Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Prediksi TKA BA 1

Total questions: 25

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.
Kata هُمْ يَفْهَمُونَ الدَّرْسَ menunjukkan bahwa subjeknya adalah jamak laki-laki. Jika subjeknya diubah menjadi أَنْتُنَّ (kalian perempuan jamak), bagaimana perubahan bentuk Fi’il Mudhari’ (kata kerja saat ini/akan datang) yang benar?
a)
يَفْهَمْنَ
b)
تَفْهَمْنَ
c)
تَفْهَمُونَ
d)
يَفْهَمُونَ
2.
Perhatikan kalimat berikut: قَرَأْتُ خَمْسَةَ كُتُبٍ وَأَرْبَعَ مَجَلَّاتٍ.. Berdasarkan kaidah العَدَدُ وَالمَعْدُودُ (angka dan bilangan), mengapa kata خَمْسَةَ berjenis Mu'annats (feminim)?
a)
Karena angka 5 mengikuti jenis bilangan (Ma'dud) yang ia hitung.
b)
Karena bilangan 5-10 harus berlawanan jenis dengan bilangan yang dihitung, di mana bentuk tunggal كُتُبٍ adalah كِتَابٌ (Mudzakkar).
c)
Karena angka 3-10 harus berlawanan jenis dengan bentuk tunggal bilangan yang dihitung. Bentuk tunggal كُتُبٍ adalah كِتَابٌ (Mudzakkar), sehingga angka 5 menjadi خَمْسَةَ (Mu'annats).
d)
Karena bilangan كُتُبٍ adalah Jamak Taksir (jamak tidak beraturan), sehingga angka 5 harus selalu Mu'annats.
3.
Pola (wazan) اِفْتَعَلَ biasanya berfungsi untuk menunjukkan keterlibatan (partisipasi) atau usaha. Kata اِجْتَمَعَ (berkumpul) adalah contoh dari pola ini. Apa bentuk Masdar (kata benda verba) yang tepat dari kata اِجْتَمَعَ?
a)
جَمْعٌ
b)
اِجْتِمَاعٌ
c)
مُجْتَمَعٌ
d)
تَجْمِيعٌ
4.
Kata جَعَلَ (menjadikan) termasuk Af’alun Nawasikh yang me-Nashob-kan dua Maf’ul Bih (objek). Lengkapi kalimat berikut dengan pilihan harakat yang benar: جَعَلَ الْمُدَرِّسُ الْطَالِبَ (...........) نَاشِطًا
a)
الْكَسْلاَنُ
b)
الْكَسْلاَنَ
c)
الْكَسْلاَنِيْ
d)
الْكَسْلاَنِ
5.
Dalam konteks akademik dan pemerintahan, istilah التَّعَاوُنُ الدَّوْلِيُّ sering digunakan. Apa terjemahan yang paling tepat untuk istilah tersebut?
a)
Perdagangan Global
b)
Kerja Sama Internasional
c)
Hukum Konstitusi
d)
Teknologi Modern
6.
Perhatikan kalimat berikut: لَنْ يَذْهَبَ الْطُلَّابُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ الْيَوْمَ لِأَنَّ الْجَوَّ مُمْطِرٌ.. Apakah kedudukan I’rab (keadaan harakat) dari kata يَذْهَبَ?
a)
Marfu’ (Rofa)
b)
Majrur (Jer)
c)
Majzum (Jazem)
d)
Manshub (Nashob)
7.
Jika الفَلْسَفَةُ adalah filsafat. Bagaimana bentuk kata benda yang menunjukkan tempat (Ism Makaˉn) dari kata kerja دَرَسَ (belajar)?
a)
دَارِسٌ
b)
دُرُوْسٌ
c)
مَدْرَسَةٌ
d)
مَدْرُوْسٌ
8.
Manakah dari kalimat berikut yang mengandung struktur Idhafah (frasa kepemilikan/sandaran) yang benar?
a)
سَاعَةُ الرَّئِيْسُ جَدِيْدَةٌ.
b)
سَاعَةُ الرَّئِيْسِ جَدِيْدَةٌ.
c)
السَّاعَةُ الرَّئِيْسُ جَدِيْدَةٌ.
d)
سَاعَةٌ رَئِيْسٍ جَدِيْدَةٌ.
9.
Istilah الأَمْنُ السَّيْبَرَنِيُّ (Cyber Security) adalah salah satu kosakata modern yang penting. Lawan kata (Antonim) dari الأَمْنُ (keamanan) adalah...
a)
النَّظَافَةُ (Kebersihan)
b)
الْجُهْدُ (Usaha/Upaya)
c)
الْخَطَرُ (Bahaya/Risiko)
d)
الْحَقِيقَةُ (Kenyataan/Fakta)
10.
Kata الطَّبِيْبَتَانِ (dua dokter perempuan) adalah Ism Mutsanna (kata benda dua). Jika kata ini menjadi subjek kalimat nominal (Mubtada’) dan diikuti oleh Khabar berupa Fi’il Mudhari’, bagaimana bentuk kalimat yang benar?
a)
الطَّبِيْبَتَانِ يُعَالِجُونَ الْمَرْضَى.
b)
الطَّبِيْبَتَانِ تُعَالِجُ الْمَرْضَى.
c)
الطَّبِيْبَتَانِ تُعَالِجَانِ الْمَرْضَى.
d)
الطَّبِيْبَتَانِ يُعَالِجَانِ الْمَرْضَى.
11.
Kata اَلْبَيْتُ نَظِيْفٌ berarti 'rumah itu bersih'. Jika kita ingin mengubah kalimat ini menjadi kalimat negatif menggunakan لَيْسَ (bukan), bagaimana bentuk yang benar?
a)
لَيْسَ الْبَيْتُ نَظِيْفٌ.
b)
لَيْسَ الْبَيْتَ نَظِيْفًا.
c)
لَيْسَ الْبَيْتُ نَظِيْفًا.
d)
لَيْسَ الْبَيْتَ نَظِيْفٌ.
12.
Kata اَلْمُسْتَشْفَى (rumah sakit) memiliki wazan مُسْتَفْعَلٌ. Apa pola Fi’il Maˉdhi (kata kerja lampau) yang benar untuk اِسْتِشْفَاءٌ (meminta kesembuhan/pengobatan)?
a)
شَافَى
b)
تَشَفَّى
c)
اِسْتَشْفَى
d)
أَشْفَى
13.
Sinonim (Muraˉdif) dari kata تَأْثِيرٌ (pengaruh) adalah...
a)
اَلنَّتِيْجَةُ (Hasil)
b)
اَلْأَثَرُ (Jejak/Dampak)
c)
اَلشَّخْصِيَّةُ (Kepribadian)
d)
اَلْتَّعْلِيمُ (Pendidikan)
14.
Kata مَكْتَبَاتٌ (perpustakaan/kantor jamak) adalah Jamak Mu’annats Saˉlim (jamak perempuan beraturan). Bagaimana bentuk I’rab (keadaan harakat) yang tepat jika kata ini menjadi objek (Maf’ul Bih) dalam kalimat?
a)
Manshub (Nashob) dengan tanda Fathah.
b)
Manshub (Nashob) dengan tanda Kasrah.
c)
Majrur (Jer) dengan tanda Kasrah.
d)
Marfu’ (Rofa) dengan tanda Dhammah.
15.
Istilah الْوَقُودِ الْأُحْفُورِيِّ dalam kalimat: بَلْ تُسَاعِدُ أَيْضًا فِي تَقْلِيْلِ الاِعْتِمَادِ عَلَى الْوَقُودِ الْأُحْفُورِيِّ berarti...
a)
Energi Surya (Matahari)
b)
Bahan Bakar Fosil
c)
Listrik Tenaga Angin
d)
Sumber Daya Alam
16.
Kata أَحْمَدُ (Ahmad) adalah Ism Ghairu Munsharif (tidak bertanwin). Jika أَحْمَدُ didahului oleh إِلَى (ke/kepada), bagaimana harakat akhir yang benar?
a)
إِلَى أَحْمَدٌ
b)
إِلَى أَحْمَدُ
c)
إِلَى أَحْمَدَ
d)
إِلَى أَحْمَدِ
17.
Kata صَدِيْقَةً لِلْبِيئَةِ dalam kalimat لَيْسَتْ فَقَطْ صَدِيْقَةً لِلْبِيئَةِ berarti 'ramah lingkungan'. Jika kata صَدِيْقَةً dihilangkan dari kalimat tersebut, maka kalimat tersebut akan kehilangan kedudukan I’rab sebagai...
a)
Ismu Laisa (Isim Laisa)
b)
Maf’ul Mutlaq (Objek Absolut)
c)
Khabaru Laisa (Khabar Laisa)
d)
Na’at (Kata Sifat)
18.
Apa bentuk Fi’il Amr (kata kerja perintah) yang benar dari kata kerja يَجْلِسُ (sedang/akan duduk) untuk dhamir أَنْتِ (kamu perempuan tunggal)?
a)
اِجْلِسْ
b)
اِجْلِسُوا
c)
اِجْلِسِيْ
d)
تَجْلِسِيْنَ
19.
Manakah pasangan kata kerja Fi’il Maˉdhi (lampau) dan Masdar yang memiliki arti 'membangun/mendirikan'?
a)
صَنَعَ - صِنَاعَةٌ
b)
بَنَى - بِنَاءٌ
c)
رَفَعَ - مَرْفُوعٌ
d)
سَاهَمَ - مُسَاهَمَةٌ
20.
Jika kalimat اَلْأَزْمَةُ خَطِيْرَةٌ (Krisis itu berbahaya) didahului oleh إِنَّ (sesungguhnya), bagaimana harakat akhir kedua kata tersebut yang benar?
a)
إِنَّ الْأَزْمَةَ خَطِيْرَةٌ
b)
إِنَّ الْأَزْمَةُ خَطِيْرَةٌ
c)
إِنَّ الْأَزْمَةَ خَطِيْرَةً
d)
إِنَّ الْأَزْمَةِ خَطِيْرَةٌ
21.
Frasa طَالِبٌ مُجْتَهِدٌ adalah frasa Na’at-Man’ut (kata benda dan sifat). Manakah frasa Na’at-Man’ut yang benar jika frasa tersebut berada dalam keadaan Nashob (Manshub)?
a)
طَالِبٌ مُجْتَهِدٌ
b)
طَالِبًا مُجْتَهِدٍ
c)
طَالِبًا مُجْتَهِدًا
d)
الطَّالِبُ الْمُجْتَهِدُ
22.
Manakah Ism Isyaˉrah (kata tunjuk) yang termasuk Mu’rab (harakatnya dapat berubah) karena ia memiliki bentuk Mutsanna (dua)?
a)
هَؤُلَاءِ
b)
تِلْكَ
c)
ذَلِكَ
d)
هَذَانِ / هَاتَانِ
23.
Merujuk pada teks dialog budaya, istilah الاحْتِرَامُ الْمُتَبَادَلُ berarti...
a)
Kritik Terbuka
b)
Kesalahpahaman
c)
Penghargaan Timbal Balik
d)
Jembatan Komunikasi
24.
Kata مُسَاعَدَةٌ (bantuan/pertolongan) adalah Masdar dari Fi’il Rubaˉ’i (kata kerja empat huruf) dengan pola مُفَاعَلَةٌ. Apakah bentuk Fi’il Maˉdhi (kata kerja lampau) dari kata tersebut?
a)
سَاعَدَ
b)
تَسَاعَدَ
c)
أَسْعَدَ
d)
اِسْتَعَانَ
25.
Pilih kalimat yang secara gramatikal benar dan menggunakan Huruf Jar (preposisi) yang tepat.
a)
اَلْمُسْلِمُونَ يَذْهَبُونَ عَلَى الْمَسْجِدِ.
b)
اَلْمُسْلِمُونَ يَذْهَبُونَ فِي الْمَسْجِدِ.
c)
اَلْمُسْلِمُونَ يَذْهَبُونَ إِلَى الْمَسْجِدُ.
d)
اَلْمُسْلِمُونَ يَذْهَبُونَ إِلَى الْمَسْجِدِ.