

c)

Fokus hanya pada penguasaan materi tanpa memperhatikan perkembangan zaman.

d)

Mengabaikan kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran.

31.

Langkah-langkah apa yang harus dilakukan mahasiswa dalam menggunakan model pembelajaran berbasis pelayanan bimbingan konseling untuk menciptakan suasana belajar progresif pada materi fiqih kontemporer yang kurang sesuai dengan perkembangan zaman?

a)

Mengidentifikasi kebutuhan siswa, merancang layanan bimbingan, melaksanakan layanan, dan mengevaluasi hasil pembelajaran.

b)

Mengabaikan kebutuhan siswa dan hanya mengikuti kurikulum lama.

c)

Menggunakan metode ceramah tanpa interaksi siswa.

d)

Menghindari penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

32.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran sesuai dengan lingkungan belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing.

a)

Pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran sesuai dengan lingkungan belajar yang akomodatif adalah pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik peserta didik untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing.

b)

Pembelajaran berpusat pada peserta didik adalah pembelajaran yang hanya berfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan.

c)

Pendekatan pembelajaran akomodatif berarti semua peserta didik harus mengikuti metode yang sama tanpa memperhatikan perbedaan individu.

d)

Lingkungan belajar akomodatif adalah lingkungan yang tidak memperhatikan kebutuhan khusus peserta didik.

33.

Apa hak-hak rakyat dalam perspektif Islam?

a)

Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam meliputi hak untuk mendapatkan keadilan, perlindungan, dan kesejahteraan sesuai ajaran Islam.

b)

Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam hanya terbatas pada hak untuk beribadah saja.

c)

Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam adalah hak untuk menguasai seluruh kekayaan negara.

d)

Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam hanya diberikan kepada golongan tertentu saja.

34.

Sebutkan salah satu indikator mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pelayanan ABK!

a)

Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pelayanan ABK sesuai dengan lingkungan belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing.

b)

Mengutamakan pembelajaran yang berpusat pada guru tanpa memperhatikan kebutuhan peserta didik ABK.

c)

Mengabaikan perbedaan karakteristik peserta didik dalam proses pembelajaran.

d)

Menerapkan metode pembelajaran yang sama untuk semua peserta didik tanpa penyesuaian.

35.

Apa yang harus dilakukan mahasiswa jika diberikan kasus penyajian materi hak-hak rakyat dalam perspektif Islam yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman?

a)

Mahasiswa dapat menentukan penggunaan pendekatan pembelajaran berbasis pelayanan ABK guna menciptakan lingkungan belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing.

b)

Mahasiswa harus menerima materi tersebut tanpa melakukan evaluasi atau perubahan.

c)

Mahasiswa dapat mengabaikan materi tersebut karena dianggap tidak relevan.

d)

Mahasiswa hanya fokus pada hafalan materi tanpa memperhatikan konteks zaman.

36.

Jelaskan langkah-langkah mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan!

a)

Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan teknik asesmen yang tepat sesuai karakteristik peserta didik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran.

b)

Melakukan evaluasi hanya pada hasil pembelajaran tanpa memperhatikan proses dan input.

c)

Menggunakan satu jenis asesmen untuk semua peserta didik tanpa mempertimbangkan karakteristik mereka.

d)

Mengevaluasi pembelajaran hanya pada akhir semester tanpa melakukan evaluasi secara berkelanjutan.

37.

Apa yang dimaksud dengan klasifikasi hadis berdasarkan pendekatan PBL?

a)

Klasifikasi hadis berdasarkan pendekatan PBL adalah mengelompokkan hadis sesuai dengan metode pembelajaran berbasis masalah untuk memahami fungsi dan kesahihan hadis terhadap Al-Qur'an.

b)

Klasifikasi hadis berdasarkan pendekatan PBL adalah membagi hadis berdasarkan urutan turunnya wahyu.

c)

Klasifikasi hadis berdasarkan pendekatan PBL adalah mengelompokkan hadis sesuai dengan sanad dan matan saja.

d)

Klasifikasi hadis berdasarkan pendekatan PBL adalah mengelompokkan hadis berdasarkan tempat penulisan hadis.

38.

Mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat sesuai lingkungan belajar pada aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan dalam pembelajaran materi hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir dengan pendekatan DL. Teknik asesmen manakah yang paling sesuai untuk aspek sikap?

a)

Observasi

b)

Tes tertulis

c)

Wawancara

d)

Portofolio

39.

Mahasiswa dapat menentukan instrumen asesmen yang tepat sesuai lingkungan belajar pada aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan dalam pembelajaran materi mu'jizat, karamah, dan sihir dalam pandangan Islam. Instrumen asesmen manakah yang paling tepat digunakan untuk menilai aspek sikap?

a)

Observasi

b)

Tes tertulis

c)

Praktikum

d)

Wawancara

40.

Mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat sesuai tujuan pembelajaran pada aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan. Teknik asesmen yang paling sesuai untuk menilai aspek sikap adalah...

a)

Observasi

b)

Tes tertulis

c)

Wawancara kerja

d)

Praktikum

41.

Mahasiswa dapat menentukan instrumen asesmen yang tepat sesuai tujuan pembelajaran pada aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan dalam materi fiqih kontemporer.

a)

Menentukan instrumen asesmen yang sesuai dengan aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan

b)

Menghafal seluruh materi fiqih kontemporer

c)

Menyusun silabus pembelajaran fiqih kontemporer

d)

Membuat media pembelajaran berbasis teknologi

42.

Mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat untuk materi hak-hak rakyat dalam perspektif Islam dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya pada aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan. Teknik asesmen yang paling sesuai adalah...

a)

Portofolio

b)

Tes lisan

c)

Observasi

d)

Angket

43.

Instrumen asesmen yang paling tepat untuk menilai perkembangan kepemimpinan Islam dari masa awal hingga era modern dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya pada aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan adalah...

a)

Portofolio

b)

Tes pilihan ganda

c)

Wawancara acak

d)

Observasi tanpa instrumen

44.

Mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal pada aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan. Apa yang harus dipertimbangkan dalam memilih teknik asesmen?

a)

Hasil asesmen awal pada aspek sikap, pengetahuan, atau keterampilan

b)

Hanya preferensi dosen

c)

Waktu pelaksanaan ujian saja

d)

Jumlah mahasiswa dalam kelas

45.

Disajikan deskripsi pembelajaran materi Islam sebagai agama yang moderat, mahasiswa dapat menentukan instrumen asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan.

a)

Menentukan instrumen asesmen yang tepat berdasarkan deskripsi pembelajaran materi Islam sebagai agama yang moderat.

b)

Menyusun jadwal pembelajaran tanpa mempertimbangkan hasil asesmen awal.

c)

Mengabaikan aspek sikap dalam penilaian pembelajaran.

d)

Menggunakan satu jenis instrumen asesmen untuk semua aspek tanpa penyesuaian.

46.

Disajikan narasi praktik pembelajaran seorang guru dengan materi fiqih kontemporer dengan menekankan aspek konten, pedagogi dan teknologi yang berpotensi menimbulkan masalah pembelajaran, mahasiswa dapat

a)

Mengidentifikasi praktik baik/best practice dalam perencanaan pembelajaran yang berkualitas secara berkelanjutan.

b)

Mengabaikan aspek teknologi dalam pembelajaran fiqih kontemporer.

c)

Meniru semua metode tanpa mempertimbangkan konteks pembelajaran.

d)

Mengutamakan teori tanpa memperhatikan praktik di lapangan.

47.

Disajikan narasi praktik pembelajaran seorang guru dengan materi perkembangan kepemimpinan Islam dengan menekankan pada aspek konten, pedagogi dan teknologi yang berpotensi menimbulkan masalah pembelajaran, mahasiswa dapat

a)

Mengidentifikasi praktik baik/best practice dalam pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas secara berkelanjutan.

b)

Menyusun rencana pembelajaran tanpa memperhatikan aspek teknologi.

c)

Mengabaikan peran pedagogi dalam proses pembelajaran.

d)

Fokus hanya pada konten tanpa mempertimbangkan metode pembelajaran.

48.

Disajikan narasi contoh praktik pembelajaran seorang guru dengan materi pembentukan akhlak karimah dengan menekankan pada aspek konten, pedagogi dan teknologi yang berpotensi menimbulkan masalah pembelajaran, mahasiswa dapat

a)

Mengidentifikasi praktik baik/best practice dalam evaluasi pembelajaran yang berkualitas secara berkelanjutan.

b)

Menyusun rencana pembelajaran tanpa mempertimbangkan aspek teknologi.

c)

Mengabaikan pentingnya konten dalam proses pembelajaran.

d)

Fokus hanya pada penilaian hasil belajar tanpa memperhatikan proses.

49.

Disajikan narasi kemampuan guru dalam penguasaan materi di era digital dan AI,

a)

Menilai kemampuan guru sebagai modal pengembangan diri guru secara berkelanjutan.

b)

Mengabaikan perkembangan teknologi dalam pembelajaran.

c)

Mengurangi peran guru dalam proses pembelajaran.

d)

Membatasi akses informasi bagi siswa.

50.

Disajikan narasi kemampuan guru dalam penggunaan AI untuk pembelajaran yang bermakna, mahasiswa dapat

a)

Mengidentifikasi masalah dan solusinya secara ilmiah untuk menunjukkan jati diri sebagai guru profesional.

b)

Mengabaikan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran.

c)

Menggunakan AI hanya untuk hiburan di kelas.

d)

Menolak penggunaan AI dalam pendidikan tanpa alasan yang jelas.