NEW
Font size
WorksheetsKelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Kapan sidang pertama BPUPK dilaksanakan?
Sidang pertama BPUPK dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945.
Sidang pertama BPUPK dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Sidang pertama BPUPK dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 1945.
Sidang pertama BPUPK dilaksanakan pada tanggal 10 November 1945.
Siapa ketua BPUPK pada saat sidang pertama berlangsung?
dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
Ir. Soekarno
Drs. Mohammad Hatta
Mr. Muhammad Yamin
Apa pertanyaan penting yang diajukan oleh ketua BPUPK dalam sidang pertama?
Pertanyaan penting yang diajukan adalah tentang dasar negara yang akan dibentuk untuk Indonesia merdeka.
Pertanyaan penting yang diajukan adalah tentang siapa yang akan menjadi presiden pertama Indonesia.
Pertanyaan penting yang diajukan adalah tentang batas wilayah Indonesia setelah merdeka.
Pertanyaan penting yang diajukan adalah tentang sistem pendidikan nasional Indonesia.
Berapa jumlah anggota BPUPK yang menyampaikan pendapat dalam sidang pertama?
32 anggota
20 anggota
40 anggota
50 anggota
Mengapa suasana sidang BPUPK relatif bebas dari tekanan Jepang?
Karena Jepang sedang terdesak oleh Sekutu dan berusaha menarik simpati rakyat Indonesia dengan memberikan kebebasan dalam pembahasan kemerdekaan.
Karena BPUPK merupakan organisasi yang sepenuhnya dikendalikan oleh Indonesia tanpa campur tangan Jepang.
Karena Jepang sudah tidak peduli lagi dengan perkembangan politik di Indonesia.
Karena anggota BPUPK seluruhnya adalah orang Jepang.
Apa tujuan utama dibentuknya BPUPK oleh pemerintah Jepang?
Untuk menyelidiki dan mempersiapkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.
Untuk memperkuat pertahanan Jepang di Indonesia.
Untuk mengumpulkan pajak dari rakyat Indonesia.
Untuk mengawasi kegiatan politik di Indonesia.
Siapa tokoh yang pertama kali mengusulkan dasar negara Indonesia dalam sidang BPUPK?
Ir. Sukarno
Drs. Mohammad Hatta
Mr. Muhammad Yamin
Dr. Radjiman Wedyodiningrat
Kapan Ir. Sukarno menyampaikan pidatonya tentang dasar negara?
1 Juni 1945
17 Agustus 1945
28 Oktober 1928
18 Agustus 1945
Sebutkan lima prinsip dasar negara yang diusulkan oleh Ir. Sukarno!
Kebangsaan, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan.
Persatuan, Keadilan Sosial, Ketuhanan, Kesejahteraan Ekonomi, dan Kemanusiaan.
Demokrasi, Nasionalisme, Sosialisme, Ketuhanan, dan Kesejahteraan Umum.
Kebangsaan, Kesejahteraan Sosial, Keadilan, Persatuan, dan Kemakmuran.
Apa nama yang diberikan Ir. Sukarno untuk lima prinsip dasar negara tersebut?
Pancasila
Trisila
Sapta Marga
Dasa Dharma
Mengapa Pancasila disebut sebagai alat pemersatu bangsa?
Karena Pancasila mengandung nilai-nilai yang dapat menyatukan keragaman budaya, agama, dan etnik di Indonesia.
Karena Pancasila hanya berlaku untuk satu golongan saja.
Karena Pancasila menekankan perbedaan antar daerah.
Karena Pancasila mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama.
Apa keputusan penting yang diambil setelah pidato Ir. Sukarno pada 1 Juni 1945?
Sidang menyepakati untuk menerima usulan Pancasila sebagai dasar negara dan membentuk panitia kecil untuk merumuskannya lebih lanjut.
Sidang memutuskan untuk menunda pembahasan dasar negara hingga proklamasi kemerdekaan.
Sidang memilih untuk mengadopsi sistem pemerintahan parlementer secara langsung.
Sidang membubarkan panitia persiapan kemerdekaan Indonesia.
Siapa yang menjadi ketua panitia kecil perumus dasar negara setelah sidang BPUPK?
Ir. Sukarno.
Drs. Moh. Hatta.
Mr. Soepomo.
K.H. Wahid Hasyim.
Apa isi Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 terkait Hari Lahir Pancasila?
Keputusan tersebut menetapkan bahwa proses lahirnya Pancasila dimulai dari 1 Juni 1945 hingga 18 Agustus 1945 sebagai satu kesatuan sejarah, dan tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila.
Keputusan tersebut menetapkan tanggal 18 Agustus sebagai Hari Lahir Pancasila.
Keputusan tersebut menetapkan bahwa Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 17 Agustus.
Keputusan tersebut menetapkan bahwa Pancasila lahir pada tanggal 5 Juli 1945.
Apa peran Panitia Sembilan dalam proses perumusan Pancasila?
Panitia Sembilan merumuskan Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 yang menjadi salah satu tahap penting dalam pembentukan Pancasila.
Panitia Sembilan menyusun Undang-Undang Dasar 1945 secara keseluruhan tanpa melibatkan pihak lain.
Panitia Sembilan bertugas mengesahkan proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Panitia Sembilan membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Kapan rumusan final Pancasila disahkan secara resmi sebagai dasar negara?
18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
1 Juni 1945 oleh BPUPKI.
17 Agustus 1945 oleh Soekarno.
22 Juni 1945 oleh Panitia Sembilan.
Bagaimana suasana sidang BPUPK digambarkan dalam sumber sejarah?
Serius, penuh semangat kebangsaan, dan diwarnai dengan kebebasan berpendapat tanpa tekanan dari pihak Jepang.
Santai, tanpa adanya diskusi yang berarti dan diwarnai dengan banyak hiburan.
Tegang, penuh tekanan dari pihak Jepang sehingga peserta tidak bebas berpendapat.
Biasa saja, tanpa adanya semangat kebangsaan yang menonjol.
Apa makna penting dari pidato Ir. Sukarno pada 1 Juni 1945 bagi bangsa Indonesia?
Tonggak lahirnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa Indonesia.
Awal dimulainya penjajahan Belanda di Indonesia.
Penetapan Undang-Undang Dasar 1945 secara resmi.
Deklarasi kemerdekaan Indonesia oleh Ir. Sukarno.
Mengapa Jepang memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk membahas kemerdekaan?
Karena Jepang sedang mengalami kekalahan dalam Perang Dunia II dan ingin mendapatkan dukungan rakyat Indonesia.
Karena Jepang ingin menjajah Indonesia lebih lama.
Karena Jepang ingin menguasai sumber daya alam Indonesia.
Karena Jepang ingin memperkuat pertahanan di Asia Tenggara.
Apa nilai-nilai yang dapat dipelajari dari proses sidang BPUPK bagi generasi muda saat ini?
Semangat persatuan, musyawarah, nasionalisme, toleransi, dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Hanya mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.
Mengutamakan persaingan tanpa musyawarah.
Tidak peduli terhadap bangsa dan negara.
