Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz tentang Cabang-cabang Iman

Total questions: 99

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apa judul utama dari materi yang ditampilkan pada gambar?

a)

Cabang-cabang Iman

b)

Syu’abul Iman Cabang-cabang Iman

c)

Memahami Hakikat Iman

d)

Mewujudkan Ketauhidan

2.

Siapa penulis dari materi “Syu’abul Iman Cabang-cabang Iman” yang tertera pada gambar?

a)

Rian Hidayat

b)

Ahmad Fauzi

c)

Siti Nurhaliza

d)

Muhammad Yusuf

3.

Apa tujuan dari mempelajari cabang-cabang iman menurut gambar tersebut?

a)

Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Cabang-cabang Iman

b)

Menghafal seluruh cabang iman

c)

Menjadi orang kaya

d)

Menguasai ilmu pengetahuan umum

4.

Berdasarkan gambar, cabang-cabang iman digambarkan dalam bentuk apa?

a)

Pohon dengan cabang-cabang

b)

Sungai yang bercabang

c)

Rumah bertingkat

d)

Gunung yang tinggi

5.

Salah satu cabang iman yang dituliskan pada pohon di gambar adalah...

a)

Bersyukur atas nikmat

b)

Membaca novel

c)

Bermain bola

d)

Menyanyi di panggung

6.

Bagaimana cara mewujudkan ketauhidan menurut materi ini?

a)

Dengan memahami dan mengamalkan cabang-cabang iman

b)

Dengan berdiam diri saja

c)

Dengan menghindari semua aktivitas sosial

d)

Dengan hanya membaca buku

7.

Apa yang biasanya dilakukan sebelum memulai pelajaran menurut gambar di atas?

a)

Membaca doa atau basmalah

b)

Langsung belajar tanpa persiapan

c)

Bermain terlebih dahulu

d)

Menulis catatan

8.

Apa yang dimaksud dengan syu’abul iman menurut tujuan pembelajaran pada materi ini?

a)

Cabang-cabang iman, pengertian, dalil, macam, dan manfaatnya

b)

Hanya pengertian iman saja

c)

Hanya dalil tentang iman

d)

Hanya manfaat iman

9.

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu mempresentasikan makna syu’abul iman. Apa yang dimaksud dengan mempresentasikan dalam konteks ini?

a)

Menyampaikan makna cabang-cabang iman kepada orang lain

b)

Menghafal cabang-cabang iman

c)

Menulis dalil tentang iman

d)

Membaca doa sebelum belajar

10.

Mengapa penting untuk meyakini bahwa dalam iman terdapat banyak cabang-cabangnya?

a)

Karena iman memiliki banyak aspek yang harus diamalkan dalam kehidupan

b)

Karena iman hanya satu cabang saja

c)

Karena iman tidak perlu diyakini

d)

Karena iman hanya untuk dipelajari, bukan diamalkan

11.

Sikap apa saja yang perlu dibiasakan sebagai bagian dari cabang iman menurut tujuan pembelajaran ini?

a)

Disiplin, jujur, dan bertanggung jawab

b)

Malas, tidak jujur, dan tidak peduli

c)

Sombong, iri hati, dan dengki

d)

Tidak disiplin, tidak jujur, dan tidak bertanggung jawab

12.

Berdasarkan infografis, cabang iman dapat dibuktikan dengan apa saja?

a)

Lisan, hati, dan perbuatan

b)

Pikiran dan perasaan saja

c)

Hanya dengan lisan

d)

Hanya dengan perbuatan

13.

Apa saja yang dibahas dalam PPT ini menurut outline yang tertera?

a)

Kisah Keimanan, Defenisi Iman, Defenisi Syu’abul Iman, Dalil Naqli tentang Syu’abul Iman, Macam-macam Syu’abul Iman, Tanda-tanda orang yang beriman

b)

Kisah Nabi, Defenisi Islam, Dalil Aqli tentang Syu’abul Iman, Macam-macam Ibadah, Tanda-tanda orang munafik

c)

Kisah Sahabat, Defenisi Tauhid, Dalil Naqli tentang Ibadah, Macam-macam Shalat, Tanda-tanda orang kafir

d)

Kisah Rasul, Defenisi Akhlak, Dalil Aqli tentang Iman, Macam-macam Puasa, Tanda-tanda orang jujur

14.

Apa arti kata kunci “Iman” menurut istilah yang sering digunakan dalam pembahasan keimanan?

a)

Ma’rifatun bil qalbi, Iqrarun bil lisan, ‘amalan bil arkan

b)

Mengetahui dengan akal, berbicara dengan hati, beramal dengan tangan

c)

Percaya dengan pikiran, berkata dengan mulut, berbuat dengan hati

d)

Menyadari dengan jiwa, mengucapkan dengan lisan, beramal dengan niat

15.

Salah satu cabang iman yang digambarkan pada pohon Syu’abul Iman adalah...

a)

Bersyukur atas Nikmat

b)

Berbohong kepada orang lain

c)

Sombong terhadap sesama

d)

Mengabaikan janji

16.

Mengapa penting memahami macam-macam Syu’abul Iman dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Agar dapat mengamalkan cabang-cabang iman dalam perilaku sehari-hari

b)

Supaya bisa menghafal semua istilah agama

c)

Agar bisa membedakan antara iman dan kufur secara teori saja

d)

Supaya dapat menilai keimanan orang lain

17.

Siapakah Abdullah bin Hudzafah As-Sahmi?

a)

Seorang sahabat Rasulullah SAW

b)

Seorang raja Romawi

c)

Seorang penyair Arab

d)

Seorang pedagang dari Persia

18.

Apa kisah inspiratif yang terkait dengan Abdullah bin Hudzafah As-Sahmi?

a)

Mencium kepala Raja Romawi

b)

Menaklukkan kota Mekah

c)

Menulis kitab suci

d)

Menjadi khalifah pertama

19.

Siapakah nama panglima perang yang menjadi tokoh utama dalam kisah pembebasan Negeri Syam pada materi ini?

a)

Abdullah bin Hudzaifah

b)

Heraklius

c)

Muhammad bin Abdullah

d)

Umar bin Khattab

20.

Apa tujuan utama misi Abdullah bin Hudzaifah di kota benteng pertahanan Kaisariah?

a)

Membebaskan tahanan Romawi

b)

Memerangi penduduk Kaisariah

c)

Menjadi kaisar Romawi

d)

Menjadi utusan Heraklius

21.

Bagaimana sikap Abdullah bin Hudzaifah ketika ditawari harta, jabatan, dan putri Heraklius dengan syarat menjadi murtad?

a)

Ia menerima tawaran tersebut

b)

Ia menolaknya dengan tegas

c)

Ia meminta waktu untuk berpikir

d)

Ia pura-pura menerima lalu melarikan diri

22.

Apa yang dilakukan Heraklius untuk menguji keteguhan Abdullah bin Hudzaifah setelah tawarannya ditolak?

a)

Memberinya hadiah

b)

Menyiksanya dengan tidak memberi makan dan minum selama 3 hari 3 malam

c)

Mengusirnya dari kerajaan

d)

Mengangkatnya menjadi panglima perang

23.

Mengapa Abdullah bin Hudzaifah tetap bertahan meskipun diancam akan dieksekusi dan diturunkan dari salib?

a)

Karena ia ingin menjadi pahlawan

b)

Karena ia ingin mendapatkan harta

c)

Karena ia tetap berpegang teguh pada prinsip dan keimanannya

d)

Karena ia takut pada Heraklius

24.

Apa yang terjadi pada tawanan lain sebelum Abdullah saat dilempar ke dalam kuali besar berisi air mendidih?

a)

Mereka selamat

b)

Mereka langsung meleleh hingga tinggal tulang

c)

Mereka melarikan diri

d)

Mereka diampuni oleh Heraklius

25.

Analisislah, mengapa Heraklius terus-menerus mencoba membujuk Abdullah bin Hudzaifah untuk meninggalkan agamanya? (DoK 3)

a)

Karena Heraklius ingin menguji kekuatan iman Abdullah dan menunjukkan kekuasaan Romawi

b)

Karena Heraklius ingin menjadi sahabat Abdullah

c)

Karena Heraklius ingin mempelajari agama Islam

d)

Karena Heraklius ingin membebaskan Abdullah

26.

Mengapa Heraklius menawarkan Abdullah bin Hudzafah untuk masuk ke agama Nasrani?

a)

Karena Heraklius ingin menguji keyakinan Abdullah bin Hudzafah

b)

Karena Heraklius ingin mendapatkan sekutu baru

c)

Karena Heraklius takut dengan kematian dan berharap Abdullah akan meninggalkan keyakinannya kepada Allah Swt.

d)

Karena Abdullah bin Hudzafah memintanya

27.

Apa alasan Abdullah bin Hudzafah menangis di hadapan Heraklius?

a)

Karena ia takut mati

b)

Karena ia rindu keluarganya

c)

Karena ia hanya memiliki jiwa sebanyak rambutnya, sehingga tidak banyak yang bisa ia korbankan untuk menebus agama

d)

Karena ia ingin masuk agama Nasrani

28.

Apa syarat yang diajukan Heraklius agar Abdullah bin Hudzafah dan 300 tawanan perang lainnya dibebaskan?

a)

Abdullah harus masuk agama Nasrani

b)

Abdullah harus membayar tebusan

c)

Abdullah harus mencium kepala Heraklius

d)

Abdullah harus menyerahkan senjatanya

29.

Apa isi janji manusia kepada Allah Swt yang disebutkan dalam QS. al-A’raf ayat 172?

a)

Manusia bersaksi bahwa Allah adalah Tuhan mereka

b)

Manusia meminta rezeki kepada Allah

c)

Manusia berjanji untuk tidak berbuat dosa

d)

Manusia meminta ampunan kepada Allah

30.

Menurut QS. al-A’raf ayat 172, mengapa Allah mengambil kesaksian dari roh anak cucu Adam?

a)

Agar manusia tidak mengaku lupa di hari kiamat

b)

Agar manusia selalu berdoa

c)

Agar manusia menjadi kaya

d)

Agar manusia tidak sakit

31.

Apa yang dijawab oleh roh anak cucu Adam ketika Allah bertanya, “Bukankah Aku ini Tuhanmu?”

a)

Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi

b)

Kami tidak tahu

c)

Kami tidak percaya

d)

Kami ingin bukti

32.

Apa makna dari gambar yang menunjukkan ruh bayi sebelum lahir sedang berjanji kepada Allah?

a)

Setiap manusia telah bersaksi bahwa Allah adalah Tuhannya sebelum lahir ke dunia

b)

Setiap manusia memilih orang tuanya sebelum lahir

c)

Setiap manusia sudah mengetahui masa depannya sebelum lahir

d)

Setiap manusia sudah mengetahui rezekinya sebelum lahir

33.

Apa arti kata "Iman" dalam bahasa Indonesia?

a)

Kepercayaan

b)

Keraguan

c)

Ketakutan

d)

Kegembiraan

34.

Tulisan Arab yang terdapat pada gambar di atas adalah...

a)

إيمان

b)

إسلام

c)

إحسان

d)

علم

35.

Apa topik utama yang dibahas dalam gambar tersebut?

a)

Mengenal Iman

b)

Mengenal Ilmu

c)

Mengenal Islam

d)

Mengenal Amal

36.

Apa makna iman secara etimologis menurut gambar di atas?

a)

Berasal dari kata amana - yu’minu – imanan, berarti tasdiq yaitu membenarkan mempercayai.

b)

Berasal dari kata iman, berarti percaya pada manusia.

c)

Berasal dari kata islam, berarti tunduk dan patuh.

d)

Berasal dari kata amal, berarti melakukan perbuatan baik.

37.

Menurut Imam Syafi’i, iman terdiri dari apa saja?

a)

Suatu ucapan, suatu perbuatan, dan suatu niat.

b)

Hanya ucapan saja.

c)

Hanya perbuatan saja.

d)

Hanya niat saja.

38.

Apa tujuan utama dari keimanan menurut materi di atas?

a)

Penghambaan diri pada Allah SWT semata antar manusia dan Penciptanya.

b)

Penghambaan pada manusia lain.

c)

Penghambaan pada golongan tertentu.

d)

Penghambaan pada harta benda.

39.

Sebutkan salah satu macam iman yang disebutkan dalam materi!

a)

Iman Taqledi (mengikuti)

b)

Iman Taqidi (menolak)

c)

Iman Taqribi (mendekatkan)

d)

Iman Taqwim (memperbaiki)

40.

Bagaimana tahapan keimanan menurut materi di atas?

a)

Dibenarkan di dalam qalbu, diikrarkan dengan lisan, diamalkan.

b)

Hanya diucapkan dengan lisan.

c)

Hanya diyakini dalam hati.

d)

Hanya diamalkan tanpa keyakinan.

41.

Jelaskan mengapa iman tidak sempurna jika salah satu dari ucapan, perbuatan, atau niat tidak ada, menurut Imam Syafi’i!

a)

Karena ketiganya saling melengkapi dalam membuktikan keimanan seseorang.

b)

Karena hanya ucapan yang penting.

c)

Karena hanya perbuatan yang penting.

d)

Karena hanya niat yang penting.

42.

Apa saja yang termasuk dalam pilar iman menurut gambar di atas?

a)

Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat, Iman kepada Kitab, Iman kepada Rasul, Iman kepada Hari Akhir, Iman kepada Qadha Qadar

b)

Iman kepada Allah, Iman kepada Nabi, Iman kepada Malaikat, Iman kepada Surga, Iman kepada Kitab, Iman kepada Qadha Qadar

c)

Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat, Iman kepada Nabi, Iman kepada Rasul, Iman kepada Surga, Iman kepada Kitab

d)

Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat, Iman kepada Rasul, Iman kepada Surga, Iman kepada Kitab, Iman kepada Qadha Qadar

43.

Manakah dari berikut ini yang BUKAN termasuk pilar iman?

a)

Iman kepada Allah

b)

Iman kepada Malaikat

c)

Iman kepada Surga

d)

Iman kepada Kitab

44.

Mengapa penting bagi seorang Muslim untuk memahami dan mengamalkan enam pilar iman?

a)

Karena merupakan dasar keimanan dan pedoman hidup seorang Muslim

b)

Karena hanya untuk pengetahuan saja

c)

Karena untuk mendapatkan kekayaan

d)

Karena untuk menjadi terkenal

45.

Jika seseorang hanya percaya kepada Allah dan Rasul, tetapi tidak kepada Qadha Qadar, apakah imannya sudah sempurna menurut pilar iman?

a)

Sudah sempurna

b)

Belum sempurna

c)

Tidak berpengaruh

d)

Tidak perlu pilar iman

46.

Menurut QS. an-Nisa/4: 136, kepada siapa saja orang beriman harus beriman?

a)

Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian

b)

Allah, nabi-nabi, sahabat, dan hari Jumat

c)

Allah, orang tua, guru, dan teman

d)

Allah, malaikat, hewan, dan tumbuhan

47.

Apa akibatnya jika seseorang ingkar kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian menurut QS. an-Nisa/4: 136?

a)

Orang itu telah tersesat sangat jauh

b)

Orang itu akan menjadi kaya

c)

Orang itu akan mendapatkan pahala

d)

Orang itu akan menjadi pemimpin

48.

Apa isi utama dari dalil pilar iman yang terdapat dalam QS. an-Nisa/4: 136?

a)

Perintah untuk tetap beriman kepada Allah, Rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, malaikat-Nya, dan hari kemudian

b)

Perintah untuk berpuasa di bulan Ramadan

c)

Perintah untuk berzakat kepada fakir miskin

d)

Perintah untuk menjaga kesehatan tubuh

49.

Bagaimana hubungan antara iman kepada kitab-kitab Allah dan iman kepada rasul-rasul-Nya menurut QS. an-Nisa/4: 136?

a)

Keduanya merupakan bagian dari pilar iman yang harus diyakini oleh orang beriman

b)

Iman kepada kitab lebih penting dari iman kepada rasul

c)

Iman kepada rasul tidak diperlukan jika sudah beriman kepada kitab

d)

Keduanya tidak saling berkaitan

50.

Apa yang dimaksud dengan Ilmul Yaqin menurut pemaknaan bahasa?

a)

Keyakinan yang didasarkan kepada ilmu, sesuatu yang ada dengan syarat adanya bukti

b)

Keyakinan yang didasarkan kepada pengamatan

c)

Keyakinan yang didasarkan kepada kebenaran mutlak

d)

Keyakinan yang hanya dimiliki oleh para nabi

51.

Siapakah yang cenderung diperuntukkan untuk Ilmul Yaqin?

a)

Mereka yang cenderung rasional

b)

Para ilmuwan

c)

Orang-orang yang ma’rifat

d)

Para pemimpin agama

52.

Apa dasar dari keyakinan pada 'Ainul Yaqin?

a)

Ilmu pengetahuan tanpa bukti

b)

Pengamatan dan kejelasan

c)

Tradisi turun-temurun

d)

Perasaan pribadi

53.

Siapakah yang diperuntukkan untuk 'Ainul Yaqin?

a)

Para ilmuwan

b)

Orang awam

c)

Para pemimpin politik

d)

Anak-anak

54.

Bagaimana Haqqul Yaqin dijelaskan dalam materi ini?

a)

Keyakinan yang didasarkan kepada yang haq atau kebenaran, dengan sifat-sifat yang menyertai kenyataan

b)

Keyakinan berdasarkan tradisi keluarga

c)

Keyakinan yang tidak memerlukan bukti

d)

Keyakinan yang hanya berdasarkan pengamatan

55.

Siapakah yang dapat mencapai tingkat Haqqul Yaqin?

a)

Orang-orang yang ma’rifat

b)

Semua orang tanpa kecuali

c)

Hanya para ilmuwan

d)

Anak-anak sekolah

56.

Bandingkan perbedaan utama antara Ilmul Yaqin, 'Ainul Yaqin, dan Haqqul Yaqin berdasarkan sumber keyakinannya!

a)

Ilmul Yaqin: ilmu, 'Ainul Yaqin: pengamatan, Haqqul Yaqin: kebenaran/haq

b)

Ilmul Yaqin: tradisi, 'Ainul Yaqin: perasaan, Haqqul Yaqin: opini

c)

Ilmul Yaqin: pengamatan, 'Ainul Yaqin: ilmu, Haqqul Yaqin: perasaan

d)

Ilmul Yaqin: kebenaran, 'Ainul Yaqin: tradisi, Haqqul Yaqin: pengamatan

57.

Apa yang termasuk dalam penambah iman menurut gambar di atas?

a)

Mengenal Allah Ta’ala melalui nama-nama dan sifat-sifat-Nya

b)

Berpaling dari mengenal Allah dan nama-nama serta sifat-sifat-Nya

c)

Tidak mau memperhatikan ayat-ayat kauniyah dan syar’iyah

d)

Sedikitnya amal shalih

58.

Manakah yang merupakan pengurang iman berdasarkan materi di atas?

a)

Banyak melakukan ketaatan

b)

Meninggalkan kemaksiatan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah

c)

Melakukan kemaksiatan kepada Allah

d)

Memperhatikan ayat-ayat Allah baik ayat-ayat kauniyah maupun ayat syar’iyah

59.

Mengapa memperhatikan ayat-ayat Allah baik ayat-ayat kauniyah maupun ayat syar’iyah dapat menambah iman?

a)

Karena dapat meningkatkan pengetahuan duniawi saja

b)

Karena memperhatikan ayat-ayat Allah memperkuat keimanan seseorang

c)

Karena membuat seseorang menjadi lebih kaya

d)

Karena mengurangi amal shalih

60.

Seseorang yang sedikit melakukan amal shalih termasuk dalam kategori apa menurut gambar di atas?

a)

Penambah iman

b)

Pengurang iman

c)

Tidak berpengaruh pada iman

d)

Penambah amal duniawi

61.

Bagaimana hubungan antara mengenal Allah dan keimanan seseorang menurut materi di atas?

a)

Semakin mengenal Allah, keimanan semakin berkurang

b)

Semakin mengenal Allah, keimanan semakin bertambah

c)

Tidak ada hubungan antara mengenal Allah dan keimanan

d)

Semakin mengenal Allah, semakin banyak kemaksiatan

62.

Apa yang dimaksud dengan beriman kepada Allah menurut kadar minimal rukun iman?

a)

Beriman dengan wujud (keberadaan) Allah, rububiyah Allah, uluhiyah Allah, dan nama-nama serta sifat-sifat Allah

b)

Beriman kepada para malaikat Allah saja

c)

Beriman kepada kitab-kitab Allah saja

d)

Beriman kepada nabi dan rasul saja

63.

Apa yang harus diyakini secara rinci dan global dalam beriman kepada para malaikat Allah?

a)

Nama-nama, sifat-sifat, dan tugas-tugas malaikat

b)

Hanya nama-nama malaikat

c)

Hanya tugas-tugas malaikat

d)

Hanya sifat-sifat malaikat

64.

Mengimani bahwa seluruh kitab berasal dari Allah merupakan bagian dari rukun iman yang mana?

a)

Iman kepada kitab-kitab Allah

b)

Iman kepada para malaikat Allah

c)

Iman kepada Allah

d)

Iman kepada hari akhir

65.

Mengamalkan hukum-hukum yang ada di dalam kitab Allah selama belum dihapus merupakan salah satu kadar minimal dari rukun iman apa?

a)

Iman kepada kitab-kitab Allah

b)

Iman kepada para malaikat Allah

c)

Iman kepada Allah

d)

Iman kepada takdir

66.

Mengimani secara global nama-nama malaikat yang tidak kita ketahui termasuk dalam tingkat pengetahuan apa?

a)

Pengetahuan global

b)

Pengetahuan rinci

c)

Pengetahuan parsial

d)

Pengetahuan empiris

67.

Mengapa penting untuk membenarkan berita-berita yang terdapat dalam kitab-kitab Allah?

a)

Karena itu merupakan bagian dari kadar minimal iman kepada kitab-kitab Allah

b)

Karena itu hanya tradisi

c)

Karena itu hanya untuk para ulama

d)

Karena itu tidak wajib

68.

Apa yang dimaksud dengan iman kepada para rasul Allah?

a)

Meyakini bahwa seluruh risalah para rasul berasal dari Allah

b)

Meyakini bahwa para rasul adalah manusia biasa tanpa tugas khusus

c)

Meyakini bahwa para rasul hanya berasal dari satu bangsa

d)

Meyakini bahwa para rasul tidak pernah menerima wahyu

69.

Apa saja yang termasuk dalam iman kepada Hari Akhir?

a)

Beriman dengan hari kebangkitan, hari perhitungan, surga dan neraka, serta segala sesuatu setelah kematian

b)

Beriman dengan hari penciptaan dan hari panen

c)

Beriman dengan hari ulang tahun dan hari libur

d)

Beriman dengan hari pernikahan dan hari kelahiran

70.

Iman kepada takdir (Qada dan Qadar) mencakup keyakinan bahwa...

a)

Allah mengetahui segala sesuatu yang terjadi

b)

Semua kejadian adalah kebetulan semata

c)

Takdir hanya berlaku untuk para nabi

d)

Manusia dapat mengubah takdir tanpa izin Allah

71.

Mengapa penting untuk membenarkan berita yang shahih dari para rasul?

a)

Karena berita tersebut adalah wahyu yang benar dari Allah

b)

Karena berita tersebut hanya cerita rakyat

c)

Karena berita tersebut tidak penting untuk kehidupan

d)

Karena berita tersebut hanya untuk hiburan

72.

Bagaimana hubungan antara iman kepada takdir dan kehendak Allah?

a)

Segala sesuatu terjadi dengan kehendak Allah

b)

Segala sesuatu terjadi tanpa campur tangan Allah

c)

Takdir hanya berlaku untuk masa lalu

d)

Takdir tidak ada hubungannya dengan kehendak Allah

73.

Sebutkan salah satu syarat beramal dengan syariat Rasul yang diutus kepada kita!

a)

Mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW

b)

Mengikuti ajaran nenek moyang

c)

Mengikuti ajaran dari negara lain

d)

Mengikuti ajaran yang tidak jelas sumbernya

74.

Mengapa beriman kepada hari perhitungan dan pembalasan (al-Hisaab wal Jazaa’) penting dalam kehidupan seorang Muslim?

a)

Karena hal itu mendorong untuk berbuat baik dan menjauhi keburukan

b)

Karena hal itu tidak berpengaruh pada perilaku

c)

Karena hal itu hanya mitos belaka

d)

Karena hal itu hanya berlaku di masa lalu

75.

Apa arti dari istilah "Syu'abul Iman" dalam konteks keimanan Islam?

a)

Cabang-cabang keimanan

b)

Rukun Islam

c)

Kitab suci

d)

Tempat ibadah

76.

Siapakah penulis kitab Qamiuth-Thughyan ‘ala Manzhumati Syu’abu al-Iman yang membahas tentang cabang-cabang iman?

a)

Syeikh Muhammad Nawawi bin Umar al-Jawi

b)

Imam Al-Ghazali

c)

Imam Syafi’i

d)

Syeikh Abdul Qadir Jailani

77.

Menurut penjelasan dalam materi, berapa jumlah cabang iman yang disebutkan dalam kitab Qamiuth-Thughyan ‘ala Manzhumati Syu’abu al-Iman?

a)

6

b)

10

c)

77

d)

99

78.

Apa yang terjadi jika seseorang meninggalkan salah satu dari 77 cabang iman menurut penjelasan Syeikh Muhammad Nawawi bin Umar al-Jawi?

a)

Imannya tetap sempurna

b)

Imannya bertambah

c)

Kesempurnaan imannya berkurang

d)

Tidak berpengaruh pada iman

79.

Mengapa 77 cabang iman disebut sebagai syu’abul iman?

a)

Karena merupakan nama kitab

b)

Karena setiap cabang adalah amalan/perbuatan yang harus dilakukan oleh orang beriman

c)

Karena hanya ada 6 rukun iman

d)

Karena merupakan bagian dari rukun Islam

80.

Hubungan antara pelaksanaan 77 cabang iman dengan kesempurnaan iman seseorang adalah...

a)

Semakin banyak cabang iman yang dilakukan, semakin sempurna iman seseorang

b)

Semakin sedikit cabang iman yang dilakukan, semakin sempurna iman seseorang

c)

Tidak ada hubungan antara cabang iman dan kesempurnaan iman

d)

Hanya satu cabang iman yang perlu dilakukan untuk sempurna

81.

Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra., berapakah jumlah cabang iman yang disebutkan oleh Rasulullah Saw.?

a)

7

b)

17

c)

77

d)

700

82.

Cabang iman yang paling utama menurut hadits tersebut adalah...

a)

Menyantuni anak yatim

b)

Mengucapkan laa ilaha illallah

c)

Menyapu halaman masjid

d)

Membaca Al-Qur'an

83.

Apa contoh cabang iman yang paling rendah menurut hadits dalam materi ini?

a)

Menyumbang ke masjid

b)

Menyingkirkan apa yang menghalangi orang di jalan

c)

Berpuasa di bulan Ramadhan

d)

Membaca doa sebelum tidur

84.

Mengapa sifat malu disebut sebagai salah satu cabang iman dalam hadits ini?

a)

Karena malu adalah sifat yang dilarang dalam Islam

b)

Karena malu menunjukkan seseorang tidak percaya diri

c)

Karena malu merupakan bagian dari keimanan seseorang

d)

Karena malu hanya dimiliki oleh anak-anak

85.

Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, berapa banyak cabang iman yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?

a)

Lebih dari sepuluh cabang

b)

Lebih dari dua puluh cabang

c)

Lebih dari enam puluh cabang

d)

Lebih dari seratus cabang

86.

Apa yang disebutkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebagai bagian dari iman dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah?

a)

Sabar

b)

Malu

c)

Jujur

d)

Tawakal

87.

Sebutkan salah satu dari tiga hal yang jika dimiliki seseorang, maka ia akan merasakan manisnya iman menurut hadits dari Anas r.a.!

a)

Menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya

b)

Rajin berpuasa

c)

Sering bersedekah

d)

Selalu tersenyum

88.

Menurut hadits dari Anas r.a., bagaimana sikap seorang mukmin terhadap kekufuran agar ia merasakan manisnya iman?

a)

Mengabaikan kekufuran

b)

Membenci kekufuran seperti ia benci dilempar ke dalam api neraka

c)

Menoleransi kekufuran

d)

Menghormati kekufuran

89.

Berdasarkan hadits yang disebutkan, mengapa seseorang bisa merasakan manisnya iman?

a)

Karena ia rajin beribadah

b)

Karena ia mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi apapun, mencintai sesuatu karena Allah, dan membenci kekufuran

c)

Karena ia banyak bersedekah

d)

Karena ia sering membaca Al-Qur'an

90.

Siapakah di antara berikut ini yang menuliskan kitab Syu’bul Iman?

a)

Imam Baihaqi RA

b)

Imam Bukhari RA

c)

Imam Nawawi RA

d)

Imam Muslim RA

91.

Menurut hadis Ibnu Majah, iman terdiri dari tiga aspek utama. Manakah di bawah ini yang bukan termasuk aspek tersebut?

a)

Tambatan hati

b)

Ucapan lisan

c)

Perwujudan perbuatan

d)

Kekayaan materi

92.

Para ahli hadis merangkum 77 cabang keimanan menjadi berapa kategori menurut penjelasan dalam materi ini?

a)

2 kategori

b)

3 kategori

c)

4 kategori

d)

5 kategori

93.

Kitab berikut ini membahas tentang syu’abul iman selain karya Imam Baihaqi RA, yaitu….

a)

Fawaidul Minhaj

b)

Shahih Bukhari

c)

Riyadhus Shalihin

d)

Sunan Tirmidzi

94.

Apa isi pokok hadis yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib r.a. dalam materi ini?

a)

Iman adalah tambatan hati, ucapan lisan, dan perwujudan perbuatan

b)

Iman adalah keyakinan tanpa perbuatan

c)

Iman hanya diukur dari ucapan lisan

d)

Iman tidak memerlukan perbuatan

95.

Apa yang dimaksud dengan "Ma'rifatun bil qalbi" dalam dimensi cabang keimanan?

a)

Meyakini dengan hati

b)

Mengucapkan dengan lisan

c)

Mengamalkan dengan perbuatan

d)

Menghafal dengan pikiran

96.

Dimensi cabang keimanan yang diucapkan dengan lisan disebut?

a)

Ma'rifatun bil qalbi

b)

Iqrarun bil lisan

c)

'Amalun bil arkan

d)

Iman bil amal

97.

Bagaimana cara mengamalkan cabang keimanan menurut 'Amalun bil arkan?

a)

Dengan menghafal ayat-ayat

b)

Dengan mengucapkan dengan lisan

c)

Dengan mengamalkannya melalui perbuatan

d)

Dengan merenungkan dalam hati

98.

Perbedaan antara Iqrarun bil lisan dan Ma'rifatun bil qalbi dalam cabang keimanan adalah...

a)

Iqrarun bil lisan diucapkan dengan lisan, Ma'rifatun bil qalbi diyakini dengan hati

b)

Iqrarun bil lisan diyakini dengan hati, Ma'rifatun bil qalbi diucapkan dengan lisan

c)

Keduanya sama-sama diucapkan dengan lisan

d)

Keduanya sama-sama diyakini dengan hati

99.

Dimensi cabang keimanan yang dilakukan jika seseorang hanya meyakini keimanan dalam hati tanpa mengucapkan atau mengamalkannya adalah...

a)

Iqrarun bil lisan

b)

Ma'rifatun bil qalbi

c)

'Amalun bil arkan

d)

Semua dimensi