Font size
WorksheetsSensor dan Sistem EFI
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Salah satu hal yang diukur oleh sensor pada sistem EFI adalah...
Kecepatan kendaraan
Jumlah udara yang dihisap
Tingkat kebisingan mesin
Warna asap knalpot
Mengapa perbaikan masalah pada mesin EFI tidak dapat dilakukan sendiri seperti mesin karburator?
Sistem EFI lebih sederhana.
Sistem EFI sepenuhnya terkomputerisasi.
Sistem EFI menggunakan bahan bakar yang berbeda.
Sistem EFI tidak memiliki komponen yang bisa diganti.
Apa salah satu manfaat utama mempelajari troubleshooting mesin EFI?
Meningkatkan kecepatan mobil.
Menjadi referensi untuk membuka usaha di bidang otomotif.
Mengurangi konsumsi bahan bakar secara drastis.
Memungkinkan perbaikan mesin tanpa alat khusus.
Apa yang diukur oleh sensor MAP?
Suhu air pendingin mesin
Banyaknya udara yang masuk
Tekanan udara di luar dan tingkat kevakuman di intek manifold
Posisi camshaft
Apa yang harus dilakukan jika kawat sambungan sekring mobil putus?
Mengganti sekring dengan yang baru.
Memperbaiki kawat sambungan yang putus.
Menggunakan kawat atau serabut kabel sebagai pengganti sementara.
Membawa mobil ke bengkel untuk diperbaiki.
Jika mesin mobil tidak bisa dihidupkan karena suplai bahan bakar dan udara kurang pada sistem karburator, apa penyebab utamanya dan bagaimana cara mengatasinya?
Saringan karburator kotor, bersihkan dengan kuas atau sikat gigi.
Saringan karburator rusak, segera ganti dengan yang baru.
Sistem karburator bocor, perbaiki kebocoran tersebut.
Bahan bakar habis, isi ulang tangki bahan bakar.
Apa tindakan pertama yang sebaiknya dilakukan jika mobil tiba-tiba tidak bisa dihidupkan?
Mencabut dan membersihkan mesin mobil sendiri.
Melakukan pemeriksaan ringan pada mobil.
Langsung memanggil mekanik profesional.
Mencoba menghidupkan mesin berulang kali hingga berhasil.
Apa manfaat utama yang bisa didapatkan seseorang dengan memiliki keterampilan otomotif, khususnya dalam bidang mobil?
Hanya dapat memperbaiki mobil sendiri.
Dapat membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Hanya dapat bekerja di bengkel resmi.
Dapat membeli mobil baru dengan harga diskon.
Lembaga pemerintah manakah yang bertanggung jawab atas pendidikan anak usia dini, nonformal, dan informal, serta pembinaan kursus dan pelatihan?
Kementerian Kesehatan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Kementerian Tenaga Kerja
Kementerian Sosial
Dari gambar di atas nama komponen sistem EFI yang ditunjukkan oleh no. 4, 7, dan 8 adalah...
Injektor, Throttle, dan Idle Speed Control
Regulator tekanan, Injector, dan Air flow meter
Throttle, Throttle Position Sensor, dan ECU
Ignition Coil, Penyetel CO, dan Fuel Pump Relay
Water Temperature Sensor, Idle Speed Control, dan Crankshaft Position Sensor
Alat ini merupakan prosesor pada sistem EFI yaitu...
Electric Throttle Control System (ETCs)
Electronik Control Unit (ECU)
Manifold Absolute Pressure Sensor (MAPs)
Electric Time & Alarm Control System (ETACs)
Idle Speed Control (ISC)
Skema berikut tentang sistem induksi udara L-EFI yang benar adalah...
air cleaner - air flow meter - intake air connector pipe - throttle body - air intake chamber - manifold
air flow meter - intake air connector pipe - throttle body - air intake chamber - manifold - air cleaner
intake air connector pipe - throttle body - air intake chamber - manifold - air cleaner - air flow meter
throttle body - air intake chamber - manifold - air cleaner - air flow meter - intake air connector pipe
air intake chamber - manifold - air cleaner - air flow meter - intake air connector pipe - throttle body
Skema induksi udara D-EFI yang benar adalah...
throttle body - air intake chamber (MAPs) - manifold - air cleaner
manifold - air cleaner - throttle body - air intake chamber (MAPs)
air cleaner - throttle body - air intake chamber (MAPs) - manifold
air intake chamber (MAPs) - manifold - air cleaner - throttle body
air cleaner - throttle body - air intake chamber (MAPs) - air valve
Pada kendaraan TOYOTA sistem EFI yang dipakai terdapat dua jenis, yaitu...
Type S dan E
Type E dan F
Type F dan D
Type D dan L
Type L dan S
Komponen sistem EFI di bawah ini yang berfungsi untuk mendeteksi sudut putaran poros engkol dan putaran mesin adalah...
Throttle Position Sensor
Crankshaft Position Sensor
Idle speed control
Water Temperature Sensor
Camshaft Position Sensor
Pada mobil EFI, aktuator yang bertugas mengatur jumlah udara masuk ke dalam silinder pada kondisi mesin dalam putaran stationer adalah...
Electronik Control Unit (ECU)
Engine Control Temperature (ECT)
Electronic Fuel Injection (EFI)
Electronic Spark Advancer (ESA)
Idle Speed Control (ISC)
Berdasarkan cara penyemprotan bahan bakar yang masuk ke dalam intake manifold dengan menggunakan dua type, salah satunya type "Luft" yang berarti...
Tekanan
Semprotan
Udara
Kecepatan
Putaran
Sistem EFI type "DRUCK" secara tidak langsung mendeteksi jumlah udara yang dikirim ke mesin dengan cara mendeteksi kevakuman yang terjadi atau mendeteksi tekanan pada intake manifold dengan menggunakan...
Throttle Position Sensor
Water Temperature Sensor
Manifold Absolute Pressure
Air Flow Meter
Knock Sensor
Pada sistem EFI type "DRUCK" urutan udara yang masuk dari air cleaner dialirkan mesin melalui...
Throttle Body - Intake Manifold - Air Intake Chamber
Air Intake Chamber - Throttle Body - Intake Manifold
Throttle Body - Air Intake Chamber - Intake Manifold
Intake Manifold - Throttle Body - Air Intake Chamber
Throttle Body - Intake Manifold - Air Intake Chamber - Air Valve
Oxygen Sensor terpasang pada...
Cylinder Head Cover
Cylinder Head
Block Cylinder
Exhaust Manifold
Throttle Body
Sebuah sensor yang mendeteksi derajat pembukaan throttle dan terpasang pada throttle body adalah...
Intake Air Temperature Sensor
Throttle Position Sensor
Water Temperature Sensor
Air Flow Meter
Manifold Absolute Pressure
Sensor yang mendeteksi getaran cylinder block yang disebabkan oleh knocking dan memberikan output berupa tegangan yang setara dengan intensitasnya adalah...
Intake Air Temperature Sensor
Knock/Detonation Sensor
Camshaft Position Sensor
Crankshaft Position Sensor
Intake Air Preassure
Sensor throttle valve (TPS) terpasang pada poros throttle valve, yang akan merubah resistansi dari resistor yang akan merubah tegangan pada terminal output TPS, hal ini memungkinkan electric control unit untuk mendeteksi...
Air Pressure
Coil Solenoid
Plunger
Throttle Valve
Idle Speed
Sensor yang merubah kecepatan putaran suatu poros menjadi suatu signal pulsa dan memasukanya ke ECU, yang kemudian ECU akan memberikan pengaturan waktu penyemprotan bahan bakar dan pengapian, sensor yang dimaksud adalah...
Oxygen Sensor
Knock Sensor
Intake Air Pressure
Camshaft & Crankshaft Position Sensor
Air Flow Meter
Ketika AC dihidupkan, putaran mesin akan naik untuk menambah tenaga guna mengoperasikan kompresor AC dan setelah beberapa saat putaran mesin kembali turun. Aktuator yang berperan dalam proses tersebut adalah...
Idle Speed Control
Injector
Ignition Coil
Relay Fuel Pump
Vacuum Switch Valve
Pada fuel system, bahan bakar ditekan oleh pompa listrik tipe turbine yang dipasang di dalam tangki bahan bakar (fuel tank) kemudian disalurkan ke injector-injector melalui...
Fuel Line - Fuel Filter - Delevery Pipe
Fuel Line - Fuel Filter - Pressure Regulator
Fuel Line - Return Line - Fuel Tank
Fuel Filter - Delivery Pipe - Pressure Regulator
Fuel Filter - Delivery Pipe - Return Line
Sensor yang mengubah temperatur udara masuk ke engine menjadi tegangan dan mengirimkanya ke ECM adalah...
Intake Air Temperature Sensor
Throttle Position Sensor
Water Temperature Sensor
Manifold Absolute Presssure Sensor
Air Flow Meter
Sensor yang merubah tekanan barometer menjadi tegangan dan mengirimkanya ke ECU adalah...
Intake Air Temperature Sensor
Throttle Position Sensor
Water Temperature Sensor
Air Flow Meter
Manifold Absolute Pressure Sensor
Sensor yang berfungsi untuk mendeteksi aliran udara yang masuk ke intake manifold pada mesin Toyota 1NR-VE / mesin Mitsubishi 4D56 adalah...
Intake Air Temperature Sensor
Throttle Position Sensor
Water Temperature Sensor
Air Flow Meter
Manifold Absolute Pressure Sensor
Untuk mengetahui/menentukan perbandingan udara & bahan bakar (air- fuel stoichiometric) adalah...
Intake Air Pressure
Knock Sensor
Water Temperatur Sensor
Camshaft Position Sensor
Oxygen Sensor
Yang mengubah ada atau tidaknya beban power steering menjadi tegangan tinggi dan rendah dan memasukanya ke engine control unit sebagai input, kemudian akan mengatur idle speed control servo berdasarkan signal adalah...
Oxygen Sensor
Knock Sensor
Vacuum Switch Valve
Power Steering Fluid Pressure Switch
Air Flow Meter
Yang berfungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar pada pipa delivery agar tekanan tetap stabil adalah...
Fuel Pump
Fuel Tank
Fuel Filter
Pressure Regulator
Delivery Pipe
Sebagai penampung bahan bakar tekanan tinggi bagi injector adalah...
Fuel Pump
Fuel Filter
Fuel Tank
Pressure Regulator
Delivery Pipe
Pada sistem bahan bakar, aktuator yang berperan untuk memasukan bahan bakar ke ruang bakar adalah…
Ignition Coil
Injector
Idle Speed Control
Electric Throttle Control System
Oil Control Valve
Pada kondisi mesin hidup putaran idle mesin bekerja dengan normal, tetapi pada saat throttle dibuka, putaran mesin tidak stabil. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya salah satu sensor yang bermasalah, yaitu...
Manifold Absolute Pressure
Oxygen Sensor
Water Temperatur
Throttle Position Sensor
Knock Sensor
Saat mesin di start atau mesin hidup maka fuel pump bekerja mempompakan bahan bakar dari fuel tank dan menekan ke delivery pipe dengan terlebih dahulu disaring oleh fuel filter ini termasuk prinsip kerja...
Fuel system
Electronic control system
Fuel pump system
Air induction system
Fuel filter system
Banyaknya semprotan bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor disesuaikan dengan...
Banyaknya bahan bakar di dalam tanki
Besar kecilnya pipa
Lamaya needle valve terbuka
Banyak sedikitnya udara masuk
Electric load switch
Teknologi VVT-i pada Toyota serupa dengan teknologi MIVEC Mitsubishi yang mengatur sistem kerja katup secara elektronik untuk mencapai optimalisasi proses inteke & exhaust. Actuator yang berperan dalam pengaturan teknologi tersebut adalah…
Ignition Coil
Injector
Idle Speed Control
Electric Throttle Control System
Oil Control Valve
Pada sistem pengapian, untuk menciptakan bunga api listrik pada busi (spark plug), diperlukan tegangan yang listrik yang tinggi sampai berkisar 25.000 V. Komponen yang berfungsi menaikan tegangan listrik baterai pada mobil untuk pengapian tersebut adalah…
Ignition Coil
Injector
Idle Speed Control
Electric Throttle Control System
Oil Control Valve
Alat yang digunakan untuk mendiagnosa apabila terjadi malfungsi pada komponen sistem EFI adalah...
Engine analizer
Tune up tester
Scanner tool
Fuse puller
Gas Analizer
Apabila terjadi kerusakan/malfungsi pada komponen sistem EFI maka akan ditandai indicator yang menyala/mengedip pada dashboard dengan simbol...
Pada mobil toyota Avanza/Xenia yang di produksi mulai dari tahun 2015 sudah mulai menggunakan sistem pengendalian throttle secara elektrik. Sensor yang digunakan untuk meneruskan informasi dari pengemudi saat melakukan percepatan kendaraan ke ECU adalah...
Electric Throttle Control System
Vehicle Speed Sensor
Accelerator Pedal Sensor
Wheel Speed Sensor
Fuel Temperature Sensor
Pada saat mesin di-start, mesin hidup normal selama beberapa detik dan kemudian mati. Tidak ada tanda kerusakan / malfungsi dari check engine lamp. Kemungkinan besar terjadi kerusakan pada...
Tekanan Pompa Bahan Bakar Lemah
Injektor
Koil Pengapian
ISC
Pressure Regulator
Pada saat mesin di-start, mesin tidak dapat hidup. Tetapi ketika mesin di-start dengan sedikit membuka throttle atau pedal gas sedikit diinjak, mesin bisa hidup.
Mesin akan kembali mati ketika pedal gas dilepas.
kemungkinan kerusakan terjadi pada ...
Intake air temperature Sensor
Manifold Absolute Pressure Sensor
Throttle Position Sensor
Idle Speed Control
Air Flow Meter
Emisi gas buang secara garis besar terbentuk karena proses pembakaran yang kurang/tidak sempurna. Dalam upaya untuk meminimalisir terbentuknya emisi gas buang maka diupayakan campuran udara & bahan bakar (air-fuel ratio / AFR) ideal. Nilai AFR yang paling ideal adalah ...
1:14,3
1:14,4
1:14,5
1:14,6
1:14,7
Ada lima unsur dalam gas buang kendaraan yang diukur, yang tidak termasuk dalam lima unsur tersebut yaitu...
HC (Hidrokarbon)
NaCL (Natrium Klorida)
CO (Karbon Monooksida)
CO2 (Karbon Dioksida)
NOx (Nitrogen Oksida)
… adalah gas yang sangat beracun yang terbentuk karena terjadinya pembakaran yang tidak sempurna, misalnya campuran bahan bakar dan udara terlalu kaya (lebih banyak bahan bakar disbanding udara), sehingga kekurangan udara (O2) untuk mengikat Carbon, akibatnya … menjadi tinggi. Besar kecilnya … diukur dalam satuan prosen (%). Nilai … pada kendaraan injeksi secara umum berkisar pada angka 0,5 – 2 %. Gas yang di maksud diatas adalah…
CO (Karbon Monooksida)
Λ (Lamda)
CO2 (Karbon Dioksida)
HC (Hidrokarbon)
O2 (Oksigen)
Gas … merupakan hasil pembakaran sempurna bahan bakar minyak bumi maupun batu bara. Keberadaan … yang berlebihan di udara memang tidak berakibat langsung pada manusia. … merupakan unsur kimia beracun yang timbul dari proses pembakaran, timbulnya gas ini tidak bisa di hindari karena setiap pembakaran yang sempurna selalu menghasilkan … yang tinggi dan oksigen (O2) yang rendah.
Gas yang di maksud diatas adalah…
CO (Karbon Monooksida)
CO2 (Karbon Dioksida)
HC (Hidrokarbon)
O2 (Oksigen)
NOx
Emisi HC tinggi menunjukkan adanya kelebihan bensin yang tidak terbakar yang disebabkan karena kegagalan sistem pengapian atau pembakaran yang tidak sempurna. Penyebab umumnya adalah sistem pengapian yang tidak baik, kebocoran di intake manifold, dan masalah di Air-Fuel Ratio / AFR serta beberapa penyebab lainnya. Hal yang tidak mempengaruhi timbulnya HC adalah …
Pembakaran yang tidak sempurna karena busi yang sudah rusak.
Kebocoran pada muffler.
Kompresi mesin yang rendah.
Kebocoran pada intake.
Kesalahan pembacaan data oleh ECU sehingga menyebabkan AFR terlalu kaya.
Nilai CO maksimal yang diijinkan di Indonesia pada kendaraan injeksi yang diproduksi mulai dari tahun 2007 adalah…
1,5%
2,5%
3,5%
4,5%
5,5%
Mobil bermotor diesel tahun 2000 akan lulus uji emisi jika nilai opasitasnya tidak lebih dari ...
65%
70%
75%
80%
85%
Nilai HC maksimal yang diijinkan di Indonesia pada kendaraan injeksi yang diproduksi mulai dari tahun 2007 adalah…
100 ppm
150 ppm
200 ppm
250 ppm
300 ppm
Hasil dari pemeriksaan gas buang mobil yang diproduksi tahun 2010 adalah seperti pada gambar disamping. Jika dilihat dari kandungan hidrokarbonnya maka kondisi mesin…
Normal
Abnormal
Harus servis
Butuh Periodical Maintenance
Butuh Pre-Delivery Inspection
Angka pada tutup radiator menunjukan tekanan pembukaan tutup radiator. Tekanan tutup radiator 1.1 = 1.1kgf/cm2 atau setara dengan…
78 kPa (±15 kPa)
88 kPa (±15 kPa)
98 kPa (±15 kPa)
108 kPa (±15 kPa)
118 kPa (±15 kPa)
Alat yang digunakan untuk memeriksa sistem pendingin adalah…
Radiator Cup Tester
Radiator Cap Tester
Radiator Kap Tester
Radiator Kep Tester
Radiator Cep Tester
Pemeriksaan tegangan drive-belt menggunakan spring scale & mistardilakukan dengan cara mengaitkan springscale pada belt lalu tarik dengan kekuatan tarikan 98N atau 10kgf atau 22lbs. Spesifikasi jarak pergeseran belt (terpakai) dari tempat semula pada mesin Toyota 1NR adalah…
9 – 11 mm
9 – 11 cm
10 – 15 mm
10 – 15 cm
< 10mm
Alat yang digunakan untuk mengukur berat jenis elektrolit baterai adalah…
Thermometer
Multimeter
Hydrometer
Barometer
Amperemeter
Socket yang digunakan untuk menghubungkan data antara Scanner dan ECU pada mobil disebut…
Date Link Connector
Data Link Connector
Date Ling Connector
Data Ling Connector
Data Link Contactor
Pada mesin Toyota 1NR dijumpai kasus “Radiator Fan selalu menyala meski mesin masih dingin”. Setelah dilakukan pemeriksaan pada sensor Water Temperature ternyata kondisinya masih normal. Kemungkinan kerusakan terjadi salah satunya terdapat pada komponen…
Infra Red
Integral Relay
Interaction Relay
Integration Relay
Internal Relay
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan dengan sistem EFI-diesel konvensional. Pilih pernyataan yang Salah.
Pada sistem EFI-diesel konvensional, injeksi bahan bakar dikontrol secara elektrik oleh ECU.
Tetapi, mekanisme untuk memompa dan mendistribusikan bahan bakar sama dengan seperti pada pompa tipe mekanik.
Pada sistem EFI-diesel konvensional, SPV mengontrol volume injeksi bahan bakar menggantikan governor, dan TCV meregulasikan waktu injeksi menggantikan timer.
Pada sistem EFI-diesel konvensional, pompa tipe axial plunger atau pompa tipe radial plunger digunakan.
Walaupun pompa-pompa ini berbeda konstruksinya, tekanan injeksinya dikontrol oleh tekanan yang sama.
Pada sistem EFI-diesel konvensional, volume dan waktu injeksi dikontrol secara optimal untuk menyesuaikan dengan kondisi berkendara, sesuai dengan sinyal yang diterima dari berbagai sensor.
Sebagai hasilnya, bahan bakar lebih hemat dan jumlah asap buangan dikurangi.
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan dengan cara kerja SPV. Pilih pernyataan yang Salah.
Saat tegangan diberikan ke kumparan solenoid SPV, katup terbuka untuk melepaskan tekanan bahan bakar. Ketika tegangan diputus, bahan bakar yang telah mendapat tekanan menutup katup.
Saat mesin dimatikan, tegangan ke SPV diputus, katup terbuka dan tidak ada bahan bakar yang dipompa.
Sistem EFI-diesel konvensional tidakmengandung solenoid cut-off bahan bakar. Tetapi, bahan bakar diputus oleh SPV.
Ketika timbul rangkaian terbuka pada kumparan solenoid SPV, tidak ada bahan bakar yang dipompa.
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan dengan TCV EFI-diesel konvensional. Pilih pernyataan yang Benar.
Pompa EFI-diesel konvensional menggunakan TCV, yang mengontrol waktu injeksi menggantikan piston timer pompa tipe mekanis
Ada dua tipe TCV: tipe pilot dan tipe direct-acting. TCV tipe direct-acting digunakan pada pompa tipe radial plunger.
Padapompa, TCV bekerja setelah menerima sinyal dari ECU untuk mempengaruhi timing advance dan retard control dengan secara langsung merotasikan roller ring.
TCV bekerja secara elektrik untuk mengontrol waktu injeksi dengan memvariasikan tekanan yang diberikan ke piston timer.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kontrol volume injeksi dari sistem EFI-diesel konvensional. Pilih pernyataan yang Benar.
Waktu bukaan dan tutup SPV diubah untuk meningkatkan atau mengurangi volume bahan bakar yang ditarik kedalam plunger untuk mengontrol volume injeksi.
Saat plunger mulai bergerak, bahan bakar mulai dipompa. Menunda waktu mulai pompa mengurangi pemompaan aktual dari plunger, dan mengurangi volume injeksi.
Saat plunger bergerak dan bahan baka didalam ruang menjadi tertekan, injeksi dimulai. Kemudian, SPV terbuka untuk memvariasikan waktu untuk melepas bahan bakar yang mendapat tekanan tinggi pada ruang untuk mengontrol volume injeksi.
Bersamaan dengan pergerakan plunger, SPV menutup katupnyasaat injeksi dimulai, dan membuka katup di penghujung injeksi. Durasi penutupan diatur untuk mengontrol volume injeksi.
Gambar berikut menunjukkan pompa injeksi pada EFI-diesel konvensional.Pilih kombinasi bagian yang sesuai untuk mengontrol volume dan waktu injeksi bahan bakar.
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Gambar dan pernyataan berikut berhubungan dengan peringatan berkenaan dengan perakitan sistem EFI-diesel konvensional. Pilih pernyataan yang Salah.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan servis sistem EFI-diesel konvensional.
Pilih pernyataan yang Salah.
Untuk memeriksa SPV tipe direct-acting, ukur resistansi antara terminal.
Untuk memeriksa SPV tipe direct-acting, tegangan batere dapat diberikan ke SPV untuk memeriksa suara operasinya.
Untuk memeriksa TCV, ukur resistansi antara terminal.
Untuk memeriksa TCV, tegangan batere dapat diberikan ke TCV untuk memeriksa suara operasinya.
Gambar berikut menunjukkan bagian konstruksi sistem common-rail EFI-diesel. Dari pernyataan-pernyataan berikut, pilihlan yang Salah.
Katup cek (1) pompa suplai terbuka untuk menarik bahan bakar kedalam plunger, yang dikontrol oleh SCV, dan tertutup selama pemompaan.
Common-rail menyimpan bahan bakar yang mendapat tekanan tinggi oleh pompa.
Pembatas tekanan yang dipasangkan pada common-rail membebaskan bahan bakar apabila telah mencapai tekanan tinggi yang tidak normal.
Sensor tekanan bahan bakar yang dipasang pada common-rail mendeteksi tekanan tinggi bahan bakar yang tidak normal pada common-rail dan mengirimkan sinyal ke ECU untuk membebaskan bahan bakar.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan mekanisme regulasi tekanan bahan
bakar. Pilih pernyataan yang Benar.
Saat waku bukaan SCV panjang, volume bahan bakar yang di tarik kedalam plunger meningkat, menyebabkan tekanan bahan bakar naik.
.Ketika SCV tetap terbuka, bahan bakar dilepaskan dan dipompa, menyebabkan tekanan bahan bakar berkurang.
Ketika waktu bukaan SCV datang awal, bahan bakar yang mendapat tekanan pada plunger dilepaskan awal, menyebabkan tekanan bahan bakar berkurang.
SCV menerima sinyal dari ECU untuk mengontrol tekanan bahan bakar yang dihasilkan agar tekanan bahan bakar pada common-rail dapat dijaga konstan pada nilai yang ditentukan bahkan saat kecepatan mesin naik.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kontrol waktru dan volume injeksi. Pilih pernyataan yang Salah.
ECU mesin mengontrol durasi bukaan dan penutupan katup injeksi untuk mengontrol volume injeksi.
Waktu injeksi dikontrol dengan meregulasikan waktu dimana sinyal injeksi dari ECU dikirim ke injektor
Volume injeksi berubah saat ada perubahan antara nilai tekanan yang dideteksi oleh sensor tekanan bahan bakar dan tekanan actual pada common-rail
Waktu injeksi berubah saat ada perbedaan antara nilai tekanan yang dideteksi oleh sensor tekanan bahan bakar dan tekanan actual pada common-rail.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan resistor koreksi dari injektor
common-rail. Pilih pernyataan yang Salah.
Resistor koreksi injektor dihubungkan ke rangkaian solenoid injector secara serial.
Karena injektor memiliki perbedaan mekanis, perbedaan ini diakomodir dengan memberikan resistor koreksi yang berbeda
Berdasarkan informasi nilai resistansi koreksi, ECU mengoreksi varian pada volume injeksi.
Untuk mengindikasikan volume injeksi bahan bakar, ada perbedaan nilai resistor koreksi untuk tiap injektor.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan pemeriksaan dan penggantian injektor
common-rail EFI-diesel. Pilih pernyataan yang Salah.
.Nilai resistansi antara terminal di ukur selama pemeriksaan injektor
Untuk menginstal ulang injektor, harus diperhatikan arah injektor diintal dan pembarisannya.
Selama tes injeksi injektor, sambungan pipa pada injektor harus dikendurkan saat mesin idle, untuk menghentikan injeksi melalui kebocoran bahan bakar.
Kebocoran bahan bakar injektor dan pipa dapat diperiksa pada tekanan tinggi dengan melakukan tes aktif dengan menggunakan tester genggam.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan pipa injeksi common-rail EFI-diesel.
Pilih pernyataan yang Benar.
Apabila hanya injektor yang diganti dengan yang baru, pipa injeksi dapat dipakai ulang.
Apabila injektor dan common-rail diganti dengan yang baru, pipa injeksi dapat dipakai ulang.
Apabila injektor dan common-rail yang telah dilepas di instal ulang, pipa injeksi dapat dipakai ulang.
Sekali pipa injeksi telah dilepaskan, mereka tidak dapat dipakai lagi.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kemungkinan penyebab fluktuasi
volume injeksi di antara injektor. Pilih pernyataan yang Benar.
Tekanan
bahan bakar pada common-rail menjadi lebihrendah dari tekanan yang
diminta kecepatan mesin, akibat pengoperasian SCV yang tidak benar.
Ada rangkaian terbuka pada resistor koreksi injektor.
Ketika pembatas tekanan tidak bekerja, dan tekanan bahan bakar didalam common-rail menjadi sangat tinggi.
Ketika SCV tidak bekerja dan tekanan bahan bakar yang dihasilkan pompa suplai menjadi rendah.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan fungsi dari EDU. Pilih pernyataan
yang Benar.
Ketika EDU menerima sinyal dari ECU, tegangannya secara konstan diperkuat untuk mengoperasikan aktuator pada tegangan tinggiKetika EDU menerima sinyal dari ECU, tegangannya secara konstan diperkuat untuk mengoperasikan aktuator pada tegangan tinggi
Saat menerima sinyal dari ECU, tegangan diperkuat hanya selama startup untuk mengoperasikan aktuator.
Saat menerima sinyal dari ECU, tegangan diperkuat sesuai dengan rasio duty-cycle
Saat menerima sinyal dari ECU, EDU mengubah mereka ke sinyal duty-cycle
dan mengikrimkan ke aktuator.Ketika sinyalnya OFF, mereka diperkuat ke
tegangan tinggi untuk menutup katup-katup aktuator.
Dari sensor-sensor berikut (a-d), pilih sensor yang sesuai yang menghasilkan gelombang seperti pada gambar.
Sensor kecepatan mesin
Sensor posisi crankshaft untuk EFI-diesel konvensional
Sensor posisi crankshaft untuk common-rail EFI-diesel
Sensor posisi camshaft
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kalkulasi volume injeksi. Pilih
pernyataan yang Salah.
Volume injeksi dasar ditentukan oleh kecepatan mesin dan sudut bukaan akselerator.
Volume injeksi maksimum ditentukan oleh sinyal dari sensor sesuai dengan kondisi berkendara.
Volume injeksi aktual sama dengan volume injeksi dasar yang ditentukan oleh sinyal yang diterima dari berbagai sensor.
Untuk
mengkalkulasi volume injeksi, ECU mesin membandingkan volume dasar, dan
menentukan yang lebih kecil sebagai volume injeksi.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan koreksi volume injeksi. Pilih pernyataan
yang Salah.
Saat suhu intake udara rendah, koreksi dibuat untuk meningkatkan volume injeksi.
Saat suhu bahan bakar meningkat,koreksi dibuat untuk meningkatkan volume injeksi.
Saat suhu pendingin tinggi, koreksi dibuat untuk meningkatkan volume injeksi.
Saat tekanan (volume) intake udara tinggi, koreksi dibuat untuk meningkatkan volume injeksi.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan injection timing. Pilih pernyataan
yang Salah.
Injection
timing ditentukan oleh ECU sesuai dengan kondisi suhu pendingin, dan
berdasarkan kalkulasi kecepatan mesin dan bukaan akselerator
Pada EFI-diesel konvensional, waktu injeksi aktual
dikalkulasikan berdasarkan sensor kecepatan
mesin dan sensor posisi crankshaft.
Pada EFI-diesel konvensional dan common-rail EFI-diesel, beragam koreksi dilibatkan dalam menentukan waktu injeksi.
Pada EFI-diesel konvensional dan common-rail EFI-diesel, waktu target
injeksi dan waktu aktual dibandingkan, dan ECU meng-output sinyal timing advance atau timing retard.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kontrol ECU atas common-rail EFI-diesel.
Pilih pernyataan yang Salah.
ECU
menentukan tekanan bahan bakar yang dihasilkan berdasarkan volume
injeksi aktual yang telah ditentukan oleh sinyal yang diterima dari
berbagai sensor dan kecepatan mesin pada saat itu.
Bahkan apabila kecepatan mesin sama, tekanan bahan bakar yang dihasilkan meningkat apabila bukaan akselerator lebar.
Setelah
menentukan tekanan bahan bakar, ECU mengirim sinyal kontrol tekanan
bahan bakar ke SCV, dan meegulasikan volume bahan bakar yang ditarik
kedalam plunger untuk mengontrol tekanan bahan bakar.
Tekanan
bahan bakar yang dihasilkan dipasok kembali ke ECU oleh pompa suplai
untuk secara konstan menjaga tekanan bahan bakar optimal.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan sistem self-diagnosis. Pilih pernyataan
yang Salah.
Kerusakan dalam sistem elektronik ditentukan oleh ECU dan area kerusakan ditampilkan oleh DTC (Diagnostic Trouble Code).
Fungsi
Fungsi self-diagnosis terdiri dari mode normal yang menampilkan area kerusakan oleh DTC, dan mode cek (test) yang memeriksa fungsi self-diagnosis ECU itu sendiri.
ECU dapat menyimpan kondisi mesin dalam memorinya saat DTC mendeteksi
agar nantinya kondisi dapat diverifikasi dengan menggunakan tester
genggam.
Bila
beberapa sensor rusak dan tidak dapat meng-output sinyal yang benar,
ECU akan mengganti mereka dengan nilai yang ditentukan sebelumnya agar
kendaraan dapat digunakan.
Aktuator Berfungsi meningkatkan tekanan bahan bakar sebelum di sprotkan di ruang bakar
OCV (Oil Control Valve)
Injektor
Intek Air Temperatur sensor (IAT)
Fuel Pump
O2 ( oksigen) sensor)
Sensor berfungsi membuka saluran uap gas dari tangki bahan bakar menuju chorrle canister adalah....
OCV (Oil Control Valve)
MAP (Manifuld Absould Pressure)
VSV (vakum Switcing Valve)
CKP (Crankshaft Posisi Sensor)
(IAT) Intek Air Temperatur sensor
Sebuah komponen kendaraan yang berfungsi sebagai pendeteksi Keadaan Mesin adalah....
Sensor
ECU
Fuse
Aktuator
Relay
BERFUNGSI MELAKSAKAN TUGAS YANG DI BERIKAN OLEH ECU ATAU PELAKSANANYA adalah
Sensor
ECU
Fuse
Aktuator
Relay
SEPERANGKAT ALAT YANG BEREKERJA SEBAGAI SEBUAH SISTEM PENGATUR DAN PENGONTROL PADA KENDARAAN ADALAH....
Sensor
ECU
Fuse
Aktuator
Relay
Sensor berfungsi mendeteksi tingkat kevakuman di saluran intek manifuld
(IAT) Intek Air Temperatur sensor
O2 ( oksigen) sensor
MAP (Manifuld Absould Pressure)
CKP (Crankshaft Posisi Sensor)
WTS (Water Temperatur Sensor)
Sensor berfungsi mendeteksi berapa temperatur udara/suhu yang masuk ke ruang bakar adalah....
(IAT) Intek Air Temperatur sensor
O2 ( oksigen) sensor
CMP( Camshaft posisi Sensor)
CMP( Camshaft posisi Sensor)
WTS (Water Temperatur Sensor)
Sensor berfungsi mendeteksi langka kerja mesin adalah....
WTS (Water Temperatur Sensor)
CMP( Camshaft posisi Sensor)
CKP (Crankshaft Posisi Sensor)
VSV (vakum Switcing Valve)
OCV (Oil Control Valve)
Yang tidak termasuk komponen aktuator yang mempunyai fungsi sebagai pendeteksi suhu air radiator adalah....
OCV (Oil Control Valve)
VSV (vakum Switcing Valve)
Fuel Pump
Injektor
WTS (Water Temperatur Sensor)
Yang termasuk aktuator mempunyai fungsi sebagai pengabutan dan penyemprotan bahan bakar di ruang bakar adalah....
injektor
sprakplug
Fuel Pump
CMP( Camshaft posisi Sensor)
O2 ( oksigen) sensor
Jumlah bensin yang disemprotkan melalui injector ke masing-masing intake manifold pada system EFI secara bergantian dipengaruhi oleh beberapa sensor , kecuali :
intake air temperature sensor
throttle position sensor
water temperature sensor
regulator
Untuk mendeteksi jumlah udara yang masuk sesuai besarnya pembukaan sudut dan mengubahnya dengan potensiometer ke dalam signal tegangan dan mengirim signal ke ECU merupakan fungsi …..
manifold pressure sensor
oxygen sensor
air flow meter
air temperature sensor
Untuk mengukur tekanan udara dalam intake manifold kemudian melakukan penghitungan jumlah udara yang masuk yang dirubah ke dalam signal tegangan yang dikirim ke ECU berupa suatu signal merupakan fungsi …..
ignition signal
manifold pressure sensor
air flow meter
air temperature sensor
Untuk mengendalikan pengoperasian actuator-actuator berdasarkan pada output dari sinyal-sinyal sensor sebagai respon terhadap berbagai kondisi kerja engine yang beragam adalah …..
AFI
EFI
ECU
ACCU
Dibawah ini yang bukan merupakan komponen aktuator adalah…
Injector
Idle Speed Control
Check Engine Lamp
Intake Air Temperatur
Komponen sistem injeksi bahan bakar kontrol elektronik yang bertugas mendeteksi campuran bahan bakar adalah:
throttle position sensor
air valve sensor
manifold absolute pressure (MAP) sensor
oxygen sensor
Komponen yang digunakan untuk mengatur banyak sedikitnya udara yang melalui idle port ketika katup gas dalam posisi tertutup agar mesin dapat tetap hidup pada putaran idle atau stasioner adalah…
Injector
Idle Speed Control
Check Engine Lamp
Intake Air Temperatur
Berikut ini adalah sensor yang menngirimkan sinyal ke ECU untuk kemudian mongkontrol ISC valve, kecuali….
Throtle Position Sensor
MAP Sensor
CMP Sensor
ABS sensor
Seorang mekanik menyarankan pada pengguna mobil untuk menyalakan engine ketika pompa bahan bakar berhenti berbunyi/bekerja. Mengapa demikian?
Agar pompa bahan bakar selesai memompa bahan bakar ke sistem terlebih dahulu
Agar pembakaran pada ruang bakar menjadi lebih maksimal
Agar engine mencapai suhu kerja terlebih dahulu
Agar konsumsi bahan bakar lebih irit
Check Engine mobil pak cahya menyala / berkedip. Mengapa demikian?
Adanya actuator yang mengalami kerusakan
Adanya sensor yang mengalami kerusakan
ECU yang mengalami kerusakan
Disebabkan karena engine panas, check engine akan mati sendiri saat kondisi engine dingin
