Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

latihan soal pewarisan sifat

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Seorang petani menyilangkan tanaman kacang polong berbiji bulat (BB) dengan tanaman berbiji keriput (bb). Menurut Hukum Mendel I, semua keturunan F1 akan memiliki sifat tertentu karena pemisahan alel saat pembentukan gamet. Sifat biji pada keturunan F1 adalah...

a)

Semua biji bulat

b)

Semua biji keriput

c)

Campuran bulat dan keriput

d)

Tidak dapat ditentukan

2.

Gambar: Diagram persilangan monohibrid antara tanaman berbunga merah (MM) dan berbunga putih (mm), menunjukkan gamet M dan m yang dipisahkan. Fenotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Semua bunga putih

b)

Semua bunga merah

c)

Campuran merah dan putih

d)

Bunga merah dan putih

3.

Seorang siswa mempelajari persilangan dihibrid pada kacang polong antara tanaman berbiji bulat kuning (BBYY) dan berbiji keriput hijau (bbyy). Ia ingin mengetahui genotipe keturunan F1 berdasarkan Hukum Mendel II. Genotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Semua BbYy

b)

Semua BBYY

c)

Campuran BbYy dan bbyy

d)

Campuran BBYY dan bbyy

4.

Gambar: Diagram Punnett untuk persilangan dihibrid antara tanaman BbYy (biji bulat kuning) dengan BbYy, menunjukkan kombinasi gamet BY, By, bY, by. Rasio fenotipe keturunan F2 dari persilangan ini adalah...

a)

1:1:1:1

b)

3:1:1:1

c)

9:3:1:1

d)

9:3:3:1

5.

Seorang peternak menyilangkan kelinci berbulu panjang (ll) dengan kelinci berbulu pendek (LL). Menurut Hukum Mendel I, semua keturunan F1 akan memiliki fenotipe tertentu. Fenotipe bulu keturunan F1 adalah...

a)

Campuran pendek dan panjang

b)

Semua bulu panjang

c)

Semua bulu pendek

d)

Tidak dapat diprediksi

6.

Gambar: Diagram Punnett monohibrid untuk persilangan tanaman berbatang tinggi (TT) dengan berbatang pendek (tt), menunjukkan semua keturunan F1 dengan genotipe Tt. Fenotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Semua batang pendek

b)

Semua batang tinggi

c)

Campuran tinggi dan pendek

d)

Tidak dapat diprediksi

7.

Seorang siswa menyilangkan tanaman kacang polong berbiji bulat kuning (BbYy) dengan tanaman berbiji bulat kuning (BbYy). Ia ingin mengetahui rasio fenotipe keturunan F2 berdasarkan Hukum Mendel II. Rasio fenotipe keturunan F2 adalah...

a)

1 bulat kuning : 1 bulat hijau : 1 keriput kuning : 1 keriput hijau

b)

3 bulat kuning : 1 bulat hijau : 1 keriput kuning : 1 keriput hijau

c)

9 bulat kuning : 3 bulat hijau : 1 keriput kuning : 1 keriput hijau

d)

9 bulat kuning : 3 bulat hijau : 3 keriput kuning : 1 keriput hijau

8.

Gambar: Diagram persilangan monohibrid antara tanaman berbunga ungu (PP) dan berbunga putih (pp), menunjukkan gamet P dan p. Genotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Campuran PP dan pp

b)

Campuran Pp dan pp

c)

Semua Pp

d)

Semua PP

9.

Seorang petani menyilangkan tanaman tomat berbuah merah besar (AABB) dengan tanaman berbuah kuning kecil (aabb). Ia ingin mengetahui fenotipe keturunan F1 berdasarkan Hukum Mendel II. Fenotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Semua merah besar

b)

Semua kuning kecil

c)

Campuran merah besar dan kuning kecil

d)

Tidak dapat diprediksi

10.

Gambar: Diagram Punnett dihibrid untuk persilangan kelinci berbulu pendek hitam (LLBB) dengan berbulu panjang putih (llbb), menunjukkan keturunan F1 dengan genotipe LlBb. Fenotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Semua panjang putih

b)

Semua pendek hitam

c)

Campuran pendek hitam dan panjang putih

d)

Tidak dapat diprediksi

11.

Seorang petani menyilangkan tanaman kacang polong berbiji bulat homozigot (BB) dengan tanaman berbiji keriput homozigot (bb). Menggunakan diagram Punnett, analisislah pola pewarisan sifat ini untuk keturunan F1. Genotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Semua Bb

b)

Semua BB

c)

Campuran BB dan bb

d)

Campuran Bb dan bb

12.

Gambar: Diagram Punnett monohibrid untuk persilangan Bb (biji bulat) dengan Bb, menunjukkan kombinasi gamet B dan b dari kedua induk. Rasio fenotipe keturunan dari persilangan ini adalah...

a)

1 bulat : 1 keriput

b)

2 bulat : 2 keriput

c)

3 bulat : 1 keriput

d)

4 bulat : 0 keriput

13.

Seorang siswa menyilangkan tanaman tomat berbuah merah besar homozigot (RRBB) dengan tanaman berbuah kuning kecil homozigot (rrbb). Menggunakan diagram Punnett, analisislah pola pewarisan untuk keturunan F1. Genotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Semua RRBB

b)

Semua RrBb

c)

Campuran RrBb dan rrbb

d)

Campuran RRBB dan rrbb

14.

Gambar: Diagram Punnett dihibrid untuk persilangan RrBb (merah besar) dengan RrBb, menunjukkan 16 kombinasi gamet RB, Rb, rB, rb. Rasio fenotipe keturunan dari persilangan ini adalah...

a)

1 merah besar : 1 merah kecil : 1 kuning besar : 1 kuning kecil

b)

3 merah besar : 1 merah kecil : 1 kuning besar : 1 kuning kecil

c)

9 merah besar : 3 merah kecil : 1 kuning besar : 1 kuning kecil

d)

9 merah besar : 3 merah kecil : 3 kuning besar : 1 kuning kecil

15.

Seorang peternak menyilangkan kelinci berbulu pendek homozigot (SS) dengan kelinci berbulu panjang homozigot (ss). Menggunakan diagram Punnett, evaluasilah pola pewarisan fenotipe untuk keturunan F1. Fenotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Semua bulu panjang

b)

Campuran pendek dan panjang

c)

Semua bulu pendek

d)

Tidak dapat diprediksi

16.

Gambar: Diagram Punnett monohibrid untuk persilangan Tt (batang tinggi) dengan tt (batang pendek), menunjukkan kombinasi gamet T, t dari Tt dan t, t dari tt. Rasio fenotipe keturunan dari persilangan ini adalah...

a)

1 tinggi : 1 pendek

b)

2 tinggi : 2 pendek

c)

3 tinggi : 1 pendek

d)

4 tinggi : 0 pendek

17.

Seorang siswa menyilangkan tanaman kacang polong berbiji bulat kuning heterozigot (BbYy) dengan tanaman berbiji bulat kuning heterozigot (BbYy). Menggunakan diagram Punnett, buatlah prediksi rasio fenotipe keturunan. Rasio fenotipe keturunan dari persilangan ini adalah...

a)

1 bulat kuning : 1 bulat hijau : 1 keriput kuning : 1 keriput hijau

b)

3 bulat kuning : 1 bulat hijau : 1 keriput kuning : 1 keriput hijau

c)

9 bulat kuning : 3 bulat hijau : 1 keriput kuning : 1 keriput hijau

d)

9 bulat kuning : 3 bulat hijau : 3 keriput kuning : 1 keriput hijau

18.

Gambar: Diagram Punnett monohibrid untuk persilangan Pp (bunga ungu) dengan pp (bunga putih), menunjukkan kombinasi gamet P, p dari Pp dan p, p dari pp. Genotipe keturunan dari persilangan ini adalah...

a)

Campuran PP dan pp

b)

Campuran Pp dan pp

c)

Semua Pp

d)

Semua pp

19.

Seorang petani menyilangkan tanaman cabai berbuah pedas merah homozigot (PPMM) dengan tanaman berbuah manis kuning homozigot (ppmm). Menggunakan diagram Punnett, analisislah pola pewarisan fenotipe untuk keturunan F1. Fenotipe keturunan F1 dari persilangan ini adalah...

a)

Tidak dapat diprediksi

b)

Semua manis kuning

c)

Semua pedas merah

d)

Campuran pedas merah dan manis kuning

20.

Gambar: Diagram Punnett dihibrid untuk persilangan LlBb (bulu pendek hitam) dengan llbb (bulu panjang putih), menunjukkan gamet LB, Lb, lB, lb dari LlBb dan lb, lb dari llbb. Fenotipe keturunan dari persilangan ini adalah...

a)

Campuran pendek hitam : pendek putih : panjang hitam : panjang putih

b)

Semua pendek hitam

c)

Campuran pendek hitam dan panjang putih

d)

Semua panjang putih

21.

Seorang siswa mempelajari persilangan antara sapi berbulu merah (RR) dan sapi berbulu putih (WW). Keturunan F1 menunjukkan bulu campuran merah dan putih (roan). Ini adalah contoh penyimpangan semu hukum Mendel. Jenis penyimpangan semu yang terjadi pada kasus ini adalah...

a)

Kodominan alel bulu

b)

Dominansi tidak penuh

c)

Gen letal resesif

d)

Pewarisan poligenik

22.

Gambar: Diagram persilangan bunga merah (RR) dan bunga putih (rr), menghasilkan keturunan F1 dengan bunga merah muda (Rr). Jenis penyimpangan semu yang ditunjukkan diagram ini adalah...

a)

Kodominan alel warna

b)

Dominansi tidak penuh

c)

Gen letal dominan

d)

Pewarisan poligenik

23.

Dalam persilangan tikus kuning heterozigot (Yy) dengan tikus kuning heterozigot (Yy), keturunan menunjukkan rasio 2 kuning : 1 abu-abu, tetapi jumlah keturunan lebih sedikit karena sebagian embrio mati. Ini adalah contoh penyimpangan semu. Jenis penyimpangan semu pada kasus tikus ini adalah...

a)

Kodominan alel warna

b)

Dominansi tidak penuh

c)

Pewarisan poligenik

d)

Gen letal resesif

24.

Gambar: Diagram persilangan gandum berbiji merah gelap (M1M1M2M2) dengan putih (m1m1m2m2), menghasilkan keturunan F2 dengan variasi warna dari merah gelap hingga putih dalam rasio 15:1, 14:2, dll. Jenis penyimpangan semu yang ditunjukkan diagram ini adalah...

a)

Kodominan alel warna

b)

Dominansi tidak penuh

c)

Pewarisan poligenik

d)

Gen letal resesif

25.

Seorang ibu bergolongan darah A (IAIO) menikah dengan ayah bergolongan darah B (IBIO). Anak mereka bisa memiliki golongan darah AB, yang menunjukkan kedua antigen A dan B diekspresikan. Ini adalah contoh penyimpangan semu. Jenis penyimpangan semu pada golongan darah ini adalah...

a)

Pewarisan poligenik

b)

Gen letal dominan

c)

Dominansi tidak penuh

d)

Kodominan alel IA dan IB

26.

Gambar: Diagram persilangan ayam berwarna merah (RR) dan putih (WW), menghasilkan keturunan F1 dengan warna merah muda (RW). Jenis penyimpangan semu yang ditunjukkan diagram ini adalah...

a)

Kodominan alel warna

b)

Dominansi tidak penuh

c)

Gen letal resesif

d)

Pewarisan poligenik

27.

Dalam persilangan ayam berjambul heterozigot (Cc) dengan ayam berjambul heterozigot (Cc), keturunan menunjukkan rasio 2 berjambul : 1 tanpa jambul, tetapi jumlah total keturunan berkurang karena sebagian mati. Ini adalah contoh penyimpangan semu. Jenis penyimpangan semu pada kasus ayam ini adalah...

a)

Kodominan alel jambul

b)

Dominansi tidak penuh

c)

Gen letal dominan

d)

Pewarisan poligenik

28.

Gambar: Grafik distribusi warna kulit manusia dari orang tua berkulit sedang, menunjukkan keturunan dengan variasi warna kulit dari gelap hingga terang dalam kurva lonceng. Jenis penyimpangan semu yang ditunjukkan grafik ini adalah...

a)

Pewarisan poligenik

b)

Kodominan alel kulit

c)

Dominansi tidak penuh

d)

Gen letal resesif

29.

Persilangan antara tanaman berdaun normal (Nn) dan berdaun normal (Nn) menghasilkan keturunan dengan rasio 2 normal : 1 kerdil, tetapi sebagian bibit mati karena gen letal. Ini adalah contoh penyimpangan semu. Jenis penyimpangan semu pada kasus tanaman ini adalah...

a)

Kodominan alel daun

b)

Dominansi tidak penuh

c)

Gen letal dominan

d)

Pewarisan poligenik

30.

Gambar: Diagram persilangan bunga ungu (UU) dan bunga putih (uu), menghasilkan keturunan F1 dengan bunga lavender (Uu). Jenis penyimpangan semu yang ditunjukkan diagram ini adalah...

a)

Kodominan alel warna

b)

Dominansi tidak penuh

c)

Gen letal resesif

d)

Pewarisan poligenik

31.

Di sebuah taman, seorang siswa mengamati bunga mawar merah disilangkan dengan bunga mawar putih, menghasilkan keturunan dengan bunga merah muda. Fenomena ini sering terjadi pada tanaman hias dan menunjukkan pewarisan sifat tertentu. Fenomena biologis yang terjadi pada pewarisan warna bunga ini adalah...

a)

Dominansi tidak penuh

b)

Kodominan alel warna

c)

Pewarisan gen letal

d)

Sifat poligenik warna

32.

Gambar: Diagram keluarga dengan ayah golongan darah A, ibu golongan darah B, dan anak golongan darah AB, menunjukkan pewarisan alel. Fenomena biologis pada pewarisan golongan darah anak ini adalah...

a)

Dominansi tidak penuh

b)

Kodominan alel IA IB

c)

Sifat poligenik darah

d)

Pewarisan gen letal

33.

Seorang anak laki-laki menderita hemofilia, penyakit pembekuan darah yang diwarisi dari ibunya yang pembawa sifat. Fenomena ini sering terlihat pada keluarga kerajaan Eropa di masa lalu. Fenomena biologis pada pewarisan hemofilia ini adalah...

a)

Pewarisan terkait X resesif

b)

Kodominan alel hemofilia

c)

Dominansi tidak penuh

d)

Sifat poligenik darah

34.

Gambar: Grafik variasi warna kulit manusia dari orang tua berkulit sedang, menunjukkan keturunan dengan spektrum warna kulit dari gelap hingga terang. Fenomena biologis pada pewarisan warna kulit ini adalah...

a)

Dominansi tidak penuh

b)

Kodominan alel kulit

c)

Pewarisan gen letal

d)

Sifat poligenik kulit

35.

Pada tanaman snapdragon, persilangan bunga merah dengan bunga putih menghasilkan bunga merah muda, yang sering digunakan dalam dekorasi taman. Fenomena ini menunjukkan campuran sifat. Fenomena biologis pada pewarisan warna bunga snapdragon adalah...

a)

Kodominan alel warna

b)

Pewarisan gen letal

c)

Dominansi tidak penuh

d)

Sifat poligenik bunga

36.

Gambar: Diagram persilangan orang tua golongan darah A dan B, menghasilkan anak dengan golongan darah AB. Fenomena biologis pada pewarisan golongan darah AB ini adalah...

a)

Dominansi tidak penuh

b)

Kodominan alel IA IB

c)

Pewarisan gen letal

d)

Sifat poligenik darah

37.

Pada penyakit sickle cell anemia, individu heterozigot tahan malaria tetapi homozygous resesif menderita anemiFenomena ini sering terjadi di daerah tropis. Fenomena biologis pada pewarisan sickle cell anemia adalah...

a)

Dominansi tidak penuh

b)

Kodominan alel sel

c)

Gen letal resesif

d)

Sifat poligenik sel

38.

Gambar: Pohon keluarga menunjukkan penyakit Huntington yang muncul pada usia dewasa, diwarisi dari salah satu orang tua. Fenomena biologis pada pewarisan penyakit Huntington ini adalah...

a)

Dominansi tidak penuh

b)

Kodominan alel Huntington

c)

Sifat poligenik otak

d)

Gen letal dominan

39.

Warna mata manusia bervariasi dari cokelat hingga biru, dipengaruhi oleh beberapa gen, dan sering terlihat dalam keragaman etnis. Fenomena biologis pada pewarisan warna mata ini adalah...

a)

Dominansi tidak penuh

b)

Sifat poligenik mata

c)

Kodominan alel mata

d)

Pewarisan gen letal

40.

Gambar: Diagram keluarga dengan orang tua golongan darah O dan AB, menunjukkan kemungkinan golongan darah anak. Fenomena biologis pada pewarisan golongan darah anak ini adalah...

a)

Dominansi tidak penuh

b)

Pewarisan gen letal

c)

Kodominan alel IA IB

d)

Sifat poligenik darah

41.

Seorang petani menyilangkan tanaman kacang polong berbiji bulat homozigot (BB) dengan tanaman berbiji keriput homozigot (bb). Menggunakan pendekatan probabilitas, analisislah kemungkinan genotipe keturunan F1. Probabilitas genotipe Bb pada keturunan F1 adalah...

a)

25% atau 1/4

b)

50% atau 1/2

c)

75% atau 3/4

d)

100% atau 1

42.

Gambar: Diagram Punnett monohibrid untuk persilangan Bb (biji bulat) dengan Bb, menunjukkan 4 kemungkinan keturunan. Probabilitas fenotipe biji bulat pada keturunan adalah...

a)

25% atau 1/4

b)

50% atau 1/2

c)

75% atau 3/4

d)

100% atau 1

43.

Seorang siswa menyilangkan tanaman tomat berbuah merah besar homozigot (RRBB) dengan tanaman berbuah kuning kecil homozigot (rrbb). Menggunakan pendekatan probabilitas, analisislah kemungkinan genotipe keturunan F1. Probabilitas genotipe RrBb pada keturunan F1 adalah...

a)

25% atau 1/4

b)

50% atau 1/2

c)

75% atau 3/4

d)

100% atau 1

44.

Gambar: Diagram Punnett dihibrid untuk persilangan RrBb (merah besar) dengan RrBb, menunjukkan 16 kemungkinan keturunan. Probabilitas fenotipe merah besar pada keturunan adalah...

a)

1/16 atau sekitar 6%

b)

3/16 atau sekitar 19%

c)

4/16 atau sekitar 25%

d)

9/16 atau sekitar 56%

45.

Pasangan suami istri pembawa sifat cystic fibrosis (Ff dan Ff) ingin mengetahui risiko anak mereka menderita penyakit (ff). Menggunakan pendekatan probabilitas, evaluasilah kemungkinan tersebut. Probabilitas anak menderita cystic fibrosis adalah...

a)

25% atau 1/4

b)

50% atau 1/2

c)

75% atau 3/4

d)

100% atau 1

46.

Gambar: Diagram Punnett untuk persilangan golongan darah A (IAi) dengan B (IBi), menunjukkan kemungkinan keturunan. Probabilitas anak bergolongan darah AB adalah...

a)

25% atau 1/4

b)

50% atau 1/2

c)

75% atau 3/4

d)

100% atau 1

47.

Persilangan tikus kuning heterozigot (Yy) dengan tikus kuning heterozigot (Yy) menghasilkan keturunan dengan gen letal (YY). Menggunakan pendekatan probabilitas, buatlah prediksi kelangsungan hidup keturunan. Probabilitas keturunan yang bertahan hidup adalah...

a)

25% atau 1/4

b)

50% atau 1/2

c)

75% atau 3/4

d)

100% atau 1

48.

Gambar: Grafik distribusi tinggi badan pada populasi, menunjukkan kurva lonceng dengan variasi kontinu dipengaruhi oleh poligenik. Probabilitas individu dengan tinggi rata-rata dalam populasi adalah...

a)

Sekitar 25% atau 1/4

b)

Sekitar 50% atau 1/2

c)

Sekitar 68% atau 2/3

d)

Sekitar 100% atau 1

49.

Ibu pembawa hemofilia (XHXh) menikah dengan ayah normal (XHY). Menggunakan pendekatan probabilitas, analisislah kemungkinan anak laki-laki menderita hemofilia. Probabilitas anak laki-laki menderita hemofilia adalah...

a)

25% atau 1/4

b)

75% atau 3/4

c)

50% atau 1/2

d)

100% atau 1

50.

Gambar: Diagram Punnett untuk persilangan golongan darah AB (IAIB) dengan O (ii), menunjukkan kemungkinan keturunan. Probabilitas anak bergolongan darah A adalah...

a)

25% atau 1/4

b)

50% atau 1/2

c)

75% atau 3/4

d)

100% atau 1