wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LLCS 1. Konsep Dasar dan Penelitian Sejarah

Total questions: 85

Worksheet time: 43mins

Name
Class
Date
1.

Sebutkan salah satu dari Lima Unsur Sejarah menurut Kuntowijoyo yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang benar-benar terjadi di masa lampau disebut ___.

a)

Peristiwa

b)

Kronologi

c)

Tokoh

d)

Waktu

2.

Menurut Kuntowijoyo, narasi atau cerita yang disusun berdasarkan ingatan, kesaksian, atau bukti tentang peristiwa disebut ___.

a)

Kisah

b)

Mitos

c)

Legenda

d)

Dongeng

3.

Menurut Kuntowijoyo, suatu disiplin ilmu yang memiliki metode, objek, dan teori untuk menganalisis peristiwa masa lalu secara sistematis dan kritis disebut ___.

a)

Ilmu

b)

Filsafat

c)

Sastra

d)

Teknologi

4.

Menurut Kuntowijoyo, menekankan bahwa dalam penulisannya, sejarawan membutuhkan intuisi, emosi, dan gaya bahasa untuk menyusun narasi yang menarik dan bermakna disebut ___?

a)

Seni

b)

Metode

c)

Teori

d)

Data

5.

Menurut Kuntowijoyo, sejarah memberikan pelajaran, nilai-nilai, dan hikmah yang dapat dijadikan pedoman untuk kehidupan masa kini dan masa depan disebut ___.

a)

Pendidikan

b)

Ekonomi

c)

Politik

d)

Teknologi

6.

Menurut Ibnu Khaldun, sejarah adalah catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia dan tentang perubahan yang terjadi pada watak masyarakat.

a)

Benar

b)

Salah

7.

Menurut konsep sejarah tentang masyarakat dan peradaban, sejarah bukan sekadar daftar raja atau perang, tetapi studi tentang transformasi sosial masyarakat manusia. Apa yang dilihat oleh sejarah dalam konsep ini?

a)

A. Pola-pola naik turunnya peradaban (daur sosial)

b)

B. Daftar raja dan perang

c)

C. Hanya kejadian politik

d)

D. Hanya kejadian ekonomi

8.

Sejarah harus menjelaskan "mengapa" dan "bagaimana" suatu peristiwa terjadi, dengan mencari sebab-sebab yang mendalam. Apa yang ditekankan dalam penjelasan kausalitas sejarah?

a)

Pentingnya verifikasi fakta dan skeptisisme terhadap informasi yang diterima

b)

Hanya menerima informasi dari buku

c)

Tidak perlu mencari sebab

d)

Hanya melihat akibat

9.

Konsep 'Ashabiyah' (Solidaritas Sosial) menyatakan bahwa sejarah manusia digerakkan oleh dinamika 'ashabiyah'. Apa yang dimaksud dengan 'ashabiyah'?

a)

Ikatan kelompok, solidaritas

b)

Perang antar negara

c)

Perdagangan antar bangsa

d)

Penemuan teknologi

10.

Menurut Louis Gottschalk, publikasi tentang peristiwa masa lalu harus didasarkan pada rekonstruksi imajinatif dari masa lalu menggunakan data dari penelitian kritis atas rekaman masa lampau. Apa saja sumber yang dapat digunakan?

a)

Sumber tertulis, lisan, arkeologis

b)

Hanya sumber tertulis

c)

Hanya sumber lisan

d)

Hanya sumber arkeologis

11.

Sejarah adalah rekonstruksi dari masa lalu. Apa yang dimaksud dengan rekonstruksi dalam konteks sejarah menurut Gottschalk?

a)

Membangun kembali berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan masa lalu

b)

Membuat cerita fiksi

c)

Menulis ulang sejarah tanpa bukti

d)

Mengabaikan fakta

12.

Konsep 'Sisa-Sisa' (Residues/Records) menyatakan bahwa masa lalu hanya dapat diketahui melalui "sisa-sisa"-nya. Sebutkan contoh sisa-sisa yang dimaksud!

a)

Bukti atau rekaman seperti dokumen, arsip, artefak, dan kesaksian.

b)

Cerita fiksi yang diciptakan di masa kini.

c)

Ramalan tentang masa depan.

d)

Pendapat pribadi tanpa dasar sejarah.

13.

Rumus "Sejarah = Jejak Masa Lalu + Interpretasi Sejarawan" menyatakan bahwa sejarah terbentuk dari fakta-fakta (jejak) yang ditemukan, lalu diinterpretasikan oleh sejarawan. Apa tujuan dari interpretasi ini?

a)

Menciptakan suatu narasi yang koheren

b)

Mengaburkan fakta

c)

Menghilangkan bukti

d)

Membuat cerita fiksi

14.

Mengapa verifikasi sumber penting dalam sejarah?

a)

Agar peristiwa masa lalu dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah.

b)

Agar sejarah menjadi lebih menarik untuk dibaca.

c)

Supaya semua sumber dianggap benar tanpa pengecekan.

d)

Agar peristiwa masa lalu bisa diubah sesuai keinginan.

15.

Menurut Barbara Watson Andaya & Leonard Y. Andaya, sejarah adalah studi tentang _______ dan kesinambungan dalam masyarakat dan kebudayaan manusia.

a)

perubahan

b)

kekuasaan

c)

perdagangan

d)

penjajahan

16.

Menurut Barbara Watson Andaya & Leonard Y. Andaya, penting melihat sejarah dari perspektif inklusif dan terhubung karena:

a)

Dapat memahami hubungan antar peristiwa dan masyarakat secara lebih luas.

b)

Hanya fokus pada satu wilayah saja.

c)

Agar sejarah menjadi lebih sederhana.

d)

Supaya sejarah tidak berubah.

17.

Kontribusi besar Andaya dalam memasukkan perspektif gender ke dalam historiografi adalah:

a)

Mengintegrasikan peran perempuan dalam sejarah Asia Tenggara

b)

Mengembangkan teori ekonomi baru

c)

Menulis novel sejarah terkenal

d)

Mendirikan museum sejarah perempuan

18.

Sejarah maritim menurut Andaya melihat sejarah sebagai jaringan hubungan ______, ekonomi, dan budaya yang menghubungkan berbagai pulau dan masyarakat.

a)

maritim

b)

politik

c)

pertanian

d)

industri

19.

Isilah bagian yang kosong: Nama penulis yang membahas inklusivitas & interkoneksi adalah ________.

a)

Barbara Watson Andaya

b)

Anthony Reid

c)

John Smail

d)

Denys Lombard

20.

Isilah bagian yang kosong: Topik yang dibahas oleh Barbara Watson Andaya adalah ________.

a)

Inklusivitas & interkoneksi

b)

Ekonomi & perdagangan

c)

Teknologi & inovasi

d)

Politik & pemerintahan

21.

Jelaskan pengertian perubahan dalam konteks sejarah!

a)

Perubahan adalah transformasi, peralihan, atau pertumbuhan dalam struktur sosial, politik, ekonomi, budaya, dan teknologi dalam masyarakat dari satu masa ke masa lainnya. Perubahan bisa bersifat revolusioner (cepat, mendasar) atau evolusioner (lambat, bertahap).

b)

Perubahan adalah peristiwa yang hanya terjadi di bidang ekonomi tanpa mempengaruhi aspek lain dalam masyarakat.

c)

Perubahan adalah proses yang selalu bersifat negatif dan merugikan masyarakat.

d)

Perubahan adalah kejadian yang hanya terjadi secara tiba-tiba tanpa proses bertahap.

22.

Apa yang dimaksud dengan keberlanjutan dalam sejarah?

a)

Keberlanjutan adalah unsur-unsur yang bertahan, dilestarikan, dan terus menerus diwariskan dari masa lalu ke masa kini, seperti nilai-nilai, tradisi, kelembagaan, pola pikir, atau struktur sosial yang memberikan stabilitas dan identitas pada masyarakat.

b)

Keberlanjutan adalah perubahan besar yang terjadi secara tiba-tiba dalam masyarakat.

c)

Keberlanjutan adalah proses hilangnya seluruh tradisi dan nilai-nilai lama.

d)

Keberlanjutan adalah peristiwa sejarah yang hanya terjadi satu kali dan tidak berulang.

23.

Perubahan besar dalam sejarah sering terjadi dalam kerangka institusi atau nilai-nilai lama yang berkelanjutan. Contoh dari hal ini adalah...

a)

Revolusi Industri di Inggris

b)

Reformasi Gereja di Eropa

c)

Koeksistensi dan Sinkretisme

24.

Keinginan untuk mempertahankan keberlanjutan spiritual dalam agama Kristen di Eropa justru melahirkan perubahan besar dalam struktur keagamaan dan politik. Peristiwa ini dikenal sebagai...

a)

Revolusi Industri

b)

Reformasi Gereja

c)

Koeksistensi dan Sinkretisme

25.

Dalam banyak masyarakat, terutama pasca-kolonial, perubahan dan keberlanjutan hidup berdampingan dan saling mempengaruhi. Pernyataan ini benar atau salah?

a)

True

b)

False

26.

Jelaskan mengapa menghindari determinisme penting dalam penulisan sejarah!

a)

Karena sejarah bukanlah jalan linear menuju satu titik akhir. Setiap perubahan mengandung unsur lama yang bertahan, dan setiap keberlanjutan telah melalui proses adaptasi.

b)

Karena sejarah selalu berulang dengan pola yang sama tanpa adanya perubahan.

c)

Karena penulisan sejarah harus selalu bersifat subjektif dan tidak boleh menggunakan data.

d)

Karena determinisme membuat sejarah menjadi lebih mudah dipahami tanpa perlu analisis mendalam.

27.

Apa yang dimaksud dengan memahami kompleksitas masyarakat dalam penulisan sejarah?

a)

Konsep ini membantu menjelaskan mengapa modernisasi tidak serta merta menghapus tradisi, atau mengapa revolusi politik seringkali gagal mengubah kultur masyarakat secara instan.

b)

Memahami kompleksitas masyarakat berarti hanya fokus pada peristiwa politik yang terjadi dalam sejarah.

c)

Memahami kompleksitas masyarakat berarti mengabaikan faktor ekonomi dalam penulisan sejarah.

d)

Memahami kompleksitas masyarakat hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi dalam sejarah.

28.

Mengapa penting menelusuri akar masalah kontemporer dalam menganalisis sejarah?

a)

Banyak masalah masa kini, seperti konflik identitas atau ketimpangan, hanya dapat dipahami dengan melacak unsur mana yang berubah dan mana yang bertahan dari masa lalu.

b)

Karena sejarah hanya berisi peristiwa masa lalu yang tidak relevan dengan masa kini.

c)

Akar masalah kontemporer tidak berhubungan dengan sejarah sama sekali.

d)

Menelusuri akar masalah hanya penting untuk kepentingan akademis, bukan untuk memahami masyarakat.

29.

Sejarah sebagai peristiwa merujuk pada segala sesuatu yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Peristiwa ini bersifat ______, unik, dan abadi, artinya hanya terjadi satu kali dan tidak dapat diubah.

a)

objektif

b)

subjektif

c)

fiktif

d)

relatif

30.

Letusan Gunung Krakatau 1883 adalah peristiwa geologis yang sangat dahsyat dan menewaskan puluhan ribu jiwa. Fakta ledakannya adalah sebuah peristiwa _______.

a)

sejarah

b)

fiksi

c)

ilmiah

d)

modern

31.

Sejarah sebagai kisah adalah...

a)

cerita atau narasi tentang peristiwa masa lalu yang disusun berdasarkan interpretasi seseorang

b)

catatan kronologis tentang kejadian masa depan

c)

ilmu yang hanya mempelajari benda purbakala

d)

kumpulan mitos dan legenda tanpa bukti

32.

Buku "Sukarno: An Autobiography" adalah contoh sejarah sebagai kisah karena:

a)

Ditulis berdasarkan data statistik

b)

Disusun berdasarkan wawancara dan interpretasi penulis

c)

Hanya berisi foto-foto

d)

Tidak memiliki sudut pandang tertentu

33.

Film "Soekarno: Indonesia Merdeka" (2013) adalah contoh sejarah sebagai kisah karena:

a)

Hanya menampilkan fakta objektif

b)

Merupakan hasil interpretasi artistik terhadap peristiwa sejarah

c)

Tidak melibatkan sudut pandang penulis

d)

Tidak mengisahkan tokoh yang sama

34.

Sejarah sebagai ilmu berarti sejarah memiliki ________, objek studi, dan teori untuk mencapai kebenaran.

a)

metode

b)

fakta

c)

peristiwa

d)

tokoh

35.

Berikut ini yang merupakan tahapan-tahapan dalam metode sejarah adalah ....

a)

Heuristik, Kritik, Interpretasi, Historiografi

b)

Observasi, Eksperimen, Analisis, Evaluasi

c)

Identifikasi, Klasifikasi, Verifikasi, Publikasi

d)

Pengumpulan data, Pengolahan data, Penyajian data, Evaluasi

36.

Sebutkan empat langkah yang harus dilakukan seorang sejarawan dalam penelitian tentang Peristiwa G30S 1965!

a)

1. Heuristik, 2. Verifikasi, 3. Interpretasi, 4. Historiografi

b)

1. Observasi, 2. Eksperimen, 3. Analisis, 4. Evaluasi

c)

1. Identifikasi, 2. Eksplorasi, 3. Eksplanasi, 4. Konfirmasi

d)

1. Pengumpulan data, 2. Pengolahan data, 3. Penyajian data, 4. Penarikan kesimpulan

37.

Apa yang dimaksud dengan heuristik dalam penelitian sejarah?

a)

Mengumpulkan berbagai sumber (arsip nasional, dokumen diplomatik AS, kesaksian pelaku dari berbagai kubu, surat kabar era itu).

b)

Menafsirkan makna dari sumber sejarah yang telah ditemukan.

c)

Menyusun kronologi peristiwa berdasarkan sumber yang ada.

d)

Membuat kesimpulan akhir dari data sejarah yang telah dianalisis.

38.

Langkah verifikasi dalam penelitian sejarah bertujuan untuk:

a)

Mengumpulkan sumber

b)

Memeriksa keaslian dokumen dan kredibilitas kesaksian

c)

Menulis kesimpulan

d)

Menghubungkan fakta-fakta

39.

Interpretasi dalam penelitian sejarah adalah menghubungkan fakta-fakta yang teruji untuk membangun analisis sebab-akibat yang logis.

a)

True

b)

False

40.

Apa yang membedakan karya sejarah ilmiah dengan cerita fiksi atau propaganda menurut penjelasan di atas?

a)

Penulisan kesimpulan dalam bentuk karya tulis yang disertai catatan kaki dan daftar pustaka (historiografi).

b)

Penggunaan bahasa yang bersifat imajinatif dan tidak terikat fakta.

c)

Penyajian peristiwa berdasarkan sudut pandang tokoh utama saja.

d)

Penyusunan cerita berdasarkan khayalan dan tujuan menghibur.

41.

Mengapa seni dalam menulis sejarah penting menurut penjelasan pada bagian 'Sejarah sebagai Seni'?

a)

Agar karya sejarah menjadi narasi yang koheren, menarik, dan dapat dipahami oleh pembaca.

b)

Agar sejarah hanya berisi data dan angka tanpa interpretasi.

c)

Supaya sejarah dapat ditulis secara acak tanpa memperhatikan urutan peristiwa.

d)

Agar sejarah menjadi sulit dipahami dan membingungkan pembaca.

42.

Buku 'Pemberontakan Nuku' karya Sartono Kartodirdjo adalah contoh karya sejarah yang menonjolkan seni menulis sejarah karena:

a)

Menggunakan bahasa yang puitis dan deskripsi yang detail

b)

Hanya berisi data ilmiah

c)

Tidak menggunakan narasi hidup

d)

Tidak komunikatif

43.

Sebutkan salah satu ciri utama berpikir diakronik!

a)

Bersifat Historis: Memandang pentingnya urutan waktu.

b)

Bersifat Statis: Tidak memperhatikan perubahan waktu.

c)

Fokus pada satu peristiwa saja tanpa melihat urutan waktu.

d)

Mengabaikan hubungan sebab akibat dalam sejarah.

44.

Sebutkan salah satu ciri utama berpikir diakronik!

a)

Bersifat Dinamis: Melihat bagaimana sesuatu berevolusi dan berubah.

b)

Bersifat Statis: Hanya melihat satu waktu saja.

c)

Fokus pada satu tempat tanpa perubahan.

d)

Mengabaikan urutan waktu dalam peristiwa.

45.

Sebutkan salah satu ciri utama berpikir diakronik!

a)

Ruang Lingkup Lebih Luas: Mencakup periode waktu yang panjang.

b)

Fokus pada satu peristiwa saja tanpa melihat urutan waktu.

c)

Tidak memperhatikan perubahan dan perkembangan.

d)

Hanya membahas satu tempat secara mendalam.

46.

Sebutkan salah satu ciri utama berpikir diakronik!

a)

Konsep Kunci: Kronologi, perkembangan, cause-effect/kausalitas (sebab-akibat) dalam lintas waktu.

b)

Fokus pada peristiwa yang terjadi secara bersamaan tanpa memperhatikan urutan waktu.

c)

Menekankan pada analisis struktur sosial tanpa memperhatikan perubahan waktu.

d)

Mengutamakan deskripsi tempat dan ruang daripada waktu.

47.

Sebutkan salah satu contoh penerapan berpikir diakronik dalam sejarah kemerdekaan Indonesia!

a)

Akar Pergerakan Nasional (awal abad ke-20: Budi Utomo, Sarekat Islam).

b)

Penerapan sistem tanam paksa oleh Belanda.

c)

Penemuan rempah-rempah di Maluku oleh bangsa Eropa.

d)

Pembangunan Candi Borobudur pada masa kerajaan Buddha.

48.

Sebutkan salah satu contoh penerapan berpikir diakronik dalam sejarah kemerdekaan Indonesia!

a)

Masa Pendudukan Jepang (1942-1945): Mobilisasi massa dan pelatihan militer.

b)

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 tanpa melihat peristiwa sebelumnya.

c)

Pembentukan ASEAN pada tahun 1967 sebagai bagian dari sejarah kemerdekaan.

d)

Reformasi tahun 1998 yang menandai berakhirnya Orde Baru.

49.

Sebutkan salah satu contoh penerapan berpikir diakronik dalam sejarah kemerdekaan Indonesia!

a)

Masa pendudukan Jepang (1942-1945).

b)

Pembentukan ASEAN pada tahun 1967.

c)

Reformasi sistem pendidikan pada tahun 2003.

d)

Pembangunan Monas pada tahun 1961.

50.

Sebutkan sistem pembayaran pada Zaman Pra-Sejarah menurut pendekatan diakronik!

a)

Sistem barter.

b)

Sistem uang logam.

c)

Sistem cek dan giro.

d)

Sistem pembayaran digital.

51.

Pada abad ke-20, sistem pembayaran berkembang menjadi...?

a)

uang elektronik dan cryptocurrency

b)

barter

c)

emas

52.

Apa pengertian berpikir sinkronik?

a)

Berpikir sinkronik adalah cara berpikir melintangi atau horizontal pada satu waktu tertentu, menganalisis struktur, pola, dan hubungan antar aspek dalam masyarakat pada satu titik waktu tertentu.

b)

Berpikir sinkronik adalah cara berpikir yang hanya berfokus pada masa depan tanpa memperhatikan masa lalu.

c)

Berpikir sinkronik adalah cara berpikir yang selalu membandingkan dua peristiwa yang berbeda waktu.

d)

Berpikir sinkronik adalah cara berpikir yang hanya melihat satu aspek saja tanpa memperhatikan hubungan dengan aspek lain.

53.

Ciri utama berpikir sinkronik adalah lebih menekankan pada struktur...?

a)

sosial

b)

ekonomi

c)

budaya

54.

Berpikir sinkronik bersifat statis, artinya...

a)

Menganalisis keadaan pada satu waktu tertentu tanpa melihat proses sebelumnya.

b)

Menganalisis peristiwa berdasarkan urutan waktu.

c)

Melihat perubahan yang terjadi dari masa ke masa.

d)

Menghubungkan peristiwa masa lalu dan masa kini.

55.

Sebutkan empat aspek yang dianalisis oleh sejarawan pada kondisi Indonesia tahun 1945 dengan pendekatan sinkronik!

a)

1. Aspek Politik, 2. Aspek Sosial, 3. Aspek Ekonomi, 4. Aspek Geografis

b)

1. Aspek Budaya, 2. Aspek Teknologi, 3. Aspek Militer, 4. Aspek Kesehatan

c)

1. Aspek Pendidikan, 2. Aspek Agama, 3. Aspek Transportasi, 4. Aspek Pariwisata

d)

1. Aspek Hukum, 2. Aspek Seni, 3. Aspek Lingkungan, 4. Aspek Komunikasi

56.

Apa yang dimaksud dengan aspek politik dalam analisis kondisi Indonesia tahun 1945 menurut pendekatan sinkronik?

a)

Kekosongan kekuasaan, persiapan proklamasi, peran BPUPKI/PPKI.

b)

Perkembangan ekonomi pasca kemerdekaan, pertumbuhan industri, dan perdagangan.

c)

Perubahan sosial budaya akibat kolonialisme, perkembangan seni dan bahasa.

d)

Kondisi geografis Indonesia, letak strategis, dan sumber daya alam.

57.

Struktur kekuasaan masyarakat Jawa abad ke-19 pada era Cultuurstelsel (Tanam Paksa) meliputi hubungan antara...

a)

Raja, Priyayi, dan Belanda.

b)

Petani, Buruh, dan Pedagang.

c)

Sultan, Ulama, dan Rakyat.

d)

Gubernur, Tentara, dan Guru.

58.

Pada era Cultuurstelsel, sistem tanam paksa merupakan bagian dari struktur ekonomi masyarakat Jawa.

a)

True

b)

False

59.

Perbandingan singkat: Orientasi pendekatan diakronik adalah...

a)

Waktu (Time-Oriented)

b)

Tempat (Place-Oriented)

c)

Objek (Object-Oriented)

d)

Peristiwa (Event-Oriented)

60.

Perbandingan singkat: Sifat pendekatan sinkronik adalah...

a)

Statis, Struktural

b)

Dinamis, Kausalitas

c)

Kronologis, Historis

d)

Temporal, Naratif

61.

Isilah bagian yang kosong berikut: Sudut pandang ________: Sejarah ditulis dari kacamata orang Eropa (Belanda). Indonesia dilihat sebagai "obyek" dan "latar belakang" dari aktivitas kolonial.

a)

Eropasentris

b)

Indonesiasentris

c)

Nasionalis

d)

Subyektif

62.

Isilah bagian yang kosong berikut: Sejarah ________: Fokus pada kegiatan pemerintah kolonial, gubernur jenderal, perdagangan VOC, dan peperangan. Rakyat jelata hampir tidak muncul.

a)

Politik-Elitis

b)

Sosial-Budaya

c)

Ekonomi-Maritim

d)

Agama-Kepercayaan

63.

Isilah bagian yang kosong berikut: Sejarah sebagai ________: Sering digunakan untuk membenarkan dan memuliakan penjajahan, menampilkan Belanda sebagai pembawa "peradaban" dan "ketertiban".

a)

Legitimasi

b)

Kebudayaan

c)

Ekonomi

d)

Politik

64.

Isilah bagian yang kosong berikut: Sumber dari ________: Hanya menggunakan dokumen-dokumen resmi pemerintah kolonial, sehingga hanya menampilkan versi penguasa.

a)

Arsip Kolonial

b)

Sumber Lisan

c)

Sumber Pribadi

d)

Sumber Tradisional

65.

Isilah bagian yang kosong berikut: Mitos "Zaman Kegelapan" ________: Sering menggambarkan masa sebelum kedatangan Belanda sebagai masa yang kacau dan tidak beradab, untuk mengkontraskan dengan "tatanan" yang dibawa kolonial.

a)

Pra-Kolonial

b)

Reformasi

c)

Orde Baru

d)

Modern

66.

Sebutkan salah satu contoh karya historiografi kolonial !

a)

"Geschiedenis van Nederlandsch Indië" karya F.W. Stapel.

b)

"Babad Tanah Jawi" karya tidak diketahui.

c)

"Sejarah Nasional Indonesia" karya Nugroho Notosusanto.

d)

"Indonesia Menggugat" karya Ir. Soekarno.

67.

Apa tujuan utama dari historiografi nasional menurut teks?

a)

Untuk memperkuat bangsa dengan menciptakan narasi kepahlawanan dan perjuangan bersama melawan kolonialisme.

b)

Untuk mendukung kepentingan politik pemerintah saat ini.

c)

Untuk menonjolkan peran individu tertentu dalam sejarah.

d)

Untuk menghapus jejak sejarah kolonial sepenuhnya.

68.

Pilihlah salah satu ciri utama historiografi nasional berikut:

a)

Sudut pandang Erosentris

b)

Sudut pandang Indonesiasentris

c)

Sudut pandang Kolonialis

d)

Sudut pandang Individualis

69.

Lengkapi pernyataan berikut: Narasi dalam historiografi nasional seringkali menonjolkan perlawanan heroik para pahlawan terhadap ______ yang kejam.

a)

penjajah

b)

pedagang

c)

petani

d)

pejabat

70.

Salah satu contoh karya historiografi nasional adalah buku "Sejarah Nasional Indonesia" yang diterbitkan oleh ______.

a)

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (sekarang Kemendikbud)

b)

Perpustakaan Nasional

c)

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

d)

Badan Bahasa

71.

Apa fungsi mitologi dan simbolisme dalam historiografi nasional?

a)

Membangun mitos-mitos pemersatu, seperti "Sumpah Pemuda" sebagai kristalisasi persatuan atau "Revolusi 1945" sebagai perjuangan seluruh rakyat.

b)

Menjelaskan perkembangan teknologi modern dalam sejarah nasional.

c)

Menggambarkan peran ekonomi global dalam pembentukan identitas nasional.

d)

Menyoroti perbedaan budaya antar daerah tanpa mencari titik temu.

72.

Sebutkan salah satu ciri utama historiografi lokal/daerah yang menitikberatkan pada sejarah suatu daerah, suku, atau komunitas tertentu!

a)

Fokus pada Lokalitas/Region: Menitikberatkan sejarah suatu daerah, suku, atau komunitas tertentu.

b)

Mengabaikan peran masyarakat lokal dalam sejarah nasional.

c)

Menitikberatkan pada sejarah global tanpa memperhatikan aspek lokal.

d)

Hanya membahas sejarah tokoh-tokoh nasional tanpa melihat konteks daerah.

73.

Apa tujuan dari historiografi lokal/daerah sebagai koreksi dan pelengkap?

a)

Melengkapi dan mengoreksi historiografi nasional yang sering mengabaikan atau menyederhanakan dinamika daerah.

b)

Menghapus peran tokoh nasional dalam sejarah Indonesia.

c)

Mengganti seluruh isi historiografi nasional dengan sejarah lokal.

d)

Menonjolkan konflik antar daerah tanpa solusi.

74.

Historiografi lokal/daerah sering disebut juga sebagai sejarah dari bawah (Bottom-Up). Jelaskan maksudnya!

a)

Tidak hanya membahas raja atau bupati, tetapi juga kehidupan sehari-hari rakyat, tradisi lokal, dan peran kelompok marginal.

b)

Hanya berfokus pada peristiwa-peristiwa besar yang melibatkan tokoh nasional.

c)

Lebih menekankan pada sejarah kerajaan dan kekuasaan elit saja.

d)

Mengabaikan peran masyarakat lokal dalam perkembangan sejarah.

75.

Salah satu ciri utama historiografi lokal/daerah adalah penggunaan sumber lokal. Sebutkan contoh sumber lokal yang dimaksud!

a)

Babad, tambo, prasasti, cerita lisan, dan tradisi setempat.

b)

Novel modern, surat kabar internasional, dan dokumen pemerintah asing.

c)

Majalah luar negeri, film Hollywood, dan komik Jepang.

d)

Surat elektronik, blog pribadi, dan media sosial global.

76.

Penekanan pada identitas kedaerahan dalam historiografi lokal/daerah bertujuan untuk apa?

a)

Memperkuat identitas dan kebanggaan daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

b)

Mengurangi peran sejarah nasional dalam pendidikan.

c)

Mengabaikan kontribusi daerah lain dalam sejarah Indonesia.

d)

Mendorong perpecahan antar daerah di Indonesia.

77.

Salah satu contoh karya historiografi lokal adalah "Perang, Dagang, Persahabatan: Surat-Surat Sultan Banten". Apa yang diungkap dalam karya ini?

a)

Mengungkap hubungan Banten dengan dunia luar dari sudut pandang lokal.

b)

Menceritakan sejarah kerajaan Mataram secara lengkap.

c)

Membahas perkembangan seni tari di Jawa Barat.

d)

Mengulas biografi para sultan di Kesultanan Demak.

78.

Siapakah penulis "The Seen and Unseen: A History of Lontaraq in South Sulawesi" dan apa yang diteliti dalam karya tersebut?

a)

Campbell Macknight, meneliti sejarah Sulawesi Selatan melalui naskah Lontara.

b)

Anthony Reid, meneliti perdagangan rempah-rempah di Maluku.

c)

Ricklefs, meneliti sejarah Jawa melalui babad Jawa.

d)

Adrian Vickers, meneliti seni dan budaya Bali.

79.

Sebutkan salah satu ciri utama dari Historiografi Modern (atau Historiografi Ilmiah / Kritis)!

a)

Berorientasi pada Masalah (Problem-Oriented), Interdisipliner, Metodologi Kritis dan Verifikatif, Multiperspektif, Deconstructive.

b)

Bersifat Mitos dan Legenda, Tidak Menggunakan Sumber Tertulis, Subjektif, Tidak Terverifikasi.

c)

Hanya Mengandalkan Cerita Lisan, Tidak Ada Analisis Kritis, Fokus pada Tokoh-Tokoh Besar Saja.

d)

Mengutamakan Unsur Magis, Tidak Memakai Metode Ilmiah, Berdasarkan Tradisi Lisan Saja.

80.

Apa yang dimaksud dengan berorientasi pada masalah dalam historiografi ini?

a)

Tidak hanya menceritakan 'apa' dan 'kapan', tetapi menjawab 'mengapa' dan 'bagaimana' dengan pertanyaan penelitian yang jelas.

b)

Hanya berfokus pada urutan peristiwa tanpa analisis lebih lanjut.

c)

Menuliskan sejarah berdasarkan opini pribadi penulis.

d)

Mengabaikan sumber-sumber primer dalam penulisan sejarah.

81.

Historiografi Modern memanfaatkan teori dan metode dari ilmu sosial lain seperti sosiologi, antropologi, ekonomi, dan geografi.

a)

Benar

b)

Salah

82.

Metodologi kritis dan verifikatif dalam historiografi modern berarti...

a)

Menerima semua sumber sejarah tanpa kritik

b)

Sangat ketat dalam kritik sumber dan tidak menerima begitu saja sumber sejarah

c)

Hanya menggunakan sumber tradisional

d)

Tidak menggunakan metode ilmiah

83.

Apa tujuan dari pendekatan multiperspektif dalam historiografi modern?

a)

Berusaha memahami peristiwa dari berbagai sudut pandang, tidak hanya dari pemenang atau penguasa.

b)

Menekankan satu sudut pandang saja dalam penulisan sejarah.

c)

Mengabaikan peran masyarakat biasa dalam sejarah.

d)

Hanya fokus pada aspek ekonomi dalam sejarah.

84.

Salah satu contoh karya historiografi modern adalah "Pemberontakan Petani Banten 1888" karya...

a)

Heather Sutherland

b)

Sartono Kartodirdjo

c)

Takashi Shiraishi

d)

Soekarno

85.

Pemahaman terhadap kategori-kategori sejarah (Nasional, Lokal, Modern) penting untuk menjadi pembaca sejarah yang kritis karena...

a)

membantu memahami berbagai sudut pandang dalam sejarah

b)

hanya fokus pada satu peristiwa sejarah saja

c)

mengabaikan peran masyarakat lokal dalam sejarah

d)

membatasi pengetahuan pada sejarah nasional saja