NEW
Font size
WorksheetsDietetik
Total questions: 15
Worksheet time: 5mins
Mengamati dan mengukur asupan makan pasien selama dalam perawatan di rumah sakit dalam PAGT termasuk langkah
Kajian gizi
Diet history
Monitoring
Evaluasi
Skrining
Salah satu indikator yang penting untuk dimonitor pada pasien anak gizi buruk sebagai gambaran perkembangan asuhan gizi yang diberikan pada anak tersebut adalah ....
Berat Badan
Tinggi badan
Suhu tubuh
Tekanan darah
Kondisi klinis
A, usia 50 tahun, baru saja didiagnosa hipertensi. Hasil diskusi dengan ahli gizi Tuan A ditetapkan dengan diet garam rendah II, maka jumlah garam yang boleh ditambahkan dalam makanan adalah ....
Tanpa penambahan sama sekali
Satu setengah sendok teh
Satu sendok teh
Setengah sendok teh
Dua sendok teh
Osmolaritas, daya cerna, densitas energi, kandungan laktosa, kandungan lemak, nilai viskositasnya, hal-hal tersebut diperhatikan dalam membuat makanan ....
Enteral
Parenteral
Oral dan enteral
Oral dan parenteral
Enteral dan parenteral
Pada fase stabilisasi, formula apa yang sebaiknya diberikan pada pasien dengan diare?
F 100
F75 dengan tepung
F75 Modifikasi I
F 100 Modifikasi
F75 Modifikasi II
Pasien anak gizi buruk pada fase rehabilitasi sebaiknya diberikan makanan lumat bila berat badannya ....
Kenaikan BB > 50 gram
BB awal perawatan ≤ 3 SD
Masih ada penyakit penyerta
Masih ada odema
Berat badan < 7 kg
Pada pasien HIV dengan terapi HAART (highly active antiretroviral theraphy) agar tidak terjadi sindroma redistribusi lemak sebaiknya dalam kehidupan sehari-hari diimbangi dengan ....
Minum semua obat yang resepkan
Minum suplemen vitamin dan mineral
Melakukan aktifitas fisik secara teratur
Mengonsumsi diet energi tinggi protein tinggi rendah lemak
Meningkatkan asupan enegi terutama sumber lemak tidak jenuh
Tuan A adalah perokok berat, baru baru ini tuan mengeluh sesak nafas dan pergi periksa ke klinik paru. Diagnosa terbaru adalah Tuan A menderita PPOK. Keluhan yang diceritakan adalah perut kembung, dan sakit ulu hati. Diantara pernyataan di bawah ini yang menyebabkan keluhan makin hebat adalah ....
Porsi kecil tapi sering
Minuman tanpa soda
Kobis,bawang bombay,brokoli
Kentang rebus, sereal susu, pisang
Sereal, susu, dan telur rebus
Total serum bilirubin yang meningkat melebihi nilai normal pada kondisi hepatitis menunjukkan ....
Kerusakan sel hati
Defisiensi vitamin dan mineral
Adanya jaundice hiperbilirubinemia
Dampak asupan E & P tidak sesuai dengan kebutuhan
Hati tidak dapat membuang hasil destruksi sel darah merah
Pada kondisi hepatitis selalu diiringi dengan tanda SGOT dan SGPT meningkat, bilirubin meningkat, pasien tampak kuning, maka diagnosis gizi yang dapat ditetapkan adalah ....
Asupan lemak berlebih berkaitan dengan hepatitis ditandai dengan SGOT, SGPT dan bilirubin melebihi normal dan pasien tampak kuning
Perubahan gastrointestinal berkaitan dengan hepatitis ditandai dengan SGOT, SGPT dan bilirubin melebihi normal dan pasien tampak kuning
Interaksi obat dan makanan berkaitan dengan hepatitis ditandai dengan SGOT, SGPT dan bilirubin melebihi normal dan pasien tampak kuning
Gangguan utilisasi zat gizi lemak berkaitan dengan hepatitis ditandai dengan SGOT, SGPT dan bilirubin melebihi normal dan pasien tampak kuning
Perubahan nilai laboratorium terkait lemak berkaitan dengan hepatitis ditandai dengan SGOT, SGPT dan bilirubin melebihi normal dan pasien tampak kuning
Data yang dimonitoring dan dievaluasi pada kondisi gangguan empedu dengan masalah gizi perubahan gastrointestinal adalah
Perubahan asupan energi selama 3 hari
B. C. D. E. Perubahan warna feses kuning selama 3 hari
Perubahan berat badan selama 7 hari naik 0,5 kg
Perubahan nilai laboratorium bilirubin total, direct dan indirect
Perubahan keluhan mual, muntah, kembung dan asupan energi selama 3 hari
Masalah gizi pada kasus anemia pada pasien ibu hamil, prioritas intervensinya adalah ....
Memperbaiki kondisi fisik dan klinis pasien
Memperbaiki berat badan mencapai ideal
Memperbaiki nilai laboratorium terkait gizi
Meningkatkan asupan dan kualitas makanan
Meningkatkan pengetahuan pola makan seimbang
Ny. S mengalami penurunan berat badan yang tidak diharapkan berkaitan menurunnya nafsu makan adanya mual yang berlebihan disertai penurunan asupan ditandai dengan berat badan turun 3 kg dalam 3 minggu. Aspek yang menjadi target monitoring dan evaluasi adalah ....
Nafsu makan
Berat badan
Asupan makan
Rasa mual
Kebutuhan gizi
Apabila target intervensi yang diukur saat kegiatan monitoring dan evaluasi telah tercapai maka ....
Dilakukan re-asesmen
Mencari masalah gizi baru
Mencapai target baru
Asuhan gizi tidak dilanjutkan
Kembali lagi dari awal
Rekomendasi diet yang sesuai diterapkan pada pasien dengan asupan oral inadekuat yang disebabkan oleh sakit menelan, mual, tidak muntah disertai nafsu makan yang menurun yaitu ....
Bentuk makanan biasa, frekuensi 3x makanan utama, 2x selingan
Bentuk makanan lunak dan penambahan suplemen vitamin
Modifikasi makanan lumat dan cair (oral nutrition support)
Modifikasi makanan lumat, ditambah cair melalui NGT
Bentuk makanan cair, melalui NGT
