NEW
Font size
WorksheetsSOAL PEMERIKSAAN FISIK JANTUNG
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Letak jantung secara anatomis berada di antara tulang iga ke-2 hingga ke-5, dengan apeks berada di :
ICS V kanan, lateral midclavicular line
ICS V kiri, 1 cm medial midclavicular line
ICS IV kanan, parasternal line
ICS III kiri, midaxillary line
Katup yang memisahkan atrium kanan dan ventrikel kanan disebut:
Katup mitral
Katup aorta
Katup trikuspid
Katup pulmonal
Lapisan jantung yang berperan sebagai otot pemompa dan paling tebal pada ventrikel kiri adalah:
Endokardium
Perikardium fibrosa
Perikardium serosa
Miokardium
Fungsi utama sistem kardiovaskuler berikut yang benar adalah:
Mengatur sekresi hormon pencernaan
Transportasi oksigen, nutrisi, dan sisa metabolisme
Menghasilkan energi melalui glikolisis anaerob
Menyimpan darah di vena kava
Sirkulasi pulmonal dimulai dari:
Atrium kiri → Aorta → Seluruh tubuh → Atrium kanan
Ventrikel kanan → Arteri pulmonalis → Paru-paru → Vena pulmonalis → Atrium kiri
Atrium kanan → Ventrikel kanan → Seluruh tubuh → Atrium kiri
Ventrikel kiri → Aorta → Paru-paru → Atrium kanan
Posisi pasien yang tepat untuk memeriksa tekanan vena jugularis adalah:
Duduk tegak 90°
Supine 0°
Semi-Fowler 30–45°
Fowler 60°
Posisi normal ictus cordis (PMI) saat inspeksi dan palpasi adalah:
ICS IV kanan 1 cm medial MCL
ICS V kiri 1 cm medial MCL
ICS VI kiri 2 cm lateral MCL
ICS III kiri pada midaxillary line
Pemeriksaan yang digunakan untuk menentukan batas jantung secara kasar adalah:
Inspeksi
Palpasi
Perkusi
Auskultasi
Bunyi jantung S1 disebabkan oleh penutupan katup:
Aorta dan pulmonal
Trikuspid dan bikuspid/mitral
Aorta dan trikuspid
Mitral dan pulmonal
Bunyi jantung S2 terdengar akibat penutupan katup:
Trikuspid dan mitral
Aorta dan pulmonal
Trikuspid dan bikuspid
Pulmonal dan mitral
Bunyi jantung ekstra S3 normal dapat terdengar pada:
Bayi dan dewasa muda
Lansia dengan hipertensi
Pasien stenosis katup mitral
Pasien infark miokard akut
Bunyi jantung abnormal berupa gallop biasanya muncul akibat:
Penebalan perikardium
Gangguan pengisian cepat ventrikel
Penutupan katup yang terlalu cepat
Peningkatan resistensi vaskular paru
Pemeriksaan palpasi pada area aorta dilakukan di:
ICS II kanan parasternal
ICS II kiri parasternal
ICS III kanan midclavicular
ICS V kiri parasternal
Bila vena jugularis terlihat menonjol 3,5 cm di atas sudut sternal saat pasien berbaring 45°, hal ini menunjukkan kemungkinan:
Kondisi normal
Hipotensi ortostatik
Gagal jantung kongestif
Hipovolemia
Bunyi murmur pada auskultasi menunjukkan adanya:
Katup yang membuka sempurna
Aliran darah turbulen akibat kelainan katup
Aliran darah lambat melalui arteri
Tekanan darah rendah
Alat yang wajib disiapkan dalam pemeriksaan auskultasi jantung adalah:
Termometer
Stetoskop
Sfigmomanometer
Pulse oximeter
Area auskultasi katup mitral berada di:
ICS II kanan parasternal
ICS II kiri parasternal
ICS III kiri dekat sternum
ICS V kiri midclavicular line
Pemeriksaan palpasi Point of Maximal Impulse (PMI) dilakukan untuk menilai:
Batas jantung
Ukuran ventrikel kanan
Posisi dan kekuatan denyut apeks
Suara napas tambahan
Seorang pria 60 tahun datang dengan keluhan sesak napas dan bengkak di tungkai. Pada pemeriksaan ditemukan JVP menonjol 4 cm di atas sudut sternal saat posisi 45°. Interpretasi yang paling tepat adalah:
Normal pada orang tua
Menandakan hipovolemia
Mengindikasikan gagal jantung kanan
Disebabkan efusi pleura
Seorang pasien wanita 40 tahun datang dengan keluhan jantung berdebar. Pada auskultasi terdengar bunyi tambahan frekuensi rendah di apeks jantung setelah bunyi S2. Temuan ini menunjukkan:
Bunyi S3, normal pada dewasa muda
Bunyi S4, menandakan hipertropi ventrikel
Bunyi murmur, menandakan regurgitasi katup
Bunyi gallop, menandakan gagal jantung
