wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Adab Kepada Ortu Guru Teman (Akhlak Tasawuf 11 Bab 4)

Total questions: 100

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.
Menurut Imam al-Ghazali, adab anak kepada orang tua dimulai dengan …
a)
Memberi hadiah setiap hari
b)
Mendengarkan perkataan mereka
c)
Menghindari nasihat orang tua
d)
Membantah secara lembut
e)
Berdoa agar mereka sadar
2.
Berdiri ketika orang tua berdiri termasuk tanda …
a)
Ketaatan syariat
b)
Penghormatan dan sopan santun
c)
Ketakutan terhadap orang tua
d)
Kewajiban sosial
e)
Kebiasaan tradisi
3.
Perintah untuk berbuat baik kepada orang tua disebutkan dalam QS. …
a)
Al-Fatihah ayat 5
b)
Al-Isra’ ayat 23–24
c)
Al-Baqarah ayat 177
d)
Al-Maidah ayat 2
e)
Al-Kahfi ayat 46
4.
Ucapan “ah” kepada orang tua dilarang karena menunjukkan …
a)
Rasa hormat
b)
Kesabaran
c)
Keengganan dan ketidaksopanan
d)
Keberanian
e)
Kejujuran
5.
“Tidak mengungkit jasa saat berbakti” bermakna …
a)
Ikhlas tanpa pamrih
b)
Menuntut penghargaan
c)
Mengingatkan jasa baik
d)
Mendidik orang tua
e)
Menegaskan peran anak
6.
Perintah Allah untuk bersyukur kepada orang tua terdapat dalam …
a)

QS. Luqman:14

أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

b)

QS. Yunus:25

وَٱللَّهُ يَدْعُوٓا۟ إِلَىٰ دَارِ ٱلسَّلَٰمِ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ

c)

QS. Al-Kahfi:10

إِذْ أَوَى ٱلْفِتْيَةُ إِلَى ٱلْكَهْفِ فَقَالُوا۟ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةًۭ وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًۭا

d)

QS. Al-Balad:8

أَلَمْ نَجْعَل لَّهُۥ عَيْنَيْنِ

e)

QS. An-Nisa:32

لِّلرِّجَالِ نَصِيبٌۭ مِّمَّا ٱكْتَسَبُوا۟ ۖ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيبٌۭ مِّمَّا ٱكْتَسَبْنَ ۚ وَسْـَٔلُوا۟ ٱللَّهَ مِن فَضْلِهِۦٓ

7.
Seorang anak tidak boleh memandang orang tua dengan tatapan curiga karena …
a)
Dapat menimbulkan fitnah
b)
Menunjukkan kurang iman
c)
Melanggar adab kasih sayang
d)
Membuat orang tua tersenyum
e)
Menunjukkan ketakutan
8.
“وَيَقُومُ لِقِيَامِهِمَا” berarti …
a)
Duduk saat mereka duduk
b)
Berdiri ketika mereka berdiri
c)
Menyapa dengan senyum
d)
Berjalan di depan mereka
e)
Memanggil dengan lembut
9.
Tindakan yang tidak sesuai dengan adab anak adalah …
a)
Menjawab panggilan orang tua dengan segera
b)
Meminta izin sebelum berbicara
c)
Memotong pembicaraan orang tua
d)
Mematuhi perintah mereka
e)
Merendah dengan kasih sayang
10.
Imam al-Ghazali menekankan agar anak tidak “membangkang perintah orang tua”, kecuali …
a)
Dalam hal yang tidak disukai
b)
Jika perintah bertentangan dengan syariat
c)
Jika orang tua tidak adil
d)
Bila ada guru yang lebih berilmu
e)
Bila sedang sibuk bekerja
11.
Mengapa berdiri ketika orang tua berdiri termasuk adab penting?
a)
Karena mencerminkan rasa takzim dan penghormatan
b)
Karena perintah langsung dari ayat Qur’an
c)
Karena kebiasaan para ulama
d)
Karena tradisi keluarga
e)
Karena menunjukkan status sosial
12.
Sikap anak ketika orang tua marah seharusnya …
a)
Membalas dengan suara lebih tinggi
b)
Diam dan mendengarkan penuh hormat
c)
Menjawab dengan logika
d)
Meninggalkan tempat
e)
Mengingatkan dengan keras
13.
Makna “merendahkan diri di hadapan orang tua” adalah …
a)
Tidak menentang dalam semua hal
b)
Menyadari kedudukan orang tua sebagai wasilah rahmat
c)
Takut kehilangan kasih sayang
d)
Menjauh agar tidak salah bicara
e)
Mematuhi semua tanpa berpikir
14.
Bila orang tua berbeda agama, bagaimana seorang anak bersikap?
a)
Tetap berbuat baik dan sopan tanpa mengikuti kesyirikan
b)
Menolak semua permintaan
c)
Menjauhi hubungan keluarga
d)
Berhenti berinteraksi
e)
Menasihati dengan nada tinggi
15.
Perilaku “tidak menyusahkan orang tua dengan permintaan” mengajarkan nilai …
a)
Zuhud dan qana‘ah
b)
Tawakkal semata
c)
Toleransi sosial
d)
Keberanian moral
e)
Kemandirian total
16.
Jika seorang anak menganggap dirinya berjasa karena merawat orang tua, ia telah …
a)
Berbuat riya dan mengurangi keikhlasan
b)
Berbuat baik secara sempurna
c)
Menjalankan sunah
d)
Mengamalkan birrul walidain
e)
Meningkatkan iman
17.

Ayat (وَإِن جَٰهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِى مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌۭ فَلَا تُطِعْهُمَآ) QS. Al-‘Ankabut [29]:8 mengajarkan …

a)
Janganlah mematuhi orang tua dalam kemusyrikan
b)
Tidak wajib berbuat baik pada orang tua kafir
c)
Anak bebas memilih taat atau tidak
d)
Kewajiban mencintai hanya pada ibu
e)
Anak tidak perlu memohon ampun untuk orang tua
18.
Hubungan adab dan maqām tasawuf pada birrul walidain menunjukkan bahwa …
a)
Adab merupakan jalan menuju kesucian hati
b)
Adab hanya simbol sosial
c)
Maqām lebih tinggi dari adab
d)
Adab tidak relevan dengan spiritualitas
e)
Orang sufi hanya fokus pada guru
19.
Dalam konteks modern, mendengarkan nasihat orang tua dapat diartikan sebagai …
a)
Mengabaikan perbedaan generasi
b)
Mengutamakan ketaatan moral daripada ego
c)
Menerima semua tanpa berpikir
d)
Menolak teknologi
e)
Menyalahkan orang tua
20.

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًۭٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًۭا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ

Dalam QS. An-Nisa’ [4]:36 disebutkan berbuat baik kepada orang tua dan …

a)
Tetangga, yatim, dan miskin
b)
Hanya keluarga dekat
c)
Teman kerja saja
d)
Pejabat negara
e)
Pemimpin agama
21.
Anak yang berbuat baik kepada orang tua bukan hanya memenuhi kewajiban, tetapi juga …
a)
Melatih dirinya dalam maqām syukur
b)
Menghindari dosa sosial
c)
Menunjukkan bakti formal
d)
Meniru tradisi suku
e)
Mendapat pengakuan
22.
Jika anak mengabaikan panggilan orang tua karena sibuk media sosial, maka secara akhlak …
a)
Termasuk maksiat batin berupa ghaflah (lalai)
b)
Dimaafkan karena teknologi
c)
Diperbolehkan jika tidak sengaja
d)
Tergolong sunnah
e)
Tidak termasuk dosa
23.
Adab kepada orang tua menjadi tolok ukur tasawuf karena …
a)
Adab adalah cerminan tazkiyatun nafs
b)
Tidak ada hubungan antara adab dan tasawuf
c)
Adab hanya untuk pendidikan dasar
d)
Sufi tidak membahas keluarga
e)
Tasawuf hanya urusan dzikir
24.
Ketika seorang anak menahan diri dari memotong pembicaraan orang tua, berarti ia sedang …
a)
Melatih kesabaran (ṣabr) dan tawadhu‘
b)
Takut salah bicara
c)
Tidak paham isi pembicaraan
d)
Kurang percaya diri
e)
Menghindar dari tanggung jawab
25.
Dalam konteks akhlak, tidak “melihat dengan tatapan curiga” kepada orang tua bermakna …
a)
Menjaga prasangka baik (ḥusnuzhan)
b)
Menutup pandangan
c)
Menghindari diskusi
d)
Berpura-pura hormat
e)
Menyembunyikan emosi
26.
Jika anak memarahi orang tuanya dengan alasan “mendidik”, maka …
a)
Ia melanggar adab birrul walidain
b)
Ia sedang berjuang menegakkan kebenaran
c)
Ia dianggap sufi modern
d)
Ia mencontoh para ulama
e)
Ia dibenarkan oleh adat
27.
Mengapa Imam al-Ghazali menempatkan adab terhadap orang tua sebelum adab terhadap guru?
a)
Karena orang tua adalah sebab eksistensi jasmani dan kasih sayang
b)
Karena guru lebih sibuk
c)
Karena orang tua memiliki ilmu tertinggi
d)
Karena tradisi masyarakat Arab
e)
Karena guru belajar dari orang tua
28.
Dalam pandangan sufi, birrul walidain merupakan bagian dari ibadah hati karena …
a)
Memurnikan niat dan mengasah mahabbah
b)
Melatih argumentasi
c)
Melatih retorika
d)
Membentuk jaringan sosial
e)
Menguatkan status ekonomi
29.
Anak yang mampu mengatur emosinya saat berbeda pendapat dengan orang tua menunjukkan maqām …
a)
Sabar dan adab ruhani
b)
Zikir dan khalwat
c)
Zuhud dan wara‘
d)
Riḍā dan fana’
e)
Amal dan niat
30.
Kunci tertinggi dalam beradab kepada orang tua menurut Imam al-Ghazali adalah …
a)
Ikhlas karena Allah semata
b)
Menyadari jasa ibu semata
c)
Patuh tanpa berpikir
d)
Menghindari tanggung jawab
e)
Memberi hadiah mahal
31.
Menurut Imam al-Ghazali, adab pertama murid kepada guru adalah …
a)
Berdiri sebelum guru berdiri
b)
Mengucap salam terlebih dahulu
c)
Memberikan hadiah kepada guru
d)
Bertanya tanpa izin
e)
Membetulkan guru di depan kelas
32.
“وَيُقِلُّ بَيْنَ يَدَيْهِ الْكَلَامَ” bermakna …
a)
Murid hendaknya banyak bicara di depan guru
b)
Murid hendaknya sedikit bicara di depan guru
c)
Guru harus mendengarkan murid
d)
Murid boleh memotong penjelasan guru
e)
Murid menyela untuk menunjukkan paham
33.
Berdiri ketika guru berdiri termasuk tanda …
a)
Kepatuhan administratif
b)
Penghormatan dan adab sufi
c)
Ketakutan terhadap hukuman
d)
Peraturan sekolah
e)
Tradisi zaman dahulu
34.
Murid tidak boleh mengatakan, “Pendapat fulan berbeda dengan yang Anda katakan” karena …
a)
Menghormati perbedaan pendapat guru
b)
Dapat menyinggung harga diri guru
c)
Menunjukkan keberanian ilmiah
d)
Termasuk bagian dari evaluasi
e)
Untuk menguji pengetahuan guru
35.
Tidak bertanya kepada teman di samping saat guru berbicara menunjukkan …
a)
Etika majelis ilmu
b)
Keberanian intelektual
c)
Ketidaktahuan murid
d)
Ketegasan guru
e)
Kebebasan akademik
36.
“وَلَا يَسْتَفْهِمُهُ عَنْ مَسْأَلَةٍ فِي طَرِيقِهِ حَتَّى يَبْلُغَ إِلَى مَنْزِلِهِ” berarti …
a)
Murid boleh bertanya kapan pun
b)
Murid menunggu waktu tepat hingga guru sampai di rumah
c)
Murid bertanya di tengah jalan agar efisien
d)
Murid menguji kesabaran guru
e)
Guru wajib menjawab di perjalanan
37.
Murid tidak banyak mengajukan pertanyaan ketika guru sedang lelah karena …
a)
Menghindari debat
b)
Menjaga adab dan empati terhadap guru
c)
Takut dimarahi
d)
Tidak tahu harus bertanya apa
e)
Takut dianggap bodoh
38.
Dalam hadis Rasulullah SAW, disebutkan bahwa bukan termasuk golongan beliau orang yang …
a)
Tidak menghormati ulama dan guru
b)
Tidak belajar setiap hari
c)
Tidak menghafal Al-Qur’an
d)
Tidak shalat berjamaah
e)
Tidak mengikuti majelis
39.
Dalam pandangan Imam al-Ghazali, menghormati guru setara dengan menghormati …
a)
Teman yang lebih pintar
b)
Orang tua sendiri
c)
Pemimpin negara
d)
Kepala madrasah
e)
Sahabat nabi
40.
Ketika guru sedang berdiri, murid sebaiknya …
a)
Tetap duduk untuk menunjukkan wibawa
b)
Ikut berdiri sebagai bentuk hormat
c)
Menyuruh guru duduk
d)
Menunduk tanpa berdiri
e)
Mengucap salam sambil duduk
41.
Mengapa murid dilarang tersenyum berlebihan saat berbicara dengan guru?
a)
Karena dikhawatirkan menurunkan wibawa guru
b)
Karena senyum dianggap dosa
c)
Karena guru tidak suka ekspresi bahagia
d)
Karena adab murid adalah muram
e)
Karena senyum tanda meremehkan ilmu
42.
Sikap terbaik ketika guru salah menyebut ayat atau hadis adalah …
a)
Menertawakan agar guru sadar
b)
Menegur langsung di hadapan kelas
c)
Menunggu kesempatan untuk mengingatkan secara sopan
d)
Membiarkan agar tidak gaduh
e)
Membahasnya dengan teman
43.
Mengucap salam terlebih dahulu kepada guru bermakna …
a)
Mengharap keberkahan dan menunjukkan kerendahan hati
b)
Formalitas sosial semata
c)
Menunjukkan kedekatan pribadi
d)
Kewajiban administratif
e)
Cara untuk memulai pelajaran
44.
Murid yang banyak berbicara di hadapan guru tanpa izin berarti telah …
a)
Menunjukkan keaktifan belajar
b)
Melanggar adab majelis ilmu
c)
Melatih kemampuan komunikasi
d)
Menunjukkan keberanian ilmiah
e)
Menegur guru
45.
Seorang murid membantu guru yang sudah tua berdiri, dengan memegang tangannya perlahan setelah izin. Perilaku ini menunjukkan …
a)
Empati dan penghormatan sesuai adab sufi
b)
Intervensi yang tidak sopan
c)
Keberanian berlebihan
d)
Kewajiban formal siswa
e)
Tradisi Arab semata
46.
Dalam konteks digital, adab murid yang baik ketika menghubungi guru lewat pesan singkat adalah …
a)
Mengetik dengan singkatan tanpa salam
b)
Memulai dengan salam dan memperhatikan waktu
c)
Mengirim pesan berulang agar dibaca
d)
Menyapa dengan emotikon
e)
Mengirim pesan tengah malam
47.
Imam al-Ghazali menulis bahwa murid hendaknya “tidak menarik pakaian guru ketika berdiri”, hal ini mengajarkan …
a)
Menjaga kehormatan dan kesopanan fisik terhadap guru
b)
Guru tidak suka disentuh
c)
Murid harus takut
d)
Pakaian guru adalah simbol sakral
e)
Tradisi pendidikan kuno
48.
Sikap murid yang sesuai ketika guru menunjukkan kelemahan adalah …
a)
Membela dan menutupi aib guru
b)
Mengolok secara halus
c)
Merekam untuk bahan evaluasi
d)
Mengumumkan ke publik
e)
Mengabaikan masalah
49.
Murid yang tetap hormat kepada guru meskipun berbeda pendapat menunjukkan maqām …
a)
Tawadhu‘ dan adab ruhani
b)
Zuhud
c)
Riya‘
d)
Jidal (perdebatan)
e)
Istiqlal
50.
Adab murid kepada guru menjadi bagian penting dalam tasawuf karena …
a)
Adab merupakan jalan menuju penyucian hati melalui penghormatan kepada sumber ilmu
b)
Tasawuf hanya berbicara tentang dzikir
c)
Guru dianggap manusia biasa
d)
Adab tidak memengaruhi spiritualitas
e)
Murid bebas tanpa aturan
51.
Mengapa murid tidak boleh secara terang-terangan menunjukkan perbedaan pendapat di majelis ilmu?
a)
Karena bisa menurunkan wibawa guru dan memutus keberkahan ilmu
b)
Karena guru selalu benar
c)
Karena takut dimarahi
d)
Karena tidak berani berpikir
e)
Karena tradisi Arab
52.
Sikap murid ketika tidak memahami pelajaran seharusnya …
a)
Bertanya langsung kepada guru dengan sopan
b)
Menyela di tengah pelajaran
c)
Mengabaikan saja
d)
Membahas dengan teman saat guru menjelaskan
e)
Meninggalkan kelas
53.
Seorang murid yang tetap diam saat guru berbicara berarti ia sedang …
a)
Menghormati dan menyimak dengan adab
b)
Takut berbicara
c)
Tidak memahami materi
d)
Tidak tertarik belajar
e)
Menyimpan protes
54.
Hadis “Tidak menghormati yang tua, tidak menyayangi yang muda, dan tidak mengetahui hak ulama…” mengajarkan …
a)
Hierarki sosial
b)
Etika pendidikan Islam
c)
Sistem otoritas
d)
Disiplin akademik
e)
Kebebasan berpikir
55.
Menghormati guru merupakan tanda bahwa murid memiliki …
a)
Kesadaran spiritual dan akhlak sufi
b)
Rasa takut
c)
Kepentingan pribadi
d)
Kemalasan berpikir
e)
Sikap masa bodoh
56.
Dalam konteks tasawuf, guru diibaratkan sebagai …
a)
Wasilah (perantara) cahaya ilmu dari Allah
b)
Teman biasa dalam belajar
c)
Atasan dalam struktur
d)
Sosok yang harus ditakuti
e)
Objek debat
57.
Jika murid berusaha menasihati guru di tempat umum dengan sopan, namun tetap menimbulkan keributan, maka sikap terbaik berikutnya adalah …
a)
Menunda dan berbicara empat mata setelah majelis
b)
Meninggalkan majelis
c)
Memposting kejadian itu
d)
Membalas dengan keras
e)
Mengabaikan nasihat guru
58.
Mengapa Imam al-Ghazali menganjurkan agar murid tidak menanyakan sesuatu di tengah perjalanan guru?
a)
Agar tidak mengganggu konsentrasi dan memberi waktu istirahat guru
b)
Karena bertanya itu tidak penting
c)
Karena tidak sopan berbicara di luar kelas
d)
Karena guru mudah tersinggung
e)
Karena itu tradisi Arab
59.
Dalam konteks digital learning, bentuk adab murid yang baik adalah …
a)
Menghadiri kelas daring dengan pakaian sopan dan sikap hormat
b)
Mengaktifkan mic terus-menerus
c)
Membantah guru di ruang chat
d)
Mengirim meme lucu selama kelas
e)
Mengabaikan etika komunikasi
60.
“Tidak banyak mengajukan pertanyaan saat guru lelah” melatih murid untuk …
a)
Berempati dan menahan ego intelektual
b)
Menghindari tanggung jawab
c)
Tidak mau tahu
d)
Takut salah
e)
Pasif dalam belajar
61.
Murid yang selalu mengingat jasa guru setelah lulus menunjukkan maqām …
a)
Syukur dan tawadhu‘
b)
Takut dan penyesalan
c)
Zuhud
d)
Jidal
e)
Mahabbah dunia
62.
Dalam ilmu tasawuf, adab kepada guru termasuk jalan menuju maqām …
a)
Fana‘ dan ridha
b)
Jidal dan mujadalah
c)
Qana‘ah
d)
Syahwat
e)
Amal zhahir
63.
Seorang murid yang menganggap dirinya lebih tahu dari guru disebut mengalami penyakit hati …
a)
Takabbur (kesombongan)
b)
Hasad
c)
Nifaq
d)
Riyā’
e)
Ghadab
64.
Adab kepada guru membentuk karakter murid menjadi insan …
a)
Berilmu dan beradab
b)
Berani dan agresif
c)
Bebas tanpa batas
d)
Kritis tanpa etika
e)
Mandiri tanpa moral
65.
Hakikat ta’dzim kepada guru dalam tasawuf bukan karena sosoknya, tetapi karena …
a)
Ilmu yang menjadi cahaya petunjuk dari Allah
b)
Kedudukannya sebagai pejabat
c)
Usianya yang tua
d)
Tradisi lama pesantren
e)
Pengaruh sosialnya
66.
“الإستبشار بهم عند اللقاء” bermakna …
a)
Gembira saat bertemu sahabat
b)
Sedih saat berpisah
c)
Menjauh dari sahabat
d)
Menahan diri berbicara
e)
Menguji sahabat
67.
Adab pertama ketika bertemu teman menurut Imam al-Ghazali adalah …
a)
Mendahului mengucap salam
b)
Memberi hadiah
c)
Menundukkan kepala
d)
Menanyakan kabar keluarganya
e)
Menghindari kontak
68.
Bersikap ramah dan melapangkan tempat duduk berarti …
a)
Menghargai kehadiran teman
b)
Membeda-bedakan status sosial
c)
Hanya berlaku di masjid
d)
Adab orang kaya
e)
Perintah budaya
69.
Tidak mendebat teman saat berbicara menunjukkan …
a)
Akhlak rendah hati
b)
Kelemahan berpikir
c)
Ketidakpedulian
d)
Ketakutan
e)
Ketidaktahuan
70.
“Memanggil dengan nama yang disenangi” bertujuan …
a)
Menumbuhkan kasih sayang dan persaudaraan
b)
Menjaga jarak sosial
c)
Menunjukkan keakraban berlebihan
d)
Menguji kesopanan
e)
Menegur teman
71.

ٱلْأَخِلَّآءُ يَوْمَئِذٍۭ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا ٱلْمُتَّقِينَ

Menurut QS. al-Zukhruf [43]:67, sahabat sejati adalah …

a)
Orang bertakwa
b)
Orang kaya
c)
Orang pintar
d)
Orang berpengaruh
e)
Orang humoris
72.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًۭا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌۭ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًۭا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌۭ رَّحِيمٌۭ

Dalam QS. al-Hujurat [49]:12, Allah melarang …

a)
Berprasangka buruk dan menggunjing teman
b)
Mengunjungi teman
c)
Menolong sahabat
d)
Mendoakan teman
e)
Memuji sahabat
73.
Sahabat yang baik menurut tasawuf adalah yang …
a)
Mengingatkan pada Allah
b)
Menyenangkan dunia
c)
Mengajak hiburan
d)
Mendukung hawa nafsu
e)
Menghindari nasihat
74.
“Tidak memotong pembicaraan teman” berarti …
a)
Menghargai hak bicara dan menjaga kesantunan
b)
Menyembunyikan pendapat
c)
Menghindari kebenaran
d)
Menolak ide
e)
Takut salah
75.
Dalam pertemanan Islami, saling menasihati dalam kebenaran disebut …
a)
Ta‘āwun ‘alal birri
b)
Tadabbur
c)
Ijtihad
d)
Iqra’
e)
Tazkiyah
76.
Mengapa pertemanan karena Allah menjadi mulia?
a)
Karena berlandaskan ketulusan, bukan kepentingan dunia
b)
Karena tidak menuntut imbalan
c)
Karena bermanfaat secara ekonomi
d)
Karena tradisi pesantren
e)
Karena tidak mengandung tanggung jawab
77.
Seorang sahabat membicarakan aib temannya di belakangnya. Dalam Islam, hal ini termasuk …
a)
Ghibah (menggunjing)
b)
Amanah
c)
Syukur
d)
Fathanah
e)
Tazkiyah
78.
Dalam tasawuf, sahabat yang tulus berfungsi sebagai …
a)
Cermin ruhani yang menegur dengan kasih
b)
Pesaing dalam ibadah
c)
Pengamat sosial
d)
Penengah masalah
e)
Guru formal
79.
“Turut berdiri ketika teman berdiri” menandakan …
a)
Solidaritas dan empati sosial
b)
Keinginan untuk pergi
c)
Formalitas pertemanan
d)
Persaingan sosial
e)
Adat kuno
80.
Orang yang berprasangka baik terhadap sahabatnya sedang melatih …
a)
Hati yang bersih (salāmatul qalb)
b)
Kelemahan berpikir
c)
Ketidaktahuan
d)
Kecemasan sosial
e)
Ketidaktegasan
81.
Menghindari debat dan pertengkaran dalam berteman termasuk cara …
a)
Menjaga hati dari kesombongan
b)
Menghindar dari kebenaran
c)
Menghapus perbedaan
d)
Menolak kritik
e)
Menjadi pasif
82.
Dalam hadis disebutkan, “Orang yang mencintai karena Allah akan merasakan lezatnya iman.” Makna hadis ini adalah …
a)
Hubungan persahabatan yang murni karena iman menumbuhkan kedamaian batin
b)
Sahabat sejati hanya yang satu hobi
c)
Cinta karena materi dilarang
d)
Iman tergantung teman
e)
Sahabat wajib dari kalangan ulama
83.
Jika teman salah, langkah terbaik adalah …
a)
Menasihatinya dengan hikmah dan kasih sayang
b)
Memutus hubungan
c)
Menyindir di depan umum
d)
Menyimpannya di hati
e)
Membiarkannya berbuat dosa
84.
Mengapa memanggil teman dengan nama buruk dilarang?
a)
Karena menyakiti hati dan menumbuhkan kebencian
b)
Karena dosa besar
c)
Karena adat masyarakat
d)
Karena hal tabu
e)
Karena tidak sopan menurut budaya
85.
Dalam tasawuf, pertemanan yang ikhlas disebut …
a)
Ukhuwwah fillāh
b)
Fana’
c)
Khalwah
d)
Ibadah
e)
Muraqabah
86.
Persahabatan yang dilandasi iman berfungsi sebagai sarana …
a)
Tazkiyatun nafs (penyucian jiwa)
b)
Hiburan dunia
c)
Pergaulan sosial semata
d)
Kompetisi moral
e)
Pemuasan ego
87.
Mengapa Imam al-Ghazali menekankan “menceritakan hal-hal baik” dalam pertemanan?
a)
Untuk menjaga suasana hati dan membangun energi positif ruhani
b)
Karena tidak boleh serius
c)
Untuk menjaga reputasi diri
d)
Agar terlihat sopan
e)
Untuk menghindari debat
88.
Dalam konteks media sosial, prinsip “tidak mendebat teman” berarti …
a)
Menghindari perdebatan yang menimbulkan kebencian
b)
Tidak boleh berbeda pendapat
c)
Menyetujui semua pendapat
d)
Tidak aktif berdiskusi
e)
Menutup akun
89.
Menurut al-Ghazali, teman yang menegur kesalahan dengan lemah lembut termasuk tanda …
a)
Kasih sayang sejati
b)
Pencitraan
c)
Permusuhan
d)
Ketakutan
e)
Ketidakpedulian
90.
Ketika seorang teman iri dengan keberhasilan sahabatnya, maka penyakit hati yang muncul adalah …
a)
Hasad
b)
Riya’
c)
Takabbur
d)
Ujub
e)
Nifaq
91.
Menjaga lisan dalam pertemanan termasuk langkah …
a)
Melindungi kehormatan diri dan sahabat
b)
Menghindari komunikasi
c)
Mengurangi interaksi
d)
Menguji kejujuran
e)
Membatasi hubungan
92.
Dalam pergaulan, jika kita mendengar aib sahabat, sebaiknya …
a)
Menutupinya demi menjaga kehormatan
b)
Menyebarkannya agar diketahui
c)
Mengabaikannya
d)
Merekam dan menyimpannya
e)
Menegurnya di depan orang lain
93.
Sahabat yang saling membantu tanpa pamrih menggambarkan sifat …
a)
Itsar (mendahulukan orang lain)
b)
Amanah
c)
Zuhud
d)
Sabar
e)
Ikhlas
94.
Ukhuwwah sejati dalam tasawuf bukan hanya sosial, tapi …
a)
Spiritual — saling menolong menuju Allah
b)
Ekonomi — saling mendukung usaha
c)
Emosional — saling curhat
d)
Politik — saling dukung
e)
Personal — saling memuji
95.
Dalam konsep al-Ghazali, pertemanan yang didasari niat buruk akan berakhir dengan …
a)
Permusuhan di akhirat
b)
Keuntungan duniawi
c)
Kemenangan sosial
d)
Rezeki melimpah
e)
Ketenaran
96.
Ketika teman jatuh dalam kesalahan, cara menasihatinya menurut adab sufi adalah …
a)
Secara pribadi dengan niat memperbaiki, bukan mempermalukan
b)
Di depan banyak orang
c)
Melalui media sosial
d)
Dengan nada tinggi
e)
Dengan perbandingan
97.
Mengapa Imam al-Ghazali menyamakan hubungan sahabat dengan “cermin”?
a)
Karena sahabat menunjukkan kekurangan kita tanpa menghina
b)
Karena sahabat memantulkan kesalahan
c)
Karena sahabat selalu sama
d)
Karena sahabat meniru perilaku
e)
Karena sahabat bersinar
98.
Persahabatan yang berlandaskan ego dan manfaat pribadi tergolong …
a)
Ukhuwwah duniawiyah
b)
Ukhuwwah fillāh
c)
Ukhuwwah syar‘iyyah
d)
Ukhuwwah ilmiyyah
e)
Ukhuwwah imaniyyah
99.
Dalam perspektif tasawuf, menjaga adab kepada sahabat berarti …
a)
Menjaga kebersihan hati dari penyakit sosial
b)
Menghindari semua interaksi
c)
Membatasi diri
d)
Menolak nasihat
e)
Mengasingkan diri
100.
Prinsip puncak adab pertemanan menurut Imam al-Ghazali adalah …
a)
Mencintai sahabat karena Allah semata
b)
Menjaga gengsi di hadapan sahabat
c)
Mengutamakan diri sendiri
d)
Menyembunyikan kebenaran
e)
Menghindari nasihat