Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

REMED KMB 1 ( 3 JANUARI 2026)

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Seorang sedang melakukan Tindakan pemeriksaan pada dada klien dan ditemukan hasil kripitasi positip, tehnik pemeriksaan yang digunakan adalah :

a)

PALPASI

b)

AUSKULTASI

c)

INSPEKSI

d)

PERKUSI

2.

Seorang  klien mengalami sesak  nafas, tampak nafas pendek dan cepat, perawat melakuian pengajian dan hasil TTV  nya  RR 30x/mnt, TD 120/90 mmHg, Suhu 380 C, bila  dilihat  dari pola  nafas  nya  klien termasuk :

a)

Kusmul

b)

HYPERVENTILASI

c)

HYPOVENTILASI

d)

CHEYNE STOKE

3.

YANG MERUPAKAN Fragmen sel dalam darah yang berperan penting dalam proses pembekuan darah adalah

a)

eritrosit

b)

leukosit

c)

heparin

d)

platelet

4.

Pada klien dengan anemia maka akan di temukan beberapa masalah keperawatan yang paling perioritas maslah keperawatan adalah

a)

intoleransi aktivitas

b)

gangguan perfusi jaringan perifer

c)

gangguan perfusi jaringan

d)

Defisit nutrisi

5.

pada klien dengan keganasan darah leukemia yang menjadi golden sign pada pemeriksaan lab adalah

a)

eritrosit

b)

trombosit

c)

leukosit

d)

platelet

6.

Penatalaksanaan pada klien leukimia adalah dengan melakukan

a)

Transfusi setiap 3 bulan sekali

b)

pemeberian zat besi sepanjang hidup

c)

kemoterapi

d)

Radioterapi

7.

Seorang perawat sedang melakukan tindakan menyiapkan dokumen persetujuan pemberian transfusi , apakah type tindakan keperawatan tersebut ?

a)

Observasi

b)

edukasi

c)

kolaborasi

d)

terapeutik

8.

APAKAH KALIAN TAHU KARAKTERISTIK DARAH YANG KELUAR DARI PEMBULUH DARAH VENA

a)

MERAH MUDAH

b)

MERAH TERANG

c)

MERAH TUA

d)

MURAH MUDA

9.

PEMERIKSAAN DARAH LENGKAP BIASANYA DIAMBIL DARI PEMBULUH DARAH

a)

ARTERI

b)

VENA

c)

PERIPER

d)

KAPILER

10.

PENYIMPANAN LEUKOSIT DAN PEMECAHAN ERITROSIT ADALAH

a)

HEPAR

b)

LIEN

c)

KARDIOVASKULER

d)

GINJAL

11.

Seoarng laki-laku berumur 40 tahun datang ke poli penyakit dalam dengan keluhan nyeri kepala tertusuk tusuk dan pegal berat menjalar kedua bahu, keluhan disertai sering menguap,mengantuk dan mual, skala nyeri 5, keluhan dirasakan 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 160/110 mmHg, nadi 100 x/mt, respirasi 22 x/mt, akral dingin. Apa data pengembangan nyeri yang diperoleh data pasien mengatakan nyeri kepala dengan skala 5?

a)

Etiologi

b)

Problem

c)

Severity

d)

Region

e)

Quality

12.

Seoarng laki-laku berumur 40 tahun datang ke poli penyakit dalam dengan keluhan nyeri kepala tertusuk tusuk dan pegal berat menjalar kedua bahu, keluhan disertai sering menguap,mengantuk dan mual, skala nyeri 5, keluhan dirasakan 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 160/110 mmHg, nadi 100 x/mt, respirasi 22 x/mt, akral dingin, IMT 23. Riwayat keluarga hipertensi. Laboratorium GDS 100 md/dl, kolesterol total 300 mg/dl. Apakah pencetus tidak terkontrolpada kasus tersebut?

a)

Menjalar kedua bahu

b)

Riwayat keluarga hipertensi

c)

Nyeri kepala

d)

Kolesterol

e)

IMT 23

13.

Seorang laki +IBM- laki berusia 48 tahun dirawat di RS, di ruang penyakit dalam dengan diagnosis medis CHF. Keluhan saat ini sesak nafas dari hasil pengkajian didapat batuk produktif (-), ronkhi (-), TTV : TD 100/70 mmHg, frekuensi napas 26 x/menit, mendapat terapi O2 1 +IBM- 6 liter/menit

a)

Face Mask

b)

Ventury Mask

c)

Rebreatihing Mask

d)

Nasal Kanul

14.

Seorang laki +IBM- laki berusia 48 tahun dirawat di RS, di ruang penyakit dalam dengan diagnosis medis CHF. Keluhan saat ini sesak nafas. Perawat akan melakukan auskultasi jantung, dimana melakukan perkusi jantung unutk mengetahui adanya kardiomegali. Apa datahasil yang akan ditemukan oleh perawat tersebut?

a)

Bunyi jantung 1 lebih tinggi daripada buji jantung 2

b)

Dulness terdengar mulai ICS 2 kiri

c)

Terdengar BI 1 dan BJ 2

d)

Dullness melebihi ICS 5

15.

Seorang laki laki, umur 48 tahun, di rawat di RS dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri, nyeri dirasakan terutama ketika melakukan aktivitas. Hasil pemeriksaan: pasien tampak meringis, skala nyeri 5, akral teraba dingin, pucat, frekuensi napas 24 x/menit, frekuensi nadi 90 x/menit. Apakah intervensi keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

a)

Ajarkan relaksasi napas dalam

b)

Atur posisi semi fowler

c)

Monitor sirkulasi perifer

d)

Batasi aktivitas fisik

16.

Seorang laki-laki 56 tahun dengan diagnosis CHF di rawata d ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak berat dan gelisah, Pengkajian : TD 100/ 70 mmHg, nadi 110x/mt, suhu 38,20C, acral dingin, terpasang O2 mengunakan masker no rebreathing 15 L/mt. AGD: PO2 80 mmHg, PCO2 65 mmHg, HCO3-+AKA-20, SaO2 85, pH 7,25. Apa Diagnosis Keperawatan pada kasus tersebut?

Question 10Answer

a.

Gangguan ventikasi spontan bd kelelahan otot paru

b.

Resiko aspirasi bd efek agen farmakologis

c.Gangguan pertukaran gas bd perubaha

n membran alveolar

d.

Pola nafas tidak efektif bd hambatan upaya nafas

a)

Pola nafas tidak efektif bd hambatan upaya nafas

b)

Gangguan pertukaran gas bd perubaha

n membran alveolar

c)

Gangguan ventikasi spontan bd kelelahan otot paru

d)

Resiko aspirasi bd efek agen farmakologis

17.

Seorang laki-laki umur 45 tahun dirawat di ruang penyakit dalam. Hasil wawancara pasien mengelur pusing, lemes dan mata berkunang-kunang, berdasaarkan dari laboratorium fasilitas layanan kesehatan pertama diperoleh Hb 5 mg/dl. Apa hasil pemeriksaan fisik yang diperoleh pada kasus tersebt?

a)

Mukosa bibir lembab

b)

Conjungtiva an anemis

c)

Tidak ditemukan clubbing finger

d.

d)

CRT +AD4-3 detik

18.

Seorang laki-laki, berusia 45 tahun dengan riwayat hipertensi datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri dan rahang. Hasil pengajian pasien tampak pucat dan gelisah, tekanan darah 150/110 mmHg, nadi 100xmt, akral dingin. Apa pemeriksaan diagnostik yang tepat pada kasus diatas?

a)

EKG

b)

USG

c)

CT SCAN

d)

TRIDMILD

19.

Seorang laki-laki, umur 58 tahun dengan diagnosis CHF, dirawat di RS dengan keluhan sesak napas, terutama saat beraktifitas. Pasien mengeluh mudah cape, lelah, batuk, mual dan tidak nafsu, Hasil pemeriksaan: frekuensi 24 x/mt, napas frekuensi nadi 104 x/menit, hasil rongten dada : CTR 60+ACU-. Apakah evaluasi prioritas pada kasus tersebut?

a)

Toleransi aktifitas meningkat.

b)

Mobilitas fisik meningkat.

c)

Status nutrisi membaik.

d)

Pola napas membaik.

20.

Seorang perawat sedang melakukan pengkajian pada klien yang baru masuk ruangan internis  dengan dx effuse pleura, pada  saat  melakukan pemeriksaan fisik  didapatkan hasil dullness, tehnik  apa  yag digunakan perawat tersebut :

a)

AUSKULTASI

b)

INSPEKSI

c)

PALPASI

d)

PERKUSI

21.

Pada klien yang didiagnosis pneumonia akan mengalami penurunan supali Oksigen, terjadi penurunan difusi, sehingga terjadi ketidak seimbangan komponen asam basa, Tetapi kondisi Ph darah normal, kondisi ini dapat di dtemukan diagnosis keperawatan

a)

resiko hipertermi

b)

Gangguan ventilasi

c)

gangguan pertukaran gas

d)

Inefektif bersihan jalan nafas

22.

seorang perawat sedang melakukan tindakan perawatan trakheastomi, hari kedua klien terpasang oksigen, pada saat penggantian kasa di sekitas lubang trakheastomi , bagaiaman sebaiknya posisi oksigennya ?

a)

sementara di off

b)

tetap terpasang

c)

bisa di off dan bisa on

d)

tergantung situasi klien

23.

Seorang perawat melakukan pengkajian pada klien dengan gangguan pernapasan, klien posisi supine, hasil pengkajian awal RR 28x/mnt, klien akan melakukan pemeriksaan pernapasan ulang, maka setelah cuci tangan dan salam terapetik , perawat melakukan .....

a)

memberikan posisi nyaman pada klien

b)

memberi posisi semi fowler

c)

memeriksaa pernapasan klien

d)

mendegarkan bunyi napas

24.

Pada klien dengan diagnosis AB terdapat peningkatan produksi mukus karena adanya alergen yang masuk, yang mengakibatkan rangsangan batuk.,maka dapat di temukan diagnosis perawatan

a)

Resiko aspirasi

b)

inefektif bersihan jalan nafas

c)

C.

gangguan pertukaran gas

d)

gangguan pola nafas tidak efektif

25.

Seorang klien laki2 45 tahun dibawa ke RS karena mengeluh nyeri dada sebelah kanan, nyeri seperti di iris2 nyeri skala 6, dx klien Efusi Pleura, RR 24x/mnt, Nadi 90x/mnt, berdasarkan kasus diatasdiagnosa utama adalah

 

a)

Gangguan pola nafas

b)

Inefektif bersihan jalan nafas

c)

Gangguan rasa nyaman

d)

Nyeri pleuretik

26.

Seorang perawat sedang memeriksa klien dengan gangguan sistem pernapasan ditemuka deviasi trakhea, tehnik pemeriksaan dengan :

a)

Perkusi dan auskultasi

b)

Inspeksi dan Palpasi

c)

Inspeksi dan perkusi

d)

Perkusi dan palpasi

27.

Kondisi kolapsnya sebagian atau seluruh bagian paru-paru sehingga tidak dapat terisi udara dan memengaruhi fungsi pertukaran oksigen adalah

a)

atelektasis paru

b)

empioma paru

c)

dyspnea

d)

Effusi pleura

28.

Seorang klien dirawat di ruang internis dengan diagnosa asma brohkheale, hasil pengakajian RR 30 x/mnr, tampak cuping hidung pasitip, terdengar whezing, suara whwzing biasa nya terdengar saat

a)

Batuk

b)

Bernapas

c)

Inspirasi

d)

Ekspirasi

29.

Seorang klien laki-laki di rawat dengan keluhan sesak di ruang internal, hasil pengkajian klien tampak sesak, RR 28 x/mnt, tampak otot2 bantu pernapasan, cuping hidung Positip, fase ekspoirasi menurun dari kasus ini diagnosa prioritas adalah keperawatan

a)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

b)

Otot pernapasana tidak efektif

c)

Pola nafas tidak efektif

d)

Gangguan pernapasan

30.

Pada klien dengan gangguan pernapasan di rawat diruang internis terpasang oksigen rebrething mask, tampak lemas, dan gelisah, bila di lihat dari kondisi klien , type pernapasan klien biasanya :

a)

Hypoventilasi

b)

Hyperventilasi

c)

Dyspnea

d)

Apnea