WorksheetsSOAL UJI PENGETAHUAN (UP) UKM PPG KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2025
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Pak Sofyan seorang guru PAI sedang merancang tujuan pembelajaran yang berfokus pada pembentukan akhlak karimah. Pak Sofyan ingin agar peserta didik memiliki keimanan, ketakwaan, dan perilaku mulia yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Pak Sofyan perlu menentukan rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling tepat sesuai indikator peningkatan iman dan takwa.
Rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik adalah …
Peserta didik mengetahui makna akhlak karimah.
Peserta didik memahami pentingnya sikap berakhlak baik.
Peserta didik membiasakan diri bersikap jujur dan amanah
Peserta didik menunjukkan perilaku sopan kepada guru.
Peserta didik menjadi teladan utama dalam lingkungan sekolah.
Seorang guru Pendidikan Agama Islam membahas topik “Etika dan Tanggung Jawab dalam Pernikahan”. Peserta didik diharapkan tidak hanya memahami hukum pernikahan, tetapi juga mampu menganalisis dampak sosial, moral, dan spiritual dari pernikahan dini yang marak terjadi di masyarakat.
Rumusan tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang paling sesuai agar peserta didik mampu berpikir kritis terhadap kasus pernikahan dini adalah …
Menyebutkan pengertian pernikahan dini.
Menjelaskan hukum pernikahan dalam Islam.
Menganalisis akibat sosial dan moral pernikahan dini
Menilai dampak psikologis bagi pasangan muda
Menyusun gagasan pencegahan pernikahan dini
Seorang guru PAI mengajarkan materi tentang kriteria hadis ṣaḥīḥ kepada peserta didik. Guru ingin merancang kegiatan pembelajaran yang menumbuhkan semangat gotong royong melalui praktik meneliti sanad dan matan hadis secara berkelompok. Mahasiswa diminta menentukan rumusan tujuan pembelajaran ranah keterampilan yang paling sesuai dengan indikator tersebut. Rumusan tujuan pembelajaran yang paling tepat untuk menumbuhkan semangat gotong royong dalam pembelajaran hadis ṣaḥīḥ adalah …
Peserta didik mampu menjelaskan syarat hadis ṣaḥīḥ secara individu.
Peserta didik mampu menganalisis sanad hadis ṣaḥīḥ dengan bimbingan guru
Peserta didik mampu menyusun laporan analisis hadis ṣaḥīḥ secara mandiri
Peserta didik mampu merancang kegiatan telaah hadis ṣaḥīḥ secara kolaboratif
Peserta didik mampu menyimpulkan keabsahan hadis ṣaḥīḥ dengan panduan contoh.
pembelajaran akidah tentang takdir seseorang, guru menghadirkan kisah tokoh yang menerima segala hasil usahanya dengan lapang dada, tanpa menyalahkan keadaan. Namun, di sisi lain, peserta didik juga menghadapi pandangan masyarakat yang mengaitkan takdir dengan tradisi lokal, seperti ritual syukuran dan selamatan. Guru ingin menumbuhkan sikap penerimaan terhadap tradisi yang tidak bertentangan dengan akidah Islam.
Rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling sesuai dengan materi tersebut adalah …
Peserta didik menunjukkan toleransi terhadap tradisi masyarakat sekitar.
Peserta didik menampilkan kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.
Peserta didik menunjukkan penerimaan terhadap tradisi yang bernilai positif.
Peserta didik membiasakan menghargai kegiatan adat di lingkungannya.
Peserta didik mencontoh perilaku tokoh dalam menjaga warisan budaya
Pak Samsuri menyampaikan materi pembelajaran Ayat Muhkamat dan Mutasyabihat, guru mendorong peserta didik untuk menemukan cara baru dalam memahami pesan Al-Qur’an agar mereka berpikir terbuka dan inovatif. Mahasiswa perlu menentukan indikator tujuan pembelajaran yang paling menggambarkan kemampuan berpikir dinamis tersebut. ujuan pembelajaran yang paling sesuai dengan pengembangan berpikir dinamis dan inovatif adalah …
Peserta didik mampu menyebutkan ciri ayat Muhkamat dan Mutasyabihat secara runtut.
Peserta didik mampu membedakan ayat Muhkamat dan Mutasyabihat berdasarkan sumber tafsir.
Peserta didik mampu merancang peta konsep hubungan ayat Muhkamat dan Mutasyabihat secara kreatif
Peserta didik mampu menyebutkan contoh ayat Muhkamat dan Mutasyabihat dari Al-Qur’an.
Peserta didik mampu menyimpulkan isi ayat Muhkamat dan Mutasyabihat berdasarkan tafsir klasik.
Pak Ali merancang pembelajaran tafsir dengan materi ayat muḥkamāt dan mutasyābihāt menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL). Dalam tahap perencanaan, Pak Ali ingin menyusun tujuan pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kritis dan memahami perbedaan makna ayat berdasarkan konteks tafsir.
Tujuan pembelajaran yang paling sesuai dengan karakteristik peserta didik pada pembelajaran tersebut adalah …
Peserta didik mampu membedakan ayat muḥkamāt dan mutasyābihāt melalui diskusi kelompok.
Peserta didik mampu menelaah makna ayat muḥkamāt dan mutasyābihāt berdasarkan konteks tafsir.
Peserta didik mampu menyebutkan contoh ayat muḥkamāt dan mutasyābihāt secara lisan.
Peserta didik mampu menghafal jenis ayat muḥkamāt dan mutasyābihāt sesuai pembagian ulama.
Peserta didik mampu mendefinisikan istilah muḥkamāt dan mutasyābihāt dengan tepat.
Guru PAI melaksanakan pembelajaran klasifikasi hadis dengan pendekatan Project-Based Learning (PjBL). Siswa dibagi dalam kelompok untuk membuat peta konsep hadis berdasarkan tingkat kesahihan dan jumlah perawi. Sebagian siswa aktif berdiskusi, tetapi ada yang kesulitan memahami hubungan antara sanad dan matan. Guru menyesuaikan bimbingan agar sesuai kemampuan setiap kelompok.
Analisis yang paling tepat terhadap materi ajar klasifikasi hadis berdasarkan struktur keilmuan dan karakteristik peserta didik adalah …
Materi disusun sesuai urutan kitab hadis tanpa melihat kemampuan siswa.
Materi dijelaskan secara umum agar siswa mudah menghafal jenis hadis.
Materi diarahkan pada latihan hafalan istilah hadis secara mandiri.
Materi difokuskan pada pemahaman sanad dan matan sesuai kemampuan siswa.
Materi dibatasi pada pengenalan hadis sahih tanpa kegiatan proyek.
Seorang guru mengajar materi rahasia takdir dengan pendekatan DBL. Guru meminta peserta didik menemukan sendiri dalil dan contoh terkait takdir, lalu mengaitkannya dengan iman kepada hari akhir. Saat evaluasi, guru ingin menilai sejauh mana siswa memahami hubungan materi dengan iman sekaligus karakteristik belajar aktif mereka.
Rumusan tujuan pembelajaran yang paling sesuai agar peserta didik dapat menguraikan hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir adalah …
Peserta didik mampu menjelaskan takdir secara individu.
Peserta didik mampu membandingkan pandangan tentang takdir di berbagai sumber.
eserta didik mampu mengidentifikasi contoh takdir dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik mampu menguraikan hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir secara analitis.
Peserta didik mampu menyimpulkan makna takdir berdasarkan bacaan teks.
praktik perancangan pembelajaran PAI, seorang mahasiswa diminta menyusun alur materi ajar pembentukan akhlak karimah menggunakan pendekatan TPACK.
Mahasiswa ingin mengintegrasikan teknologi, pendekatan pedagogis aktif, dan konten keislaman yang kontekstual agar pembelajaran berorientasi pada penguatan karakter bangsa.Namun, ia masih bingung menentukan alur logis materi ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik generasi digital.
Alur penyusunan materi ajar yang paling tepat dan logis untuk mencerminkan pendekatan TPACK dalam konteks tersebut adalah …
Pengenalan nilai akhlak → eksplorasi digital → refleksi perilaku
Penjelasan teori akhlak → tes formatif → diskusi daring
Ceramah nilai akhlak → latihan hafalan → penugasan tertulis
Pemberian dalil → membaca buku → membuat rangkuman
Menyimak video → menjawab soal → menulis kesimpulan
Seorang guru fiqih mengajar materi Fiqih Kontemporer dengan pendekatan Deep Learning. Ia meminta siswa menganalisis isu-isu modern seperti transaksi digital dan etika media sosial, kemudian menyusun kesimpulan yang menunjukkan pemahaman mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan praktik tersebut, alur materi ajar fiqih kontemporer yang paling sesuai agar tujuan pembelajaran tercapai adalah …
Guru menjelaskan konsep fiqih klasik terlebih dahulu
Guru memfokuskan materi pada contoh kehidupan masa lalu
Guru mengaitkan isu modern dengan prinsip fiqih dasar
Guru menyampaikan hukum tanpa pembahasan konteks
Guru memberikan hafalan istilah fiqih kepada siswa
