NEW
Font size
WorksheetsQuiz Dhaifa Mauliza
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
1. Apa perbedaan utama antara Gerak Murni (Pure Movement) dan Gerak Makna (Meaningful Movement) dalam seni tari?
A. Gerak Murni adalah gerak yang memiliki maksud tertentu, sedangkan Gerak Makna adalah gerak yang tidak memiliki arti.
B. Gerak Murni menggunakan teknik tari klasik, sementara Gerak Makna hanya menggunakan gerak sehari-hari.
C. Gerak Murni adalah gerak yang tidak memiliki maksud tertentu di baliknya, sementara Gerak Makna adalah gerak yang memiliki pesan atau arti simbolik.
D. Gerak Murni selalu dilakukan dalam tari tradisional, sementara Gerak Makna hanya ada dalam tari kontemporer.
2. Dalam analisis komposisi tari, apa yang dimaksud dengan prinsip Unison?
A. Gerakan yang serupa namun dilakukan pada level atau arah hadap yang berbeda.
B. Gerakan yang dilakukan secara serentak oleh semua penari dengan pola dan waktu yang sama
C. Gerakan yang berlawanan arah dengan penari lain untuk menciptakan ketegangan visual.
D. Gerakan yang dilakukan secara bergantian oleh penari yang berbeda.
3. Berikut ini manakah yang merupakan ciri utama dari tarian yang berfungsi sebagai ritual?
A. Melibatkan interaksi aktif antara penari dan penonton di sepanjang pertunjukan.
B. Bertujuan utama untuk pertunjukan komersial dan hiburan massal
C. Dipentaskan dalam rangka upacara adat atau keagamaan tertentu
D. Memiliki pola gerak yang sangat bebas dan tidak terikat aturan tradisi.
4. Siapakah tokoh koreografer Indonesia yang sering disebut sebagai pelopor Tari Kontemporer dan dikenal dengan eksplorasi gerak-gerak tradisi Jawa yang diolah secara modern, dengan karya ikonik seperti “Setan Jawa”?
A. Bagong Kussudiardja
B. Didik Nini Thowok
C. Gusmiati Suid
D. Sardono W. Kusumo
5. Aspek Waktu dalam elemen dasar tari sering kali diwujudkan melalui…
A. Kualitas Gerak (keras, lembut) dan Kekuatan (tekanan).
B. Tempo (cepat, lambat) dan Irama (ritme).
C. Level (tinggi, sedang, rendah) dan Arah Hadap (depan, samping, belakang).
D. Improvisasi dan Pola Lantai (Floor Pattern).
6. Tari Balet Klasik memiliki karakteristik teknik yang sangat ketat dan mengutamakan ilusi ringan, melayang, serta tema-tema fantastis dan emosional. Karakteristik estetika ini muncul paling kuat pada era…
A. Postmodern
B. Klasik (abad 18)
C. Romantisisme
D. Baroque
7. Istilah yang menggambarkan penataan ruang gerak, seperti penggunaan level (tinggi, sedang, rendah) dan arah hadap penari, disebut...
A. Desain Simetris
B. Desain Bawah
C. Desain Lantai
D. Desain Udara
8. Dalam konteks tari tradisi Jawa, apa yang dimaksud dengan konsep Wiraga, Wirama, dan Wirasa?
A. Tiga fungsi tari (ritual, sosial, hiburan).
B. Tiga elemen pementasan (kostum, musik, properti).
C. Tiga tingkatan penari (pemula, madya, mahir).
D. Tiga kesatuan unsur utama (raga/gerak, irama/musik, rasa/penghayatan) yang harus dipenuhi oleh seorang penari.
9. Salah satu fungsi utama dari musik iringan dalam sebuah pertunjukan tari adalah...
A. Sebagai properti yang harus dibawa oleh setiap penari.
B. Menentukan warna kostum dan riasan penari.
C. Menggantikan peran koreografer dalam menciptakan pola lantai.
D. Memberikan suasana emosional dan mengatur tempo gerakan.
10. Apa yang menjadi fokus utama dalam pementasan Tari Postmodern dibandingkan dengan Tari Modern sebelumnya?
A. Pemanfaatan panggung prosenium yang mewah dan properti yang mahal.
B. Penciptaan teknik gerakan yang semakin virtuositas (sulit) dan terstruktur.
C. Penolakan terhadap formalisme dan eksplorasi gerak sehari-hari (everyday movement).
D. Kembali ke bentuk-bentuk tari ritual yang paling murni dan sakral.
