WorksheetsPostes A4 Apt 50
Total questions: 13
Worksheet time: 12mins
Seorang apoteker di laboratorium farmasi sedang mengembangkan sediaan tablet salut enterik yang mengandung bahan aktif untuk pengobatan penyakit gastrointestinal. Tablet ini dirancang untuk melindungi bahan aktif dari asam lambung dan memastikan pelepasan obat yang tepat di usus. Apoteker harus mempertimbangkan berbagai faktor dalam formulasi, termasuk pemilihan eksipien, pengujian mutu fisik, dan stabilitas sediaan.Apa yang menjadi faktor utama dalam pemilihan bahan pengikat untuk tablet salut enterik?
Kemampuan untuk membentuk ikatan yang kuat dan stabil pada kondisi pH yang berbeda.
Biaya yang rendah dan ketersediaan bahan.
Kemampuan untuk meningkatkan rasa tablet.
Kemampuan untuk mempercepat proses pembuatan tablet.
Kemampuan untuk mengurangi ukuran tablet.
Jika tablet salut enterik tidak hancur di usus, apa yang mungkin menjadi penyebabnya?
Kualitas lapisan enterik yang buruk atau ketidakcocokan pH.
Terlalu banyak bahan pengisi.
Terlalu banyak bahan pengisi.
Ukuran tablet yang terlalu kecil.
Penggunaan pengikat yang tidak sesuai.
Lina adalah seorang apoteker yang sedang melakukan penelitian tentang tablet salut enterik. Dia ingin mengetahui mengapa penting untuk melakukan uji disolusi pada tablet tersebut.
Untuk memastikan tablet memiliki rasa yang baik.
Untuk menentukan laju dan profil pelepasan bahan aktif di lingkungan usus.
Untuk mengukur kekerasan tablet.
Untuk memastikan tablet tidak lengket.
Dalam pengembangan sediaan tablet, mengapa penting untuk melakukan uji kekerasan tablet?
Untuk memastikan tablet memiliki ukuran yang konsisten.
Untuk menentukan laju disolusi bahan aktif.
Untuk mengukur stabilitas kimia tablet.
Untuk memastikan tablet tidak hancur selama penyimpanan.
Seorang apoteker sedang merumuskan sediaan krim topikal yang mengandung bahan aktif anti-inflamasi. Apa yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan emulsifier untuk sediaan tersebut?
Kemampuan emulsifier untuk meningkatkan penyerapan kulit.
Biaya dan ketersediaan emulsifier.
Kemampuan emulsifier untuk membentuk emulsi stabil pada pH yang berbeda.
Kemampuan emulsifier untuk memberikan aroma yang baik.
Dalam proses produksi sediaan injeksi, mengapa penting untuk menjaga sterilitas selama proses pengemasan?
Untuk mengurangi biaya produksi.
Untuk memastikan stabilitas fisik sediaan.
Untuk mencegah kontaminasi mikroba yang dapat membahayakan pasien.
Untuk meningkatkan umur simpan produk.
