Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis AIR PERMEABILITAS REMBESAN

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa dampak utama tekanan air pori yang tidak terkontrol pada stabilitas fondasi?

a)

Meningkatkan daya dukung tanah

b)

Mengurangi potensi penurunan struktur

c)

Menyebabkan kegagalan fondasi dan penurunan struktur

d)

Meningkatkan kekuatan geser tanah

2.

Fenomena “piping” pada bendungan terutama disebabkan oleh:

a)

Aliran air horizontal di zona jenuh

b)

Erosi internal akibat gradien hidrolik tinggi

c)

Peningkatan viskositas air

d)

Pengaruh temperatur pada permeabilitas

3.

Zona tanah di atas muka air tanah (MAT) dengan pori terisi sebagian air dan udara disebut:

a)

Zona jenuh (phreatic zone)

b)

Zona kapiler

c)

Zona tak jenuh (vadose zone)

d)

Akuifer

4.

Berdasarkan Hukum Darcy, debit rembesan (Q) dipengaruhi secara langsung oleh faktor berikut, KECUALI:

a)

Koefisien permeabilitas (k)

b)

Luas penampang aliran (A)

c)

Berat jenis air (γ_w)

d)

Gradien hidrolik (i)

5.

Uji permeabilitas “tinggi jatuh” (falling head) digunakan untuk tanah:

a)

Berbutir kasar (kerikil)

b)

Dengan koefisien permeabilitas sangat rendah (lempung)

c)

Pada kondisi tidak jenuh

d)

Dengan anisotropi tinggi

6.

Gradien hidrolik kritis (i_cr) terjadi ketika:

a)

Debit rembesan maksimum tercapai

b)

Tegangan efektif tanah menjadi nol

c)

Tekanan artesis muncul

d)

Aliran berubah dari laminer ke turbulen

7.

Untuk mencegah “boiling” pada dasar galian, teknik yang paling efektif adalah:

a)

Cut-off walls

b)

Grouting

c)

Sistem wellpoint dewatering

d)

Drainage blankets

8.

Anisotropi permeabilitas tanah ditandai oleh:

a)

k_horizontal > k_vertikal

b)

Angka pori (e) tidak seragam

c)

Derajat kejenuhan berfluktuasi

d)

Ukuran butiran seragam

9.

Fungsi garis ekipotensial dalam jaring arus (flow net) adalah:

a)

Menunjukkan lintasan partikel air

b)

Menghubungkan titik dengan head hidrolik sama

c)

Menandai batas zona aliran turbulen

d)

Menunjukkan arah gaya rembesan

10.

Mengapa lempung efektif sebagai penghalang rembesan?

a)

Porositas tinggi

b)

Ukuran pori mikro dan gaya elektrostatik

c)

Gradien hidrolik kritis rendah

d)

Tidak terpengaruh temperatur

11.

Apa penyebab utama fenomena likuefaksi pada tanah saat terjadi gempa bumi?

a)

Peningkatan tekanan air pori secara tiba-tiba

b)

Penurunan angka pori tanah

c)

Pengurangan gradien hidrolik

d)

Stabilisasi tegangan efektif

12.

Jika koefisien permeabilitas tanah (k) = 0.01 cm/s, gradien hidrolik (i) = 0.5, dan luas penampang (A) = 2 m², berapakah debit rembesan (Q)?

a)

0.01 m³/s

b)

0.001 m³/s

c)

0.1 m³/s

d)

1 m³/s

13.

Zona manakah yang ditandai dengan tegangan air pori negatif (suction) dan fluktuasi kelembaban akibat evapotranspirasi?

a)

Zona jenuh (phreatic zone)

b)

Zona kapiler

c)

Zona tak jenuh (vadose zone)

d)

Zona artesis

14.

Dalam analisis jaring arus, berapa debit rembesan (q) per meter lebar jika k = 10⁻⁵ m/s, total head loss (H) = 10 m, Nf = 4, dan Nd = 8?

a)

5 × 10⁻⁵ m³/s/m

b)

2 × 10⁻⁵ m³/s/m

c)

4 × 10⁻⁵ m³/s/m

d)

1 × 10⁻⁴ m³/s/m

15.

Mengapa tekanan kapiler dapat terjadi pada tanah?

a)

Adanya perbedaan gaya tarik molekul air di bidang batas dua material berbeda.

b)

Pengaruh gravitasi yang mendominasi zona tak jenuh.

c)

Kohesi antarpartikel lempung yang tinggi.

d)

Tekanan artesis dari akuifer dalam.

16.

Jika berat volume efektif tanah (γ’) = 10 kN/m³ dan γ_w = 9.81 kN/m³, berapakah gradien hidrolik kritis (i_cr) untuk mencegah boiling?

a)

0.5

b)

1.02

c)

1.5

d)

2.0

17.

Mineral lempung seperti montmorillonite efektif sebagai penghalang rembesan karena sifatnya yang…

a)

Memiliki angka pori sangat tinggi

b)

Mengembang saat terkena air dan menutup pori

c)

Berbutir kasar dan stabil secara kimia

d)

Membentuk kristal impermeabel saat kering

18.

Pada kondisi aliran rembesan vertikal ke atas di hilir bendungan, risiko “boiling” terjadi jika…

a)

Gaya rembesan ke atas > berat efektif tanah

b)

Gaya rembesan ke atas < berat efektif tanah

c)

Tekanan air pori negatif

d)

Gradien hidrolik < 1.0

19.

Metode uji permeabilitas “Constant Head Test” cocok untuk jenis tanah…

a)

Lempung dengan k = 10⁻⁸ cm/s

b)

Lanau dengan k = 10⁻⁵ cm/s

c)

Pasir kasar dengan k = 10⁻² cm/s

d)

Batuan retak dengan k = 10⁻⁴ cm/s

20.

Fluktuasi muka air tanah (MAT) akibat pemompaan berlebihan dapat menyebabkan…

a)

Peningkatan daya dukung tanah fondasi

b)

Penurunan tanah (land subsidence) permanen

c)

Penurunan risiko likuefaksi

d)

Peningkatan kualitas air tanah