wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Uji Pengetahuan tentang Triage

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan triage dalam kesehatan?

a)

Triage adalah proses pengumpulan data medis tanpa penilaian prioritas.

b)

Triage adalah metode untuk mengobati semua pasien secara bersamaan.

c)

Triage adalah proses penentuan prioritas penanganan pasien berdasarkan keparahan kondisi.

d)

Triage adalah sistem untuk menentukan biaya perawatan pasien.

2.

Sebutkan langkah-langkah dalam proses triage medis!

a)

1) Penilaian awal, 2) Klasifikasi pasien, 3) Penanganan segera, 4) Pemantauan, 5) Pengalihan pasien.

b)

1) Diagnosis awal, 2) Observasi pasien, 3) Pengobatan lanjutan, 4) Rujukan ke spesialis, 5) Pemberian obat

c)

1) Penilaian akhir, 2) Klasifikasi gejala, 3) Penanganan lambat, 4) Pemantauan berkala, 5) Pengalihan ke dokter umum

d)

1) Penanganan medis, 2) Klasifikasi penyakit, 3) Pemantauan kesehatan, 4) Pengalihan ke rumah sakit, 5) Evaluasi akhir

3.

Apa saja kriteria triage darurat yang umum digunakan?

a)

Kriteria triage darurat hanya untuk pasien yang tidak sadar

b)

Kriteria triage darurat berdasarkan usia pasien

c)

Kriteria triage darurat yang umum digunakan adalah sistem klasifikasi berdasarkan tingkat keparahan dan kebutuhan medis.

d)

Kriteria triage darurat berdasarkan lokasi kejadian

4.

Bagaimana cara melakukan triage untuk cedera?

a)

Triage berdasarkan urutan kedatangan pasien tanpa mempertimbangkan cedera.

b)

Lakukan triage dengan mengidentifikasi tingkat keparahan cedera dan prioritaskan penanganan.

c)

Triage dengan memberikan semua pasien perawatan yang sama.

d)

Triage dengan mengabaikan tingkat keparahan dan fokus pada keluhan pasien.

5.

Bagaimana penerapan triage di Indonesia?

a)

Triage hanya diterapkan di rumah sakit besar.

b)

Triage digunakan untuk menentukan biaya perawatan pasien.

c)

Triage tidak melibatkan klasifikasi pasien.

d)

Triage diterapkan di Indonesia untuk mengklasifikasikan pasien berdasarkan tingkat keparahan kondisi mereka dalam pelayanan kesehatan.

6.

Apa peran triage dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan?

a)

Triage meningkatkan efisiensi layanan kesehatan dengan memprioritaskan pasien berdasarkan kebutuhan medis mereka.

b)

Triage hanya digunakan dalam situasi darurat.

c)

Triage meningkatkan waktu tunggu pasien secara keseluruhan.

d)

Triage mengurangi jumlah pasien yang dirawat.

7.

Sebutkan contoh situasi di mana triage diperlukan!

a)

Dalam situasi pertemuan bisnis.

b)

Saat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

c)

Contoh situasi di mana triage diperlukan adalah saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi.

d)

Ketika mengadakan acara olahraga.

8.

Apa yang menjadi fokus utama dalam triage medis?

a)

Menyediakan makanan untuk pasien.

b)

Menentukan prioritas perawatan berdasarkan tingkat keparahan kondisi pasien.

c)

Menentukan lokasi rumah sakit yang tepat.

d)

Menghitung jumlah tenaga medis yang tersedia.

9.

Apa perbedaan antara triage primer dan sekunder?

a)

Triage primer adalah evaluasi mendalam, sedangkan triage sekunder adalah penilaian awal.

b)

Triage primer dilakukan setelah triage sekunder.

c)

Triage primer dan sekunder adalah istilah yang sama.

d)

Triage primer adalah penilaian awal, sedangkan triage sekunder adalah evaluasi lebih mendalam.

10.

Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan triage!

a)

Ketersediaan obat-obatan

b)

Kondisi cuaca saat kejadian

c)

Jumlah dokter yang tersedia

d)

Tingkat keparahan kondisi, jumlah pasien, sumber daya medis, waktu perawatan, usia, riwayat kesehatan, dan kemungkinan hasil.

11.

Apa yang dimaksud dengan triage berdasarkan tingkat keparahan?

a)

Triage berdasarkan tingkat keparahan adalah proses pengobatan tanpa memperhatikan kondisi pasien.

b)

Triage berdasarkan tingkat keparahan adalah cara untuk mengurutkan pasien berdasarkan usia mereka.

c)

Triage berdasarkan tingkat keparahan adalah proses klasifikasi pasien berdasarkan keparahan kondisi mereka.

d)

Triage berdasarkan tingkat keparahan adalah metode untuk menentukan biaya perawatan.

12.

Bagaimana triage dapat mempengaruhi hasil perawatan pasien?

a)

Triage dapat meningkatkan hasil perawatan pasien dengan memastikan bahwa pasien yang paling membutuhkan perawatan segera mendapatkan perhatian pertama.

b)

Triage hanya penting untuk pasien yang tidak kritis.

c)

Triage tidak mempengaruhi waktu tunggu pasien di rumah sakit.

d)

Triage dapat menyebabkan pasien yang tidak membutuhkan perawatan mendapatkan perhatian lebih dahulu.

13.

Sebutkan tantangan yang dihadapi dalam proses triage!

a)

Proses triage yang tidak perlu

b)

Ketersediaan sumber daya yang melimpah

c)

Keterbatasan sumber daya, penilaian cepat dan akurat, prioritas dalam situasi darurat, komunikasi efektif, dan pengelolaan stres.

d)

Komunikasi yang tidak jelas dan lambat

14.

Apa yang dimaksud dengan triage untuk kesehatan mental?

a)

Triage untuk kesehatan mental adalah proses penilaian dan pengelompokan individu berdasarkan tingkat keparahan masalah kesehatan mental.

b)

Triage untuk kesehatan mental hanya dilakukan di rumah sakit besar.

c)

Triage untuk kesehatan mental adalah metode pengobatan langsung tanpa penilaian.

d)

Triage untuk kesehatan mental adalah proses untuk memberikan obat secara otomatis.

15.

Bagaimana cara melatih tenaga medis dalam triage?

a)

Hanya dengan membaca buku tentang triage.

b)

Melalui pelatihan teori, praktik, dan simulasi situasi darurat.

c)

Melalui pengujian teori tanpa praktik.

d)

Dengan mengandalkan pengalaman pribadi tanpa pelatihan.

16.

Apa pentingnya komunikasi dalam proses triage?

a)

Komunikasi tidak berpengaruh pada kecepatan triage.

b)

Komunikasi hanya penting untuk pasien yang kritis.

c)

Komunikasi dapat menghambat proses triage.

d)

Komunikasi memastikan informasi yang tepat dan cepat dalam triage.

17.

Apa saja metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan akurasi triage?

a)

Pelatihan berkelanjutan untuk tenaga medis.

b)

Implementasi protokol standar dalam triage.

c)

Semua jawaban di atas.

d)

Penggunaan teknologi informasi untuk mendukung proses triage.

18.

Bagaimana cara mengevaluasi efektivitas sistem triage yang diterapkan?

a)

Dengan mengandalkan pengalaman tenaga medis tanpa data.

b)

Dengan mengukur waktu tunggu pasien dan hasil perawatan.

c)

Dengan melakukan survei kepuasan pasien saja.

d)

Dengan membandingkan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit.

19.

Sebutkan peran teknologi dalam proses triage modern!

a)

Teknologi digunakan untuk mengurangi jumlah pasien yang dirawat.

b)

Teknologi hanya digunakan untuk komunikasi antar tenaga medis.

c)

Teknologi dapat membantu dalam pengumpulan data dan analisis situasi.

d)

Teknologi tidak berpengaruh pada triage.

20.

Bagaimana triage dapat diterapkan dalam situasi darurat non-medis?

a)

Triage hanya relevan untuk situasi medis.

b)

Triage dapat digunakan untuk mengatur evakuasi dan penanganan korban dalam situasi darurat non-medis.

c)

Triage tidak dapat diterapkan dalam situasi non-medis.

d)

Triage digunakan untuk menentukan lokasi acara non-medis.

21.

Apa yang dimaksud dengan triage berbasis komunitas?

a)

Triage berbasis komunitas hanya dilakukan oleh tenaga medis profesional.

b)

Triage berbasis komunitas tidak melibatkan partisipasi masyarakat.

c)

Triage berbasis komunitas adalah proses penilaian yang dilakukan oleh masyarakat untuk menentukan kebutuhan kesehatan.

d)

Triage berbasis komunitas adalah metode untuk mengumpulkan data statistik.

22.

Bagaimana peran pelatihan dalam meningkatkan efektivitas triage?

a)

Pelatihan tidak berpengaruh pada efektivitas triage.

b)

Pelatihan membantu tenaga medis memahami prosedur triage dan meningkatkan keterampilan penilaian.

c)

Pelatihan hanya diperlukan untuk tenaga medis baru.

d)

Pelatihan tidak diperlukan jika ada pengalaman sebelumnya.

23.

Bagaimana triage dapat membantu dalam pengelolaan sumber daya medis selama krisis kesehatan?

a)

Triage mengurangi jumlah tenaga medis yang diperlukan.

b)

Triage membantu mengalokasikan sumber daya medis dengan lebih efisien berdasarkan kebutuhan pasien.

c)

Triage hanya digunakan untuk pasien yang tidak kritis.

d)

Triage tidak berpengaruh pada pengelolaan sumber daya medis.

24.

Apa yang dimaksud dengan triage berbasis risiko?

a)

Triage berbasis risiko tidak melibatkan penilaian kondisi pasien.

b)

Triage berbasis risiko hanya digunakan dalam situasi darurat.

c)

Triage berbasis risiko adalah proses penilaian yang mempertimbangkan kemungkinan risiko kesehatan pasien.

d)

Triage berbasis risiko adalah metode untuk menentukan biaya perawatan.

25.

Bagaimana peran kolaborasi antar tenaga medis dalam proses triage?

a)

Kolaborasi dapat menghambat proses triage.

b)

Kolaborasi antar tenaga medis dapat meningkatkan akurasi dan kecepatan triage.

c)

Kolaborasi tidak penting dalam proses triage.

d)

Kolaborasi hanya diperlukan untuk pasien yang kritis.

26.

Apa yang dimaksud dengan triage untuk pasien pediatrik?

a)

Triage untuk pasien pediatrik adalah metode pengobatan yang sama dengan orang dewasa.

b)

Triage untuk pasien pediatrik adalah proses penilaian yang dilakukan khusus untuk anak-anak berdasarkan tingkat keparahan kondisi mereka.

c)

Triage untuk pasien pediatrik hanya dilakukan di rumah sakit anak.

d)

Triage untuk pasien pediatrik tidak memerlukan penilaian khusus.

27.

Bagaimana cara mengukur efektivitas sistem triage yang diterapkan?

a)

Dengan menghitung jumlah pasien yang dirawat tanpa mempertimbangkan hasil perawatan.

b)

Dengan mengevaluasi waktu tunggu pasien dan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan.

c)

Dengan membandingkan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit sebelum dan sesudah penerapan triage.

d)

Dengan mengandalkan pengalaman tenaga medis tanpa data yang jelas.

28.

Apa yang menjadi tantangan utama dalam triage di daerah terpencil?

a)

Komunikasi yang sangat baik antara pasien dan tenaga medis.

b)

Jumlah pasien yang sedikit.

c)

Keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan dan sumber daya medis.

d)

Adanya banyak tenaga medis yang tersedia.

29.

Maksud pemberian triage warna merah pada label triage adalah untuk :

a)

Korban yang membutuhkan stabilitas segera

b)

Korban yang tidak memerlukan pengobatan /pengobatan dapat ditunda

c)

Korban yang memerlukan pengawasan ketat, tetapi perawatan dapat ditunda sementara.

d)

Korban yang meninggal dunia atau berpotensi meninggal dunia

e)

Korban yang sehat

30.

Berikut ini merupakan warna-warna yang termasuk dalam label triage, kecuali :

a)

Merah

b)

Kuning

c)

Orange

d)

Hijau

e)

Hitam

31.

Maksud pemberian triage warna kuning pada label triage adalah untuk :

a)

Korban yang membutuhkan stabilitas segera

b)

Korban yang tidak memerlukan pengobatan /pengobatan dapat ditunda

c)

Korban yang memerlukan pengawasan ketat, tetapi perawatan dapat ditunda sementara.

d)

Korban yang meninggal dunia atau berpotensi meninggal dunia

e)

Korban yang sehat

32.

Terjadi kecelakaan beruntun 1 jam yang lalu dan para pasien dibawa ke ruang UGD. Terdapat seorang pasien laki-laki berumur 25 tahun. Dari hasil pengkajian (primary survei) didapatkan data GCS E3M5V1, nampak ada luka di kepala disertai jaringan otak yang keluar dari lukanya. Sebagai perawat, maka warna label yang diberikan kepada pasien tersebut adalah :

a)

Kuning

b)

Merah

c)

Hijau

d)

Hitam

e)

Putih

33.

Berikut ini yang termasuk dalam pengkajian primer sebelum memberikan label triage adalah :

a)

Keluhan utama

b)

Jalan nafas yang paten atau baik

c)

Usaha nafas

d)

Pulsasi nadi

e)

Semua jawaban benar

34.

Ada 2 pasien akibat kecelakaan datang secara bersamaan ke ruang UGD. Ny. A berteriak-teriak nampak ada perdarahan di kaki kanannya. Tn. B hanya diam dan nampak ada perdarahan dari kepala. Kemudian tiba-tiba datang Tn. C dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam yang lalu dan Ny. D yang mengeluh mengalami sesak berat dan terlihat gelisah. Pasien manakah yang harus diprioritaskan dan ditolong terlebih dahulu?

a)

Pasien A

b)

Pasien B

c)

Pasien C

d)

Pasien D

e)

Pasien C & D

35.

Ada seorang pasien datang ke Unit Gawat Darurat dengan sumbatan jalan nafas, pasien ini memerlukan pertolongan segera, jika terlambat maka dapat membahayakan pasien. Pasien dalam kasus ini termasuk dalam kategori :

a)

Urgent

b)

Emergency

c)

Hitam

d)

Non urgemt

e)

Kuning

36.

Berikut ini indikasi pemberian warna label triage merah,  :

a)

Nafas < 30 menit

b)

Nafas > 30 menit

c)

Mengikuti perintah

d)

Dapat berjalan

e)

Semua Benar

37.

Seorang perawat yang sedang bertugas di UGD mendapat 5 kunjungan pasien secara beruntun dengan waktu yang hamper sama. Pasien pertama, seorang kakek yang mengeluh sesak nafas: kedua, pasien perempuan dengan riwayat penyakit ACS mengalami nyeri dada yang menyebar sampai ke leher dan lengan kiri; ketiga, seorang anak balita dengan keluahan demam dengan suhu 40 derajat celcius dan beberapa kali mengalami kejang tonik klonik; pasien keempat dan kelima , sepadang suami istri yang mengalami kecelakaan laulintas dimana sang suami mengalami fraktur terbuka pada mid shaft tibia dan fibula kiri, sedangkan istri mengalami trauma kepala dan tampak hasil GCS yaitu apatis.

Manakah pasien yang perlu mendapatlan pertolongan prioritas pertama?

a)

Pasien pertama

b)

Pasien kedua

c)

Pasien ketiga

d)

Pasien keempat

e)

Pasien kelima

38.

Seorang pasien laki-laki berusia 17 tahun diantar ke UGD Rumah sakit dengan mobil setelah mengalami cedera kepala serius akibat kecelakaan bermotor akibat begal dimalam hari. Hasil pengkajian didaptkan pasien tampak sadar tetapi mudah tertidur, membuka mata bila dipanggil, bicara tidak koheren dan meracau sendiri dan masih dapat melokalisir adanya nyeri.

Berapakah GCS pasien tersebut ?

a)

9

b)

10

c)

11

d)

12

e)

13

39.

Dalam keadaan bencana gempa bumi ditemukan korban remaja laki-laki. Pada saat initial assessment ditemukan jejas pada kepala dan paha kiri, tetapi korban tidak bernapas serta nadi karotis tidak teraba.

Apakah warna kategori triase unuk korban tersebut?

a)

Merah

b)

Biru

c)

Hijau

d)

Hitam

e)

Kuning

40.

Pasien datang ke IGD dengan keadaan sadar, tampak kesulitan bernafas dan kedua tangan memegangi leher, orang yang mengantar pasien menyebutkan pasien tersedak, apa tindakan yang tepat kita lakukan

a)

Head tilt

b)

Chin lift

c)

Hemlich manuver

d)

Jaw thrust

e)

Suction

41.

Ny. umur 30 tahun dengan hipoglikemi, di rawat di UGD dalam kondisi penurunan kesadaran. Klien membuka mata dengan cubitan di kelopak mata, dan mampu menepis cubitan tersebut dengan tangan kanannya dan saat diajak bicara hanya erangan kesakitan yang keluar dari mulut klien. Berapakah skor GCS pada pasien tersebut ?

a)

E2V4M5

b)

E2V3M4

c)

E2V3M5

d)

E3V2M5

e)

E2V2M5

42.

Tujuan dari triase adalah

a)

a

Mengidentifikasi pasien mana yang tidak dapat menunggu untuk diperiksa

b)

b

Menjalankan aturan sesuai SOP di IGD

c)

c

Memprioritaskan pasien yang datang

d)

d

Tidak membeda-bedakan pasien

e)

e

a dan c benar

43.

Akibat under triase adalah

a)

Pasien memburuk saat menunggu

b)

Pasien gawat darurat dapat segera tertangani

c)

Alokasi sumber daya tidak tepat

d)

Pasien puas akan pelayanan Kesehatan yang diberikan

e)

Pasien dapat menunggu dengan aman

44.

Akibat over triase adalah

a)

Pasien memburuk saat menunggu

b)

Pasien gawat darurat dapat segera tertangani

c)

Alokasi sumber daya tidak tepat

d)

Pasien puas akan pelayanan Kesehatan yang diberikan

e)

Pasien dapat menunggu dengan aman

45.

Kondisi pasien gawat tidak darurat dalam triase termasuk pada warna

a)

merah

b)

kuning

c)

hijau

d)

hitam

e)

biru

46.

Kondisi pasien pada label triase hitam adalah

a)

Gawat, darurat

b)

Tidak gawat, darurat

c)

Gawat, tidak darurat

d)

Tidak gawat, tidak darurat

e)

BSSD

47.

Kondisi yang termasuk triase label hijau adalah

a)

Nyeri akut

b)

Perdarahan non massif

c)

Nyeri kepala ringan

d)

Sudah tidak ada tanda-tanda vital

e)

Pasien tidak sadar

48.

Berdasarkan pembagian level ESI, prioritas 5 adalah

a)

Tidak perlu sumber daya

b)

Resiko tinggi/ zona berbahaya

c)

Pasien memerlukan life saving

d)

Memerlukan 1 sumber daya

e)

Memerlukan lebih dari 1 sumber daya dan tidak pada zona berbahaya

49.

Pernyataan manakah yang benar di bawah ini?

a)

Prioritas 1: Pasien memerlukan life saving

b)

Prioritas 2: Risiko tinggi/ zona berbahaya

c)

Prioritas 3: Memerlukan lebih dari 1 sumber daya dan tidak pada zona berbahaya

d)

Prioritas 4: Memerlukan 1 sumber daya

e)

Benar semua

50.

Kondisi yang tidak termasuk pada triase label merah adalah

a)

Pasien henti nafas jantung

b)

Trauma mayor

c)

Nyeri akut

d)

Distress pernapasan berat

e)

Pasien tidak sadar