NEW
Font size
WorksheetsBAHASA DIPLOMASI PERUSAHAAN
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Ketika pelanggan mengeluh karena layanan terlambat, kalimat diplomatis yang paling tepat adalah …
“Itu bukan kesalahan kami, tapi bagian pengiriman.”
“Kami mohon maaf atas keterlambatan ini dan sedang memastikan agar hal serupa tidak terulang.”
. “Silakan tunggu saja, semua pelanggan mengalami hal yang sama.”
“Kami tidak tahu mengapa bisa terlambat.”
. “Itu hal biasa, mohon maklum.”
Seorang karyawan merasa tidak dihargai setelah dimutasi. Kalimat diplomatis yang bisa menenangkan adalah …
“Mutasi ini demi kepentingan perusahaan, jadi tolong terima saja.”
B. “Kami memahami perubahan ini mungkin berat, tetapi kami percaya Anda mampu membawa kontribusi besar di posisi baru.”
“Anda dipindahkan karena kurang cocok di tempat lama.”
”
“Mutasi ini keputusan final, tidak bisa diganggu gugat.”
“Kami tidak bisa menjelaskan alasan mutasi Anda.
Saat perusahaan menghadapi isu di media sosial, juru bicara yang baik akan mengatakan …
“Kami tidak perlu menanggapi rumor yang tidak jelas.”
“Itu bukan urusan publik.”
“Semua komentar negatif akan kami hapus.”
“Netizen terlalu berlebihan menanggapi hal sepele.”
“Kami menghargai setiap masukan dan sedang meninjau kembali proses internal kami.”
Ketika mitra kerja kecewa karena kontrak tertunda, kalimat diplomatis yang tepat adalah …
B. “Kami mohon maaf atas keterlambatan proses dan berkomitmen menyelesaikannya secepat mungkin.”
“Kami tidak sempat mengurus kontrak itu.”
“Keterlambatan ini sepenuhnya salah tim Anda.”
“Silakan menunggu sampai kami punya waktu.”
“Tunda saja dulu, ini bukan prioritas.”
Jika ada kesalahpahaman antar divisi, pemimpin yang diplomatis akan berkata …
“Saya tidak mau tahu siapa yang salah.”
“Lebih baik diam daripada memperkeruh suasana.”
“Masalah ini sepele, tidak perlu dibahas.”
“Mari kita bicarakan bersama agar tidak terjadi salah pengertian di masa depan.”
“Kalian selalu salah paham, ini menyulitkan kami.”
Karyawan menolak kebijakan baru perusahaan. Kalimat diplomatis yang efektif adalah …
“Kebijakan ini sudah final, Anda harus patuh.”
“Kami terbuka menerima masukan agar kebijakan ini bisa berjalan lebih baik untuk semua pihak.”
“Kalau tidak setuju, silakan keluar.”
“Aturan ini dibuat tanpa perlu dijelaskan.”
“Tidak ada alasan untuk menolak.”
Ketika menghadapi pelanggan marah, respon diplomatis yang paling tepat adalah …
“Kesalahan ada di pihak Anda.”
“Kami tidak bisa membantu jika Anda marah.”
“Kami sudah melakukan yang terbaik, jadi mohon dimengerti.”
“Bapak/Ibu terlalu emosional, harap tenang.”
. “Kami memahami kekecewaan Anda dan akan segera mencari solusi terbaik.”
Dalam rapat, seorang atasan mengkritik ide bawahan. Cara diplomatis menanggapinya adalah …
“Ide ini tidak berguna sama sekali.”
“Kita buang saja ide itu.”
“Ide Anda kurang matang dan tidak realistis.”
“Terima kasih atas idenya, mungkin kita bisa mempertimbangkan beberapa penyesuaian agar lebih sesuai dengan tujuan.”
“Lain kali pikirkan lebih baik.”
Jika perusahaan melakukan PHK, kalimat diplomatis yang layak diucapkan adalah …
“Kami terpaksa memberhentikan Anda karena efisiensi.”
“Kami sangat menghargai kontribusi Anda dan akan memberikan dukungan dalam masa transisi ini.”
“Keputusan ini murni bisnis, jangan dibawa perasaan.”
”
“Anda digantikan oleh orang yang lebih kompeten.”
“Kami harap Anda segera pergi.
Dalam situasi negosiasi harga dengan klien yang sulit, kalimat diplomatis yang efektif adalah …
“Harga kami sudah paling murah, jangan ditawar.”
“Silakan saja, tapi jangan harap ada diskon.”
“Klien lain tidak pernah protes seperti ini.”
“Kami menghargai posisi Anda, mari kita cari titik tengah yang saling menguntungkan.”
“Kalau tidak setuju, kami cari klien lain.”
Dalam pembahasan kerja sama, mitra perusahaan meminta syarat tambahan yang sulit dipenuhi. Kalimat diplomatis yang tepat adalah …
“Silakan cari mitra lain kalau tidak cocok.”
“Itu permintaan yang terlalu berat bagi kami.”
“Syarat itu tidak masuk akal, kami tidak bisa menerimanya.”
“Kami akan mempertimbangkan usulan Anda dan mencari alternatif yang sama-sama menguntungkan.”
“Kami hanya bisa setuju kalau Anda menghapus syarat itu.”
Ketika rekan kerja dari perusahaan lain terlambat mengirim data penting, pernyataan yang paling diplomatis adalah …
“Kami berharap data segera diterima agar jadwal proyek dapat berjalan sesuai rencana.”
“Kami kecewa dengan ketidaktepatan waktu Anda.”
“Kalau begini caranya, kerja sama ini gagal.”
“Tolong jangan ulangi kesalahan yang sama.”
“Keterlambatan Anda menghambat seluruh proyek kami.”
Dalam kerja sama jangka panjang, rekan bisnis merasa kontribusinya kurang dihargai. Tanggapan diplomatis yang efektif adalah …
“Kami rasa kontribusi Anda sudah sesuai perjanjian, tidak ada masalah.”
“Kami menghargai kerja keras Anda dan akan meninjau ulang agar setiap pihak merasa adil.”
. “Silakan ajukan komplain resmi jika tidak puas.”
“Anda mungkin salah memahami peran masing-masing.”
“Kami tidak punya waktu membahas hal ini.”
Saat diskusi kerja sama mulai memanas karena perbedaan pandangan, kalimat diplomatis yang tepat untuk menenangkan suasana adalah …
“Pendapat Anda tidak realistis.”
“Saya pikir kita tidak akan pernah sepakat.”
“Kita mungkin memiliki sudut pandang berbeda, tetapi mari fokus mencari solusi terbaik bersama.”
“Silakan saja kalau Anda mau tetap pada pendapat itu.”
“Mari kita hentikan dulu karena percuma berdebat.”
Jika pihak lain melakukan kesalahan kecil dalam pelaksanaan kerja sama, tanggapan yang paling diplomatis adalah …
“Kami memahami ini bagian dari proses, mari kita perbaiki bersama agar hasilnya lebih baik.”
“Tolong perbaiki segera tanpa alasan.”
“Kesalahan Anda membuat kami rugi besar.”
“Kami akan mempertimbangkan untuk mengakhiri kerja sama ini.”
“Kami kecewa dengan kinerja tim Anda.”
